Waktu Posting : 26-05-2014 23:51 | Dibaca : 2773x
Masalah kesehatan menjadi sebuah masalah yang kian dihadapi oleh masyarakat saat ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli menyatakan bahwa penyakit yang diderita oleh masyarakat modern kini semakin kompleks karena banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak memperhatikan kesehatan. Sebut saja konsumsi makanan instan yang kian hari semakin meningkat. Selain itu masih terdapat pola hidup kurang sehat lainnya yang timbul sebagai dampak adanya kemajuan dalam bidang teknologi yang tidak terbendung saat ini. Jelas hal tersebut akhirnya menimbulkan masalah kesehatan yang kian menakutkan bagi para manusia modern.
Menyimak tentang masalah kesehatan yang semakin kompleks ini pun akhirnya mengantarkan kita untuk lebih mengetahui tentangnya. Salah satunya yang akan kita bahas di sini tentang permasalahan kesehatan adalah tentang sakit kepala. Ya hampir setiap orang di antara kita pernah mengalaminya di dalam hidup ini. Biasanya ketika kita mengalami sakit kepala, mungkin banyak di antara kita yang memilih untuk tidur, tetapi sebagian lainnya ada yang membiarkannya dan sebagian yang lain, yang lebih perhatian terhadap kesehatannya memilih untuk berkonsultasi ke dokter. Penting untuk anda ketahui bahwa dari beberapa hal yang saya katakan di atas saat seseorang mengalami sakit kepala, maka yang paling baik untuk dilakukan adalah segera berkonsultasi ke dokter. Terlebih saat anda merasakan sakit kepala belakang. Hal ini dikarenakan ketika kita berkonsultasi ke dokter maka kita dapat mengetahui apakah yang mengakibatkan kita mengalami sakit kepala.
Baca juga : Kenali Ciri-ciri Kanker Lambung
Secara umum dapat kita simpulkan bahwa sakit kepala yang terjadi pada diri seseorang ini terjadi akibat kurangnya suplai oksigen yang masuk ke otak. Saat pasokan oksigen yang masuk ke otak ini terganggu, maka yang terjadi adalah otak akan melakukan kinerja yang lebih berat dari biasanya. Sehingga kerja otak yang berlebihan ini akhirnya membuat kepala terasa sakit.
Yang perlu anda waspadai saat sedang sakit kepala adalah karena sakit kepala seperti sakit kepala belakang menjadi indikasi akan terserang penyakit berbahaya. Banyak di antara penyakit berbahaya layaknya jantung, paru-paru dan juga penyakit lainnya ditandai dengan sering merasakan sakit kepala terlebih dahulu sebagai gejala awal. Karenanya ketika anda mengalami sakit kepala terlebih sakit kepala belakang maka sebaiknya anda segera melakukan konsultasi ke dokter terkait. Hal ini semata-mata bertujuan untuk mengetahui informasi terkait penyebab sakit kepala yang anda alami. Dan jika kemudian sakit kepala tersebut timbul sebagai sebuah indikasi penyakit berbahaya, maka anda akan segera mendapatkan perawatan yang lebih dini sebelum penyakit tersebut bertambah parah.
Baca juga :Luka Diabetes Sembuh Sangat Sulit
Selain melakukan konsultasi ketika mengalami sakit kepala. Maka anda juga dapat melakukan upaya preventif atau pencegahan terhadap sakit kepala ini. Cara yang paling baik untuk dilakukan adalah dengan selalu berpikiran positif. Dengan selalu berpikir positif, tubuh akan bekerja dengan baik termasuk otak yang dapat bekerja secara seimbang. Pikiran positif tersebut dapat anda kembangkan dalam kehidupan anda ketika anda merasa nyaman, sehingga anda perlu mendapatkan suasana nyaman tersebut. Hal ini dapat anda peroleh salah satunya dengan melakukan refreshing ketika anda memiliki banyak beban pikiran. Jika hal ini anda terapkan dalam kehidupan anda maka resiko untuk terkena sakit kepala terlebih sakit kepala belakang pun dapat anda kurangi.
Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya berikan kepada anda tentang sakit kepala belakang tersebut. Semoga beberapa ulasan yang telah saya sampaikan di atas, mampu memberikan banyak manfaat bagi anda sekalian. Sekian, dan sampai jumpa pada ulasan menarik pada perjumpaan yang selanjutnya. Selamat beraktivitas!
