Waktu Posting : 13-06-2014 22:53 | Dibaca : 3110x
Berusaha tetap berolah raga meskipun banyak kesibukan memang baik supaya tubuh memiliki keseimbangan dan bisa tetap bugar. Akan tetapi, bagaimana kalau hanya memiliki waktu luang pada malam hari? Mau tak mau, pilihan orang sibuk adalah berolah raga di malam hari.
Olah raga tentu memilki banyak manfaat dalam tubuh. Namun, saat dilakukan di malam hari, ternyata ada risiko-risiko yang harus ditanggung oleh tubuh. Bila tak kuat, alih-alih sehat, tetapi kita justru akan sakit.
Seperti kita yang memiliki jadwal dan jam kerja, organ-organ di dalam tubuh kita pun memiliki jadwal kerjanya masing-masing. Bila aktivitas kita tidak mengikuti jadwal kerja organ-organ tubuh, terjadi pemaksaan kerja yang akhirnya membuat tubuh sakit.
Baca juga : Membakar Kalori dengan TRX
Secara fisiologis manusia memiliki siklus hidup yang normal, yaitu mulai beraktivitas pagi hingga sore hari dan pada malam harinya beristirahat. Siklus yang tidak normal biasanya hanya dimiliki orang yang berprofesi sebagai anggota satuan pengamanan karena ia harus beraktivitas di malam hari sedangkan siang harinya beristirahat.
Siklus tubuh yang normal itu dimulai pada pagi hari saat bangun tidur. Saat itu jadwal kerja organ tubuh ternyata masih dalam tahap rendah. Fungsi jantung, volume paru-paru, kemampuan otak, tekanan darah, kemampuan otot, kelenturan sendi, dan kapasitas hormon norepinephrine serta adrenergik dalam batas yang rendah.
Semakin jam berlalu ke siang hari, kemampuan organ-organ tubuh meningkat. Pada sore hari, seluruhnya mencapai kemampuan maksimal. Kekuatan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh maksimal, volume paru-paru terbesar, kekuatan otot yang terkuat, kelenturan sendi, tekanan darah terbaik, dan peningkatan hormon yang terbaik.
Baca juga : Penyebab Kencing Berdarah
Pada sore hari seluruh organ tubuh bisa bekerja maksimal karena oksigen terkonsentrasi ke sana. Itu berkaitan juga dengan kondisi lambung yang paling kosong adalah saat sore hari sehingga oksigen di jantung lebih banyak.
Memasuki malam hari, kemampuan semua organ tubuh itu akan terus berkurang dan mencapai titik terendah pada tengah malam saat kita memang seharusnya sudah tidur. Pada pagi hari, siklusnya akan terulang lagi.
Waktu olah raga terbaik adalah sore hari karena di situlah titik puncaknya. Kalau terlalu malam sudah tidak baik karena kemampuan semua organ tubuh mulai menurun. Kalau tetap dipaksakan, organ-organ mengalami pemaksaan untuk bekerja. Bila tindakan seperti ini dilakukan terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang, dipastikan mengganggu kerja fisiologis organ-organ tubuh. Apalagi olah raga malam lebih banyak dilakukan orang yang bekerja penuh sepanjang harinya. Daya tahan tubuh yang semakin lemah karena keletihan akan membuat kita lebih berisiko mengalami gangguan fisiologis. Tujuan olah raga tentu saja untuk sehat, jangan memaksakan diri sampai akhirnya jatuh sakit.
