Waktu Posting : 23-05-2014 08:20 | Dibaca : 2582x
12-09-2022 11:58
 Inkontinensia urine adalah  suatu kondisi yang sering dialami oleh para geriatri (lansia). Penuaan merupakan proses yang tidak dapat dihindari. Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang harus kita perhatikan sedini mungkin, sebelum mencapai umur lanjut yang cenderung lebih rentan terhadap penyakit, seperti terkena penyakit inkontinensia urine.  Inkontinensia Urine Inkontinensia urine merupakan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menampung banyak urine. Urine dapat keluar melalui saluran kemih tanpa dikendalikan secara sadar atau justru mengalami kesulitan saat mengeluarkan urine. Banyak lansia menganggap bahwa inkontinensia urine merupakan bagian dari proses penuaan alami, sehingga sebagian besar dari mereka tidak mengunjungi rumah sakit. Sesungguhnya, terdapat beberapa kondisi dimana inkontinensia urine bukan disebabkan oleh proses penuaan, yakni disebabkan oleh penyakit tertentu. Obesitas, diabetes, infeksi, maupun kelainan mental tertentu dapat menyebabkan terjadinya gangguan tersebut. Diperlukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebab dari terjadinya inkontinensia urine. Berikut ini adalah 4 jenis inkontinensia urine yang umum ditemukan yaitu : 1. Stress Incontinence – Mengompol ketika sudah penuh Kandung kemih berfungsi untuk menampung urine hingga penuh. Penderita stress incontinencre memiliki otot pengatur proses berkemih yang lemah. Sehingga ketika sudah terisi penuh dan memberikan tekanan pada otot tersebut, urine dapat keluar. Proses ini dapat terjadi saat batuk, bersin, tertawa, maupun mengangkat beban berat. Kelainan ini dapat disebabkan oleh penuaan, kehamila, dan operasi. 2. Urge Incontinence – Ingin berkemih secara berkala Sering memiliki keinginan untuk bekemih secara tiba-tba dan terjadi pada interval yang singkat (kurang dari 30 menit). Kandung kemih belum terisi penuh, namun penderita urge incontinence ingin segera ke toilet. Hal ini terjadi karena adanya kontraksi dinding pembuluh darah yang tidak teratur sehingga menekan urine yang ditampung. Kemudian penderita merasakan keinginan untuk berkemih secara tibat-tiba dan mengeluarkan volume urine yang sedikit. Kelainan ini dapat disebabkan oleh infeksi, ketidakstabilan otot dinding pembuluh darah, dan tumor. 3. Overflow Incontinence – Mengeluarkan urine sedikit dan tiba-tiba Penderita overflow incontinence justru memiliki hambatan dalam mengeluarkan urine. Urine pada kandung kemih akan menumpuk dan hanya dapat keluar saat tekenannya sangat tinggi. Urine yang dapat keluar pun hanya sedikit, namun terjadi secara tiba-tiba. Jenis ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Kelainan ini dapat disebabkan oleh batu kandung kemih, perbesaran prostat, tumor, atau kerusakan saraf. 4. Mixed incontinence – Lebih dari satu jenis inkontinensia urine Penderita mengalami lebih dari satu jenis inkontinensia urin, seperti adanya stress incontinence dan urge incontinence secara bersamaan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor, salah satunya penderita mengalami kandung kemih yang overaktif ditambah dengan adanya kelainan saat penutupan saluran kandung kemih. Penyebab Inkontinensia Urine  di antaranya adalah : ·         Usia (kelemahan otot dasar panggul) ·         Kehamilan dan persalinan ·         Kegemukan (obesitas) ·         Hormon, Menopause ·         Diabetes Melitus (DM), Stroke ·         Operasi pengangkatan rahim ·         Infeksi saluran kemih (ISK) ·         Penyakit paru-paru / Batuk kronik Tidak selalu mudah untuk mencegah inkontinensia urine, namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya inkontinensia. Inilah pola hidup sehat yang harus dijalankan:  Dapatkan Berat Badan yang Sehat   Obesitas bisa meningkatkan risiko inkontinensia urine. Kamu bisa menurunkan risikonya dengan menjaga berat badan yang sehat melalui olahraga teratur dan makan sehat. Gunakan kalkulator berat badan sehat untuk melihat apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan kamu.  