17-06-2014 03:02
IMS (Infeksi Menular Seksual) ialah infeksi yang satu bagian besar menular melalui jalinan seksual dengan pasangan yang telah tertular, jalinan sex ini terhitung jalinan sex melalui liang senggama, melalui mulut (oral) atau melalui dubur (anal). IMS juga dimaksud penyakit kelamin atau penyakit kotor, tetapi itu cuma menunjuk pada penyakit yang ada di kelamin. Arti Infeksi Menular Seksual lebih luas maknanya, lantaran menunjuk pada langkah penularannya. Tanda-tandanya tak senantiasa ada di alat kelamin. Tanda-tandanya juga ada di alat penglihatan, mulut, saluran pencernaan, hati, otak serta sisi tubuh yang lain. Misalnya HIV/AIDS serta Hepatitis B yang menular melalui jalinan sex, namun penyakitnya tak dapat dipandang dari alat kelaminnya. Berarti, alat kelaminnya tetap terlihat sehat walau orangnya membawa bibit penyakit-penyakit ini. Kenapa saya butuh tahu perihal IMS? Bila kita telah sempat terkait seksual, maka kita bisa terkena IMS, meskipun barangkali kita hanya sempat terkait seksual satu barangkali. Baca juga : Mari Mengenal Aneka Penyebab Sinusitis Apa bahayanya IMS? 1. IMS bikin kita sakit-sakitan 2. IMS bikin kita mandul 3. IMS dapat mengakibatkan kerusakan penglihatan, otak serta hati 4. IMS dapat ditularkan pada bayi 5. IMS dapat mengakibatkan kita gampang tertular HIV 6. IMS spesifik seperti HIV serta Hepatitis B, dapat mengakibatkan kematian. Apapun beberapa jenis IMS itu? 1. GO atau kencing nanah 2. Klamidia 3. Herpes kelamin 4. Sifilis atau raja singa 5. Jengger ayam 6. Hepatitis 7. HIV/AIDS Gejala 1. Keluarnya sekret atau nanah dari penis, vagina atau anus. 2. Nyeri atau panas saat kencing. 3. Tonjolan, Bintik atau luka pada penis, vagina, anus atau mulut. 4. Pembekakan dipangkal paha A Peredaran sesudah terkait kelamin A nyeri pada perut bawah (wanita) A nyeri pada buah pelir. Apabila timbul gejala tertulis diatas, kemungkinan ada IMS serta baiknya selekasnya periksakan ke dokter serta diobatidan tak disarankan untuk menyembuhkan sendiri. Apabila IMS tak diobati dapat berlangsung beragam kemungkinan seperti kemandulan, gampang terinfeksi HIV, keguguran, menularkan IMS pada bayi yang dikandung, menularkan IMS pada pasangan. Apa seluruhnya IMS dapat diobati? Tak seluruhnya IMS dapat diobati. HIV/AIDS, Herpes, Jenger Ayam serta Hepatitis terhitung beberapa jenis IMS yang tak dapat sembuh. HIV/AIDS terhitung paling beresiko. HIV/AIDS tak dapat sembuh serta mengakibatkan kerusakan kekebalan tubuh manusia untuk melawan penyakit apa pun. Mengakibatkan, orang jadi sakit-sakitan serta banyak yang wafat karena itu. Sesaat Herpes, kerap kambuh serta benar-benar nyeri bila kambuh. Pada Herpes, yang diobati hanya gejala luarnya saja, namun bibit penyakitnya bakal terus hidup didalam tubuh selama-lamanya. Tulis! Hepatitis juga tak dapat sembuh. Walaupun demikian, ada tipe Hepatitis spesifik yang dapat dihindari dengan imunisasi. Baca juga : Mengenal Penyebab Iritasi Mata Apa yang perlu kita kerjakan bila terkena IMS? Bila terkena IMS atau berprasangka buruk terkena IMS : 1. Cepat ke dokter! IMS mesti diobati, namun janganlah menyembuhkan sendiri. Dokter saja butuh lakukan tes untuk meyakinkan IMS yang terkena pasiennya. Obat IMS juga berlainan bergantung tipe IMS-nya. Hanya dokter yang tahu obat paling jitu untuk IMS yang terkena. Pergilah ke dokter, klinik, puskesmas atau rumah sakit. ikuti anjuran dokter atau petugas kesehatan serta butuhkan seluruhnya obatnya walau sakit serta gejalanya telah hilang. Ajak atau sarankan seluruhnya pasangan sex yang Anda kenali untuk juga berobat. 2. Janganlah lakukan jalinan sex sepanjang dalam penyembuhan IMS. 3. Sebagian IMS walau diobati, tak dapat sembuh serta sifatnya kumat-kumatan. Herpes umpamanya, bakal kumat pada waktu-waktu spesifik. 