Waktu Posting : 17-06-2014 21:27 | Dibaca : 2934x
09-08-2017 09:29
Buah manggis dikenal juga dengan sebutan ratu buah karena memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Dengan nama ilmiah Garcinia mangostana, buah ini banyak tersedia di beberapa kawasan asia tenggara seperti Thailand, Singapura, malaysia, Vietnam dan di beberapa wilayah Afrika. Berdasarkan pada penelitian ilmiah menunjukkan bahwa dalam  buah manggis terkandung senyawa polifenal atau xanthones. Xanthone dan turunannya telah terbukti mempunyai beberapa manfaat yaitu efektif terhadap penyakit kardiovaskular dan antioksidanya memiliki sifat penyembuhan yang dapat menyembuhkan sel-sel yang rusak akibat dari radikal bebas, mencegah penyakit serta memperlambat penuaan dini. Buah ini pun seringkali digunakan sebagai pengobatan alami untuk mencegah penyakit kardiovaskular dan kanker. Dan ternyata kulit manggis pun memiliki manfaat dalam proses penyembuhan tumor. Hal ini telah dibuktikan secara ilmiah dengan hasil penelitian yang dilakukan beberapa ilmuwan dari berbagai negara. Kulit manggis merupakan gudang nutrisi yang dibutuhkan dalam pertumbuhan normal serta perkembangan dan keseluruhan gizi dalam tubuh. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Chi-Kuan Ho, Yu-Ling Huang dan Chieh-Chih Chen menunjukkan bahwa kulit manggis merupakan salah satu turunan xanthone yang dapat diidentifikasi sebagai Garcinone E memiliki efek sitotoksik kuat sehingga berpotensi sebagai pengobatan untuk beberapa jenis kanker dan tumor. Konsumsi kulit manggis dapat dengan cara diolah menjadi jus kulit manggis , sangat efektif dan alami agar kesehatan selalu terjaga karena selain sebagai obat tumor juga dapat membantu tubuh dalam mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit lainnya. Bagi anda yang tidak mau repot untuk membuat jus kulit manggis , kami menyediakan kulit manggis dalam bentuk jus yang dipadu dengan daun sirsak sehingga manfaat yang diperoleh dapat lebih maksimal. Hargai tubuh anda dengan melakukan pola hidup sehat karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Â
14-06-2014 06:40
Manusia tak pernah puas dengan apa pun, termasuk fisiknya sendiri. Proses penuaan pun ingin dimanipulasi sehingga selalu tampak muda. Bagaimana caranya? Bedah plastik estetik menjadi solusinya. Sehatkah? Bedah plastik estetik berkembang saat manusia mulai merasa tidak pusa dengan penampilannya. Hidung pesek, hidung bulat, pipi tembem, dagu bulat, payudara terlalu besar, payudara terlalu kecil, pantat tepos, dan lainnya. Ada pula ketidakpuasan pada kondisi fisik akibat proses penuaan yang alami pada diri manusia. Misalnya, perut kendur karena melahirkan, pantat kurang kenceng, payudara kendur, kelopak mata turun, dan masih banyak lagi. Selebritas sering disorot berkaitan dengan bedah plastik estetik. Ada banyak selebritis yang diduga melakukan bedah plastik estetik. Namun, hanya sedikit yang mengakuinya secara terbuka. Baca juga : Membakar Kalori dengan TRX Bedah plastik estetik biasanya dilakukan karena ada keinginan untuk memperbaiki organ fisik. Organ itu sebenarnya normal, tetapi bentuknya ingin diubah supaya menjadi lebih baik dan tampak lebih muda. Bedah plastik estetik juga dilakukan karena proses penuaan (aging) atau tanpa penuaan (non aging). Kalau yang non aging biasanya karena kondisi fisiknya ingin menirukan idola. Sementara, bedah plastik rekontruksi dilakukan untuk memperbaiki kondisi fisik yang cacat atau kelainan. Kondisi itu bisa karena bawaan atau kecelakaan. Bedah plastik estetik karena penuaan biasanya akibat kulit kendur, penumpukan lemak, dan keriput. Tindakan yang dilakukan misalnya face lift untuk mengencangkan kulit wajah, neck lift untuk mengencangkan kulit leher, brow lift untuk mengencangkan dahi, dan lower blepharolasty untuk menghilangkan lemak pada kelopak mata. Perempuan yang sudah menua dan mengalami proses kehamilan beberapa kali biasanya memiliki perut menurun dan ototnya kendur. Tindakan yang dilakukan adalah tummytuck. Bagian perut yang turun dipotong, kulit badannya dilepaskan dan