Mengenal Lebih Jauh Tentang Stroke Ringan

Additional Image

Waktu Posting : 23-05-2014 18:22 | Dibaca : 2552x

Penyakit stroke saat ini sering kali menghantui mereka yang berada dalam usia di atas 40 tahun. Ya dalam hal ini kita sering kali mendapati orang yang berada pada usia di atas 40 tahun mengalami penyakit stroke. Hal ini lantas memunculkan banyak pertanyaan yang ada dalam benak kita, tentang mengapa penyakit yang satu ini bisa terjadi? Setelah para ahli melakukan banyak penelitian tentang penyakit ini maka akhirnya muncul sebuah hasil yang cukup mengejutkan. Stroke ini terjadi rata-rata karena pola hidup yang kurang sehat yang dimiliki oleh penderitannya di masa sebelumnya. Jadi dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa penyakit ini dapat kita cegah dengan pola hidup yang baik.

Stroke merupakan penyakit yang berbahaya yang terkadang dapat berakhir pada kematian penderitanya. Penyakit ini merupakan penyakit yang menyerang pada sistem syaraf manusia. Jadi ketika sistem syaraf pada manusia tersebut terganggu maka yang terjadi adalah kekakuan atau mati fungsi yang dialami oleh sebagian organ tubuh. Semisal tangan, kaki dan juga organ tubuh lainnya. Perlu untuk anda ingat bahwa penyakit ini adalah pembunuh kedua di dunia setelah penyakit jantung, yang dengannya Indonesia memiliki jumlah penderita penyakit ini yang tidak sedikit. Sehingga dengannya perlu pemahaman lebih lanjut tentang penyakit ini agar mengurangi resikonya.
 
Baca juga : Indikator Seseorang Terkena Sakit Ginjal 

Gejala stroke yang dialami oleh seseorang ini dibagi menjadi dua jenis gejala. Yakni gejala stroke mayor dan minor atau ringan. Dan untuk lebih jelasnya tentang kedua gejala stroke ini maka anda dapat membacanya pada ulasan d bawah ini.

Gejala stroke mayor yang biasanya terjadi adalah tiba-tiba mengalami sakit kepala, rasa kaku pada bagian-bagian tubuh tertentu semisal wajah, kaki , tangan dan juga organ lainnya, terjatuh secara tiba-tiba, akan mengalami kesulitan untuk berbicara, penglihatan yang dirasa semakin kabur, denyut nadi terasa kuat namun tubuh dirasakan semakin melemah, sulit melakukan berbagai macam aktivitas yang biasanya dirasakan mudah layaknya berjalan, mengunyah makanan, dan lain sebagainya. Jika mengalami masalah ini maka upaya yang dapat dilakukan adalah dengan segera melakukan perawatan ke dokter dan memberikan bantuan pernapasan kepada penderita.

Sedangkan gejala stroke minor atau ringan yang sering kali terjadi adalah penderita akan mengalami sakit kepala secara tiba-tiba, otot-otot yang terasa melemas serta biasanya akan mengalami kesulitan bicara. Jika hal ini terjadi maka upaya terbaik yang seharusnya segera dilakukan adalah mengonsultasikannya ke dokter terkait.
 
Baca juga : Kebutuhan Gizi Wanita 

Penyakit stroke ini merupakan penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup yang kurang sehat penderita di masa sebelumnya. Sehingga penyakit ini dapat dicegah dengan berbagai upaya di antaranya sebagai berikut:

1. Membiasakan pola makan yang sehat. Anda perlu memperbaiki pola makan anda agar terhindar dari penyakit ini. Seperti halnya mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak seperti daging dan memperbanyak mengonsumsi buah dan sayuran

2. Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Seperti yang kita ketahui bahwa air putih mengandung beragam manfaat bagi tubuh kita. Jadi membiasakan mengonsumsinya secara teratur merupakan upaya yang baik untuk dilakukan.

3. Mengendalikan pola pikir. Orang yang stress memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit stroke. Jadi sebaiknya anda serng kali melakukan refreshing agar otak anda lebih santai.

4. Berolahraga dengan baik. Pagi dan sore hari serta waktu istirahat adalah waktu yang tepat untuk anda gunakan olahraga. Hal ini sangat manjur untuk mengurangi kepenatan sekaligus mengurangi resiko terkena penyakit stroke.

Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan kepada anda. Semoga beberapa ulasan di atas dapat memberikan manfaat bagi anda sekalian.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenal Kesemutan Dan Faktor Penyebabnya

18-08-2014 01:25

Rasa kesemutan yang kerap berlangsung umumnya nampak jika seorang ada dalam satu posisi untuk saat yang lama. Sisi tubuh yang tak digerakkan dalam kurun waktu yang lama ditambah karenanya ada beban yang dirasakan oleh anggota tubuh spesifik itu bisa menyebabkan munculnya kesemutan.  Kesemutan pula adalah tandanya bahwasanya ada masalah pada saraf yang ada dibagian tubuh yang merasakannya, dapat lantaran ada desakan atau mungkin penjepitan pada saraf. Posisi tidur ataupun duduk yang menghimpit saraf anggota tubuh spesifik bisa menyebabkan kesemutan dari penjepitan yang berlangsung.    Baca juga : Simptom yang Tak Boleh Diabaikan   Kecuali keadaan sisi tubuh yang terhimpit kurun waktu yang lama, kesemutan pula bisa jadi tanda-tanda dari ada keadaan medis yang lebih serius. Penyakit-penyakit yang bisa menyerang sisi saraf pula bisa menyebabkan kesemutan yang berlangsung dengan cara terus-menerus. Pasien penyakit diabetes mellitus serta radang sendi (rheumatoid arthritis) condong pula menanggung derita masalah saraf pinggir pada tangan, jari, atau mungkin kaki.  Kecuali itu, masalah saraf pinggir bisa berlangsung disebabkan ada konsumsi alkohol yang terlalu berlebih dan ada kekurangan vitamin B12. Kecuali itu, keadaan spesifik seperti Carpal tunnel syndrome atau mungkin penjepitan saraf pinggir pada anggota tubuh khusus seperti di pergelangan tangan pula punya potensi menyebabkan kesemutan.  Untuk tahu apakah kesemutan yang dihadapi terkait dengan diabetes mellitus atau mungkin tak, butuh dikerjakan kontrol kandungan gula darah. Kandungan gula darah yang bakal di check ialah kandungan gula dalam darah waktu tengah berpuasa serta tak berpuasa. Dengan lakukan penelusuran ini, baru bisa diambil kesimpulan apakah tanda-tanda kesemutan yang dihadapi ialah disebabkan diabetes mellitus.    Baca juga : Mata Minus Bisa Dicegah Dengan 5 Cara Ini Penekanan saraf pinggir yang berlangsung pada orang tanpa ada penyakit spesifik pula bisa menyebabkan kesemutan. Keadaan medis ini di kenal dengan nama paresthesia serta bakal hilang dengan sendirinya sesudah berbagai lama.  Bila pasien kesemutan yang kerap berlangsung sudah berusia 40 tahun ke atas, pilihan yang paling aman ialah dengan lakukan kontrol kesehatan umum atau mungkin general check up yang teratur untuk mengecek adakah penyakit spesifik yang menyerang saraf. Yang terutama, di umur yang rawan terserang penyakit ini, hindarilah konsumsi alkohol. Meminum suplemen yang memiliki kandungan vitamin B, terlebih vitamin B12 amat dianjurkan untuk mendukung kesehatan sekalian melakukan perbaikan manfaat saraf pinggir.

Featured Image
Makanan Lebaran yang Mengakibatkan Penyakit Kambuh

08-07-2016 01:32

Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat pun tersaji. Tapi patut diingat, tidak semua makanan yang tersaji di meja makan baik untuk kesehatan Anda. Jangan sampai makanan Lebaran ini membuat Anda terserang penyakit.   Coba cek, apakah makanan tersebut membahayakan kesehatan Anda atau tidak. Jangan sampai perayaan hari kemenangan membuat Anda jatuh sakit. Waspadai 5 makanan Lebaran yang berbahaya bagi kesehatan Anda:   Baca juga : Tips Bercinta Sepanjang Malam   1. Opor Ayam atau Rendang Makanan Lebaran identik dengan opor ayam dan rendang daging karena memiliki rasa yang istimewa dan terkenal akan kelezatannya. Tapi makanan ini harus Anda waspadai karena menggunakan bahan utama santan, yang dapat memicu kolesterol dalam tubuh meningkat.   Sebaiknya makanlah opor dan rendang tidak secara berlebihan agar kolesterol dalam tubuh Anda tidak meningkat. Pilihlah salah satu, jika Anda makan rendang daging, maka baiknya Anda tidak mengambil opor ayam ke dalam piring Anda.   2. Gulai Kari dan Sate Kambing Makanan Lebaran kedua yang harus diwaspadai adalah gulai kari dan sate kambing. Sama halnya dengan makanan Lebaran pertama yaitu opor, makanan ini juga mengandung santan dalam mengolahnya.   Sudah pasti, ketika Anda memakan makanan tersebut secara berlebihan, maka kolesterol dalam tubuh akan meningkat. Tak hanya itu, sate kambing juga diketahui dapat memicu hipertensi dan dyslipidemia serta dapat mengakibatkan penyakit jantung dan stroke bagi penderitanya.    3. Es Sirup dan Soda Minuman menyegarkan ini memang paling enak ketika diminum bersama dengan makanan Lebaran yang telah disajikan, terlebih lagi disajikan dengan es batu yang dingin. Walaupun enak, ingatlah bahwasanya rasa manis dari sirup bisa mengakibatkan efek yang buruk pada tubuh.   Glukosa atau gula yang tinggi berpotensi penyakit diabetes melitus dan obesitas. Sedangkan minuman soda dapat membahayakan kesehatan lambung dan tulang. Jadi, batasi konsumsi dua minuman ini ya.   4. Soto Jeroan Siapa yang tidak akan tergoda dengan makanan Lebaran yang satu ini? Kuah sotonya yang hangat dan gurih, dicampur dengan bawang goreng yang lezat, pas sekali dengan hidangan ketupat yang pasti ada di meja saat Idulfitri.   Soto Jeroan selalu menjadi biang keladi ketika kolesterol dan asam urat menyerang, pasalnya makanan lezat ini sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh Anda. Selain kolesterol dan asam urat, makanan ini juga dapat memicu penyakit serangan jantung.    5. Kue Kering Sama halnya dengan opor ayam, kue kering juga menjadi salah satu makanan Lebaran utama yang akan hadir. Tak lengkap rasanya bila kue kering dalam stoples tidak hadir di meja saat Lebaran.   Baca juga : Menangani Keracunan MSG     Sayangnya kue kering dengan rasa manis dan gurih ini memiliki kandungan kalori yang tinggi. Sehingga Anda yang mengidap diabetes melitus dan obesitas diharapkan menjauhi hidangan kue-kue kering ini.    Semua makanan Lebaran yang tersaji di meja makan memang memiliki rasa yang lezat dan nikmat, terlebih lagi disantap bersamaan pada acara halal bihalal oleh keluarga. Pada saat yang sama, hal ini juga patut Anda waspadai, karena makanan yang tersaji pada saat lebaran dapat membuat kolesterol dalam tubuh menjadi meningkat. 

