Waktu Posting : 13-06-2014 19:52 | Dibaca : 3477x
Sejuta alasan terkadang dilontarkan saat berhadapan dengan kenyataan bahwa kita harus memulai olah raga. Mau joging, malas berpanas-panasan. Mau treadmill, sudah terbayang kaki yang akan super pegal. Faktor bosan juga sering kali hinggap karena membayangkan olah raga konvensional yang dianggap kurang menantang. So, jika ingin memiliki tubuh bugar, stop cari alasan!
Mau coba yang berbeda? Ayo lakukan TRX (Total Resistance eXercise) atau yang banyak disebut sebagai suspension training. Pencinta olah raga ini semakin tumbuh sukur dalam dua tahun terakhir. Meski mayoritas dilakukan perempuan, tak jarang olah raga ini juga menarik minat kaum lelaki yang ingin rehat dari olah raga hardcore.
Latihan ini bisa mengencangkan otot tubuh di bagian yang diinginkan dengan memfokuskan gerakan di bagian itu. Banyak orang yang mengaku tertarik dengan TRX karena unik, yakni memakai tali dan pas dicoba ternyata enak, tidak perlu ngos-ngosan seperti halnya lari, tapi bisa bakar kalori banyak sekali.
Baca juga : Olahraga Malam, Sehatkah?
TRX pada awalnya diciptakan oleh seorang anggota Angkatan Laut AS, Randy Hetrick. Ide latihan ini muncul ketika ia tinggal di dalam kapal selam dan tidak memiliki peralatan latihan serta terbatasnya ruangan untuk berlatih. Ia Kemudian sebagian dari perlengkapan parasut dan sabuk karatenya ia gunakan untuk membuat sebuah protottipe TRX yang dimodifikasi menjadi bentuk yang saat ini dikenal.
Sejak itu, TRX didesain bagi pasukan Angkatan Laut AS untuk teknik mengolah tubuh yang efektif, namun dalam waktu singkat. Penggunaannya semakin meluas dalam tiga tahun terakhir karena sekarang, siapa pun bisa melakukannya.
Metode pelatihan pada olah raga ini adalah menggunakan beban tubuh sendiri sebagai pusat gravitasi untuk melatih otot inti, misalnya bagian perut serta otot-otot tubuh lainnya. Cara penggunaannya adalah menggenggam ujung tali dengan berat badan sebagai beban. Tak seperti mesin kebugaran yang sarat dengan beban logam dan skala beban yang diatur, TRX hanya memanfaatkan tiang palang dan tali kokoh yang mampu menopang beban tubuh pemakainya.
Baca juga : Bedah Plastik Estetik, Sehatkah?
Bukan hanya fisik, mental pun diuji agar tetap fokus karena keseimbangan dan daya tahan juga masuk agenda latihan ini. Meski terlihat simpel, penggunanya bisa melakukan full body workout karena seluruh bagian otot tubuh bisa dilibatkan di setiap gerakannya secara otomatis.
Latihan ini juga bisa dibilang unik karena secara umum menggunakan tangan atau kaki pada titik jangkar tunggal, sementara badan tidak kontak dengan lantai. Keadaan ini memberikan ketidakseimbangan sehingga memungkinkan untuk melatih keseimbangan, kekuatan daya tahan, fleksibilitas, integritas gabungan, dan pencegahan cedera.
Mengingat banyaknya kaum hawa yang tertarik dengan olah raga ini, apakah ada hubungan langsung antara latihan TRX dan perampingan tubuh?
