Kanker Serviks, Gejala, Penyebab Dan Penanganannya

Additional Image

Waktu Posting : 07-09-2014 23:46 | Dibaca : 2354x

Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita.

Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita.
Penyebab Kanker Serviks

Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV.

Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks.
 
Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya


Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun.

Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim.

Gejala Kanker Serviks

Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa:

  • Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause.
  • Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil.
  • Nyeri di perut bagian bawah atau panggul.
  • Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah.
  • Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi.

Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain:

  • Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan.
  • Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki.
  • Masalah urinasi/buang air kecil.
  • Berat badan turun drastis.
 Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan

Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih.

Penanganan Kanker Serviks

Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut.

Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Hati-hati saat Sakit Kepala Belakang

26-05-2014 23:51

Masalah kesehatan menjadi sebuah masalah yang kian dihadapi oleh masyarakat saat ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli menyatakan bahwa penyakit yang diderita oleh masyarakat modern kini semakin kompleks karena banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak memperhatikan kesehatan. Sebut saja konsumsi makanan instan yang kian hari semakin meningkat. Selain itu masih terdapat pola hidup kurang sehat lainnya yang timbul sebagai dampak adanya kemajuan dalam bidang teknologi yang tidak terbendung saat ini. Jelas hal tersebut akhirnya menimbulkan masalah kesehatan yang kian menakutkan bagi para manusia modern.                   Menyimak tentang masalah kesehatan yang semakin kompleks ini pun akhirnya mengantarkan kita untuk lebih mengetahui tentangnya. Salah satunya yang akan kita bahas di sini tentang permasalahan kesehatan adalah tentang sakit kepala. Ya hampir setiap orang di antara kita pernah mengalaminya di dalam hidup ini. Biasanya ketika kita mengalami sakit kepala, mungkin banyak di antara kita yang memilih untuk tidur, tetapi sebagian lainnya ada yang membiarkannya dan sebagian yang lain, yang lebih perhatian terhadap kesehatannya memilih untuk berkonsultasi ke dokter. Penting untuk anda ketahui bahwa dari beberapa hal yang saya katakan di atas saat seseorang mengalami sakit kepala, maka yang paling baik untuk dilakukan adalah segera berkonsultasi ke dokter. Terlebih saat anda merasakan sakit kepala belakang. Hal ini dikarenakan ketika kita berkonsultasi ke dokter maka kita dapat mengetahui apakah yang mengakibatkan kita mengalami sakit kepala. Baca juga : Kenali Ciri-ciri Kanker Lambung                    Secara umum dapat kita simpulkan bahwa sakit kepala yang terjadi pada diri seseorang ini terjadi akibat kurangnya suplai oksigen yang masuk ke otak. Saat pasokan oksigen yang masuk ke otak ini terganggu, maka yang terjadi adalah otak akan melakukan kinerja yang lebih berat dari biasanya. Sehingga kerja otak yang berlebihan ini akhirnya membuat kepala terasa sakit.                   Yang perlu anda waspadai saat sedang sakit kepala adalah karena sakit kepala seperti sakit kepala belakang menjadi indikasi akan terserang penyakit berbahaya. Banyak di antara penyakit berbahaya layaknya jantung, paru-paru dan juga penyakit lainnya ditandai dengan sering merasakan sakit kepala terlebih dahulu sebagai gejala awal. Karenanya ketika anda mengalami sakit kepala terlebih sakit kepala belakang maka sebaiknya anda segera melakukan konsultasi ke dokter terkait. Hal ini semata-mata bertujuan untuk mengetahui informasi terkait penyebab sakit kepala yang anda alami. Dan jika kemudian sakit kepala tersebut timbul sebagai sebuah indikasi penyakit berbahaya, maka anda akan segera mendapatkan perawatan yang lebih dini sebelum penyakit tersebut bertambah parah. Baca juga :Luka Diabetes Sembuh Sangat Sulit                   Selain melakukan konsultasi ketika mengalami sakit kepala. Maka anda juga dapat melakukan upaya preventif atau pencegahan terhadap sakit kepala ini. Cara yang paling baik untuk dilakukan adalah dengan selalu berpikiran positif. Dengan selalu berpikir positif, tubuh akan bekerja dengan baik termasuk otak yang dapat bekerja secara seimbang. Pikiran positif tersebut dapat anda kembangkan dalam kehidupan anda ketika anda merasa nyaman, sehingga anda perlu mendapatkan suasana nyaman tersebut. Hal ini dapat anda peroleh salah satunya dengan melakukan refreshing ketika anda memiliki banyak beban pikiran. Jika hal ini anda terapkan dalam kehidupan anda maka resiko untuk terkena sakit kepala terlebih sakit kepala belakang pun dapat anda kurangi.                   Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya berikan kepada anda tentang sakit kepala belakang tersebut. Semoga beberapa ulasan yang telah saya sampaikan di atas, mampu memberikan banyak manfaat bagi anda sekalian. Sekian, dan sampai jumpa pada ulasan menarik pada perjumpaan yang selanjutnya. Selamat beraktivitas!

