Waktu Posting : 17-06-2014 21:27 | Dibaca : 2871x
26-01-2016 20:21
Menjaga kesehatan jantung adalah hal yang sangat penting. Jantung adalah organ tubuh yang dimiliki manusia dan memiliki peran fital dalam kehidupan sehingga kita perlu tahu cara menjaga kesehatan jantung. Jantung dalam kata Yunani adalah cardia, dan istilah kardiak adalah segala hal yang berkaitan dan berhubungan dengan jantung. Jantung adalah rongga organ yang berotot dengan fungsi sebagai pemompa darah ke pembuluh darah diseluruh tubuh dengan irama yang berulang-ulang. Seperti halnya anggota tubuh kita yang lain, jantung pun dapat sakit bila tidak dijaga kesehatannya. Baca juga : Pentingnya Memahami Pengetahuan Tentang ASI (Air Susu Ibu) Banyak penelitian yang menyatakan bahwa penyakit jantung adalah pembunuh nomor 1 di dunia, maka sudah jelas bila kita harus menjagakesehatan jantung demi kesehatan tubuh kita. Dalam keseharian, sering kita mendengar dan menyebutkan sakit jantung atau serangan jantung sebagai suatu gangguan kesehatan jantung. Secara medis serangan jantung disebut infark miokard yaitu kondisi dimana pasokan darah yang menuju ke jantung terhambat yang mana biasanya hambatan tersebut dipengaruhi atau disebabkan diantaranya oleh penggumpalan darah atau terjadi penumpukan lemak, kolesterol dan unsur-unsur yang lainnya. Adanya hambatan pasokan darah atau gangguan aliran darah ke jantung ini dapat mengakibatkan kerusakan atau menghancurkan otot jantung dan dapat berakibat fatal pula. Tentunya kita sangat menginginkan badan dan anggota tubuh kita tetap dalam kondisi bugar dan sehat. Berkaitan dengan kesehatan jantungdan sakit yang dapat diderita oleh jantung, perlu pula kita ketahui apa saja yang menjadi gejala-gejala seseorang mengalami gangguankesehatan jantung atau serangan jantung. Gejala Serangan Jantung 1. Sesak nafas 2. Pusing dan badan lemas 3. Rasa sakit pada bagian tubuh lainnya terutama bagian kiri seperti tangan, rahang, leher , perut dan punggung 4. Perasaan cemas dan gelisah 5. Sakit atau nyeri yang datang berangsur-angsur pada bagian dada Berdasarkan penelitian, gejala-gejala di atas adalah gejala yang paling sering muncul pada orang yang mengalami gangguan kesehatan jantung. Meskipun belum tentu semua gejala tersebut akan dialami oleh semua penderita serangan jantung. Bahkan ada sebagian orang yang tidak mengalami gejala sama sekali dan sebagian orang yang lain langsung mengalami henti jantung. Dalam menentukan apakah seseorang menderita atau mengalami serangan jantung, biasanya akan muncul kombinasi dari beberapa gejala-gejala yang telah disebut di atas. Langkah yang tepat apabila timbul kombinasi beberapa gejala-gejala tersebut adalah dengan berkonsultasi ke dokter atau periksakan ke tempat layanan kesehatan terdekat. Penyebab terjadinya serangan jantung Terjadinya serangan jantung disebabkan karena tidak dijaganya kesehatan jantung itu sendiri dan beberapa faktor internal dari seseorang. Faktor internal penyebab terjadinya serangan jantung tersebut diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Jantung koroner Penyakit jantung koroner adalah kondisi dimana jantung mengalami kerusakan pada dinding-dinding pembuluh darah karena banyak lemak dan kolesterol yang menempel pada dinding dan mengendap sehingga aliran darah terhambat. Penyakit ini yang cukup banyak menjadi penyebab serangan jantung pada seseorang. 2. Merokok Sudah dipastikan sebagai akibat dari konsumsi rokok, kesehatan jantung seseorang dapat terganggu. Hal ini diakibatkan oleh zat nikotin dan zat lainnya yang terkandung di dalam rokok yang dihisap kemudian zat tersebut terbawa oleh darah dan sampai di jantung untuk kemudian mengendap. Terlalu sering merokok maka kemungkinan endapan nikotin dan zat lain yang ada pada rokok mengendap di dalam pembuluh darah yang ada dijantung pun akan meningkat. Kondisi tersebut mengakibatkan aliran darah dijantung menjadi terhambat. 