Waktu Posting : 05-10-2014 00:57 | Dibaca : 2385x
08-07-2014 11:23
Mengenal Untuk Menghindari Kanker Usus - Kanker usus dapat diakibatkan karena pencernaan saat buang air besar kurang lancar. Sering menahan BAB adalah kebiasaan yang salah. Kondisi yang seharusnya tubuh harus segera membuang kotoran menjadi Anda tahan. Maka kotoran akan tumbuh menjadi sumber penyakit. Berada dekat dengan daerah usus maka tidak menutup kemungkinan penyakit seperti kanker usus akan mudah menyerang. Baca juga : Mengenal untuk Menghindari Kanker Usus Anda akan sangat tersiksa, sudah menahan keinginan untuk BAB, perut melilit, dan yang terjadi saat ingin sekali BAB menjadi sulit untuk dikeluarkan. Pengaruh pasti adalah kanker usus akan Anda derita. Sangat baik untuk membiasakan hidup sehat tanpa menahan keinginan untuk BAB. Pencernaan yang sehat, usus akan sehat, dan kanker usus dapat terhindarkan. Sebab penyakit kanker usus bukanlah termasuk penyakit karena genetik. Lebih berpengaruh pada gaya hidup yang kurang sehat terlebih kurang mengkonsumsi asupan serat. BAB yang sehat adalah setiap hari. Jika ada satu atau sampai dua hari tidak dapat BAB maka Anda kurang mengkonsumsi serat. Baca juga : Kiat Makan Gorengan yang Sehat Bayangkan, BAB yang sudah ada di daerah anus namun tidak dapat keluar karena Anda tidak merasakan keinginan untuk BAB. Maka selama dua hari saja BAB sudah akan menyebabkan sumber penyakit. Untuk itu paksa agar Anda memiliki keinginan untuk BAB dengan banyak mengkonsumsi sumber gizi seperti serat. Selain serat juga konsumsi yogurt agar usus Anda selalu sehat karena mengandung prebiotik dan probiotik.
17-04-2015 13:46
Air mani atau sperma encer merupakan salah satu masalah orang dewasa yang sering terjadi. Untuk saat ini, banyak obat yang dijual secara bebas untuk mengatasi permasalahan ini. Akan tetapi, pada dasarnya tingkat kekentalan air mani tidak ada kaitannya dengan tingkat kesuburan seseorang. Menurut dr. Teddy Rochantoro SpOG, mengatakan bahwa di dunia kedokteran tidak dikenal istilah mani encer. Istilah yang berkaitan dengan disfungsi ereksi yaitu normospermi, oligospermi dan aspermia. Normospermi yaitu kondisi di mana jumlah kandungan sperma pada cairan air mani dalam keadaan normal sekitar 20 hingga 80 juta sperma. Sedangkan Oligospermi yaitu jumlah sperma di bawah 20 juta dan yang terakhir yaitu aspermia, dimana tidak ada sperma sama sekali pada cairan air mani. Jadi tidak ada istilah mani encer apalagi dihubungkan dengan kesuburan seseorang. Baca juga : Resep Agar Tetap Kuat dan Bergairah Lantas, bagaimana anggapan masyarakat awam soal mani encer? Dr. Teddy menjelaskan anggapan mani encer biasanya didasari karena air mani yang keluar pascapenetrasi melalui vagina sering dianggap encer. Padahal hal tersebut sangatlah wajar. Setiap air mani yang keluar, dalam waktu beberapa menit kemudian akan mengalami pencairan. Bahan-bahan yang dibutuhkan: · 1 buah pinang · 1 siung kemiri · 3 butir telur ayam kampung · 2 sdm madu murni Cara membuatnya: Bakarlah pinang dan kemiri hingga hangus lalu ditumbuk menjadi satu. Pisahkan antara kuning telur dan putih telur, ambil kuningnya saja. Campurkan semua bahan menjadi satu, lalu ditambah air panas hingga menjadi 1 gelas. Aduk merata. Baca juga : Resep untuk Merapatkan Vagina Cara Pemakaian: Ramuan tersebut diminum satu kali perhari selama satu minggu. Banyak-banyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin tinggi. Kurangi atau bahkan hindari merokok serta kopi. Selain itu, ramuan tersebut bisa Anda tambahkan dengan satu sendok makan madu asli. Aduk sampai rata, kemudian campurkan dengan sedikit tumbar kira-kira seujung sendok the yang sudah disangrai dan ditumbuk halus. Aduk hingga merata. Dalam waktu 1 minggu, niscaya vitalitas seks Anfa akan meningkat dan air mani mejadi kental. Demikian resep obat air mani encer secara alami. Selain bahan yang mudah didapatkan, aman dan ampuh untuk mengatasi air mani yang encer.
