Skill yang Harus Dimiliki Jika Ingin Menjadi Apoteker

Additional Image

Waktu Posting : 03-07-2024 12:16 | Dibaca : 328x

Bidang kesehatan merupakah salah satu ranah pekerjaan yang memiliki banyak peminat. Alasannya karena berbagai profesi dalam bidang ini memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan. Salah satu profesi yang mungkin Anda minati adalah profesi apoteker.

Apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi yang bertugas menginformasikan dan memberikan obat-obat yang sedang Anda konsumsi. Selain tugas itu, apoteker juga memiliki kewajiban pokok lainnya. Jika Anda berminat untuk menggeluti profesi ini, berikut adalah beberapa tugas dan keahlian apoteker yang perlu Anda ketahui.

Apoteker adalah profesi yang berhubungan dengan pengelolaan obat dan berkaitan dengan kesehatan. Mereka bertanggung jawab untuk mengatur, menyimpan, dan menyediakan obat-obatan sesuai dengan resep dokter. Apoteker juga berperan dalam memberikan informasi dan saran tentang obat-obatan kepada pasien. Mereka juga dapat memberikan konsultasi kesehatan dan mengevaluasi efektivitas terapi obat bagi pasien.

Sebagai seorang apoteker, Anda memiliki kewajiban untuk melayani pasien yang meminta informasi terkait obat-obatan yang mereka konsumsi. Selain itu, Anda juga perlu memberi obat yang telah diresepkan oleh dokter kepada pasien.

Dalam melakukan tugas ini, Anda harus memastikan bahwa obat-obatan yang diberikan tidak saling berinteraksi. Selain memberikan obat pada pasien, apoteker juga memiliki tanggung jawab untuk meracik obat-obatan. Bersama dengan profesional kesehatan lain, apoteker juga merencanakan dan mengevaluasi efektivitas obat-obatan terhadap pasien. Setiap pasien harus mendapatkan penanganan kesehatan yang tepat.

Jika Anda mengalami penyakit-penyakit ringan seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, Anda dapat meminta saran klinik ataupun obat-obatan yang dijual bebas kepada apoteker.  Terakhir, apoteker juga bertanggung jawab dalam memastikan bahwa apotek telah mengikuti peraturan pemerintah tentang penjualan obat.

Keahlian atau Skill yang Perlu Dikuasai Apoteker

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi dan lulus ujian kompetensi untuk bisa bekerja sebagai di posisi ini. Selama masa pendidikan, apoteker perlu menguasai bidang ilmu kesehatan serta kimia. Selain itu, ada beberapa keahlian lain yang dibutuhkan untuk menjadi seorang apoteker.

Berikut adalah berbagai keahliannya :

  • Memahami jenis dan komponen obat-obatan serta pengaruhnya terhadap pasien.
  • Mengetahui hukum-hukum dalam praktik farmasi
  • Mengenal alternatif praktik kesehatan dan pengobatan.
  • Memahami cara meracik maupun mencampur obat-obatan secara akurat dan tidak memberikan efek samping.
  • Mampu mendesain, memproduksi, serta mendistribusi obat.
  • Mampu memantau obat dari resep dokter agar dapat digunakan dengan sesuai.
  • Mampu menjalankan konsultasi jika dibutuhkan pasien.

Setelah mengetahui berbagai tanggung jawab dan keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang apoteker, Anda mungkin akan bertanya-tanya proses apa saja yang harus dilewati untuk mendapatkan posisi ini? Ada beberapa  tahap yang perlu Anda lewati jika ingin memiliki pekerjaan ini. Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut :

1. Lulus SMA Jurusan IPA atau SMK Farmasi

Pertama-tama, Anda perlu lulus dari pendidikan SMA jurusan IPA atau SMK Farmasi. Jurusan saat SMA/SMK berpengaruh dalam lolos tidaknya Anda ke pendidikan sarjana S1 Farmasi. Sebab, ada beberapa kampus yang mengharuskan pendaftar S1 Farmasi berasal dari jurusan IPA atau SMK Farmasi. Selain itu, banyak juga yang menyarankan agar Anda mengambil SMK Farmasi karena akan lebih mudah saat berkuliah nantinya. Ini karena SMK Farmasi akan mempelajari dasar-dasar yang dibutuhkan dalam S1 Farmasi.

2. Lulus Pendidikan Sarjana (S1) Farmasi

Tahap kedua, Anda perlu menjadi lulusan jurusan Farmasi di pendidikan S1. Selama pendidikan, Anda akan banyak belajar teori dan praktik terkait obat-obatan. Di samping itu, Anda juga dapat mengikuti program magang selama 2-3 bulan Pastikan Anda lulus pendidikan S1 Farmasi dengan menyelesaikan seluruh mata kuliah dan tugas akhir skripsi agar dapat mendapatkan ijazah S1.