3. Stress atau depresi Kondisi pikiran dan perasaan yang sedang terganggu karena banyaknya hal yang dipikirkan dan penuh emosi dengan tidak pernah ada solusi dari setiap masalah yang dihadapi seseorang dapat menjadi suatu penyebab serangan jantung, karena biasanya dalam kondisi seperti demikian jantung akan bekerja tidak menentu dan sering terjadi debaran-debaran yang sangat kuat. 4. Hipertensi Dalam bahasa inggris sering disebut hypertension atau tekanan darah tinggi adalah kondisi dimana tubuh terdapat ganggan yang terjadi dalam sistem peredaran darah sehingga tekanan darah menjadi berada diatas normal. Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan jantung dan pembuluh-pembuluh darah menjadi terbebani sehingga dapat menyebabkan serangan jantung yang berakibat fatal. Karena akibat dari tekanan darah yang tinggi mampu merusak kerja fungsi jantung. 5. Diabetes Menurut beberapa penelitian, terpapar bahwa lebih dari 50 persen penderita diabetes akan memiliki peluang dua kali lebih besar menderita penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes. Hal ini dikarenakan terjadinya peningkatan kadar gula dalam darah yang sangat tinggi sehingga pada tingkat tertentu glukosa yang dibawa darah ke jantung akan merusak arteri yaitu dengan menjadikannya kaku dan mengeras, sehingga kerja fungsi jantung menjadi terganggu. Langkah-langkah menjaga kesehatan jantung Betapa penting dan berharganya organ jantung dalam kehidupan kita sehingga kita perlu untuk menjaga kesehatan jantung kita dimulai dari sekarang. Gangguan kesehatan jantung dapat diderita oleh siapa saja mulai dari anak-anak , remaja dan dewasa, maka perlu diketahui pula apa yang menjadi langkah untuk menjaga kesehatan jantung kita. Berikut beberapa hal yang patut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar kita dapat meminimalisir gangguan atau penyakit pada jantung kita: 1. Pola makan sehat Hampir setiap penyakit yang datang pada kita awalnya adalah dari faktor cara makan dan asupan makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Disiplin dalam mengatur waktu makan dan mengurangi makan makanan yang mengandung kolesterol. Karena makanan yang banyak mengandung kolesterol biasanya dapat memperparah dan dapat meningkatkan resiko serangan jantung. Kolesterol yang ada pada makanan akan membentuk endapan pada pembuluh darah pada jantung dan berakibat terhambatnya aliran darah. Sampai sekarang belum ada penelitian yang menyatakan endapan atau plak yang ada pada pembuluh darah dijantung bisa dihilangkan dengan obat atau makanan tertentu. Konsumsi buah segar yang cukup, juga dapat membantu meringankan kerja jantung terutama bila setelah kita makan makanan yang banyak mengandung lemak. Buah – buahan yang banyak mengandung air sangat dianjurkan dikonsumsi seperti jeruk, semangka, pepaya dan melon. Baca juga : Waspadai Penyakit Kanker Kulit 2. Tidak merokok Kandungan zat berbahaya pada rokok sangat banyak dan harus dihindari baik bagi orang yang merokok maupun orang yang tidak merokok akan tetapi menghirup asap rokok. Nikotin adalah zat yang juga berbahaya bagi kesehatan jantung karena nikotin dapat membentuk endapan di pembuluh darah pada jantung sehingga endapan akan mengurangi luas penampang pembuluh darah dan akibatnya adalah terhambatnya aliran darah. Selain berbahaya bagi jantung, zat yang terkandung dalam rokok dapat juga mempengaruhi dan mnurunkan fungsi kerja alat tubuh. 3. Olahraga teratur Sering kita mendengar bila saran untuk hidup sehat adalah dengan berolahraga. Akan ada baiknya bila olahraga yang akan kita lakukan disesuaikan dengan kemampuan tubuh kita. Salah satu olahraga yang mampu menjadi andalan bagi kita untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan jalan santai dan jogging pada pagi hari.
