Waktu Posting : 17-06-2014 20:02 | Dibaca : 2747x
14-07-2014 23:52
Inilah tandanya apabila berlangsung peradangan kantung empedu : saat tangan kita menghimpit perut samping kanan atas jitu dibawah iga serta lalu kita bernapas, maka waktu menarik napas daerah itu bakal jadi nyeri hingga kita bakal menahan napas. Sinyal ini diberi nama sinyal Murphy. Serangan rasa sakit kolik batu empedu berjalan 30 menit hingga berbagai jam, dengan diawali gejala maag. Rasa nyeri pada batu empedu dengan cara classic ada dibagian perut kanan atas yang bisa menjalar ke bahu atau daerah antar-tulang belikat. Pada sakit maag yang asli, nyeri umumnya ada di daerah ulu hati. Saat meraba daerah yang nyeri, terkadang kita bisa rasakan ada tonjolan yang tegang sebesar bola pingpong. Baca juga : Ini Lho Bahaya Terlalu Lama Duduk Aspek pemicu batu empedu Kecuali sinyal tanda ini, umumnya dokter pula memperhitungkan 4F yakni Fourty (umur sekitar 40 tahun), Female (wanita meski pria pula dapat merasakannya), Fatty (gemuk) serta Fertile (dalam umur subur pada wanita lantaran hormon estrogen diprediksikan bertindak dalam memperlemah kontraksi empedu). F ke lima atau Fair skin lantaran batu empedu dikira seringkali ditemukan pada wanita berkulit putih. Tetapi sekian, diagnosis pasti batu empedu ialah kontrol USG serta CT Scan perut. Batu empedu tiada gejala umumnya ditemukan dengan cara kebetulan ketika USG perut untuk kepentingan medical checkup. Tipe batu empedu Ada dua jenis batu empedu yakni batu kolesterol serta batu pigmen. Yang pertama umumnya berlangsung pada penyandang kolesterol, terlebih bila dia memakai obat kelompok fibrat serta niacin. Ke-2 obat ini menambah produksi serta pengeluaran getah empedu ke dalam usus (karenanya bermanfaat untuk turunkan kolesterol). Bakal namun bila kantung empedu kita telah lemah, maka produksi getah empedu yang meningkat itu bakal tertimbun dalam kantung empedu hingga terbentuk lumpur (sludge) yang lalu jadi batu empedu. Yang ke-2, batu pigmen, umumnya terbagi dalam kalsium serta bilirubin. Batu ini biasanya berlangsung pada anemia lantaran penambahan penghancuran sel darah merah (anemia hemolitik) serta infeksi kantung empedu. Perlakuan Batu empedu yang tak menyajikan keluhan serta gejala apapun umumnya didiamkan saja lantaran belum mengganggu kantung empedu serta organ lain. Bila batunya tak terlampau besar, dokter bisa menyajikan preparat urododesoksikolat untuk melarutkan batu empedu serta mendorongnya keluar. Obat lain yang didapatkan berbentuk simptomatik seperti pereda nyeri, preparat enzim, atau antibiotik bila telah berlangsung infeksi. Apabila batunya besar (0, 8 cm) serta lebih dari satu atau multiple, dokter bedah digestif bisa melakukan satu diantara dari dua alternatif ini : (1) kolesistektomi terbuka/laparotomi serta (2) kolesistektomi laparoskopik. Baca juga : Cara Menghilangkan Kelebihan Lemak di Perut Jalan pertama dikerjakan apabila ada infeksi berat serta pelengketan. Bila jalan pertama membutuhkan saat perawatan minimum 4 hari, maka jalan ke-2 cuma sehari atau one day care. Jalan yang lain ialah dengan ERS (Endoscopic Retrograde Sphincterotomy) sesudah kehadiran batu empedu dapat dibuktikan melalui ERCP. Kekurangan konsumsi folat, magnesium, kalsium serta vitamin C bisa menambah pembentukan batu empedu. Sebaliknya serat pangan solubel serta asam lemak omega 3 (minyak ikan, flax seed oil) dan omega 9 (minyak zaitun) bisa kurangi kecenderungan pembentukan batu empedu. Juice apel lokal (yang agak asam) sejumlah 1/2 hingga 1 gelas dengan ditambahkan 1 atau 2 sendok makan minyak zaitun diakui oleh beberapa orang bisa melarutkan batu empedu (lantaran cuka atau juice apel) serta mendorong batu empedu yang telah larut itu keluar (lantaran minyak zaitun).
