Waktu Posting : 04-10-2014 12:56 | Dibaca : 2697x
28-06-2014 23:07
Kira-kira 10% dari orang yang mempunyai hipertensi (tekanan darah tinggi) dikarenakan oleh penyakit lain. Bila tekanan darah tinggi dikarenakan oleh penyakit lain, maka hal semacam ini dikatakan hipertensi sekunder. Dalam masalah hipertensi sekunder, saat pemicunya diobati, umumnya desakan darah bakal kembali normal atau alami penurunan dengan cara penting. Berbagai penyakit lain yang bisa mengakibatkan hipertensi sekunder ialah : Penyakit ginjal kritis. Sleep apnea. Tumor atau penyakit kelenjar adrenal lain. Coarctation of aorta yakni penyempitan aorta yang dipunyai dari lahir, yang bisa mengakibatkan desakan darah tinggi di lengan. Kehamilan. Pemakaian pil KB. Kecanduan alkohol. Disfungsi tiroid. Sedang pemicu 90% masalah hipertensi yang lain belum di ketahui, serta hal semacam ini dikatakan hipertensi primer. Walau pemicu khusus desakan darah tinggi belum di ketahui, tetapi ada berbagai aspek spesifik yang di ketahui menyajikan peran pada desakan darah tinggi. Baca juga : Kiat Berpuasa untuk Penderita Hipertensi Berbagai Aspek Yang Tak Dapat Dirubah Umur : Bersamaan pertambahan umur, maka makin kemungkinan besar Anda meningkatkan desakan darah tinggi, terlebih sistolik disebabkan arteri jadi keras. Hal itu beberapa besar dikarenakan oleh aterosklerosis, atau “pengerasan arteri”. Ras : Semakin banyak orang Afrika-Amerika mempunyai desakan darah tinggi dibanding orang kulit putih. Orang Afrika-Amerika meningkatkan desakan darah tinggi pada umur lebih muda serta lebih cepat meningkatkan komplikasi desakan darah tinggi yang lebih kronis. Kisah keluarga (Turunan) : Desakan darah tinggi condong alami penurunan di keluarga. Tipe Kelamin : Biasanya, pria mempunyai kemungkinan semakin besar untuk meningkatkan desakan darah tinggi dibanding wanita. Kemungkinan ini beragam bergantung dari usia serta bermacam di antara grup etnis. Berbagai Aspek Yang Dapat Dirubah Obesitas : Defisini obesitas yakni bila berat tubuh Anda lebih berat 30% atau lebih diatas berat tubuh ideal Anda. Obesitas berkenaan erat dengan desakan darah tinggi. Orang yang gemuk mempunyai kemungkinan dua sampai enam kali semakin besar untuk meningkatkan desakan darah tinggi dibanding mereka yang berat tubuhnya di kisaran berat tubuh ideal. Kaum profesional medis amat merekomendasikan supaya seluruhnya orang dengan obesitas serta desakan darah tinggi untuk turunkan berat tubuh mereka sampai kisaran 15% dari berat tubuh ideal mereka. Dokter dapat menolong Anda mengkalkulasi kisaran berat tubuh ideal Anda. Sensitivitas natrium (garam) : Berbagai orang memiliki sensitivitas tinggi pada natrium (garam), serta desakan darah mereka naik bila mereka makan garam. Kurangi konsumsi natrium condong turunkan desakan darah mereka. [ Baca juga : Makanan untuk menambah Sel darah Merah ] Orang Amerika konsumsi natrium 10 sampai 15 kali semakin banyak dari yang diperlukan. Makanan cepat saji serta makanan olahan memiliki kandungan natrium dalam jumlah tinggi. Banyak pula obat OTC yang memiliki kandungan natrium dalam jumlah tinggi, umpamanya obat pereda rasa sakit. Bacalah label makanan untuk tahu berapakah banyak kandungan natrium di dalamnya. Jauhi makanan yang memiliki kandungan natrium tinggi. Maksud yang hendak dicapai ialah tak kian lebih 1500 mg natrium /hari. Minum alkohol : Minum kian lebih 1-2 gelas alkohol /hari condong menambah desakan darah pada mereka yang peka pada alkohol. Pil KB (pemakaian kontrasepsi oral) : Berbagai wanita yang memakai pil KB alami desakan darah tinggi. Kurang olahraga (kurang kesibukan fisik) : Pola hidup yang kurang kesibukan fisik menyajikan peran pada pengembangan obesitas serta desakan darah tinggi. Oba-obatan : Ada berbagai obat spesifik yang condong menambah desakan darah, seperti amfetamin (stimulan), pil diet, serta berbagai pil yang dipakai untuk menyembuhkan tanda-tanda flu serta alergi.