30-05-2014 02:04
Penyakit Legionnaires ialah sebuah peradangan paru-paru yang terjadi dikarenakan oleh kuman dari rumpun legionella, umumnya peristiwa legionnaires yang dilaporkan di NSW dikarenakan oleh legionella pneumophila. Di NSW setiap tahunnya ada kira-kira 70 peristiwa legionnaires yang dilaporkan, legionella pneumophila umumnya ditemukan didalam sumber air, sedang kuman lain serumpun yakni legionella longbeachae biasanya ditemukan didalam tanah serta ramuan tanah pot. Di Indonesia penyakit ini lebih dikenal dengan nama penyakit paru-paru basah. Penyakit paru-pau basah umumnya mengakibatkan demam, gerah serta batuk yang kadang kering atau berdahak. Ada orang yang menderita yang memperoleh nyeri otot, sakit kepala, raih, kurang nafsu makan serta menceret. Orang dapat jadi sangat sakit lantaran radang paru-paru umumnya dapat pulih, namun ada kalanya merenggut nyawa. Baca juga : Obat Kanker Hati dari Tanaman Herbal Penyakit paru-pau basah paling kerap menimpa manusia 1/2 usia ke atas, terlebih yang merokok atau menanggung derita penyakit paru-paru menahun. Begitu pula beberapa orang yang system ketahanannya (imunitas) tertekan oleh obat atau penyakit seperti kanker, kegagalan ginjal, kencing manis atau AIDS. Obat paru-paru basah Ultra Mangosteen ialah minuman tradisional alami dengan komposisi herbal yang datang dari alam yang di proses dengan tekhnologi yang paling depan serta terjaga keaslian ekstrak manggis serta daun sirsak tiada menyingkirkan sedikitpun kandungan alami yang ada pada manggis serta daun sirsak. Daun sirsak pada obat paru-paru basah mempunyai kandungan zat antikanker yang sudah dapat dibuktikan 10 ribu kali lebih efisien dalam melawan kanker dibanding kemoterapi dan dapat menyingkirkan tonjolan, tumor, mioma, kista serta mengobati luka terhitung luka diabetes serta luka pada organ dalam tubuh. Baca juga : 5 Langkah Cepat Dalam Merubah Tubuh Anda Menjadi Sexy Kulit manggis pada obat paru-paru basah mempunyai kandungan zat xanthone yang disebut super antioksidan tinggi untuk mengobati beragam infeksi pada organ dalam tubuh serta mengobati beragam tipe penyakit yang dikarenakan oleh mikroorganisme beresiko (jamur, bakteri, virus, protozoa, parasit) seperti penyakit paru paru basah, tbc, amandel, peradangan, wasir, melakukan perbaikan rusaknya organ dalam tubuh, dan dapat turunkan kandungan asam urat berlebihan, kolesterol tinggi, serta desakan darah tinggi. Kandungan bunga rosella hitam yang ada pada obat legionnaires bermanfaat untuk menetralisir keasaman hingga baik untuk kesehatan lambung serta madu murni semacam bahan pengawet alaminya Kandungan vitamin dalam obat paru-paru basah Ultra Mangosteen salah satunya B1, B2 serta C, dan Kalsium, sodium, serta zat besi. Manggis mempunyai kandungan gartanin, epictechin, flavonoid, garsinon, spingomyolinase, mangostin, dan tentu saja xanthone. Selain itu, kulit manggis pun mampu membunuh penyakit dan memperbaiki sel yang telah rusak serta melindungi sel-sel di dalam tubuh karena di dalam kulit manggis terkandung xanthone yang tinggi, yakni 234,97 mg/ml.
