Waktu Posting : 02-05-2016 21:18 | Dibaca : 2489x
19-10-2021 15:06
Semua orang ingin merasakan pendidikan tinggi alias kuliah di universitas. Namun pada kenyataannya tidak semua orang bisa kuliah dengan alasan yang berbeda-beda, salah satunya karena mereka sudah bekerja dan tidak memiliki waktu luang untuk belajar dari pagi hingga malam. Namun, hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah, karena pekerja kantoran bisa mengikuti kursus di kelas karyawan. Perbedaan antara kuliah biasa dan kelas karyawan hanya pada waktunya. Jika kuliah biasanya penuh dari pagi hingga sore, tetapi kelas staf sebaliknya, proses kegiatan belajar mengajar hanya dimulai pada sore hari dan berakhir pada malam hari. Hal ini tentunya bermanfaat bagi mereka yang bekerja namun tetap ingin mengenyam pendidikan universitas. Faktanya, banyak universitas sekarang menawarkan kursus publik dan swasta untuk pekerja. Oleh karena itu, kuliah khusus bagi karyawan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang sudah bekerja namun ingin terus belajar. Salah satu solusi yang bisa didapatkan adalah dengan mengikuti kelas karyawan yang diadakan oleh beberapa universitas. Kebanyakan sekarang perguruan tinggi atau universitas memang menyediakan kelas karyawan yang dikhususkan bagi mereka para pekerja yang ingin tetap melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Ada banyak perguruan tinggi yang menyediakan kuliah kelas karyawan di Bandung dan beberapa kota besar lainnya. Salah satunya adalah Masoem University. Nah apa saja keuntungan mengikuti kelas karyawan bagi para pekerja? berikut kami jelaskan secara lengkap. 1. Bisa bekerja Sekaligus Kuliah Bagi Anda para pekerja yang bekerja di Bandung dan Sumedang tidak perlu khawatir lagi jika ingin kuliah. karena saat ini tersedia kelas karyawan di Sumedang dan Bandung khusus bagi Anda yang ingin mengikuti program kelas karyawan di Masoem University. Dengan begitu selain Anda berkarya, tapi Anda juga bisa sekaligus kuliah untuk mengasah ilmu dan kemampuan Anda. 2. Lebih Eksklusif dengan Kurikulum Khusus Dengan mengikuti kelas karyawan, pastinya tugas dan pembelajaran akan berbeda dengan kelas reguler. Di kelas karyawan, kegiatan belajar mengajar akan lebih efektif dan profesional. Di samping para mahasiswa kebanyakan mengikuti kuliah setelah selesai bekerja. Maka pada saat perkuliahan, kuliah kaan dipadukan dengan kurikulum yangt bisa diterapkan untuk mahasiswa pekerja yang ada di bandung dan Sumedang. 3. Memperbanyak Relasi dan Peluang Kerja Selain bertujuan untuk menambah ilmu untuk kepentingan pekerjaan Anda, jika Anda mengikuti kelas karyawan di Masoem University maka secara tidak langsung kaan menambah relasi dan peluang kerja yang lebih besar. Karena teman kuliah saat berada di kelas karyawan bisa saja berasal dari instansi atau perusahaan yang sudah besar. Dengan begitu Anda akan lebih memiliki kesempatan besar untuk mempeluar circle pertemanan. 4. Melatih Manajemen waktu Kuliah dan bekerja adalah salah satu hal yang sebenarnya sangat mudah untuk dijalankan secara bersamaan. Banyak orang yang mengatakan bahwa kuliah sambil bekerja akan menyita waktu. Sehingga ilmu dan perkuliahan yang diberikan tidak cepat menempel di otak kita. Semua itu bisa diatasi dengan mengatur manajemen waktu yang baik antara bekerja, kuliah, dan mengerjakan tugas kuliah maupun kantor. Jika waktu bisa dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin Anda akan semakin lihai dalam mengatur waktu di berbagai bidang. Nah, itulah sebagian besar manfaat yang bisa didapatkan jika Anda mengikuti kelas karyawan. Kuliah sambil bekerja itu adalah pilihan, akan tetapi pilihan itu harus Anda tentukan sebelum semuanya terlambat. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di artikel berikutnya.
