Waktu Posting : 14-07-2014 04:58 | Dibaca : 17288x
23-05-2014 16:32
Puasa merupakan salah satu kewajiban yang dimiliki oleh umat islam saat bulan ramadhan datang. Selain itu bagi umat islam juga mengenal adanya puasa sunnah seperti puasa senin kamis dan sebagainya. Jika ditinjau dari segi agama maka puasa ini dapat diartikan sebagai sebuah cara untuk meningkatkan keimanan seseorang kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Namun jika kita meninjau lebih jauh, terutama dari segi kesehatan maka kita akan menemukan banyak hal menarik. Termasuk di antaranya adalah manfaat melakukan puasa bagi kesehatan tubuh kita. Dan karena itulah maka di sini saya merangkum berbagai macam manfaat yang dapat anda peroleh ketika menjalankan ibadah puasa, sebagai berikut : 1. Manfaat kesehatan pertama yang diperoleh oleh orang yang sedang berpuasa adalah tidak terjadinya pengasaman darah. Hal ini terjadi karena asam amino teroksidasi dengan pelan serta zat keton tidak meningkat pada orang yang sedang berpuasa. 2. Puasa ini sangat jelas berbeda dengan kelaparan. Seseorang yang kelaparan dapat berpengaruh buruk pada kesehatannya. Sedangkan puasa justru memiliki manfaat yang baik bagi tubuh karena meski menahan lapar dan haus, kebutuhan akan energi tetap dapat tercukupi saat sahur da berbuka puasa. Selain itu orang yang berpuasa juga dapat membantu proses peremajaan sel yang terdapat dalam tubuhnya. [Baca juga : Kenali Insomnia ] 3. Puasa dapat menjadi sebuah alternatif diet yang sehat pada seseorang yang mengalami kelebihan berat badan. Ya dengan berpuasa maka kadar glukosa yang terdapat di dalam tubuh akan berkurang dan salah satunya juga berdampak pada penurunan berat badan pada diri seseorang yang berpuasa dalam waktu tertentu, semisal dalam puasa ramadhan. 4. Puasa ternyata juga dapat menyebabkan jantung seseorang menjadi lebih sehat. Penurunan kadar LDL pada seseorang akan membuah jantung terasa lebih sehat. Selain itu juga pembuluh darah yang akan semakin baik. 5. Bermanfaat bagi ginjal. Orang yang berpuasa akan menahan lapar dan haus pada kurun waktu tertentu. Nah karena tidak minum dari sahur hingga buka inilah yang mengakibatkan konsentrasi urin pada diri seseorang akan semakin baik. Sehingga jika hal ini dibiasakan maka kesehatan organ ginjal seseorang pun akan semakin terjaga. 6. Penurunan pengeluaran hormon pada diri seseorang. Orang yang berpuasa akan mengalami penurunan pengeluaran hormon seperti insulin. Dan berdasarkan penelitian hal ini menyebabkan seseorang dapat hidup lebih lama karena resiko penyakit yang cenderung menurun. [Baca juga : Gejala dan Pengobatan Secara Herbal untuk Penyakit Rematik ] 7. Puasa juga berpengaruh pada pembentukan sel sperma pada seorang laki-laki. Dalam kata lain orang laki-laki yang berpuasa, memiliki produksi sperma yang relatif baik. 8. Seorang yang berpuasa akan berusaha sekuat tenaganya untuk selalu sabar. Dan hal ini secara tidak langsung telah amat berpengaruh pada kondisi psikososial diri seseorang terhadap Sang Maha Pencipta, maupun dalam hubungannya dengan manusia yang lainnya. 9. Seorang yang tengah berpuasa relatif dalam kondisi yang tenang. Sehingga hal ini mengakibatkan mereka pada keadaan Diana adrenalin relatif menurun. Hal ini sangat baik, karena secara tidak langsung telah menurunkan resiko bagi seseorang untuk terkena berbagai macam penyakit yang cukup berbahaya semisal hipertensi, stroke hingga penyakit jantung. 10. Bagi anda yang sering kali mengalami encok atau peradangan sendi maka puasa adalah salah satu hal yang baik untuk anda lakukan. Hal ini karena dalam penelitian yang dilakukan oleh para ahli telah disebutkan bahwa ada hubungan yang baik antara puasa dengan perbaikan peradangan sendi yang dialami oleh seseorang. Demikianlah apa yang dapat saya sajikan pada ulasan ini. Semoga beberapa ulasan di atas dapat memberikan banyak manfaatnya bagi anda sekalian.