25-04-2014 03:15
Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke - Seakan sudah dilumrahkan awam kalau setiap tekanan darah atas atau sistolik di atas 120 dan tekanan bawah distolik di atas 80 serta merta dianggap sudah darah tinggi (hipertensi). Tak soal kapan diukur, bagaimana mengukurnya, dan dalam kondisi apa orang diukur. Kita tahu tekanan darah berfluktuasi dari waktu ke waktu, bahkan dari jam ke jam. Emosi, kondisi bergiat, efek hormonal dan faktor stres ikut mempengaruhi tekanan darah. Vonis bahwa seseorang hipertensi tidak dihasilkan oleh keputusan selewat sambil lalu. Sekali seseorang divonis hipertensi, mungkin harus berurusan dengan terus minum obat. Sikap seperti itu tidaklah bijak. Karena bila keputusan itu ternyata tidak tepat, orang merugi karena harus minum obat untuk sesuatu yang belum perlu. Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-buahan Sejatinya, tekanan darah diukur pada saat baru bangun tidur pagi hari. Belum melakukan apa-apa, misal belum mengomel pada pembantu, belum merasa jengkel, dan belum juga bergiat fisik, di saat itulah tekanan darah langsung diukur. Tekanan darah saat itu mencerminkan kondisi semurninya tekanan darah. Tentu akan menjadi berbeda hasilnya bila diukur sudah melakukan aktivitas. Seseorang baru dipastikan hipertensi bila diukur tiga kali berturut-turut selang waktu beberapa hari dengan alat yang sama memberikan hasil yang sama-sama lebih tinggi dari normal. Hanya dari pemeriksaan tensi satu kali saja, dan hanya karena melihat lebih tinggi dari 120/80 mmHg, lalu langsung memastikan kalau itu hipertensi, bisa jadi belum tentu diagnosis yang betul. Optimalnya tekanan darah itu kurang atau sama dengan 120/80 mmHg. Menurut WHO International Society of Hypertension, tensi 130/85 mmHg masih tergolong normal dan 139/89 mmHg tergolong normal atas (high normal). Seseorang baru dikategorikan hipertensi (ringan) setelah tensinya 140/90 mmHg. Tentu dengan catatan, pengukuran dilakukan dengan kondisi seperti sudah disebut di atas dan alat tensimeternya sudah ditera normal. Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi Jadi kalau kondisi pengukuran tidak menghasilkan nilai tensi yang sesungguhnya dan tensinya belum berkategori hipertensi, tak bijak kalau terlalu cepat langsung diintervensi dengan obat. Mengapa? Bila tensi ternyata bukan yang sesungguhnya langsung diberi obat, bisa jadi tensi darah malah jadi anjlok. Kita tahu, tubuh punya mekanisme otoregulasi tekanan darah. Waspadai bila tak ada riwayat darah tidak pernah tinggi mendadak jadi tinggi. Perlu lebih kritis untuk bertanya ulang kalau dokter masih memberi resep, apa obat memang sudah diperlukan. Bila suatu saat tensi meninggi, ada sistem tubuh yang mengatur untuk menurunkannya. Sebaliknya, kalau tensi menurun, tubuh akan menaikkannya. Biarkan dulu mekanisme itu berjalan tanpa perlu diintervensi dengan obat. Kelewat cepat memberi obat, berarti mengacaukan mekanisme otomatisasi tubuh melakukan keseimbangan tekanan darah (homeostasis). Bisa jadi, malah bisa anjlok akibatnya. Kejadian anjloknya tensi darah akibat kelewat cepat atau mungkin kelewat tinggi pemberian dosis obat darah tinggi, bukan peristiwa yang jarang. Acap oleh ulah pasien sendiri yang memutuskan minum obat begitu merasa tekanan darah yang diukurnya sendiri di rumah meningkat, bisa-bisa fatal akibatnya. Baca juga : Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi Tekanan darah yang mendadak anjlok buruk akibatnya pada otak dan jantung, selain ginjal. Pasokan darah ke organ-organ tubuh penting itu mendadak berkurang. Kita tahu otak paling rentan terhadap kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Kasus stroke berisiko terjadi kalau tensi darah mendadak anjlok. Stroke bisa terjadi lantaran tensi darah kelewat tinggi, bisa juga bila kelewat rendah.