Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran

Additional Image

Waktu Posting : 18-06-2014 23:06 | Dibaca : 2523x

Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu?

Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda.

Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik.

Baca juga : Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran 

Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit.

Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran.

Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari.

Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah.

Baca juga : Tips Sukses Diet Sehat 

Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita  lakukan dengan aktif melakukan pencegahan.

Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran

  • Gunakan handsfree untuk menerima panggilan dari telepon genggam. Semakin dekat telepon genggam dengan telinga, semakin besar pula potensi radiasi yang akan terpaapr pada kepala kita.
  • Usahakan tidak menerima panggilan telepon terlalu lama.
  • Pilih jenis telepon genggam dengan tingkat radiasi terendah.
  • Jika suhu telepon genggam terasa meningkat alias memanas, sebaiknya jauhkan dari tubuh kita.
  • Jauhkan telepon genggam dari anak-anak karena otak dan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif terhadap segala potensi gangguan.
  • Setel volume pemutar musik MP3 atau radio maksimal 60%.
  • Sebaiknya tidak mendengarkan musik melalui earphone lebih dari satu jam.
  • Hindari membiarkan anak-anak berada di pusat permainan di mall selama berjam-jam.
  • Hindari berada di tempat bising seperti konser dan klub malam dalam waktu lama.
  • Periksakan telinga ke dokter THT setiap 3-6 bulan sekali.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Sehatkan Pencernaan Demi Halau Kanker Lambung

08-07-2014 16:14

Hobi mengkonsumsi makanan yang diolah secara pengasapan termasuk kurang baik. Begitu pula hobi mengkonsumsi asinan. Memang lezat dan sedap namun dibalik itu membawa risiko kanker lambung. Apalagi di keluarga Anda ada yang pernah menderita kanker lambung, maka perlu Anda waspada terhadap diri sendiri. Sebab kanker lambung termasuk kanker yang terjadi karena keturunan atau genetik. Kanker lambung juga diakibatkan karena infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri bernama Helicobacter pylori. Bakteri tersebut biasa hidup di dalam tubuh Anda. Daerah lapisan lendir adalah tempat tinggal si bakteri penyebab infeksi yang mengarah kanker lambung. Jika Anda mengalami gejala pernicious anemia maka perlu berhati-hati. Ketika tubuh Anda sulit mencerna sumber mikro vitamin B12 maka akan terjadi pengurangan jumlah sel eritrosit yang berbahaya bagi kesehatan. Radang lambung yang diakibatkan senyawa nikotin yang sudah menumpuk dan menjalar hingga di daerah lambung juga menjadi pemicu kanker lambung. Sebelum menyesal di kemudian hari karena penyakit kanker lambung, sehatkan pencernaan Anda. setiap hari. Beli dan konsumsi buah yang dapat melancarkan pencernaan. Buah pisang, pepaya, apel, adalah beraroma buah kaya serat, vitamin, dan mineral. Begitu juga dengan sayur seperti bayam, sawi, wortel. Walaupun secara umum semua buah dan sayur adalah baik bagi pencernaan. Seimbangkan dengan mengkonsumsi susu segar. Lambung sehat maka mengkonsumsi makanan dan minuman akan terasa nyaman. Kesimpulannya, harus rutin tiap hari buang air besar. 

