Kebutuhan Gizi Wanita

Additional Image

Waktu Posting : 23-05-2014 17:29 | Dibaca : 2812x

Pembicaraan masalah gizi selama ini memang kian hangat dibicarakan oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Ya permasalahan tentang gizi memang kian menjadi permasalahan yang serius. Terlebih beberapa waktu yang lalu sering diisukan tentang obesitas, hingga gizi buruk yang mengakibatkan berbagai permasalahan yang rumit terkait dengan kesehatan. Ketika kita membicarakan tentang kebutuhan gizi yang seimbang ini maka lantas mengantarkan kita untuk membicarakan tentang kebutuhan gizi yang dimiliki oleh seorang wanita. Seperti yang anda ketahui bahwa wanita sangat menjaga asupan makanan yang dikonsumsinya guna mendapatkan tubuh yang ideal. Namun hal ini seringkali terjadi jika tanpa pengetahuan tentang gizi yang seimbang, para wanita tersebut justru akan terjebak dalam pola makan yang salah. Berlatar belakang hal tersebutlah maka pada ulasan berikut ini saya sengaja menginformasikan kepada anda sekalian terkait dengan kebutuhan gizi seimbang bagi wanita, khususnya wanita remaja dan dewasa. 

Tubuh kita memiliki kebutuhan gizi yang harus tercukupi setiap harinya. Yang di antaranya adalah:

1. Energi. Dalam menjalankan kegiatan atau rutinitas harian maka seseorang memerlukan energi. Sehingga dalam hal ini mengonsumsi makanan-makanan penghasil energi sangat penting bagi setiap orang.

2. Kebutuhan akan protein. Dalam masa pertumbuhan bagi remaja wanita maupun laki-laki maka protein sangat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan tersebut, karenanya diperlukan asupan protein yang cukup setiap harinya.
 
Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Stroke Ringan 

3. Vitamin dan mineral merupakan senyawa yang sangat penting untuk diperhatikan oleh para wanita selanjutnya. Kandungan vitamin ini dapat diperoleh dari buah dan sayuran.

4. Lemak. Lemak merupakan gizi yang diperlukan oleh tubuh kita. Namun demikian jumlahnya tidak boleh melebihi batas yang dianjurkan. Depkes RI menganjurkan konsumsi lemak ini tidak melebihi 25% dari kebutuhan energy harian seseorang. Jika berlebihan maka dapat terjadi obesitas.

5. Zat besi merupakan gizi yang diperlukan oleh tubuh selanjutnya. Kekurangan gizi ini dapat mengakibatkan gangguan bagi tubuh kita, seperti salah satunya yang sering terjadi adalah kurang darah.

Dalam mencapai angka kebutuhan gizi yang seimbang maka diperlukan beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh para wanita remaja dan dewasa. Di antaranya cara tersebut telah saya sajikan pada ulasan di bawah ini.
 
Baca juga : Obat Herbal Tidur  

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan yang beragam. Penting untuk anda ketahui bahwa setiap jenis makanan yang anda konsumsi memiliki kandungan gizi yang berbeda. Sehingga untuk mencukupi setiap unsur gizi yang diperlukan oleh tubuh maka anda penting untuk memakan makanan yang beragam. Salah satunya adalah dengan menerapkan pola makan empat sehat lima sempurna.

Jika anda menginginkan untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Maa hal paling nyata yang dapat anda lakukan adalah mengurangi mengonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak yang tinggi. Hal ini sangat penting bagi anda untuk menghindari resiko obesitas. Hal tersebut tentunya dapat anda siasati dengan sering kali mengonsumsi buah dan sayuran.

Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Anda perlu mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup karena air putih memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh anda. Setiap orang memang memiliki kebutuhan akan air putih yang berbeda, namun rata-rata membutuhkan sekitar 8 gelas per harinya. Selain itu, di samping anda mengontrol jumlah asupan makanan yang anda konsumsi dalam jumlah yang cukup. Maka untuk melengkapi semua itu, anda perlu melakukan olahraga secara teratur dan hidup dengan lebih sehat.