4. Tes IMS tak senantiasa dikerjakan terkecuali bila butuh, umumnya dokter memeriksa menurut sinyal tanda atau beberapa gejala yang kita rasakan. Jawablah seluruhnya pertanyaan dokter dengan jujur agar ia bisa berikan obat yang jitu. Mencegah IMS Langkah mencegah IMS pada orang dewasa terlebih ialah dengan tak membiarkan darah atau cairan kelamin orang lain masuk ke dalam tubuh kita. Bagaimana barangkali? Pencegahan penularan melalui sex : 1. Tidak hadir dari sex, dengan kata lain tak terkait sex sekalipun hingga tiada cairan kelamin yang masuk ke dalam tubuh. ini sama juga dengan Pantang Sex atau Puasa Sex waktu jauh dari pasangan. 2. Berlaku sama-sama setia, atau terkait cuma dengan seorang yang bisa di pastikan cuma terkait sex dengan kita saja bila telah menikah atau kita tak dapat berpantang sex. 3. Tangkal infeksi dengan memakai kondom pada saat terkait sex. BIla kita tak bisa meyakinkan kesetiaan pasangan kita, atau tak tahu apakah ia sempat terima transfusi darah, tato, suntuka dengan jarum yang tak steril, pakai kondom. Juga apabila kita tak dapat setia pada pasangan kita. Pakai kondom untuk jalinan seksual baik melalui liang senggama, melalui mulut ataupun melalui dubur. Pencegahan Penularan Langkah yang lain : 1. Mencegah masuknya transfusi darah penambahan yang belum di check kebersihannya dari IMS ke dalam tubuh kita. 2. Waspada saat mengatasi semuanya yang tercemar oleh darah fresh. 3. Mencegah penggunaan alat-alat tembus kulit yang tak suci hama atau tak steril pada diri kita. Umpamanya Jarum suntik, alat tato, alat tindik serta sejenisnya yang sisa digunakan orang lain. Jarum suntik yang abru umumnya tetap dalam plastik serta di buka di hadapan kita. Penularan IMS. Kita dapat terkena IMS lewat jalinan sex yang tak aman. Yang ditujukan tak aman ialah : 1. Jalinan sex melalui liang senggama tiada kondom (zakar masuk ke vagina atau liang senggama) 2. Jalinan sex melalui dubur tiada kondom (zakar masuk ke dubur) 3. Sex oral (zakar dimasukkan ke mulut dimana zakar ditutupi dengan kondom)
17-12-2019 16:08
Pastinya pernah mendengar istilah kuretase terutama bagi anda kaum hawa,kata kuret ini berkaitan dengan keguguran. Di mana setelah seorang wanita mengalami kehamilan kemudian keguguran maka ibu ini akan dikerut untuk membersihkan rahim. Agar dapat mengetahui lebih dalam mengenai kuret ini, simak yuk penjelasannya berikut ini. Di dalam bahasa medis kuret yang dikenal dengan nama D&C (dilation and curretage) atau di dalam bahasa Indonesia disebut dengan dilasi dan kuretase. Tindakan kuretase merupakan suatu prosedur operasi dilasi yang dilakukan sesudah wanita mengalami keguguran ketika usia kandungan pada trimester pertama. Kuretase ini mengacu pada pembukaan atau pelebaran leher rahim karena leher rahim tidak dapat trebuka dengan sendirinya setelah mengalami keguguran. Lain halnya ketika proses melahirkan maka tubuh ibu secara otomatis akan merangsang pelebaran leher rahim dan juga dengan bantuan dari dorongan kepala bayi. Tetapi pada saat keguguran tidak mengalami pelebaran leher rahim sehingga perlu adanya tindakan dilasi untuk mebuka leher rahim. Sesudah dilasi tersebut barulah dilakukan tindakan kuretase yang bertujuan untuk membersihkan isi rahim dari jaringan abnormal. Dan ternyata tindakan kuretase tidak hanya dilakukan setelah mengalami keguguran tetapi juga diperlukan pada saat :  Aborsi atau sesudah melahirkan  Tindakan dilasi dan kuretase dibutuhkan untuk membuang jaringan di dalam rahim selama atau setelah terjadinya keguguran atau aborsi. Sedangkan sesudah melahirkan, dilasi serta kuretase perlu dilakukan untuk membuang sisa-sisa dari placenta. Dilakukannya pembersihan ini untuk mencegah infeksi atau pendarahan hebat.  