29-05-2014 17:04
Bronkitis adalah persoalan infeksi pada pernapasan sisi atas yang berlangsung pada anak-anak. Masalah ini memanglah umum berlangsung pada anak-anak, dan kerapkali mencemaskan orang tua. Tanda-tanda bronkhitis pada anak tampak sangat umum, yakni seperti penyakit biasanya, atau lebih mirip tanda-tanda flu. Bronkhitis pada balita yang tak memperoleh penanganan yang jitu dapat juga jadi kritis. Flu dilangsir jadi pemicu yang paling kerap dari bronkhitis pada balita. Kecuali flu, batuk yang berkelanjutan, juga melebihi 1 bln. lamanya dapat disangka semacam pemicu bronkhitis. Penumpukan lendir pada saluran pernapasan ialah pemicu dari bronkhitis pada balita. Karena itu, bronkhitis ini bakal mereda bila lendir itu sukses dilenyapkan. Baca juga : Tips Praktis Atasi Sariawan di Mulut Orang tua kerap cemas, seperti apakah batuk yang mengidentifikasikan bronkhitis atau radang pada bronkus ini, lantaran nyaris seluruh balita sempat merasakan batuk serta pilek dalam hidupnya. Tanda-tanda umum yang kerap terlihat di bronkhitis pada balita ialah : Flu serta pilek. Tanda-tanda ini umumnya memulai terjadinya bronkhitis pada balita. Batuk-batuk yang mulannya cuma berlangsung pada malam hari jadi beralih selama hari dengan produksi lendir yang banyak. Lendir yang banyak mengakibatkan anak kerap kesusahan waktu bernapas Kadang-kadang muka anak beralih jadi biru bila kesusahan bernapas makin serius Anak kerap demam serta terlihat lesu Muntah lantaran produksi lender yang banyak Pada bronchitis mudah, penanganan yang paling baik ialah dengan memberikan banyak cairan ke dalam badan anak, Bila anak tetap minum ASI, upayakan berikanlah sesering barangkali. Pengeluaran lendir pada bronkitis pada balita bisa pula dikerjakan dengan menjemur anak dibawah panas matahari pagi. Pemberian obat memanglah belum dianjurkan pada bronkitis mudah, lantaran umumnya bakal pulih dengan sendirinya. Anak cuma butuh konsumsi cairan serta amakan yang bergizi untuk ketahanan badannya. Upayakan juga anak tak terlampau capek serta tak terus-terusan ada ditempat yang banyak angina, terlebih malam hari. Baca juga : Arti Penting Mengetahui Penggunaan Insulin Bagi Diabetesi Lingkungan tempat anak tinggal, selalu dihindarkan dari asap rokok maupun dari situasi yang terlampau kering. Karena itu bila ada bronktis pada balita dirumah Anda, baiknya AC yang dipakai tak terlampau dingin serta jauhi juga debu yang menyebabkan alergi. Alergi ini dapat juga beresiko serus pada bronchitis. Bila anak makin susah bernapas, apalahi hingga menahan napas serta membiru, maka hubungi selekasnya dokter. Hal semacam ini dapat mengisyaratkan anak kekurangan oksigen, hingga memerlukan pertolongan kelanjutan. Bronkitis pada balita kala ini kerap berlangsung. Ibu tak butuh cemas lantaran dengan memposisikan anak pada lingkungan yang kondusifdan meperbanyak istirahat, umumnya bronkitis bakal pulih dengan sendirinya.