Dan itulah beberapa ulasan yang dapat saya sampaikan tentang kebutuhan gizi wanita di atas. Semoga beberapa ulasan yang saya sampaikan bermanfaat untuk anda.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Merawat Kulit Terbakar Secara Alami

11-06-2014 19:07

Bersamaan dengan pemanasan global yang berlangsung akhir-akhir ini, serta bikin matahari bercahaya dengan amat terik. Keadaan ini dapat bikin kulit Anda terbakar. Tetapi, apakah Anda mesti ada didalam rumah selalu untuk hindari paparan cahaya matahari yang bisa membakar kulit Anda? Pastinya tidak kan? Pasalnya Anda mesti terus bekerja serta mengerjakan sebagian kesibukan diluar rumah. Tetapi, bagaimana bila kulit Anda terbakar disebabkan terkena secara langsung cahaya matahari? Nah, sejumlah panduan di bawah ini dapat Anda kerjakan untuk menjaga kulit terbakar lantaran cahaya matahari. Air Dingin Kulit yang terbakar disebabkan terkena cahaya matahari pada intinya ialah satu reaksi inflamasi (reaksi radang) yang berlangsung pada kulit serta satu diantara langkah paling gampang untuk mengobatinya ialah dengan mendinginkan sisi yang mengalami peradangan. Anda dapat mengompresnya dengan air dingin, atau Anda dapat segera melompat ke dalam kolam renang untuk mendinginkannya. Tetapi, Anda butuh waspada bila kolam renang itu memiliki kandungan zat klorinasi, lantaran klorinasi bakal bikin kulit yang terbakar makin iritasi.   Baca juga : Ini Dia Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan Baking Soda serta Oatmeal Baking Soda serta oatmeal ialah satu diantara bahan yang bisa bikin kulit Anda yang terbakar makin membaik. Langkahnya ialah dengan menuangkan satu sendok makan baking soda kedalam bak mandi atau bathtube yang penuh air, lalu rendamlah badan Anda kira-kira 10 menit untuk menolong meminimalkan rusaknya kulit disebabkan cahaya matahari. Kecuali itu, Anda dapat juga memberikan oatmeal waktu mandi yang berperan untuk menjaga kelembapan kulit serta kurangi iritasi. Tetapi, janganlah gosok kulit dengan handuk waktu usai mandi. Usaplah dengan cara perlahan-lahan, untuk hindari gesekan yang terlampau keras pada kulit yang iritasi. Lidah Buaya Kecuali untuk menyuburkan rambut, lidah buaya nyatanya telah benar-benar populer berguna untuk menyembuhkan asam lambung. Langkahnya gampang, Anda bisa mengambil daging daun lidah buaya yang berwarna putih 3-4 kali sampai lendir yang menempel menyusut. Sesudah itu rebus daging lidah buaya sampai mendidih. Untuk menyingkirkan rasa pahit Anda bisa memberikan madu semacam pemanis. Chamomile Teh chamomile berperan untuk bikin tenang serta rileks orang yang meminumnya. Tak cuma itu saja, chamomile dapat juga menyembuhkan kulit yang iritasi disebabkan terbakar cahaya matahari. Langkahnya ialah dengan menyeduh teh chamomile, sesudah dingin rendam kain sampai menyerap air teh, lalu tempelkan kain itu di bagian kulit yang iritasi. Tetapi, bila Anda alergi pada serbuk sari kemungkinan Anda tak dapat memakai langkah tersebut, lantaran mungkin menyebabkan alergi Anda.   Baca juga : Vertigo, Kenalilah Penyebabnya Pakai Baju Longgar Memakai baju longgar bisa kurangi gesekan pada kulit serta baju yang dapat bikin iritasi makin jelek. Kulit adalah sisi terluas dari badan Anda, oleh karenanya berikanlah sebagian area untuk kulit agar bisa bernafas dari baju yan terlampau ketat. Bahan baju seperti katun bisa dipakai waktu Anda keluar dari rumah, lantaran kecuali bisa membuat perlindungan kulit dari paparan cahaya matahari dengan cara segera, baju bernbahan katun bisa menyerap keringat. Konsumsi Lebih Banyak Air Putih Mengkonsumsi air putih semakin banyak dari lazimnya bakal menolong melindungi kelembapan kulit. Bila kulit sudah berjuang melawan cahaya matahari yang menyebabkan kulit jadi terbakar, maka Anda juga butuh membuat perlindungan kulit dari dalam dengan konsumsi air putih yang cukup untuk melindungi kelembapan kulit itu. Pakai Pelembab Dengan berbagai penyembuhan yang sudah dibicarakan di muka, Anda masih butuh memakai pelembab. Hal semacam ini untuk mencegah kulit terkelupas. Anda dapat memoleskan pelembab (body lotion) dengan cara teratur serta jauhi pelembab yang memiliki kandungan pewarna atau aroma yang malah bisa bikin kulit makin iritasi.