30-01-2020 12:43
Pasti merasa sangat senang ketika setelah menikah dan cek urine mendapati dua garis pada alat test pack kehamilan. Ini berarti bahwa anda akan segera memiliki bayi. Masa-masa kehamilan terlebih merupakan kehamilan yang pertama merupakan masa yang paling membahagiakan. Menjadi ibu hamil merupakan sebuah anugrah yang luar biasa karena tidak semua orang dapat memperoleh anugrah tersebut. Dengan menjadi ibu hamil tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan dan tentunya semua orangtua mengharapkan akan dapat melahirkan anak yang sehat dan lengkap. Oleh karena itulah ada baiknya bila sebagai ibu hamil memeriksakan kesehatan terlebih dahulu sebelum janin yang dikandung semakin besar. Tujuan dari pemeriksaan ini yaitu agar dapat meminimalisir berbagai gangguan kehamilan yang dapat menggangu serta membahayakan kesehatan ibu dan janin. Dalam proses kehamilan ada beberapa penyakit yang dapat dideteksi secara dini melalui pemeriksaan tes laboraturium seperti : Ketahui golongan darah Hal ini sangat penting karena informasi mengenai golongan darah akan sangat berguna ketika anda mengalami pendarahan hebat baik pada saat kehamilan maupun pada saat melahirkan. Melakukan pemeriksaan darah lengkap (CBC) Tujuan dari pemeriksaan ini yaitu mengukur angka sel darah merah dan juga sel darah serta hemaglobin di dalam tubuh. Bahkan menurut The American College of Obstetricins and Gynecologist bahwa melalui test cbc ini dapat terungkap bila anda memiliki jenis anemia tertentu. Begitu juga bila terdapat infeksi virus HIV serta kanker darah dapat terdeteksi. Urinalisis Analisa urine dapat digunakan untuk mengetahui apakah anda memiliki penyakit saluran kemih atau tidak, dan untu mengukur kadar glukosa. Karena kadar glukosa yang tinggi dapat menyebabkan penyakit diebetes melitus. Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang menderita diabetes akan beresiko menjadi gemuk dan menderita penyakit diebetes di usia muda. Tes Hepatitis B dan C Bila ibu hamil terinfeksi virus hepatitis B dan hepatitis C yang menginfeksi hati maka hal ini dapat menyebabkan virus menular pada janin. Sehingga ibu hamil sebaiknya melakukan tes ini agar dapat terdeteksi lebih awal bila terjangkit virus hepatitis B maupun hepatitis C ini. Tes Infeksi Menular Seksual (IMS) Dilakukannya tes ini untuk memastikan apakah ibu hamil terinfeksi sifilis dan klamidia pada awal kehamilan atau tidak. Karena bila terkena sifilis dan klamidia maka dapat menyebabkan terjadinya komplikasi pada ibu hamil. Dan apabila ibu hamil memiliki salah satu dari IMS tersebut maka ibu hamil akan dirawat selama kehamilan dan diuji kembali agar mengetahui apakah perawatan tersebut berhasil atau tidak. Serangkaian tes yang tersebut di atas bertujuan agar dapat meminimalisir terjadinya gangguan kehamilan baik di masa depan maupun sesudah bayi lahir. Namun seandainya setelah melalui pemeriksaan awal kehamilan terdapat kemungkinan yang membuat harus melakukan tindakan kuretase maka sebaiknya dilakukan pada klinik aborsi yang benar-benar terpercaya. Di mana tindakan tersebut dilakukan akibat adanya indikasi ataupun kondisi yang riskan dari janin tersebut. Atau hal yang membuat ibu hamil tidak memungkinkan untuk meneruskan kehamilan tersebut. Klinik Raden Saleh adalah salah satu klinik aborsi Jakarta yang memberikan pelayanan kebidanan dan kandungan dengan memberikan proses yang aman tanpa efek samping sesuai dengan prosedur medis. Ditangani oleh dokter obgyn yang telah berpengalaman dan profesional. Menggunakan alat medis steril yang selalu tersimpan dalam lemari sterilisator. Didukung dengan fasilitas bangunan klinik yang modern, memiliki 4 dokter spesialis obgyn berpengalaman, USG 3 dimensi, ruang tindakan, ruang farmasi dan lain-lain. Itulah rangkai tes yang semestinya dilakukan oleh ibu hamil pada awal kehamilannya. Konsultasikan terlebih dahulu baik dengan dokter maupun bidan mengenai tes ini. Dokter akan memberikan informasi lengkap mengenai tes laboratorium yang akan anda jalani.