Perhatikan Kebiasaan Minum       Tergantung pada masalah kandung kemih yang kamu alami, dokter biasanya memberikan saran tentang jumlah cairan yang harus diminum. Jika kamu mengalami inkontinensia urine, kurangi alkohol dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Minuman ini bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak urine dan mengiritasi kandung kemih.  Jika kamu harus sering buang air kecil di malam hari (nokturia), cobalah minum lebih sedikit pada jam-jam sebelum tidur. Namun, pastikan tetap cukup minum di siang hari.  Setiap orang disarankan minum 6 hingga 8 gelas cairan sehari (tidak lebih), kecuali jika dokter menyarankan lebih. Banyak orang dengan inkontinensia urine menghindari minum cairan, karena mereka merasa hal itu menyebabkan masalah. Namun, membatasi asupan cairan membuat inkontinensia urine menjadi lebih buruk, karena mengurangi kapasitas kandung kemih.  Rutin Latihan Dasar Panggul     Hamil dan melahirkan bisa melemahkan otot-otot yang mengontrol aliran urine dari kandung kemih. Jika kamu hamil, memperkuat otot dasar panggul bisa mencegah inkontinensia urine.   Berhenti Merokok     Jika kamu merokok, maka risiko inkontinensia urine lebih tinggi. Hal ini karena batuk membuat otot dasar panggul jadi tegang. Jadi, menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi cara mencegah inkontinensia urine.  Lakukan Olahraga yang Tepat   Olahraga sit-up berdampak tinggi memberikan tekanan pada otot dasar panggul dan bisa meningkatkan kebocoran urine. Untuk memperkuat dasar panggul dan meredakan gejala, gantilah olahraga berdampak tinggi, seperti jogging dan aerobik, dengan latihan kekuatan seperti pilates. Olahraga pilates juga mampu memperkuat otot inti, yang bermanfaat untuk mencegah inkontinensia urine.  Hindari Mengangkat Beban   Mengangkat beban membuat otot dasar panggul tegang, jadi hindari kapanpun kamu bisa. Saat memang harus mengangkat sesuatu, seperti menggendong anak atau membawa tas belanjaan, kencangkan otot dasar panggul sebelum dan selama mengangkat.  Konsumsi Makanan yang Tepat     Hindari makanan pedas dan asam, seperti kari dan buah jeruk, karena dapat mengiritasi kandung kemih dan memperburuk kebocoran dan gejala inkontinensia lainnya.   Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai pola hidup sehat yang bisa mencegah inkontinensia urine. Jika kamu mengalami inkontinensia urine yang tidak bisa ditangani sendiri, segera bicarakan pada dokter. Â
03-05-2016 10:40
Minyak adalah satu diantara bahan paling utama untuk memasak. Tetapi, jangan pernah salah pilih. Tiap-tiap tipe minyak mengandung nutrisi yang merubah kesehatan. Saat ini, waktu belanja pemakai bisa memperhatikan jejeran minyak yang tidak sama. Pilih minyak yang jitu bisa menolong keadaan kesehatan termasuk juga mengatur kandungan kolesterol, tingkatkan kesehatan jantung, turunkan berat badan, dan sebagainya. Tersebut berbagai tipe minyak yang kerap dipakai di Indonesia : Minyak Kelapa Minyak kelapa mempunyai aroma yang nikmat serta tahan lama pada suhu ruangan, hingga banyak juga dipakai untuk memanggang kue atau tipe makanan lain. Minyak kelapa mengandung 90 % lemak jenuh, yang berisiko tingkatkan kandungan Low Density Lipoprotein (LDL) atau lebih di kenal semacam kolesterol jahat. Mengakibatkan, resiko terserang penyakit jantung bakal bertambah juga.  