26-04-2014 22:27
Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi - Kita tahu, penyebab darah tinggi (hipertensi) hampir sebagian besar (95%) lantaran dari sononya (essential hypertension). Hanya sebagian kecil saja yang didapat (acquired hypertention). Hipertensi esensial tidak bisa diapa-apakan karena sudah bakat mewarisi hipertensi. Yang bisa dilakukan oleh mereka yang berbakat darah tinggi hanya menekan, menjinakkan, agar darah tingginya tidak merajalela. Sementara hipertensi yang didapat, dan biasanya baru muncul setelah usia lanjut, bisa disebabkan oleh gangguan ginjal, kelenjar gondok, kelenjar anak gondok, atau kehamilan. Untuk menjinakkan darah tinggi tentu ada caranya. Pertama-tama tentu jangan gemuk. Batasi konsumsi garam, gerak badan teratur, dan cukup mineral (kalium, kalsium), serta hidup tidak tegang. Kalau dengan cara-cara itu tensi darah masih juga tidak jinak dan setelah digabung dengan mengkonsumsi bahan berkhasiat alami (obat herbal) juga tidak menolong menekannya, obat baru dipilih. Baca juga : Mengenal, Mencegah, dan Mengobati Penyakit Kanker Ada sekitar sembilan jenis obat hipertensi. Masing-masing jenis punya alamat kasusnya sendiri. Prinsip pilihan obat kalau bisa dengan satu jenis, tak perlu berjenis-jenis. Jenis obat dimulai dari jenis penguras kencing (diureticum). Dengan membuang cairan darah lebih banyak diharapkan tensi darah mengendur. Dokter akan memilihkan jenis obat sesuai dengan latar belakang penyakit pasien dan kemungkinan apakah penyebab darah tingginya. Bila tak ada penyakit lain, misalnya, cukup diberikan diurecticum plus golongan betablockers (nama belakang generiknya berakhiran "olol"). Pasien perlu jenis ACE inhibitors (nama belakang generiknya berakhiran "pril") untuk yang sudah mengidap gangguan jantung. Pada mereka yang ada riwayat nyeri dada (angina pectoris) boleh memilih betablockers atau calcium channel blockers atau disebut juga calcium antaganisi (nama generik belakangnya berakhiran "dipine"). Bila punya penyakit asma, jangan memilih betablockers, sedang yang mengidap kencing manis (diabetes mellitus) dan gout (asam urat tinggi) tidak boleh diberikan diurecticum. Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi) Kita tahu semua obat hipertensi berefek samping impotensia pada pria. Namun bila mereka harus minum obat juga, pilihan cenderung pada ACE inhibitors atau alphablockers (nama generik belakangnya berakhiran "zocin")." Sementara ibu hamil hanya diberikan golongan methyldopa, dan mereka yang berusia di atas 65 tahun dipilihkan golongan betablockers dan diurecticum. Pasien hipertensi akan mengeluh tidak enak atau menjadi lebih tidak enak bila jenis obatnya salah alamat. Asmanya bertambah atau muncul bila diberikan obat golongan betablockers, atau bila mengidap kencing manis begitu juga. Yang asam uratnya tinggi sebaiknya memilih obat yang bikin banyak kencing. Kalau bukan golongan methyldopa, golongan lain membahayakan bagi ibu hamil yang darah tinggi.