31-05-2014 19:45
Meski tampaknya tidak serius, kram atau nyeri otot selalu tidak menyenangkan penderitanya. Biasanya muncul akibat berlebihnya aktivitas fisik saat berolahraga. Gejala Adapun gejala kram dan nyeri otot bisa ditengarai dengan timbulnya hal-hal berikut : Otot mengejang tiba-tiba saat aktivitas berlangsung. Nyeri dan kaku otot setelah aktivitas. Kejang otot di malam hari, terutama di betis. Saat disentuh otot terasa sakit. Apa Itu Kram Dan Nyeri Otot? Ada dua tipe nyeri otot. Pertama, nyeri dan kaku akan makin parah saat beraktivitas (lari, jalan, menggali, membawa beban). Dokter menyebutnya delayed onset muscle soreness (DOMS). Tipikalnya, dimulai sehari atau dua hari setelah aktivitas, bahkan hingga seminggu. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza Bila otot tiba-tiba berkontraksi dan tidak dapat rileks, inilah nyeri tipe kedua, disebut kram. Biasanya mengenai paha, betis, telapak. Dapat terjadi setiap waktu, bahkan saat tidur sekalipun. Penyebabnya Meski kondisi tubuh oke, aktivitas baru bisa menyebabkan nyeri otot. Contohnya, Anda seorang pelari. Ketika menolong teman menggeser meja yang berat, nyeri pada lengan dan bahu bisa muncul. Para ahli bilang, nyeri merupakan gejala robekan mikroskopik (sangat kecil) pada otot, yang akan membaik selama beberapa hari. Aktivitas yang menuntut otot meregang agak kuat seperti berlari menuruni bukit kerap menyebabkan terjadinya cedera. Sebaliknya, kram otot bukanlah hasil dari cedera, meski tidak ada yang tahu tepatnya kenapa hal ini terjadi. Barangkali akibat tidak seimbangnya mineral-mineral (kalsium, megnesium, potasium, sodium) yang mengatur kontraksi dan rileksasi otot atau karena kurang air. Latihan fisik yang terlalu berat sepanjang hari bisa jadi memunculkan kram pada bertis yang menimbulkan nyeri cukup menyakitkan saat Anda tidur nyenyak di malam hari, seperti juga bila Anda memakai sepatu bersol tinggi atau terlalu sempit. Penanganan Agar kebutuhan mineral menyokong kontraksi otot, asuplah kalsium dan magnesium secara rutin. Kebanyakan orang mendapatkan cukup potasium dan sodium atau natrium dari bahan makanan yang ada. Konsumsi juga vitamin E setiap hari jika Anda cenderung mudah mengalami kram saat berolahraga. Baca juga : Jaga Kesehatan Mulut Untuk Redam Penyakit Para binaragawan acapkali menggunakan suplemen kreatin untuk meningkatkan massa otot. Bahan ini terbukti menolong mengembalikan robekan mikroskopik saat latihan berat atau cedera terjadi. Apalagi yang bisa dilakukan? Banyak minum air sebelum, selama dan setelah olahraga. Lakukan pemanasan dan peregangan sebelum olahraga dan pendinginan setelahnya. Gunakan es bila nyeri makin parah untuk redakan peradangan. Minyak herbal bisa digunakan untuk meringankan nyeri. Campurkan setengah ons minyak netral seperti minyak almon dengan beberapa tetes minyak dari bahan tanaman jahe, lavender, peppermint, dan eucalyptus (minyak kayu putih). Dengan lembut, balurkan ke otot yang nyeri sambil dipijat. Untuk meredakan nyeri di otot betis, tekuk kaki, pegang ujung-ujung jari kaki dan jempol kaki dengan tangan dan dengan lembut tarik ke arah lutut saat Anda duduk dengan kaki selonjor. Pijatlah betis pada saat yang sama untuk merilekskan otot. Meregangkan otot dapat mengurangi risiko nyeri otot. Berdirilah selangkah menghadap dinding. Majukan kaki kanan. Kaki kiri masih dalam posisi luruh. Kedua tangan lurus menahan dinding, lalu tempelkan muka ke dinding. Diam dalam posisi ini selama 15 sampai 20 detik. Ulangi dan ganti kaki kiri yang maju. Atasi dengan herbal ·Herbal seperti bromelain dan kulit kayu pohon wilow putih bisa digunakan. Bila sulit mendapatkannya, Anda bisa memilih obat bebas seperti aspirin atau ibuprofen. Bromelain (sebuah enzim dari buah nanas) memiliki efek antiperadangan bagi otot dan membantu mengurangi mengeringnya cairan otot saat cedera. Biasanya disebut aspirin alami. Kulit kayu wilow putih diperoleh dari kulit kayu bagian dalam pohon wilow putih. Sangat efektif untuk meredakan nyeri. Herbal valerian merupakan obat tidur alami yang berguna bila rasa sakit ini muncul saat tidur. Konsumsi suplemen ini dengan kombinasi yang cocok agar nyeri lenyap. Selain kulit kayu wilow bisa juga dikombinasikan dengan obat bebas.