02-06-2020 18:08
Barangkali anda sudah sering mendengar kata aborsi yang identik dengan upaya dalam langkah menggugurkan kandungan, terutama pada kehamilan yang tidak diharapkan. Akan tetapi sebenarnya ada juga istilah aborsi spontan. Apakah yang dimaksud dengan aborsi spontan? Di dalam bahasa latin, aborsi dikenal juga dengan sebutan abortus atau orang mengenalnya sebagai keguguran. Yaitu suatu kondisi di mana terjadi kematian janin sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu. Terjadinya peristiwa keguguran ini tanpa didahului dengan tindakan tertentu yang akan memicunya sehingga disebut dengan sebutan abortus spontan. Dan berdasarkan data yang ada bahwa sekitar 20 sampai dengan 30 persen wanita yang hamil mengalami peristiwa perdarahan dari vagina pada usia kehamilan 20 minggu pertama. Di antara jumlah yang tersebut sekitar 50 persen di antaranya mengalami aborsi spontan. Ketika terjadi perdarahan atau flek pada wanita hamil, sebenarnya itu bukan merupakan sesuatu hal yang wajar. Oleh sebab itu bila terjadi demikian maka sesegera mungkin melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kebidanan serta kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut serta penanganan yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Di antara gejala- gejala yang merupakan tanda dari terjadinya aborsi spontan adalah : Terjadinya perdarahan dari vagina. Sakit perut. Kram perut Sakit pinggang. Lemas. Demam. Namun demikian, meski gejala-gejala di atas adalah kriteria dari abortus spontan tetap diperlukan adanya pemeriksaan lebih lanjut seperti pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan USG. Walaupun aborsi kerap diidentikkan dengan pengguran kandungan yang dilakukan dengan senagaja atau adanya campur tangan manusia tetapi aborsi spontan tidak didahului dengan pemberian obat tertentu yang memicunya terjadinya abortus. Pada aborsi spontan terjadi secara alami serta terjadi karena adanya gangguan pada janin yang tengah dikandung. Adapun aborsi spontan ada beberapa jenis, yaitu : Aborsi komplit Adalah fenomena keguguran pada saat seluruh hasil pembuahan keluar dari rahim ketika kehamilan beruisa kurang dari 20 minggu. Ditandai dengan keluarnya darah yang berbentuk gumpalan. Abortus inkomplit Yaitu suatu kondisi di mana hanya sebagian dari hasil pembuahan yang keluar. Dan untuk memastikan tindakan yang harus dilakukan dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada dokter spesialis. Apakah membutuhkan tindakan yang lebih lanjut seperti dilakukan tindakan kuret ataukah cukup diberikan obat. Abortus imminens Adalah suatu keadaan keguguran yang masih dapat diselamatkan dengan cara pemberian obat untuk memperkuat kandungan. Missed abbortion Yaitu keadaan keguguran di mana keadaan janin sudah dalam keadaan mati akan tetapi masih berada di dalam rahim. Abortus habitualis Merupakan jenis keguguran yang sering juga disebut dengan abortus berulang karena penderita tersebut mengalami keguguran hingga tiga kali berturut-turut. Peristiwa terjadinya aborsi spontan seringkali terjadi karena adanya gangguan genetik yang cukup fatal pada sang janin. Namun selain itu juga, ada beberapa faktor dari kondisi ibu hamil yang merupakan risiko terjadi aborsi spontan seperti : Berusia di atas 35 tahun ketika hamil. Mempunyai riwayat penyakit tertentu seperti penyakit tiroid dan diabetes. Memiliki riwayat keguguran sebanyak 3 kali pada kehamilan sebelumnya. Aborsi spontan juga dapat terjadi karena hal-hal berikut ini : Terjadi infeksi seperti herpes,rubela. Adanya gangguan hormon. Sistem imun yang respons. Mengkonsumsi obat-obatan yang memberikan efek buruk pada janin. Terjadinya gangguan fisik pada ibu. Adanya kkelainan pada dinding rahim. Mengkonsumsi kafein secara berlebihan. Memiliki kebiasaan buruk seperti minum alkohol, merokok serta penyalahgunaan obat-obatan. Memiliki riwayat trauma atau kecelakaan. Agar dapat mencegah terjadinya aborsi spontan, tentunya hal yang harus dilakukan adalah selalu menjaga kesehatan ibu serta janin. Dengan tidak melakukan kebiasaan buruk seperti minum minuman yang mengnadung alkohol dan jalani pola makan yang sehat serta rutin memeriksakan kehamilan pada dokter spesialis.Namun apabila terjadi perdarahan dan keadaan janin sudah tidak dapat diselamatkan atau menimbulkan bahaya bagi ibu dan janin, perlu dilakukan tindakan seperti yang dianjurkan oleh dokter. Salah satunya adalah melakukan tindakan kuret untuk membersihkan jaringan yang berada di dalam rahim. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi bila rahim masih terdapat jaringan karena dapat menimbulkan infeksi. Melakukan tindakan kuret pun tidak dilakukan di sembarang tempat, harus dilakukan pada tempat yang telah terpercaya di mana ditangani oleh dokter spesialis yang berkompeten. Klinik Raden Saleh adalah salah satunya, di mana klinik ini merupakan klinik aborsi yang melakukan prosedur kuret sesuai dengan penanganan kuret yang baik dan benar. Klinik Raden Saleh memberikan pelayanan kuret yang aman dan dalam bentuk acuan perawatan, tindakan medis serta diagnostik juga upaya rehabilitasi medis dalam memenuhi kebutuhan pasien-pasiennya.