Baca juga : 5 Langkah Mengatasi Kekurangan Darah dengan Cara Alami serta Cepat Anti-oksidan ini punya potensi semacam penyehat jantung lantaran turut bertindak dalam menghindar pembentukan plak di dinding pembuluh darah. Dengan hal tersebut anti-oksidan bertindak melindungi rongga pembuluh darah supaya tak menyempit. Walau sekian, kita butuh jeli waktu pilih minyak kelapa. Lantaran minyak kelapa yang saat ini di pasarkan melalui banyak proses yang bisa mengakibatkan kerusakan anti-oksidan serta beberapa zat berguna yang lain. Pemakaian minyak kelapa tak dianjurkan untuk dipakai dengan cara teratur, lantaran kandungannya tak dikira sebagus tipe minyak lain untuk melindungi kesehatan badan. Minyak Sawit Minyak sawit mengandung asam palmitat yang termasuk juga asam lemak jenuh, kandungan berikut yang punya potensi tingkatkan kandungan LDL serta semuanya tipe kolesterol. Walau sekian, dampaknya pada penyakit kardiovaskular masihlah diperdebatkan didunia medis. Di segi lain, minyak sawit pula di ketahui mengandung asam oleat serta linoleat yang termasuk asam lemak tak jenuh, dan vitamin A serta E semacam anti-oksidan. Vitamin E didalam kelapa sawit terbagi dalam tocotrienol, yang berperan menghindar kerja dari enzim pembentukan kolesterol. Minyak Kanola Minyak kanola rendah kandungan asam lemak jenuh cuma sekitaran 7 %. Minyak ini pula tinggi dalam kandungan asam lemak tak jenuh, senyawa vitamin E tokoferol serta beberapa zat lain, yang diakui semacam pelindung jantung. Riset pada pola makan dengan minyak kanola tunjukkan penurunan kandungan kolesterol, dibanding dengan mengkonsumsi minyak yang lebih tinggi asam lemak jenuh yang lain. Minyak Zaitun Minyak zaitun mempunyai lima sampai sepuluh kali semakin banyak lemak sehat yang kita perlukan, dibanding dengan minyak kelapa. Lemak sehat ini termasuk juga rantai ganda asam lemak tak jenuh serta rantai tunggal asam lemak tak jenuh.  Baca juga : Inilah Cara Mengatasi Sulit Konsentrasi Hal semacam ini peluang terkait dengan kekuatan minyak zaitun menghimpit kandungan LDL semacam kolesterol jelek, melakukan perbaikan hiperlipidemia (kandungan kolesterol, keseluruhan serta trigliserida tinggi), serta menghindar hipertensi, berdasar pada satu studi. Mengkonsumsi minyak zaitun dengan teratur pula bisa menghindar terjadinya stroke. Tidak cuma menghindar penyakit kardiovaskular, minyak zaitun pula diakui bisa menolong menangani keadaan lain seperti menghimpit resiko kanker payudara, radang pankreas akut, masalah hati, serta peradangan usus. Minyak ini pula peluang menunjang kesehatan mental dengan menghimpit depresi, sekaligus menghindar perubahan penyakit Alzheimer atau kepikunan. Untuk memperoleh banyak faedah dari minyak zaitun, disarankan untuk mengkonsumsi sekurang-kurangnya dua sendok makan atau kira-kira 23 gr sehari-hari. Berikan minyak zaitun waktu menumis sayur, kombinasi salad, atau memoles daging semacam pengganti mentega.
02-05-2016 21:18
Biasanya gejala kurang darah bukan jadi penyakit utama tiba-tiba demikian saja, terdapat beberapa penyakit lain yang melatarbelakangi munculnya gejala kurang darah, dapat dari imbas penyakit ganas misalnya kanker maupun pula karena buruknya konsumsi nutrisi pasien untuk mencukupi bahan baku pembuatan sel darah baru sesudah sel darah lama alami saat kadaluarsanya. Umumnya pasien waktu menderita kekurangan darah bakal mengalami keluhan lemah setiap saat karena kurangnya konsumsi oksigen dan sari nutrisi yang di terima semua jaringan dalam tatanan anggota badannya. Berikut ini 5 langkah mengatasi kekurangan darah dengan cara alami serta cepat: 1. Memperbanyak mengkonsumsi sayuran Pasien dengan gejala positif menderita kekurangan darah sangat disarankan untuk lebih cermat lagi dalam memelihara pola hidupnya terlebih yang terkait dengan semua makanan yang diasup kedalam badannya, semua makanan instan sebaiknya dikurangi dulu untuk melindungi anggota badan beserta sel terkecilnya selalu dalam keadaan terbangun untuk saat pemulihan yang lebih cepat. Satu diantara makanan paling