Featured Image
Yuk Berhijab dengan Sempurna

22-06-2018 03:39

Saat ini alhamdulillah, telah banyak muslimah yang memakai hijab dan sudah bukan merukapan hal yang terlarang lagi di tempat kerja. Akan tetapi seiring dengan perkembangan zamanserta terbuka era globalisasi, banyak wanita muslim yang memakai hijab hanya karena ingin terlihat lebih islami, lebih anggun dan cantik bahkan hanya karena ikut-ikutan saja. Sehingga mereka pun lebih mementingkan pada faktor keindahannya tanpa mengindahkan apakah hijab yang dipakai sudah sesuai syariat Islam atau belum. Seringkali kita dapatkan, wanita muslim yang memakai kerudung hanya sebagai penutup kepala akan tetapi memakai pakaian yang tipis serta transparan atau ketat. Dan alhasil justru menampakkan lekuk tubuhnya. Sehingga hal ini membuat bingung orang yang awam dan berkomentar, masih mending memakai jilbab daripada tidak sama sekali.  Lalu bagaimana Islam memandang hal yang demikian? Apabila dicermati, jilbab yang dipakai oleh wanita bermacam-macam. Beberapa macam jilbab tersebut yaitu : -Jilbab besar -Jilbab biasa -Jilbab gaul atau jilbab funky Jilbab besar merupakan jilbab yang menutup seluruh aurat serta tidak menjadi perhiasan juga tidak menjadi pusat perhatian, tidak ketat dan tidak tipis. Memiliki pengertian tidak menyerupai pakaian orang kafir serta tidak menyerupai laki-laki, tidak mengenakan parfum dan tidak termasuk kepada pakaian syuhrah. Pakaian syuhrah yaitu pakaian yang dipakai dengan bertujuan agar dapat meraih popularitas di tengah banyak orang. Jilbab biasa pengertiannya sama dengan hal tersebut di atas akan tetapi memiliki ukuran yang sedang. Untuk jilbab yang biasa, hukumnya tidak mengapa asalkan memiliki unsur seperti menutup seluruh aurat, tidak tipis, tidak transparan, tidak ketat dan bukan sebagai perhiasan serta untuk menarik pusat perhatian. Jilbab gaul yaitu jilbab yang sedang trend saat ini. Seperti memakai kerudung dengan hanya mengikatkan pada kepala tanpa menutup bagian dada, memakai celana jeans dan atasan baju yang ketat. Yuk sempurnakan niatmu untuk berhijab dengan sempurna agar selalu berada di jalan yang lurus dan tetap istiqomah. Wanita adalah makhluk yang terindah sehingga perlu dijaga dengan baik dan itulah ytujuan dari berhijab dengan sempurna. Dengan menutupi dapat melindungi pemakainya. Berhijab bukan hanya sekedar untuk menutupi untuk dibuat fashion atau agar kamu terlihat lebih cantik. Dan hijab itu kewajiban maka janganlah menunggu waktu yang tepat karena ajal tidak akan pernah menunggu.....       

...