3. Melakukan Sumpah Profesi Apoteker

Sama seperti perawat dan dokter, untuk mewujudkan profesi ini, Anda perlu mengambil sumpah profesi. Sumpah ini akan diambil di waktu yang sama dengan para lulusan jurusan farmasi lainnya.

4. Menyelesaikan Pendidikan Profesi Apoteker

Agar dapat menjadi apoteker profesional, Anda bisa mengambil pendidikan lagi selama 2 tahun. Mirip seperti pendidikan sebelumnya, Anda akan mendapatkan teori dan praktik yang lebih mendalam terkait ilmu farmasi dan perlu menyelesaikan tesis untuk dapat dinyatakan menjadi apoteker profesional.

5. Menerima Surat Tanda Registrasi (STR)

Di tahap berikutnya, Anda perlu mengurus Surat Tanda Registrasi setelah menjadi lulusan S1 maupun selesai menjalankan pendidikan profesi. Surat ini berfungsi sebagai persyaratan untuk menjadi apoteker profesional dan membuka apotek sendiri. Untuk mendapatkan STR, Anda perlu mengerjakan  uji kompetensi dan dinyatakan lulus. Ujian untuk mendapatkan STR dilakukan setiap setahun sekali dan diselenggarakan secara serentak. Jika tidak lulus, Anda dapat mengambil kembali ujian tersebut di tahun depan.

6. Menerima Izin Usaha

Terakhir, untuk membuka usaha sendiri, Anda perlu menyiapkan berbagai berkas dan surat izin yang dibutuhkan, seperti surat izin profesi, surat izin usaha, dan masih banyak lagi. Tak lupa, Anda perlu memiliki modal yang cukup dan kemampuan bisnis serta manajemen yang baik.

Setelah menjadi apoteker profesional, ada beberapa tempat yang dapat menjadi pilihan Anda untuk mulai bekerja sebagai profesi ini, di antaranya adalah :

  • Industri farmasi
  • Farmasi Rumah Sakit
  • Apotek
  • Pelayanan farmasi di pemerintahan
  • Pedagang Besar Farmasi (PBF)
  • Farmasi komunitas

Pada akhirnya apoteker adalah profesi mulia yang bertanggung jawab dalam memberikan obat beserta informasinya agar pasien dapat sembuh. Jika Anda ingin menjadi apoteker, penting sekali untuk memahami tugas, kompetensi yang harus dimiliki, serta cara untuk menjadi apoteker agar Anda dapat meraih cita-cita bekerja menjadi apoteker dengan mudah. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai apoteker, kunjungi https://pafikotameureudu.org/