15-10-2018 04:02
Kanker adalah penyakit yang sangat mematikan karena sulit disembuhkan. Terlebih saat kanker tersebut sudah pada stadium akhir atau stadium 4 yang membuat penderitanya kehilangan semangat hidup. Ada banyak faktor penyebab kanker seperti pola makan tidak sehat, berat badan berlebih (obesitas), kurang nutrisi, terlalu sering merokok, konsumsi minuman beralkohol hingga kurangnya aktivitas fisik. Banyak sekali jenis kanker yang dapat menyerang tubuh. Namun ada beberapa jenis kanker yang rentan diderita oleh kaum wanita. Berikut jenis kanker yang rentan diderita wanita : 1. Kanker serviks Knaker serviks atau kanker leher rahim rentan menyerang negara berkembang seperti Indonesia. Namun kanker ini juga mengancam para wanita di dunia. Menurut data World Health Organization (WHO), kanker serviks merupakan jenis kanker kedua yang paling banyak menyerang wnaita di Indonesia dan menjadi peringkat keempat di dunia. Menurut data, sebanyak 10,3% wnaita di Indonesia meninggal akibat terserang kanker serviks. 2. Kanker paru-paru Di tahun 2014, kasus kanker paru-paru terjadisebanyak 9,3% dan sebanyak 9,1% penderitanya meninggal dunia. Kanker paru-paru ini terjadi akibat sel-sel jaringan paru-paru tumbuh di luar dan membentuk tumor yang menyebabkan tubuh tidak berfungsi dengan baik sehingga kualitas hidup menurun drastis. 3. Kanker payudara Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita di Indonesia. Kanker payudara ini akibat munculnya sel-sel kanker di jaringan payudara yang meliputi kelenjar susu, lemak, saluran payudara dan jaringan ikat. Penyebab kanker payudara yaitu kelainan genetik, hormon dan gaya hidup yang buruk. Dari 49,9% kasus kanker payudara di tahun 2014, angka kematiannya mencapai 21,4%. 4. Kanker usus besar Di tahun 2014, sebanyak 11,7% kasus baru kanker usus besar muncul. Penyebab kanker ini diantaranya riwayat kesehatan keluarga memiliki polip di rektum atau usus besar dan memiliki radang usus. Risiko kanker usus besar akan semakin meningkat saat wanita memiliki berat badan berlebih akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak yang tinggi terutama lemak hewani. 5. Kanker ovarium Di tahun 2014 kasus kanker ovarium meningkat sebanyak 10,23%. Biasanya jenis kanker ini menyerang wanita berusia diatas 55 tahun. Namunkanker ini juga tak menutup kemungkinan dapat menyerang remaja dan anak-anak. Gejala kanker ovarium antara lain perut kembung, berat badan turun drastis, siklus haid tidak teratur dan panggul terasa tidak nyaman.
03-05-2014 04:29
Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal - Kesehatan adalah salah satu hal terpenting dalam kehidupan Anda yang perlu Anda jaga secara baik. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mulai dari mengatur pola makan yang ideal hingga berolahraga secara teratur. Di sisi lain, Anda juga perlu mengetahui tentang berbagai jenis penyakit serta masalah kesehatan yang bisa mengancam kesehatan Anda. Mengetahui detail mengenai berbagai jenis penyakit serta masalah kesehatan akan memungkinkan Anda untuk mencegah atau mengatasi penyakit tersebut secara lebih optimal. Salah satu jenis penyakit yang cukup umum ditemui saat ini adalah batu ginjal. Secara sederhana, penyakit batu ginjal dapat dideskripsikan sebagai pembentukan kristal pada ginjal yang dapat berakibat pada rusaknya fungsi ginjal serta terjadinya infeksi. Ada berbagai hal penting yang perlu Anda ketahui mengenai penyakit batu ginjal sehingga Anda dapat melakukan pencegahan atau menemukan pengobatan yang tepat untuk penyakit ini. Hal pertama yang sebaiknya Anda ketahui mengenai penyakit batu ginjal adalah penyebab serta gejala penyakit ini. Secara umum, penyebab utama penyakit batu ginjal adalah pembentukan kristal kalsium oksalat yang terjadi pada organ ginjal. Penumpukan asam urat juga dianggap sebagai salah satu penyebab utama terbentuknya batu ginjal. Oleh karenanya, bila Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung asam urat atau kalsium oksalat dalam kadar tinggi, kemungkinan terbentuknya batu ginjal akan menjadi tinggi pula. Makanan yang mengandung kadar protein tinggi juga dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Karenanya, penting bagi Anda untuk memperhatikan jenis makanan yang Anda konsumsi serta memilih pola makan yang seimbang untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Selain faktor