Featured Image
Kiat Merawat Telinga Agar Tetap Sehat

17-06-2014 10:23

Telinga jadi satu diantara indera yang mempunyai fungsi utama untuk kehidupan manusia, tiada kehadiran indera itu, maka dengan cara automatis menyebabkan seorang jadi bisu. Karena tiada nada yang mereka tangkap atau dengar, seperti yang telah kita kenali, Telinga mempunyai beragam susunan yang mana mempunyai manfaat yang berlainan. Seperti daun telinga yang mempunyai manfaat mengarahkan nada ke lubang telinga yang bakal di lanjutkan ke sisi dalam telinga yang bakal diantar ke otak, hingga otak bisa menerjemahkan beragam nada itu. Untuk tersebut, utama sangkanya panduan untuk melindungi telinga terus sehat. Lalu, apapun panduan melindungi telinga terus sehat? Tak adil terasa, kita meremehkan kesehatan indera telinga itu. Walau sebenarnya, indera telinga jadi sisi yang tidak terpisahkan dalam kehidupan keseharian. Tetapi, tiada anda sadari, rutinitas serta kesibukan keseharian malah bikin menyusutnya kekuatan menangkap beragam nada yang masuk ke indera pendengaran. Tersebut panduan melindungi telinga terus sehat : 1. Jangan sampai mengorek kotoran telinga memakai cotton bud Lantaran hal semacam ini bukannya bersihkan kotoran, tetapi makin mengotorkan telinga. Kotoran bakal makin masuk kedalam telinga. Telinga mempunyai mekanisme sendiri yang dengan cara automatis bakal keluarkan kotorannya. Untuk umat Islam berwudhu’ merupakan perawatan pada telinga yang prima.   Baca juga : Mengenal Penyebab Iritasi Mata 2. Mengunyah makanan dengan baik juga benar-benar utama, lantaran gerakannya menolong dalam sistem pengeluaran kotoran telinga. Untuk rasakan dengan cara detil, coba mengunyah permen karet 3. Sesekali coba lakukan terapi lilin, lantaran bakal benar-benar bersihkan kotoran-kotoran yang ada ditelinga. Tekuni bagaimana caranya lakukan terapi lilin, lalu anda dapat mencobanya sendiri di rumah. 4. Janganlah sempat menggaruk telinga saat jadi gatal Rasa gatal dapat disebabkan oleh eksim atau psoriasis, selekasnya ke dokter untuk memperoleh penyembuhan. 5. Setiap tipe infeksi pada telinga memerlukan penanganan dari dokter pakar. Ada 2 tipe infeksi, yaitu pada telinga luar serta telinga tengah. Untuk sisi luar biasanya berlangsung lantaran terkena air kotor. Telinga jadi sakit, bengkak, atau juga bernanah. Umumnya, diobati dengan tetesan antibiotik. Sesaat itu, untuk sisi tengah, kadang-kadang dapat beresiko jelek pada gendang telinga. Gendang telinga dapat pecah. Umumnya, pasien di beri resep tablet antibiotik kecuali memakai resep obat tetes. 6. Rasa nyeri yang nampak bukan hanya hanya lantaran telinga Anda punya masalah, namun dapat lantaran Anda menanggung derita radang tenggorokan atau nyeri sendi leher. Namun, waktu Anda terasa nyeri di telinga, sebaiknya Anda tanyakan pada dokter. 7. Waktu lakukan perjalanan dengan pesawat juga telinga kadang-kadang jadi sakit. Untuk kurangi rasa sakit itu, Anda dapat tutup hidung serta meniup telinga dengan lembut. Atau menguap juga kadang-kadang jadi jalan keluar. 8. Tak Usah Terlampau Bersih Tak selama-lamanya bersih itu baik, terlebih untuk telinga Anda, seperti umpamanya susunan minyak atau serumen yang ada di sekelilingnya. Walaupun lengket, serumen sesungguhnya berperan untuk mengikat debu, juga serangga kecil yang coba masuk ke dalam telinga Anda. Dengan cara normal, serumen bakal mongering dengan cara automatis, serta dikeluarkan dengan cara perlahan-lahan. Serumen yang mongering inilah yang kerap dikira semacam kotoran telinga. Bila Anda hendak membersihkannya, kerjakan saja satu minggu sekali. Membilasnya dengan air bersih waktu mandi telah cukup. Bila terus-terusan malah bikin telinga jadi kering, iritasi serta gatal. Juga bikin telinga lebih sensitive serta membuahkan semakin banyak serumen yang menyebabkan jelek untuk pendengaran.   Baca juga : Kenali Sejak Dini Gejala Kanker Payudara Pada Pria 9. Perawatan Rutin Bila Anda terasa ada yang tidak beres dengan telinga Anda, seperti terdengar bunyi-bunyi atau benda yang bergerak didalam telinga waktu menggerakkan kepala, baiknya selekasnya bertandang ke dokter spesialis THT. Begitupun, waktu Anda hendak membersikan sisi dalam telinga. Kerjakan kontrol teratur sekurang-kurangnya setahun sekali. Kecuali melindungi kebersihannya, hal ini dapat berguna untuk tahu keadaan kesehatan telinga Anda. 10. Gunakan Eardrops Sebelum saat tidur, sebaiknya mencermati kebersihan bantal serta kasur, terlebih kehadiran serangga atau semut. Janganlah abaikan hal semacam ini, lantaran mereka dapat benar-benar mengganggu bila sukses masuk ke telinga Anda. Begitupun waktu Anda berenang. Kecuali mempunyai potensi besar untuk masuk ke dalam telinga, air dapat juga membawa kotoran masuk. Supaya aman, gunakan eardrops waktu berenang atau tidur. 11. Bijak Memakai Earphone serta Headphone alam riset yang dikerjakan oleh pakar akustik, Profesor Huggonet temukan penemuan baru, bahwasanya terus-terusan memakai alat pendengar seperti earphone serta headphone dengan nada kencang punya potensi mengakibatkan kesehatan telinga serta pendengaran terganggu. Ada 2 kemungkinan yang berlangsung, yang pertama Anda jadi kurang sensitif pada bunyi serta yang ke-2 sebaliknya, Anda malah jadi telalu sensitive pada bunyi. Baiknya, pakai earphone optimal 2 jam satu hari lalu istirahatkan pendengaran selam 6 jam selanjutnya. Penggunaan earphone terlampau lama dapat juga menghalangi telinga keluarkan kotorannya.