15-10-2025 18:08
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di wilayahnya. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi akibat aktivitas industri, pertambangan, serta pertumbuhan penduduk yang pesat, DLH Kalimantan Timur menyusun sejumlah program unggulan yang menyentuh berbagai aspek pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkelanjutan.Berikut adalah program-program strategis yang menjadi andalan DLH Kalimantan Timur (https://dlhkalimantantimur.id/) dalam mendukung pelestarian dan perlindungan lingkungan hidup.1. Program Pengelolaan Sampah Berbasis MasyarakatSalah satu fokus utama DLH Kalimantan Timur adalah pengelolaan sampah terpadu. Program ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. DLH mendorong terbentuknya bank sampah, penguatan TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle), serta kampanye pilah sampah dari rumah.Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya diajak untuk sadar lingkungan, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil pemilahan dan daur ulang sampah. Program ini juga mendukung pencapaian target pengurangan sampah nasional sebesar 30% pada tahun 2025.2. Program Kampung Iklim (ProKlim)DLH Kalimantan Timur mendukung penuh pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.ProKlim di Kalimantan Timur telah diterapkan di berbagai desa dan kelurahan yang memiliki inovasi dalam pengelolaan air, energi terbarukan, penanaman pohon, serta pertanian ramah lingkungan. DLH memfasilitasi pembinaan teknis, pendampingan, serta penilaian terhadap kampung-kampung iklim ini agar bisa meraih sertifikasi nasional.3. Program Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan LingkunganDLH Kalimantan Timur secara rutin melakukan monitoring kualitas udara, air, dan tanah di berbagai wilayah. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi pencemaran akibat aktivitas industri, rumah tangga, maupun pertambangan.Beberapa indikator yang dipantau antara lain indeks kualitas udara (ISPU), kadar BOD dan COD pada air sungai, serta parameter logam berat di kawasan rawan pencemaran. Selain pemantauan, DLH juga menerapkan sistem perizinan lingkungan dan AMDAL secara ketat untuk memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai kaidah lingkungan.4. Program Rehabilitasi dan Reboisasi Lahan KritisUntuk mengatasi deforestasi dan degradasi lahan, DLH Kalimantan Timur menggencarkan rehabilitasi lahan kritis melalui program reboisasi. Wilayah sasaran meliputi daerah bekas tambang, lahan tandus, dan kawasan penyangga DAS (daerah aliran sungai).Bibit pohon lokal seperti ulin, meranti, dan sengon ditanam bekerja sama dengan kelompok tani, komunitas lingkungan, serta perusahaan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Selain menurunkan risiko bencana ekologis, program ini juga membuka lapangan kerja hijau di daerah pedesaan.5. Program Edukasi dan Sosialisasi LingkunganDLH Kalimantan Timur sangat memahami pentingnya kesadaran publik dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, edukasi menjadi salah satu program unggulan yang menyasar sekolah, komunitas, dan instansi pemerintah.Kegiatan yang dilakukan antara lain penyuluhan lingkungan di sekolah (Adiwiyata), pelatihan kader lingkungan, serta lomba inovasi lingkungan hidup. Dengan pendekatan edukatif ini, diharapkan terbentuk generasi muda yang peduli dan berdaya dalam mengelola lingkungan secara bijak.6. Program Digitalisasi Data dan Sistem Informasi LingkunganSeiring perkembangan teknologi, DLH Kalimantan Timur mulai menerapkan sistem informasi berbasis digital untuk pengelolaan data lingkungan. Salah satunya melalui dashboard pemantauan kualitas lingkungan hidup yang memuat data real-time mengenai kualitas udara, cuaca, dan kondisi pencemaran.Langkah ini meningkatkan transparansi dan memudahkan pengambilan kebijakan berbasis data (data-driven policy). Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi melalui situs resmi https://dlhkalimantantimur.id/.
28-08-2018 15:00
Pada masa kanak-kanak merupakan masa yang rentan terhadap penyakit. Salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak yaitu demam tinggi bahkan hingga mengalami kejang-kejang. Demam kejang kerap kali terjadi pada usia 6 bulan hingga 6 tahun apalagi jika orangtua memiliki riwayat kejang demam saat mereka masih kecil. Anak yang mengalami kejang demam akan membuat orang tua khawatir, oleh karena itu untuk mengantisipasi kejadian kejang demam pada anak lebih baik ketahui langkah yang tepat mengatasi penyakit tersebut. Kejang demam merupakan kejang yang terjadi saat bayi atau anak mengalami demam yang disebabkan bukan dari infeksi sistem saraf pusat. Kejang yang terjadi pada anak harus mendapat perhatian khusus karena kejang dapat terjadi berulang kali yang sangat membahayakan keselamatan anak. Saat anak sering mengalami kejang maka dapat merusak sel-sel otak pada anak. Ada beberapa jenis kejang demam yang perlu diketahui berdasarkan lama dan seberapa sering terjadi, antara lain : 1. Kejang demam sederhana Jenis ini merupakan kejang pada seluruh tubuh yang berlangsung kurang dari 10 menit dan tidak terjadi lagi dalam kurun waktu 24 jam. 2. Kejang demam kompleks Jenis ini merupakan kejang lokal atau tidak terjadi pada seluruh tubuh yang biasa terjadi pada area lengan dan tungkai kaki. Kejang kompleks berlangsung sekitar 10 menit dan terjadi secara berulang lebih dari 1 kali dalam kurun waktu 24 jam. Untuk memastikan apakah anak mengalami kejang demam dapat mengeceknya seperti berikut ini : Jika posisi lengan anak tertekuk pada siku maka cobalah secara perlahan untuk meluruskannya, jika lengan mudah diluruskan maka anak tidak mengalami kejang. Jika posisi lengan anak lurus maka cobalah untuk menekuknya secara perlahan, jika lengan mudah ditekuk maka anak tidak mengalami kejang. Namun jika lengan dulit untuk diluruskan atau ditekuk maka kemungkinan besar anak mengalami kejang. Cara menghadapi saat anak kejang demam : 1. Jangan panik, tenangkan diri saat anak mengalami kejang demam. 2. Jika dalam posisi tidur telentang, maka miringkan tubuh anak. 3. Jika di rumah ada obat untuk pereda kejang maka segera berikan untuk pertolongan pertama. Obat ini biasanya dimasukan melalui dubur. 4. Jangan berikan minuman apapun saat anak sedang kejang karena dapat menyebabkan cairan masuk ke paru-paru. 5. Bawalah segera ke dokter maupun tempat pelayanan kesehatan terdekat agar segera mendapat penanganan yang tepat.