makanan, dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh juga dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya penyakit batu ginjal. Bila tubuh Anda kekurangan cairan, hal tersebut bisa memicu terjadinya pengentalan urine yang dapat berujung pada pembentukan endapan atau batu pada ginjal Anda. Baca juga : Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan Faktor lain yang dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya penyakit batu ginjal adalah terlalu sering berada dalam ruangan dengan suhu tinggi atau berada di bawah paparan suhu panas. Bila Anda bekerja dalam ruangan yang bersuhu tinggi seperti pada dapur atau bengkel, maka tubuh Anda akan lebih cepat kehilangan cairan. Hal ini juga bisa terjadi apabila Anda terlalu sering bekerja di luar ruangan dan mendapat paparan sinar matahari langsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Ketika cairan dalam tubuh Anda hilang karena suhu atau udara panas, maka Anda akan mengalami dehidrasi yang dapat berdampak pada terjadinya pengentalan urine seperti yang disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kebiasaan kurang minum, hal tersebut juga bisa memicu terjadinya dehidrasi yang dapat berujung pada pembentukan batu ginjal. Gangguan fungsi metabolisme tubuh juga dapat menjadi penyebab penyakit batu ginjal. Bila fungsi metabolisme tubuh Anda tidak berjalan sebagaimana mestinya, garam-garam dalam urine Anda bisa mengendap dan membentuk kristal penyebab penyakit batu ginjal. Selain itu, faktor lain yang dianggap sebagai penyebab penyakit batu ginjal adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar kalsium serta vitamin D yang tinggi. Setelah mengetahui penyebab penyakit batu ginjal, hal berikutnya yang perlu Anda ketahui adalah gejala yang ditimbulkan oleh penyakit batu ginjal. Mengetahui gejala penyakit batu ginjal secara dini akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih cepat terhadap penyakit ini. Adapun gejala pertama yang ditimbulkan oleh penyakit batu ginjal adalah rasa nyeri yang timbul di sekitar area perut atau pinggang. Rasa nyeri yang ditimbulkan bisa bervariasi intensitasnya tergantung dari ukuran batu ginjal yang terbentuk. Bila batu ginjal berukuran sangat kecil, hal ini mungkin bahkan tidak akan menunjukkan gejala apapun. Namun bila Anda merasakan nyeri pada bagian punggung bawah, perut bagian bawah, atau selangkangan, Anda sebaiknya mewaspadai rasa nyeri ini sebagai gejala batu ginjal. Selain itu, rasa nyeri juga bisa muncul pada saat buang air kecil. Selain rasa nyeri, gejala lain yang biasa muncul pada penyakit batu ginjal adalah mual, muntah, serta demam. Mual dan muntah biasanya terjadi diakibatkan rasa nyeri yang sudah terlalu kuat. Sementara itu, bila penyakit batu ginjal sudah semakin kritis, maka akan bisa mengakibatkan penderita menjadi demam atau menggigil. Perubahan warna serta karakteristik urine juga dapat dianggap sebagai gejala penyakit batu ginjal. Urine yang keluar disertai dengan keluarnya darah juga bisa diwaspadai sebagai salah satu gejala penyakit batu ginjal. Baca juga : Mengenal Gejala Serta Penyebab Penyakit Maag Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit batu ginjal. Cara yang paling mudah namun juga dianggap sebagai cara yang paling efektif adalah dengan menjaga kadar cairan dalam tubuh Anda. Minum air secukupnya dianggap sebagai salah satu cara yang cukup efektif dalam mencegah terjadinya pembentukan batu pada ginjal. Dengan minum air secukupnya, maka kandungan air dalam urine akan meningkat sehingga dapat memperkecil potensi pengentalan urine. Pada musim panas, Anda dianjurkan untuk menambah konsumsi air putih sehingga kadar air dalam tubuh Anda tetap berada dalam batas normal. Selain banyak minum, cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit batu ginjal adalah dengan mengurangi atau membatasi konsumsi makanan yang mengandung kadar kalsium, protein, atau garam yang tinggi. Anda juga perlu membatasi konsumsi susu dengan kadar kalsium tinggi bila Anda ingin mencegah terjadinya penyakit batu ginjal secara lebih efektif. Terakhir, berolahraga secara teratur juga dapat mencegah terjadinya penyakit batu ginjal karena olahraga dapat membantu metabolisme tubuh untuk bekerja secara lebih optimal. Dengan memperhatikan pola makan serta menjalankan gaya hidup sehat, Anda dapat mencegah terjadinya penyakit batu ginjal secara lebih efektif.