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
7 Penyakit Akibat Ciuman

15-07-2016 04:25

Ciuman adalah ritual manusia untuk menujukan kasih sayang dan perhatiannya terhadap pasangannya. tapi dibalik rutinitas itu kenali beberapa penyakit menular yang disebarkan melalui ciuman. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa ciuman yang sehat dapat membawa banyak manfaat untuk tubuh. Namun bila dilakukan dalam kondisi tertentu, ciuman antar pasangan justru dapat menjadi media penularan penyakit. Baca juga : Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Komedo Meski banyak menawarkan manfaat kesehatan, namun ciuman juga dapat menjadi media penularan sejumlah virus dan bakteri penyebab penyakit. Virus dan bakteri dalam air liur atau darah dari satu orang dapat menyebar ke orang lain dengan berciuman. Inilah 7 Penyakit Akibat Ciuman 1. Herpes Virus yang dianggap bagian dari keluarga herpes termasuk Epstein-Barr, varicella-zoster (penyebab cacar air) dan herpes simplex (menyebabkan cold sores). Herpes simplex virus dapat menyebar melalui kontak langsung dengan virus saat Ciuman. Herpes paling mudah menyebar ke orang lain ketika lesi terbentuk atau telah meletus. Virus ini bisa 'menumpahkan' (menyebar ke orang lain) dari lokasi leci bahkan ketika herpes itu telah sembuh. Sedangkan cacar air mudah menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung, tetesan liur atau penyebaran udara.   2. Mono Sebenarnya penyakit ini disebabkan oleh virus yang disebut Epstein-Barr virus, seperti dikutip dari Wikipedia, virus ini adalah salah satu tipe virus herpes. Namanya cukup unik, Infectious mononucleosis atau EBV infectious mononucleosis, Pfeiffer's disease, Filatov's disease atau bekennya disebut mono. Penyakit ini pertama kali dijabarkan oleh Sprunt dan Evans di sebuah bulletin yang disebarkan di Johns Hopkins Hospitals tahun 1920. Gejala yang muncul akibat penyebaran virus ini adalah sakit tenggorokan, demam, gelisah, rasa tidak nyaman di badan, peradangan, mual-mual hingga kehilangan nafsu makan. Penyakit ini juga mempengaruhi beberapa bagian tubuh dan memicu terbentuknya penyakit lain, seperti radang tenggorokan hingga hepatitis. Infeksi menyebar melalui pertukaran air liur, dan melewati masa inkubasi selama kurang lebih 4-7 minggu. Umumnya, gejala akan dirasakan selama 2-3 minggu dan bertahan selama beberapa bulan lamanya.penyakit ini bisa diobati dan sembuh, hanya saja umumnya menyerang seseorang dalam waktu yang cukup lama. Cenderung saat terserang virus orang akan berburu antibiotik sebagai pengobatan dini. Dalam kasus ini, antibiotik tidak dapat membantu meredakan serangan virus.   3. Glandular fever atau kissing disease Glandular fever adalah istilah umum untuk infeksi virus yang disebut infeksi mononukleosis, yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr. Virus ini menyebar melalui air liur dan infeksi terjadi melalui kontak.   4. Flu dan pilek Pilek ditularkan melalui kontak langsung dengan virus. Anda bisa terinfeksi flu dari tetesan liur atau dari kontak langsung dengan sekresi (cairan dan lendir) dari hidung dan tenggorokan orang yang terinfeksi.   5. Hepatitis B Ciuman juga dapat menularkan virus ini, meskipun darah memiliki tingkat virus lebih tinggi ketimbang air liur. Infeksi dapat terjadi ketika darah dan air liur yang terinfeksi bersentuhan langsung dengan aliran darah orang lain atau selaput lendir. Seseorang lebih mungkin terinfeksi saat berciuman jika mereka berdua memiliki luka terbuka di atau di sekitar mulut.   6. Kutil Kutil di dalam mulut dapat menyebar melalui ciuman, terutama jika sebelumnya ada daerah yang mengalami trauma atau luka.   7. Penyakit Meningokokus Ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang meliputi meningitis, radang selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, dan septikemia. Bakteri ini dapat ditularkan baik melalui kontak langsung atau melalui tetesan liur.   Baca juga : 20 Cara Berciuman, Biar Ahli dalam Berciuman Nah, itulah Inilah 7 Penyakit Akibat Ciuman dan Jadi pastikan anda terhindar dari penyakit akibat ciuman tersebut serta yang perlu dilakukan sebelum ciuman adalah periksa kesehatan mulut pasangan anda, jangan gonta ganti pasangan, tetap mengkonsumsi makanan sehat dan yang terpenting adalah gunakan hati anda untuk melakukan ciuman jangan asal serobot.

Featured Image
Inilah Rahasia Nutrisi Untuk Kulit Bermasalah

13-07-2014 22:13

Selulit, jerawat, eksim serta persoalan kulit yang lain dapat diatasi dengan konsumsi nutrisi yang sesuai. Keadaan kulit badan mencerminkan keadaan kesehatan serta kecukupan nutrisi kita. Apa yang kita makan atau tak kita makan bakal menyajikan dampak pada kesehatan serta tampak pada keadaan kulit kita. Berbagai persoalan pada kulit ialah : Jerawatan Umumnya berlangsung lantaran keunggulan lemak yang menyumbat pori-pori. Kekurangan vitamin A serta Zinc/seng bakal jadi parah situasi. Anjuran : konsumsi diet rendah lemak serta rendah gula, minum air putih yang banyak, banyak konsumsi sayur serta buah, kerap kerjakan detoksifikasi badan konsumsi diet yang kaya bakal Vitamin A, C, E, zinc, niacin serta antioksidan.   Baca juga : Kenali Penyebab Kolesterol Tinggi Selulit Umumnya berlangsung lantaran keunggulan lemak jemu atau keunggulan toksin yang mengikat sel lemak. Anjuran : diet tiada lemak jemu dengan cara ketat, berarti mesti jauhi seluruhnya daging serta susu dan keju, perbanyak konsumsi lemak esensial yang datang dari biji-bijian seperti flaxseed, minum semakin banyak air atau buah yang kaya air seperti semangka, melon, apel dsb, phytokimia pada beragam buah ini bisa memperkuat sistem imunitas untuk badan serta sekalian semacam media detoksifikasi yang baik untuk badan. Dermatitis serta eksim Dermatitis berlangsung lantaran radang pada kulit yang serupa dengan eksim, pemicu intinya umumnya adalah lantaran terjadinya kontak pada kulit dengan alergen. Untuk menangani dermatitis, yang pertama mesti dicermati ialah cari info pemicunya, mencari semua kemungkinan alergen. Cobalah selidiki apakah semua yang kita gunakan, seperti perhiasan yang digunakan, jam tangan, minyak wangi, kosmetik, sabun, deterjen pada baju, shampo, dsb yang menyebabkan kulit alergi. Kecuali itu, aspek alergi yang ada dalam makanan pula mesti dicermati, umumnya sebagai biang keladinya adalah susu, keju, gandum (roti). Aspek kemungkinan lain untuk dermatitis serta eksim ialah lantaran kekurangan lemak esensial yang bakal membuat prostaglandin, bahan anti radang yang baik untuk mencegah dermatitis serta eksim. Keadaan ini bakal makin diperparah bila kita terlampau banyak konsumsi lemak jemu serta goreng-gorengan. Anjuran : jauhi lemak jenuh, tingkatkanlah  mengkonsumsi lemak dasar atau lemak esensial, atau makanlah dengan makanan seperti vegan jika bisa, yakni sayuran tidak dengan susu serta telur, kerjakan detoksifikasi badan.   Baca juga : Kelebihan Protein Dapat Membahayakan Tulang Lemak esensial dapat didapat dari biji-bijian seperti  minyak evening primrose, flaxseed, dan makanan yang kaya dengan biotin, vitamin B6, zinc, antioksidan seperti vitamin A, C & E, serta magnesium. Kulit berminyak Berlangsung lantaran keunggulan minyak dalam makanan, genetik serta stres terlalu berlebih. Anjuran : makanan rendah lemak, makan semakin banyak lemak esensial, kurangi gula, minuman stimulan, seperti teh, kopi, minuman ringan, minuman mengandung alkohol. Kulit kering serta kasar Seperti sudah disinggung pada mulanya, kemungkinan pemicunya adalah kekurangan cairan/dehidrasi, kekurangan vitamin A serta kekurangan lemak esensial. Anjuran : Makanlah makanan yang kaya bakal betakarotene/vitamin A, antioksidan (vitamin A, C, E, zinc, selenium), lemak esensial.