Featured Image
Inilah 5 Makanan Untuk Kesehatan Kulit

02-06-2014 06:41

Makanan memengaruhi beragam aspek berkenaan kesehatan, termasuk dengan kesehatan kulit. Dengan makanan yang pas, Anda dapat memperoleh kulit yang indah serta sudah pasti, sehat. Kulit, sama halnya dengan masalah kesehatan jantung, berat tubuh, mood, sampai kesehatan, benar-benar di pengaruhi oleh pola hidup. Olahraga dengan teratur, tidur cukup, serta pola makan yang baik ialah kuncinya. Namun sudah pasti, makanan untuk kesehatan jantung dapat tidak sama dengan makanan untuk kesehatan kulit. Di bawah ini ialah lima makanan paling baik untuk kulit Anda.   Baca juga : Apa saja Manfaat Juice Sirsak? #1 Makanan laut Banyak dari kita yang barangkali telah tahu bahwasanya ikan benar-benar berguna untuk kesehatan tubuh dengan cara seluruh. Ia memanglah merupakan komponen utama di banyak jenis diet. Walau demikian, ikan serta kerang mempunyai faedah spesial untuk kulit. Kandungan omega-3 bisa kurangi kekeringan pada kulit serta menghalangi penuaan. Sesaat, zinc menolong menghindar jerawat dan buang sel kulit mati. Hal yang Anda peroleh bila rajin konsumsi makanan laut ialah kulit yang halus. #2 Buah sitrus Vitamin C merupakan kandungan yang ‘wajib’ dipunyai nyaris tiap-tiap cream perawatan kulit. Vitamin itu menolong tubuh menghasilkan kolagen, protein yang membuat susunan kulit. Produksi kolagen biasanya bakal alami penurunan saat seorang mencapai umur 35, serta hal itu bakal bikin kulit jadi kendur serta lalu keriput. Tersebut penyebab kulit memerlukan vitamin C, serta sitrus kaya bakal vitamin itu. #3 Sayuran hijau serta merah Apa yang baik untuk tubuh Anda, baik juga untuk kulit. Serta terasa nyaris tidak ada yang menaklukkan sayuran dalam hal faedahnya untuk tubuh. Carilah sayuran dengan warna merah/oranye serta hijau, seperti wortel, kentang, serta bayam. Sayuran dengan warna merah kaya bakal beta-karotin. Tubuh kita mengkonversinya jadi vitamin A, yang juga berperan semacam anti-oksidan. Lebih jauh, kandungan inilah yang menolong kulit menghindar rusaknya sel serta penuaan awal. Sesaat, sayuran hijau memiliki kandungan sangat banyak vitamin A. Ia bakal menolong kulit untuk menghasilkan sel kulit baru serta buang sel kulit mati. Efeknya, kulit bakal tampak lebhi cerah.   Baca juga : Kenali 5 Makanan dengan Kadar Gula Tinggi di Sekitar Anda #4 Kacang-kacangan Kacang-kacangan, terlebih almond, banyak memiliki kandungan anti-oksidan. Vitamin E yang terdapat di dalamnya berperan melawan radikal bebas, juga membuat perlindungan kulit dari rusaknya disebabkan cahaya ultraviolet yang dipancarkan matahari. Kecuali itu, ia akan menjadikan kelembapan kulit lebih terjaga. #5 Gandum Kecuali anti-oksidan, gandum serta bijih-bijihan juga memiliki kandungan vitamin B serta biotin, yang fungsinya menolong beberapa sel dalam mengolah lemak. Bila tubuh Anda tak mempunyai cukup kandungan biotin, kulit bakal jadi kering serta pecah-pecah.

Featured Image
Waktu yang Pas untuk Mengganti Bra

09-08-2018 08:46

Bra merupakan salah satu fashion wanita yang wajib digunakan untuk menjaga bentuk serta menjaga kesehatan payudara agar tetap kencang dan mengurangi risiko kanker payudara. Kualitas bra yang bagus sangat mempengaruhi penampilan wanita. Postur tubuh akan tampak lebih indah jika menggunakan bra yang berkualitas. Namun, bra juga memiliki batas waktu tertentu untuk digunakan. Jika terlalu lama digunakan saat kondisi bra sudah berubah maka fungsi bra tersebut tidak akan maksimal. Lalu bagaimana cara mengetahui jika bra yang dimiliki masih dapat dipakai atau tidak? Simak ulasannya berikut ini.. Jika bentuk bra sudah berubah dari pada saat pertama dibeli dan bra sudah tidak selentur dulu (perubahan pada kawat, kain dan lainnya) maka kemungkinan besar fungsinya sudah tak maksimal dan harus segera diganti yang baru. Jika warna bra sudah berubah sebaiknya segera buang bra tersebut dan ganti dengan yang baru karena perubahan warna pada bra bisa menandakan bra tersebut sudah tidak higienis lagi. Ketika mengalami perubahan berat badan baik penurunan maupun kenaikan berat badan yang signifikan maka sebaiknya segera cari bra yang baru yang ukurannya pas sehingga nyaman digunakan. Saat merasa gatal dan iritasi setelah menggunakan bra tersebut maka sebaiknya mengganti bra dengan yang baru. Kulit payudara sangat lembut dan sensitif sehingga memerlukan bra yang nyaman dipakai. Tali bra juga mempengaruhi kualitas bra. Jika sudah tidak elastis sudah dipastikan tidak bisa menyangga dengan baik. gantilah dengan bra yang baru. Nah itulah beberapa cara mudah untuk memastikan kapan bra perlu diganti. Jangan menganggap sepele karena bra dapat menjaga kesehatan dan keindahan payudara. Perhatikan perawatan yang pas untuk payudara Anda.

...