13-10-2024 09:17
Kamu pernah mencicip kuliner khas Meksiko? Makanan khas Meksiko merupakan salah satu kuliner internasional yang sering dijumpai di Indonesia. Saking familiarnya masyarakat Indonesia dengan kuliner khas Meksiko, kamu bisa menjumpai restoran hingga kafe yang khusus menjual kuliner khas Meksiko. Salah satu kuliner khas Meksiko yang banyak digemari adalah taco. Taco memiliki tampilan yang unik karena berbentuk setengah lingkaran dengan bagian dalam yang memiliki beragam isian. Taco sering dijuluki sebagai sandwich-nya Meksiko karena kebanyakan isiannya berupa daging dan sayuran. Menjadi kuliner khas Meksiko, tahukah kamu bahwa ada banyak fakta unik dari kuliner yang satu ini? Sebelum mencicipnya, yuk kita kenalan dulu dengan taco!Sudah Ada sejak Abad ke-18Taco ternyata termasuk dalam kategori kuliner klasik dari Meksiko karena sudah ada sejak abad ke-18. Sebenarnya, tidak diketahui secara pasti awal dari keberadaan taco. Tapi menurut sejarah masyarakat setempat, taco konon pertama kali muncul di sebuah tambang perak yang berada di salah satu daerah di Meksiko.Lebih spesifiknya, taco pertama kali diakui diciptakan oleh masyarakat yang tinggal di area lembah Valley of Meksiko. Ada juga yang memercayai bahwa taco konon ditemukan oleh seorang penakluk Spanyol bernama Hernan Cortes. Dirinya membawa taco dari Valley of Meksiko lalu menyajikannya kepada kaptennya di Coyoacan yang merupakan sebuah kota besar di Meksiko.Terinspirasi Bubuk MesiuAda satu fakta unik yang banyak dipercaya oleh masyarakat bahwa ternyata taco terinspirasi dari bubuk mesiu. Hal ini berhubungan dengan penamaan "taco," yang konon berasal dari kata "tlahco" dalam bahasa Nahuatl. Kata "tlahco" ini memiliki arti "di tengah". Sebelumnya telah disebutkan bahwa taco konon pertama kali muncul di sebuah tambang perak yang berada di salah satu daerah di Meksiko.Nah, asal-usulnya terinspirasi dari praktik pekerja tambang yang menggunakan bubuk mesiu, di mana bubuk tersebut ditempatkan di tengah selembar kertas atau potongan kertas, yang kemudian dilipat untuk membentuk wadah penyimpanan yang sederhana. Dengan demikian, bentuk taco terinspirasi oleh tlahco, yakni potongan kertas yang diisi dengan bubuk mesiu.Dari inspirasi ini, terciptalah inovasi kuliner taco yang praktis dikonsumsi selama jam kerja yang panjang. Tapi dalam kuliner taco, potongan kertas digantikan oleh roti atau tortila, sementara bubuk mesiu digantikan oleh beragam isian seperti daging dan sayuran.Beda Wilayah di Meksiko, Beda Pula Jenis Taco-nyaTaco dibuat dari roti tortila yang di dalamnya diisi dengan irisan daging berbumbu, daun selada, irisan tomat, alpukat, hingga tambahan lobak. Tapi tahukah kamu bahwa ternyata di negara asalnya, taco bisa berbeda-beda tergantung dari wilayahnya?Sama halnya dengan kuliner soto khas Indonesia, kita bisa menjumpai beragam soto tergantung dari daerah asalnya. Di Sonora yang terletak di bagian utara Meksiko, taco dibuat dengan isian daging panggang, guacamole, saus salsa, irisan bawang bombang, dan perasan jeruk nipis.Tapi di Baja yang berada di sebelah barat Meksiko, taco disajikan dengan isian ikan goreng, kubis, dan mayones. Lain halnya dengan taco yang ada di Mexico City, taco diberi isian daging kukus dengan selada dan tomat. Jadi, jangan heran kalau kamu bisa menjumpai beragam taco khas Meksiko.Sangat Populer di Amerika SerikatHal unik lainnya yang perlu kamu ketahui adalah meski taco adalah kuliner khas Meksiko, kuliner ini lebih terkenal di Amerika Serikat. Kedatangan taco di Amerika Serikat dimulai pada tahun 1910-1920 yang dibawa oleh imigran Meksiko.Para imigran tersebut membuat taco dengan bahan yang ada di Amerika Serikat. Uniknya lagi, taco yang lebih dikenal oleh masyarakat adalah taco versi Amerika Serikat yang di dalamnya berisi irisan daging berbumbu, daun selada, irisan tomat, dan mayones.Itulah sekilas asal-usul dan fakta unik dari taco yang menjadi salah satu kuliner Meksiko terpopuler di Indonesia. Kamu sendiri sudah pernah mencobanya? Buat kamu yang ingin mencicip taco dan kuliner khas Meksiko lainnya, elmolcajetetogo.com rekomendasi restoran Meksiko untuk didatangi!