Pengobatan untuk kelainan rahim  Dilasi serta kuretase dapat membantu untuk mendiagnosis dan juga untuk mengobati adanya pertumbuhan kelainan jaringan pada rahim seperti polip, fibroid, endometriosis, ketidakseimbangan hormonal atau[un kanker rahim. Contoh atau sampel dari jaringan rahim tersebut akan diperiksa untuk mengetahui ada atu tidaknya kelainan sel rahim. Tindakan kuretase pada prosedur yang paling awal dilakukan adalah dilasi baru kemudian kuretase. Untuk semua prosedur tersebut pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Langkah-langkah yang dilakukan saat proses kuret biasanya adalah sebagai berikut :  Dilatasi  Yaitu pelebaran yang dilakukan untuk bisa mencapai rahim. Dokter ahli obgyn akan membuka vagina anda dan kemudia melebarkan rahim dengan secara perlahan sehingga dapat mencapai rahim. Setelah leher rahim melebar kemudian diberikan obat agar leher rahim dapat lunak. Dokter juga akan memberikan obat mati rasa agar pasien tidak merasa kesakitan.  Kuretase  Sesudah proses dilasi selesau maka dokter akan mencapai rahim dan melakukan tindakan kuretase yang fungsinya untuk membersihkan rahim. Adakah resiko atau terjadi komplikasi setelah dilakukan kuretase? Kasus terjadinya resiko atau komplikasi setelah kuretase sangat jarang ditemukan namun sekitar 16% wanita yuang pernah menjalani tindakan kuret ini dapat membentuk jaringan parut di dalam rahim atau di sekitar leher rahim. Hal tersebut dikenal sebagai sindrom asherman yang dapat menyebabkan ketidaksuburan serta perubahan siklus menstruasi. Sindrom ini dapat disembuhkan dengan melakukan operasi lagi untuk menghilangkan jaringa parut tersebut. Namun bila mengalami keguguran pada usia kehamilan di atas 20 minggu maka kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi lainnya seperti infeksi, pendarahan berat, perforasi dinding rahim. Ini akibat dari rahim yang mengembang lebih besar dan lebih tipis selama kehamilan.  Tentunya setelah penjelasan di atas, tindakan kuret perlu dilakukan pada klinik yang terjamin legalitasnya. Klinik Raden Saleh  adalah salah satunya, klinik legal yang telah tersertifikasi dan memiliki dokter ahli spesialis kandungan (SP.oG) yang akan membantu proses kuret lebih aman dan meminimalisir dampak dari tindakan kuret tersebut. Apalagi saat ini tersedia informasi mengenai prosedur kuret yang beredar di dunia maya tetapi proses kuret yang salah. Seperti menggunakan obat sebagai cara menggugurkan kandungan  tetapi tidak menggunakan dosis yang tepat, justru tindakan yang demikian dapat berdampak buruk. Karena tidak semua ibu hamil dapat menggunakan metode ini apalagi bila :  Alergi terhadap obat tersebut Mengalami kehamilan ektopik Memiliki gangguan perdarahan Memiliki penyakit ginjal, paru-paru, penyakit hati Sedang menggunakan KB Telah minum obat kortikosteroid  Bahaya dari penggunaan obat tersebut tentunya tidak bisa dianggap sebagai seuatu yang sepele. Maka pertimbangkan dan lakukan dengan cara yang aman dan sempurna agar terhindar dari terjadinya komplikasi atau resiko akibat dari obat tersebut. Selain itu juga dapat menimbulkan resiko seperti pendarahan yang hebat sehingga jika tidak segera ditangai oleh dokter kandungan akan dapat menyebabkan pendarahan dan bahkan kematian akibat kehabisan darah. Jangan gunakan obat aborsi atau jamu aborsi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan dan menimbulkan resiko kesehatan lainnya.    Â
05-07-2016 10:25
Nih... Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke! Stroke memang menjadi momok menakutkan karena bisa menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. Di Indonesia stroke menjadi penyakit utama penyebab kematian. Merujuk data Harian Kompas,tahun 2015 lalu dari 41.590 kematian sepanjang Januari sampai Desember 2014, stroke menyumbang angka kematian sebanyak 21,1 persen. Angka ini tertinggi dibandingkan penyakit lain, seperti jantung dan pembuluh darah 12,9 persen, serta diabetes melitus dan komplikasinya 6,7 persen. Angka penderita stroke di Indonesia juga meningkat. Dari data Riset Kesehatan Dasar (riskesdas) 2013, prevalensi stroke di Indonesia 12 orang per 1.000 penduduk. Jumlah itu naik dibandingkan data Riskesdas 2007 yang hanya 8 orang per 1000 warga. Baca juga : Durasi Tidur yang Tepat Cegah Diabetes Selain karena usia lanjut, perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan tak sehat adalah salah