Featured Image
Membakar Kalori Dengan TRX

13-06-2014 19:52

Sejuta alasan terkadang dilontarkan saat berhadapan dengan kenyataan bahwa kita harus memulai olah raga. Mau joging, malas berpanas-panasan. Mau treadmill, sudah terbayang kaki yang akan super pegal. Faktor bosan juga sering kali hinggap karena membayangkan olah raga konvensional yang dianggap kurang menantang. So, jika ingin memiliki tubuh bugar, stop cari alasan!  Mau coba yang berbeda? Ayo lakukan TRX (Total Resistance eXercise) atau yang banyak disebut sebagai suspension training. Pencinta olah raga ini semakin tumbuh sukur dalam dua tahun terakhir. Meski mayoritas dilakukan perempuan, tak jarang olah raga ini juga menarik minat kaum lelaki yang ingin rehat dari olah raga hardcore. Latihan ini bisa mengencangkan otot tubuh di bagian yang diinginkan dengan memfokuskan gerakan di bagian itu. Banyak orang yang mengaku tertarik dengan TRX karena unik, yakni memakai tali dan pas dicoba ternyata enak, tidak perlu ngos-ngosan seperti halnya lari, tapi bisa bakar kalori banyak sekali. Baca juga : Olahraga Malam, Sehatkah? TRX pada awalnya diciptakan oleh seorang anggota Angkatan Laut AS, Randy Hetrick. Ide latihan ini muncul ketika ia tinggal di dalam kapal selam dan tidak memiliki peralatan latihan serta terbatasnya ruangan untuk berlatih. Ia Kemudian sebagian dari perlengkapan parasut dan sabuk karatenya ia gunakan untuk membuat sebuah protottipe TRX yang dimodifikasi menjadi bentuk yang saat ini dikenal. Sejak itu, TRX didesain bagi pasukan Angkatan Laut AS untuk teknik mengolah tubuh yang efektif, namun dalam waktu singkat. Penggunaannya semakin meluas dalam tiga tahun terakhir karena sekarang, siapa pun bisa melakukannya. Metode pelatihan pada olah raga ini adalah menggunakan beban tubuh sendiri sebagai pusat gravitasi untuk melatih otot inti, misalnya bagian perut serta otot-otot tubuh lainnya. Cara penggunaannya adalah menggenggam ujung tali dengan berat badan sebagai beban. Tak seperti mesin kebugaran yang sarat dengan beban logam dan skala beban yang diatur, TRX hanya memanfaatkan tiang palang dan tali kokoh yang mampu menopang beban tubuh pemakainya. Baca juga : Bedah Plastik Estetik, Sehatkah?  Bukan hanya fisik, mental pun diuji agar tetap fokus karena keseimbangan dan daya tahan juga masuk agenda latihan ini. Meski terlihat simpel, penggunanya bisa melakukan full body workout karena seluruh bagian otot tubuh bisa dilibatkan di setiap gerakannya secara otomatis. Latihan ini juga bisa dibilang unik karena secara umum menggunakan tangan atau kaki pada titik jangkar tunggal, sementara badan tidak kontak dengan lantai. Keadaan ini memberikan ketidakseimbangan sehingga memungkinkan untuk melatih keseimbangan, kekuatan daya tahan, fleksibilitas, integritas gabungan, dan pencegahan cedera. Mengingat banyaknya kaum hawa yang tertarik dengan olah raga ini, apakah ada hubungan langsung antara latihan TRX dan perampingan tubuh?

Featured Image
Kanker Serviks, Gejala, Penyebab Dan Penanganannya

07-09-2014 23:46

Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks.   Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis.  Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.

...