Featured Image
Obat herbal untuk penyakit kolesterol

12-06-2015 01:01

Waspada Dengan Kolesterol Tinggi yang Mengintai! Kadar kolesterol darah Mendengarkan kata kolesterol, mungkin yang terbayang di benak Anda adalah sesuatu yang negatif. Bagaimana tidak, kebanyakan orang tentunya sudah tidak asing dengan istilah kolesterol tinggi bukan? Terlebih penyakit satu ini memang menjadi penyakit lumrah yang diderita oleh kaum urban dan masyarakat modern. Koleseterol sendiri sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dinding sel serta memproduksi hormon. Catatan penting, kolesterol yang dibutuhkan tentunya dalam batas normal. Jika sudah melewati ambang batas, tentunya membutuhkan obat herbal  untuk penyakit kolesterol. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa yang memiliki tekstur lembek dan terletak diantara lemak dan sel tubuh. Itulah mengapa kita sering mendengar istilah kandungan kolesterol di dalam aliran darah. Setidaknya, ada 2 jenis kolesterol dalam tubuh, yaitu LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat dan HDL (high density lipoprotein) atau kolesterol baik. Baca juga : Minyak Argan yang Ajaib untuk Kecantikan dari Karunia Alam   Selain berperan aktif dalam produksi hormon, kolesterol pun adalah komponen pentin dalam pembentukan asam empedu. Tak hanya itu, kolesterol pun menjadi salah satu komponen dalam vitamin D dan produksi hormon steroid. Sayangnya, kadar kolesterol di dalam darah tetaplah tidak boleh terlalu kebanyakan. Hal tersebut akan memicu berbagai penyakit berbahaya, seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, batu empedu, stroke dan lain sebagainya. Kadar trigliserida dan kolesterol Selain kolesterol adapula trigliserida, yakni sejenis lemak di dalam aliran darah. Kadar trigliserida yang tinggi di dalam tubuh biasanya diikuti pula oleh kadar kolesterol yang tinggi. Kondisi ini berarti kadar LDL jauh lebih tinggi daripada kadar HDL di dalam aliran darah. Kolesterol seyogyanya berasal dari dalam maupun luar tubuh manusia, yaitu dari makanan yang Anda konsumsi. Biasanya makanan semacam ini berasal dari hewan, seperti telur dan daging. Baca juga : 3 Kesalahan Dalam Pengolahan Jus yang Harus Dihindari Penumpukan kolesterol pada aliran darah ternyata mampu menyempitkan pembuluh darah di dalam tubuh. Alhasil darah pun kesulitan mengalir lewat pembuluh darah yang ada di seluruh bagian tubuh Anda. Mungkin Anda tak menyadarinya dari sekrang, namun jumlah darah yang berkurang mengaliri seluruh jaringan tubuh akan berdampak tidak baik.

...