Featured Image
Skill yang Harus Dimiliki Jika Ingin Menjadi Apoteker

03-07-2024 12:16

Bidang kesehatan merupakah salah satu ranah pekerjaan yang memiliki banyak peminat. Alasannya karena berbagai profesi dalam bidang ini memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan. Salah satu profesi yang mungkin Anda minati adalah profesi apoteker. Apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi yang bertugas menginformasikan dan memberikan obat-obat yang sedang Anda konsumsi. Selain tugas itu, apoteker juga memiliki kewajiban pokok lainnya. Jika Anda berminat untuk menggeluti profesi ini, berikut adalah beberapa tugas dan keahlian apoteker yang perlu Anda ketahui. Apoteker adalah profesi yang berhubungan dengan pengelolaan obat dan berkaitan dengan kesehatan. Mereka bertanggung jawab untuk mengatur, menyimpan, dan menyediakan obat-obatan sesuai dengan resep dokter. Apoteker juga berperan dalam memberikan informasi dan saran tentang obat-obatan kepada pasien. Mereka juga dapat memberikan konsultasi kesehatan dan mengevaluasi efektivitas terapi obat bagi pasien. Sebagai seorang apoteker, Anda memiliki kewajiban untuk melayani pasien yang meminta informasi terkait obat-obatan yang mereka konsumsi. Selain itu, Anda juga perlu memberi obat yang telah diresepkan oleh dokter kepada pasien. Dalam melakukan tugas ini, Anda harus memastikan bahwa obat-obatan yang diberikan tidak saling berinteraksi. Selain memberikan obat pada pasien, apoteker juga memiliki tanggung jawab untuk meracik obat-obatan. Bersama dengan profesional kesehatan lain, apoteker juga merencanakan dan mengevaluasi efektivitas obat-obatan terhadap pasien. Setiap pasien harus mendapatkan penanganan kesehatan yang tepat. Jika Anda mengalami penyakit-penyakit ringan seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, Anda dapat meminta saran klinik ataupun obat-obatan yang dijual bebas kepada apoteker.  Terakhir, apoteker juga bertanggung jawab dalam memastikan bahwa apotek telah mengikuti peraturan pemerintah tentang penjualan obat. Keahlian atau Skill yang Perlu Dikuasai Apoteker Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi dan lulus ujian kompetensi untuk bisa bekerja sebagai di posisi ini. Selama masa pendidikan, apoteker perlu menguasai bidang ilmu kesehatan serta kimia. Selain itu, ada beberapa keahlian lain yang dibutuhkan untuk menjadi seorang apoteker. Berikut adalah berbagai keahliannya : Memahami jenis dan komponen obat-obatan serta pengaruhnya terhadap pasien. Mengetahui hukum-hukum dalam praktik farmasi Mengenal alternatif praktik kesehatan dan pengobatan. Memahami cara meracik maupun mencampur obat-obatan secara akurat dan tidak memberikan efek samping. Mampu mendesain, memproduksi, serta mendistribusi obat. Mampu memantau obat dari resep dokter agar dapat digunakan dengan sesuai. Mampu menjalankan konsultasi jika dibutuhkan pasien. Setelah mengetahui berbagai tanggung jawab dan keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang apoteker, Anda mungkin akan bertanya-tanya proses apa saja yang harus dilewati untuk mendapatkan posisi ini? Ada beberapa  tahap yang perlu Anda lewati jika ingin memiliki pekerjaan ini. Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut : 1. Lulus SMA Jurusan IPA atau SMK Farmasi Pertama-tama, Anda perlu lulus dari pendidikan SMA jurusan IPA atau SMK Farmasi. Jurusan saat SMA/SMK berpengaruh dalam lolos tidaknya Anda ke pendidikan sarjana S1 Farmasi. Sebab, ada beberapa kampus yang mengharuskan pendaftar S1 Farmasi berasal dari jurusan IPA atau SMK Farmasi. Selain itu, banyak juga yang menyarankan agar Anda mengambil SMK Farmasi karena akan lebih mudah saat berkuliah nantinya. Ini karena SMK Farmasi akan mempelajari dasar-dasar yang dibutuhkan dalam S1 Farmasi. 2. Lulus Pendidikan Sarjana (S1) Farmasi Tahap kedua, Anda perlu menjadi lulusan jurusan Farmasi di pendidikan S1. Selama pendidikan, Anda akan banyak belajar teori dan praktik terkait obat-obatan. Di samping itu, Anda juga dapat mengikuti program magang selama 2-3 bulan Pastikan Anda lulus pendidikan S1 Farmasi dengan menyelesaikan seluruh mata kuliah dan tugas akhir skripsi agar dapat mendapatkan ijazah S1. 3. Melakukan Sumpah Profesi Apoteker Sama seperti perawat dan dokter, untuk mewujudkan profesi ini, Anda perlu mengambil sumpah profesi. Sumpah ini akan diambil di waktu yang sama dengan para lulusan jurusan farmasi lainnya. 4. Menyelesaikan Pendidikan Profesi Apoteker Agar dapat menjadi apoteker profesional, Anda bisa mengambil pendidikan lagi selama 2 tahun. Mirip seperti pendidikan sebelumnya, Anda akan mendapatkan teori dan praktik yang lebih mendalam terkait ilmu farmasi dan perlu menyelesaikan tesis untuk dapat dinyatakan menjadi apoteker profesional. 5. Menerima Surat Tanda Registrasi (STR) Di tahap berikutnya, Anda perlu mengurus Surat Tanda Registrasi setelah menjadi lulusan S1 maupun selesai menjalankan pendidikan profesi. Surat ini berfungsi sebagai persyaratan untuk menjadi apoteker profesional dan membuka apotek sendiri. Untuk mendapatkan STR, Anda perlu mengerjakan  uji kompetensi dan dinyatakan lulus. Ujian untuk mendapatkan STR dilakukan setiap setahun sekali dan diselenggarakan secara serentak. Jika tidak lulus, Anda dapat mengambil kembali ujian tersebut di tahun depan. 6. Menerima Izin Usaha Terakhir, untuk membuka usaha sendiri, Anda perlu menyiapkan berbagai berkas dan surat izin yang dibutuhkan, seperti surat izin profesi, surat izin usaha, dan masih banyak lagi. Tak lupa, Anda perlu memiliki modal yang cukup dan kemampuan bisnis serta manajemen yang baik. Setelah menjadi apoteker profesional, ada beberapa tempat yang dapat menjadi pilihan Anda untuk mulai bekerja sebagai profesi ini, di antaranya adalah : Industri farmasi Farmasi Rumah Sakit Apotek Pelayanan farmasi di pemerintahan Pedagang Besar Farmasi (PBF) Farmasi komunitas Pada akhirnya apoteker adalah profesi mulia yang bertanggung jawab dalam memberikan obat beserta informasinya agar pasien dapat sembuh. Jika Anda ingin menjadi apoteker, penting sekali untuk memahami tugas, kompetensi yang harus dimiliki, serta cara untuk menjadi apoteker agar Anda dapat meraih cita-cita bekerja menjadi apoteker dengan mudah. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai apoteker, kunjungi https://pafikotameureudu.org/

...