14-06-2014 18:10
Batu kandung empedu (kalkuli bilier) adalah zat kecil seperti kerikil yang terbentuk di dalam kandung empedu. Kandung empedu ialah kantung berupa seperti buah pir yang terdapat di bawah hati. Empedu terdapat didalam hati serta disimpan didalam kandung empedu hingga badan Anda membutuhkannya. Kehadiran makanan berlemak bisa menyebabkan kandung empedu untuk mendorong empedu masuk ke usus halus. Empedu bisa menolong pencernaan serta memecah makanan berlemak. Empedu memiliki kandungan air, kolesterol, lemak, garam empedu, protein serta bilirubin. Apabila empedu memiliki kandungan terlampau banyak kolesterol, garam empedu, atau bilirubin maka resiko terjadinya pengerasan batu empedu makin tinggi. Baca juga : Cara Pahami Angka dan Istilah Pada Label Makanan Batu empedu bisa menghambat aliran normal dari empedu, apabila mereka mesti dikeluarkan dari kandung empedu serta masuk ke dalam saluran serta membawa masuk empedu dari hati ke usus dua belas jari. Duktus itu terbagi dalam : • Duktus hepatitis, berlangsung saat empedu dikeluarkan dari hati. • Duktus sistikus, berlangsung saat empedu dikeluarkan serta dimasukkan ke kandung empedu. • Duktus koledokus, berlangsung saat empedu dikeluarkan dari duktus sistikus serta duktus hepatitis masuk ke dalam usus dua belas jari. Tidak ada pemicu tunggal dari terjadinya batu kandung empedu. Biasanya batu kandung empedu bisa memiliki ukuran kecil seperti pasir atau besar seperti bola golf. Didalam kandung empedu bisa terbentuk satu buah batu yang besar atau beberapa ratus batu kecil, atau gabungan dari keduanya. Ada tiga jenis dari batu kandung empedu yakni batu kolesterol, batu pigmen, serta batu kombinasi. Baca juga : Sehat dengan Diet Sehari Untuk tahu ada batu kandung empedu dalam badan Anda, Anda bisa lakukan kontrol USG, CT Scan serta Kolesistografi. Batu pada kandung empedu bisa menyebabkan terjadinya persoalan yang lain yang serius, oleh karena itu aksi pengeluaran atau pengangkatan batu kandung empedu (kolesistektomi) mesti selekasnya dikerjakan. Pengeluaran serta pengangkatan batu kandung empedu bisa dikerjakan lewat pembedahan perut maupun lewat satu prosedur medis yang dimaksud Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP). Untuk lakukan pencegahan terjadinya batu kandung empedu pada diri Anda, sebaiknya sejak saat ini Anda mengawali untuk kurangi serta hindari makanan yang mempunyai kandungan kolesterol yang tinggi, lantaran pemicu utama terjadinya batu kandung empedu ialah kolesterol.