17-01-2025 18:58
Prosedur kuret (atau kuretase) di Klinik Aborsi Raden Saleh atau klinik-klinik lainnya biasanya dilakukan untuk tujuan medis tertentu yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi wanita. Kuretase adalah prosedur yang digunakan untuk membersihkan lapisan dalam rahim, biasanya dengan menggunakan alat khusus atau vakum. Berikut beberapa alasan mengapa seseorang mungkin memerlukan prosedur kuret :1. Mengatasi Kehamilan Tidak Terselesaikan (Keguguran)Jika seorang wanita mengalami keguguran, kadang-kadang masih ada sisa jaringan dari janin yang tertinggal di dalam rahim. Kuretase dilakukan untuk membersihkan sisa jaringan tersebut dan mencegah infeksi atau komplikasi lainnya.2. Aborsi MedisDalam beberapa kasus, kuretase dilakukan sebagai bagian dari prosedur aborsi untuk mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan atau kehamilan yang tidak berkembang dengan baik. Hal ini dilakukan oleh tenaga medis yang berlisensi dan dengan pertimbangan medis yang tepat.3. Masalah Kesehatan RahimKuretase dapat digunakan untuk mengatasi masalah seperti perdarahan abnormal atau fibroid. Dalam beberapa kasus, kuretase dilakukan untuk mengidentifikasi atau menangani kelainan pada lapisan rahim.4. Diagnosis Kelainan RahimKuret juga bisa digunakan untuk mengambil sampel jaringan dari lapisan rahim untuk pemeriksaan lebih lanjut, seperti untuk diagnosis kanker atau kelainan lainnya.5. Endometritis (Infeksi Rahim)Jika seorang wanita mengalami infeksi pada lapisan rahim (endometritis), kuretase bisa dilakukan untuk membersihkan infeksi tersebut dan mencegahnya menyebar.6. Gangguan Menstruasi atau Perdarahan yang Tidak NormalKadang-kadang, kuretase dilakukan untuk menangani masalah menstruasi yang sangat berat atau perdarahan yang tidak normal yang tidak dapat diatasi dengan obat-obatan.Prosedur Kuretase di KlinikJika kuretase dilakukan di Klinik Raden Saleh, prosedurnya biasanya dilakukan oleh tenaga medis yang berlisensi, seperti dokter spesialis kandungan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang prosedur kuretase di klinik:Pemeriksaan dan Konsultasi: Sebelum prosedur dilakukan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin beberapa tes, seperti USG atau tes darah, untuk memastikan bahwa prosedur ini diperlukan.Anestesi: Prosedur kuret biasanya dilakukan dengan anestesi lokal atau umum, tergantung pada kondisi pasien dan kebijakan medis.Pemulihan: Setelah prosedur, pasien mungkin perlu istirahat sejenak di klinik sebelum pulang. Biasanya, ada sedikit pendarahan atau kram yang dapat berlangsung beberapa hari setelah prosedur.Risiko dan Komplikasi: Meskipun prosedur ini relatif aman, tetap ada risiko infeksi, perdarahan berlebihan, atau cedera pada rahim. Oleh karena itu, kuretase hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan.Jika Anda mempertimbangkan prosedur kuretase atau membutuhkan klarifikasi lebih lanjut tentang kenapa prosedur ini dilakukan di Klinik Raden Saleh, sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter di klinik tersebut. Dokter akan memberikan penjelasan lebih lanjut dan membantu menentukan apakah kuretase adalah pilihan yang tepat untuk kondisi medis Anda.