25-04-2014 20:50
Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi) - Tidak semua kasus darah tinggi atau hipertensi terelakkan. Bila itu menjadi bagian dari hidup Anda, bagaimana bisa tetap sehat berdampingan dengan kondisi itu? Mungkin tak bisa ditumpas, tetapi darah tinggi bisa dijinakkan. Caranya? Prinsipnya seberapa bisa tekanan darah dipertahankan pada nilai yang optimal. Terlebih pada mereka yang berisiko, seperti ada keturunan darah tinggi. Demikian pula bila mengidap pula kencing manis (diabetes melitus), lemak darah abnormal (kolesterol, trigliserida), dan ada riwayat gangguan jantung. Darah tinggi bergabung dengan keadaan tersebut bersifat memperburuk. Bukan saja tidak bijak kelewat cepat minum obat medis, seberapa bisa tidak perlu minum obat dulu. Kalau tanpa minum obat tensi darah masih bisa ditekan normal, obat jangan dipilih dulu. Obat baru diminum apabila dengan cara-cara tanpa obat, tensi masih berada di atas normal. Sedapat mungkin tensinya optimal. Apa sajakah cara-cara tanpa obat itu? Baca juga : Mengenal, Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker Pertama, bila berat badan lebih dari berat idealnya, turunkan dulu sampai ideal. Berat badan ideal diukur dengan BM (Body Mass Index), yakni berat badan (Kg) dibagi tinggi badan (M) pangkat dua. Bila indeksnya 23-25, berarti ideal. Di atas 25 kegemukan, di bawah 23 mungkin kurus. Seraya dengan menurunkan berat badan sampai ideal, perlu diet rendah garam. Bukan tawar sama sekali, melainkan membatasi saja. Tanpa sadar, konsumsi garam dari menu harian kita rata-rata lebih tinggi tiga kali lipat dari yang tubuh butuhkan. Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi) orang dengan kultur modern sering disebabkan oleh kelebihan sodium (natrium) dalam darah, khususnya pada tubuh yang salt sensitive. Hipertensi masyarakat di pedesaan yang hidupnya lebih papa, juga sering gara-gara menu hariannya yang serba asin (ikan asin, kecap asin). Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi) Selain itu, perlu rutin bergerak badan (olahraga). Tak perlu olahraga atau senam khusus, dengan memilih rutin jalan kaki cepat ( brisk walking), dengan laju 100 M/menit, atau 6 Km/jam, selama 40-45 menit, lima kali seminggu, tensi darah diharapkan terbantu untuk turun. Berat badan menjadi ideal, diet rendah garam, dan gerak badan teratur, mendukung upaya penurunan tensi darah. Selebihnya cukup kalium (dari buah-buahan) dan kalsium. Kalium dan kalsium membantu mengendurkan tensi darah juga. Lain dari itu, jiwa juga perlu tenang, tidak stres, dan hidup tidak tergesa-gesa. Perlu ada waktu untuk bersilaturahmi, ada orang yang mau mendengar isi hati, berekreasi, dan perlu hidup lebih santai. Orang yang tak ada riwayat darah tinggi, tensinya bisa mendadak melonjak kalau pikirannya lagi gundah. Pada kasus demikian, langsung memberinya obat pun tidak arif karena tahu sejatinya dia bukan kasus darah tinggi sejati. Baca juga : Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi Demikian pula orang yang takut kepada dokter (white coat hypertension). Begitu ketemu dokter, darahnya langsung tinggi. Namun, tak demikian kalau mengukurnya sendiri di rumah. Kasus demikian harus bijak ditanggapi. Memberinya obat berarti mencelakakan lantaran begitu keluar dari kamar praktik dokter, tensinya sudah normal lagi. Pemberian obat di sini hanya menambah anjlok tensi darahnya. Untuk mengganti obat medis bisa dicoba beberapa obat herbal yang terbuat dari bahan alami berkhasiat yang secara ilmiah sudah terbukti. Sebut saja mengkudu, buah naga, kulit manggis, daun sirsak, seledri, mentimun, belimbing, dan bawang putih. Kalau bisa pilih yang sudah buatan farmasi dan berizin Depkes karena pasti berbeda khasiatnya bila dikonsumsi langsung dari bahan mentahnya. Jus Ultra Noni tentu lebih berkhasiat dari sekian buah mengkudu yang Anda blender atau peras sendiri. Tak cukup makan mentahnya sebab butuh proses dengan teknologi tinggi untuk menyaripatikan zat berkhasiat yang ada dalam mengkudu.