31-05-2014 10:23
Kelebihan berat badan tak cuma mengganggu penampilan tapi juga membuat badan tak terjamin kesehatannya. Aneka penyakit akan dengan mudah datang dan bersarang. Tapi bukan berarti semua itu tak dapat diatasi. Dengan bantuan olahraga, diet, dan motivasi serta disiplin yang kuat, niscaya berat badan yang berlebih bisa diatasi. Secara mudah, kegemukan dapat diartikan sebagai adanya kelebihan lemak di bagian tubuh tertentu sehingga antara lain menyebabkan berat badan melebihi normal. Kelebihan lemak bisa dijumpai di lipatan perut, paha, pantat, lengan bagian atas, leher, dan sebagainya. Selain itu, jantung dan pembuluh darah juga sering diselimuti lemak. Dan kegemukan bukan saja menurunkan nilai penampilan serta daya tarik, tapi juga mendekatkan kita pada beragam penyakit yang menurunkan nilai kesehatan. Ini berbeda dengan penampilan tubuh atlet body building (binaraga). Walau mereka kelebihan berat badan, tapi tidak dapat dikatakan gemuk sebab yang berkembang adalah otot, bukan lemak tubuh. Baca juga : Membincang Perawatan Kesehatan Wanita Untuk menilai berat badan tersebut antara lain dapat diketahui dengan menghitung indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI). Yaitu perbandingan berat badan (kg) dengan kuadrat tinggi badan (meter). Anda dengan berat 64 kg dan tinggi 1,5 m misalnya, nilai BMI-nya adalah 28,4. Nah, berdasar perhitungan tadi, Anda bisa dikategorikan bertubuh gemuk sebab BMI tubuh yang ideal adalah berkisar antara 20-25. Bila nilainya di atas 27, sudah dikategorikan gemuk. Angka BMI ini hampir sama pada pria maupun wanita. Begitulah, kegemukan mau tidak mau pasti akan menambah berat badan dan menimbulkan gangguan kesehatan. Antara lain gangguan pada sistem pembuluh darah dan jantung. Sebab sebagian kandungan lemak itu terdapat di sepanjang pembuluh darah. Akibatnya, kerja jantung untuk memompa darah semakin berat. Di sisi lain, sebagian lainnya juga akan melapisi bagian luar jantung. Ini pun akan mempersulit kerja jantung. Adanya lemak di sepanjang pembuluh darah dapat pula menurunkan elastisitas pembuluh darah balik yang pada gilirannya akan mempermudah timbulnya varises, khususnya di betis. Kaki jadi mudah mengalami kelelahan karena beban kaki sebagai penyangga tubuh tambah berat akibat berat badan bertambah. Akibat lain, tulang dan sendi bisa mengalami gangguan. Ya, ibarat mobil sajalah. Bila terlalu sering kelebihan muatan akan mempercepat kerusakan. Orang yang menderita kegemukan juga cenderung rentan terhadap gangguan penyakit. Misalnya saja penyakit gula (diabetes). Orang yang mengalami kegemukan biasanya suka makan sehingga hormon insulin tidak mampu lagi mengolah gula. Akibatnya gula menumpuk. Ginjalnya pun akan cepat rusak. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza Dari beragam risiko tersebut, jelas sulit untuk mengatakan, orang gemuk dapat sehat dalam jangka waktu panjang. Mungkin untuk sementara waktu mereka dapat sehat. Tapi 4-5 tahun kemudian berbagai gangguan kesehatan tadi akan muncul, meskipun yang bersangkutan berusaha agar tetap sehat. Karena kegemukan tidak sehat, maka sedini mungkin ia harus dihindari. Yaitu pada usia 18-20 tahun. Berat badan harus senantiasa terkontrol agar mencapai sekitar berat badan ideal. Setelah usia 20 tahun sudah mendapat berat badan ideal. Ini yang harus dipertahankan. Naik, boleh-boleh saja, tapi tak lebih dari 10 persen. Berat badan ideal (BBI) dapat dihitung dengan rumus: tinggi badan dikurangi 100. Kalau tingginya 160 cm, berat idealnya sekitar 60 kg. Kalaupun mau naik, ya, cukup 2-3 kg saja. Untuk mempertahankan berat ideal, olahraga adalah jawaban utamanya. Bagaimana upaya agar tetap sehat kendati menderita kegemukan? Ada dua hal yang harus diperhatikan. Antara lain melakukan aktivitas tubuh secara teratur. Sedapat mungkin harus selalu melakukan olahraga. Misalnya jalan kaki, naik tangga, lari, renang, senam, atau melakukan gerakan tubuh secara teratur dan seimbang.