ditarik ke bawah. Perut bisa rata kembali. Baca juga : Kiat Berkelit dari Serangan Vertigo Namun, perempuan muda yang belum hamil tidak dianjurkan untuk melakukan tummy tuck karena otot perutnya yang masih kencang. Bila perutnya kegemukan, maka bedah plastik estetik yang dilakukan adalah liposuction atau sedot lemak. Bedah plastik pada orang muda, tindakannya untuk menambahkan(augmentation) atau mengurangi (reduction). Misalnya membuat kelopak mata atas lebih terlihat yaitu upper blepharoplasty, memancungkan hidung, memanjangkan dagu, membesarkan pantat yang tepos dan sedot lemak. Untuk proses augmentation bisa menggunakan bagian tubuh sendiri ataupun implan silikon padat. Misalnya menggunakan tulang rawan dari telinga untuk memancungkan hidung. Untuk tummy tuck dan mengencangkan kulit, tentunya tidak menggunakan tambahan apa pun. Karena semakin banyaknya peminat bedah plastik estetik, bermunculanlah orang yang melakukan bedah platik estetik tanpa melalui pendidikan formal atau yang lebih dikenal dengan plasticoid. Bila menggunakan jasa plasticoid, bersiaplah bila bedah plastik estetik itu ternyata tidak membuat kita menjadi lebih baik.. Mungkin awalnya bisa terlihat lebih baik, tapi lama kelamaan terjadi perubahan fisik yang mereka pun tidak bisa memperbaikinya sehingga tetap harus kembali ke dokter spesialis bedah plastik. Berpikirlah rasional sebelum memutuskan untuk melakukan bedah plastik estetik. Konsultasilah dengan dokter spesialis bedah plastik estetik, rencanakan dengan matang, dan siapkan biayanya. Tetapi kalau tidak perlu, tentunya jangan memaksakan diri. Percaya dirilah.
05-07-2014 16:49
Asik bekerja oke-oke saja, namun agar tidak aktivitas yang semestinya berfaedah bagi Anda itu malah berefek menghabiskan biaya disebabkan kesehatan Anda menjalani penurunan. Lagipula, banyak lamgkah yang dapat dikerjakan untuk melindungi stamina Anda supaya terus stabil. Satu diantara jalan yang paling murah serta gampang ialah dengan mengatur pola minum air putih. Gaya hidup rajin minum air putih kerapkali tak dicermati oleh kebanyakan orang-orang Indonesia. Riset The Indonesian Hydration Regional Study (THIRST) yang dikerjakan pada 2010 juga mendapati 46% dari 1.200 orang yang dilihat di berbagai kota besar di Indonesia mempunyai kecenderungan menderita dehidrasi ringan. Baca juga : Cara Mengatasi Jerawat di Usia Dewasa Orang-orang biasanya kurang mengetahui apakah itu dehidrasi ringan. Rasa haus merupakan pemberi tanda awal terjadinya dehidrasi ringan. Hal semacam itu umumnya lantaran malas minum air putih dengan beragam dalih. Walau sebenarnya, hilangnya dahaga malah merupakan indikasi bahwasanya tingkat dehidrasi yang dihadapi seorang telah lebih tinggi. Jadi, waktu merasa haus, baiknya secepatnya minum seperlunya, lantaran bila dilewatkan terus-menerus, bisa memiliki potensi mengakibatkan penyakit-penyakit serius, seperti konstipasi (sulit buang air besar), infeksi saluran kemih serta infeksi batu ginjal Kebanyakan badan manusia pada intinya memanglah terbagi dalam air : Pada bayi prematur sejumlah 80% dari berat tubuh, bayi normal 70-75%, sedang orang dewasa sejumlah 50-60%. Kekurangan 1,5% kandungan air dalam badan saja dapat membahayakan mood, terlebih untuk wanita yang lebih rawan pada efek dehidrasi. Dibawah ini ialah dampak-dampak yang memiliki potensi menyerang pria serta wanita disebabkan dehidrasi ringan : A. Pada pria, dengan titik dehidrasi 1,5% Performa kognitif : Kewaspadaan dengan cara visual menurun Kemampuan kerja rekam visual menurun Baca juga : 6 Langkah SADARI yang Perlu Anda Pelajari 2. Fase yang melibatkan mood : Didera kelelahan serta inertia Tensi darah serta rasa kuatir meningkat B. Pada wanita, dengan titik dehidrasi 1,3% Performa kognitif : Kewaspadaan dengan cara visual menurun Kemampuan kerja rekam visual menurun 2. Fase yang melibatkan mood : Didera kelelahan serta inertia Tensi darah serta rasa kuatir meningkat Gampang bingung/panik Semangat serta kegiatan menurun 3. Gejala-gejala Daya konsentrasi menurun Kesusahan merampungkan tugas Diserang sakit kepala