baik serta aman untuk kaum pasien kurang darah yaitu semua tipe sayuran yang biasanya adalah kelompok bahan makanan alami nan aman, kaya serat serta anti-oksidan, yang paling utama yaitu kandungan zat besi di dalamnya yang amat baik untuk kecukupan bahan baku pembuatan sel darah merah baru untuk menangani keluhan kekurangan darah. Baca juga : Inilah 5 Makanan yang Mengandung DHA Yang paling disarankan untuk pasien kurang darah tentunya kelompok sayur bayam ataupun daun katuk, tetapi cobalah pula jenis-jenis sayur yang lain sejenis bunga kol, daun selederi ataupun sayuran kubis bila Anda tertarik mencari alternatif lainnya. 2. Mengkonsumsi hati jeroan Konsumsi jeroan mungkin terlarang untuk kaum pasien dengan kandungan asam urat yang terlalu berlebih, tetapi untuk anda intinya wanita yang tiap-tiap bulannya alami proses menstruasi serta sekaligus memiliki keluhan kekurangan darah jadi anda bisa sekali coba tipe bahan makanan yang satu ini, coba untuk memproses kudapan dengan bahan basic hati ayam ataupun hati bebek pasti hal semacam ini bakal menolong mencukupi keperluan zat besi harian dari badan anda. Butuh di ketahui bawa fungsi zat besi yang dibantu dengan sari nutrisi lain yang mencukupi keperluan badan bakal amat bermanfaat untuk proses pembuatan sel darah baru pada sumsum tulang belakang hingga dengan begini kurangnya darah anda bisa selekasnya diupayakan untuk ditanggulangi. 3. Memperbanyak makan buah Tentu semuanya telah tidak asing lagi dengan semua kombinasi kandungan vitamin dalam beragam jenis buah-buahan, tipe bahan kudapan yang umumnya berasa manis fresh ini sangat berperan besar dalam mencukupi keperluan nutrisi vitamin harian pada badan kita. Kaum pasien kurang darah sebaiknya gencar konsumsi bahan makanan alami nan aman, dengan konsumsi buah-buahan kaya vitamin ini jadi badan kita bakal dibantu dalam menyerap konsumsi zat besi dengan cara prima, kombinasi zat besi dan vitamin bakal mempermudah badan kita untuk mengolahnya jadi komponen utuh pembentuk sel darah baru sesuai sama yang badan kita perlukan. 4. Cobalah ramuan daun bawang Jalan lain yang bisa dipakai kaum pasien kurang darah yaitu dengan coba konsumsi daun bawang yang populer bakal kandungan zat besinya yang amat tinggi, tipe dedaunan yang satu ini pula mempunyai kandungan protein ferropotin yang kelak bakal bertugas menyalurkan keperluan zat besi ke semua ruang badan kita dengan cara rata sesuai sama yang diperlukan oleh badan. Anda awal mula dapat merebus potongan daun bawang ini pada beberapa air untuk lalu dapat anda campur dengan kuning telur sebelumnya pada akhirnya dapat anda mengkonsumsi. Janganlah lupa juga untuk mengonsumsinya dengan cara teratur untuk tercapainya semua manfaat dengan cara optimal. Baca juga : 5 Cara Bijak Memilih Minyak Buat Memasak Anda dapat berusaha untuk konsumsi resep penambah darah alami yang satu ini kurang lebih 2 x sehari-harinya untuk mengoptimalkan kemampuan kerja faedahnya didalam badan anda. 5. Berpindah pada makanan ringan kacang-kacangan Tanpa ada kita sadari nyatanya tipe kudapan berbahan alami semacam kacang-kacangan sangatlah menolong dalam mencukupi keperluan harian badan kita bakal zat besi, anda dapat berusaha untuk berpindah pada makanan ringan kacang almond maupun kacang merah, di segi berikan dampak kenyang jadi kandungan zat besi yang tinggi di dalamnya juga sangat efisien untuk menolong kemampuan kerja badan dalam menghasilkan beberapa sel darah baru untuk menukar sel darah yang terlebih dulu. Demikianlah berbagai anjuran yang dapat Anda terapkan untuk menanggulangi persoalan kekurangan darah di samping dengan mengonsumsi obat penambah darah yang barangkali sudah diresepkan oleh dokter Anda, Anda pun bisa mengkonsumsi minuman herbal penambah darah seperti DragonNoni, Ultra Noni dan Ultra Mangosteen.