27-08-2014 20:17
Stroke adalah penyakit yang datangnya tak dapat ditebak. Cuma saja, sesungguhnya aspek penyebab stroke telah berlangsung demikian lama. Tetapi orang terkadang tak ingin tahu serta terjerat dengan kehidupan yang tak sehat. Umpamanya, beberapa orang yang doyan dengan makanan tinggi lemak hingga tak mengerti jumlah kolesterolnya telah di ambang batas. Stroke dipicu juga oleh naiknya tekanan darah (hipertensi). Ketika kolesterol bikin penumpukan plak di pembuluh darah, hadirnya hipertensi bisa bikin pembuluh itu pecah. Mengakibatkan bakal berlangsung serangan stroke dengan cara mendadak.  Baca juga : Penyebab Bau Kaki dan Cara Mengatasinya  Ada berbagai kenyataan perihal stroke yang baiknya Anda kenali. Tersebut di bawah ini kenyataan perihal stroke yang baiknya diwaspadai berlangsung pada diri Anda : Stroke ialah penyakit yang tak dapat ditebak datangnya. Serangan stroke kerap berlangsung demikian saja tanpa ada disadari penderitanya. Ini berlangsung pada orang yang telah mempunyai akumulasi aspek resiko stroke cukup tinggi. Hingga, ketika “momenâ€-nya tiba, serangan stoke bakal nampak. Oleh karenanya, kerjakan penelusuran kandungan kolesterol serta tekanan darah dengan teratur selaku aspek terpenting terjadinya penyakit ini. Stroke dapat menyebabkan seorang segera tidak sadarkan diri, serta ada juga yang mendadak sebagian badan tak dapat bergerak. Stroke mempunyai tanda-tanda. Sebelum saat datangnya stroke, kerap juga nampak tanda-tanda yang berlangsung pada pasien. Umpamanya separuh sisi badan susah digerakkan, lidah cadel waktu bicara, sampai sakit kepala yang mencekat. Apabila ada hal aneh ini pada diri Anda, secepatnya datangi rumah sakit. Rusaknya sisi badan lantaran stroke masih tetap dapat diperbaiki. Catatannya, perlakuan pada pasien tak terlambat. Seorang yang terserang serangan stroke serta diatasi dengan cara benar dalam kurun waktu kurang dari 3 jam dari serangan, masih tetap berpeluang untuk diselamatkan fungsi badannya. Keterlambatan perlakuan bisa menimbulkan resiko rusaknya permanen. Tak seluruh penggumpalan darah di otak mengakibatkan stroke. Tetapi penyumbatan aliran darah di otak menyumbang kira-kira 14-15 % dari masalah stroke yang ada. Mungkin kelumpuhan satu sisi badan nampak lantaran sumbatan di pembuluh darah kecuali otak. Stroke umumnya menyerang pada satu diantara bagian otak, baik kanan atau mungkin kiri. Bila satu diantaranya terkena stroke, maka sisi yang lumpuh arahnya berlawanan. Umpamanya stroke menyerang otak samping kiri, maka sisi badan kanan yang menderita dampak stroke. Begitupun demikian sebaliknya. Dipandang dari jenis kelaminnya, pria yang berumur diatas 60 thn lebih berisiko terserang stroke di banding wanita. Tetapi wanita yang kerap mengalami migrain lebih memungkinkan mempunyai resiko terserang stroke di banding pria yang pula sering migrain. Dipandang dari rasnya, orang Asia serta kulit putih lebih rendah mempunyai resiko terkena stroke di banding masyarakat asli Amerika serta Afrika. Baca juga : Trik Mengatasi Keriput Kecil yang Diakibatkan Depresi