satu faktor penyebab meningkatnya jumlah penderita stroke. Berikut ini beberapa makanan pemicu serangan stroke: Makanan manis Makanan manis memang menggugah selera, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan glukosa-kadar gula dalam darah. Dalam jangka panjang, kadar gula darah tinggi pada tubuh akan merusak pembuluh darah dan jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Terlalu banyak asupan makanan manis juga dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadi stroke. Daging merah Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging. Sementara itu, wanita yang tiap hari makan dua sajian daging merah berisiko terserang stroke 19 persen lebih tinggi dibanding yang makan daging lebih sedikit. Kandungan lemak jenuh di daging merah mampu menimbulkan plak protein dalam pembuluh darah. Penumpukan plak ini dapat menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung. Keripik, kerupuk dan gorengan Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke. Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik. Minuman soda Menurut hasil studi Institute for Health Clinic dan Harvard University Cleveland, pemanis tambahan di soda dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga bisa memicu terjadinya peradangan dan resistensi insulin. Bila keadaan itu terus-terusan terjadi, suplai oksiden melalui pembuluh darah ke otak bisa mengalami penyumbatan akibat zat aktif yang terdapat dalam soda. Makanan kaleng dan cepat saji Makanan kaleng dan cepat saji umumnya mengandung kadar sodium dan garam tinggi. Konsumsi berlebihan dua zat ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Namun, bila Anda ingin tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan sodium dan garam maksimal adalah 1.500 miligram (mg) perhari. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Asosiasi jantung dan Stroke Amerika Serikat. Oleh karena itu, sebelum Anda membeli makanan kaleng dan kemasan baca dahulu label makanan dengan teliti. Anda juga wajib waspada dengan sodium dalam bentuk lain, seperti baking soda, baking powder, MSG (monosodium glutamate), disodium phosphate, sodium alginate yang biasanya ada pada ragam kue kering, roti dan snack ringan dalam kemasan. Pola makan sehat Tapi, jika ingin meminimalisir risiko terserang stroke, ada baiknya Anda segera mengubah pola makan dari tak sehat menjadi sehat. Kurangi, bahkan bla perlu, tinggalkan jenis makanan berbahaya bagi kesehatan, seperti makanan manis, daging merah, gorengan, minuman soda, dan makanan kaleng. Perbanyaklah asupan makanan sehat, seperti buah-buahan, sayuran-sayuran hijau, dan makanan berserat tinggi. Untuk asupan protein hewani sebaiknya mengonsumsi daging ikan atau ayam. Bila rindu dengan kudapan manis, sebaiknya pilih camilan dengan kandungan gula alami. Jenis gula seperti ini biasanya berasal dari buah-buahan dan jagung. Lakukan perubahan pola makan secara teratur, mulai dari sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Apalagi saat ini sudah ada aplikasi mobile phone yang bisa membantu Anda menjalani pola makan sehat. Beberapa aplikasi bahkan bisa memasukkan menu makanan sehat dan jadwal konsumsinya. Sehingga saat tiba waktunya makan aplikasi ini dapat mengingatkan Anda melalui fitur reminder. Baca juga : Ingin Coba? Ini Ternyata Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah Tak hanya makanan, aplikasi itu juga memungkinkan Anda mengingat dan mengatur frekuensi minum air putih, kopi dan teh dalam satu hari. Aplikasi dengan detail seperti itu antara lain adalah Medcare. Selain membantu menjalankan pola makan sehat, aplikasi tersebut juga dapat mengatur rutinitas Anda berolahraga dan beristirahat. Aplikasi yang tersedia di Playstore dan App Store itu juga dapat memungkinkan Anda mengukur masa indeks tubuh dengan memasukkan tinggi dan berat badan. Nah, dengan begitu, pola makan sehat bukanlah perkara susah untuk Anda jalankan. Risiko Anda terserang stroke pun dapat diminimalisir.