Waktu Posting : 13-06-2014 22:53 | Dibaca : 2947x
Berusaha tetap berolah raga meskipun banyak kesibukan memang baik supaya tubuh memiliki keseimbangan dan bisa tetap bugar. Akan tetapi, bagaimana kalau hanya memiliki waktu luang pada malam hari? Mau tak mau, pilihan orang sibuk adalah berolah raga di malam hari.
Olah raga tentu memilki banyak manfaat dalam tubuh. Namun, saat dilakukan di malam hari, ternyata ada risiko-risiko yang harus ditanggung oleh tubuh. Bila tak kuat, alih-alih sehat, tetapi kita justru akan sakit.
Seperti kita yang memiliki jadwal dan jam kerja, organ-organ di dalam tubuh kita pun memiliki jadwal kerjanya masing-masing. Bila aktivitas kita tidak mengikuti jadwal kerja organ-organ tubuh, terjadi pemaksaan kerja yang akhirnya membuat tubuh sakit.
Baca juga : Membakar Kalori dengan TRX
Secara fisiologis manusia memiliki siklus hidup yang normal, yaitu mulai beraktivitas pagi hingga sore hari dan pada malam harinya beristirahat. Siklus yang tidak normal biasanya hanya dimiliki orang yang berprofesi sebagai anggota satuan pengamanan karena ia harus beraktivitas di malam hari sedangkan siang harinya beristirahat.
Siklus tubuh yang normal itu dimulai pada pagi hari saat bangun tidur. Saat itu jadwal kerja organ tubuh ternyata masih dalam tahap rendah. Fungsi jantung, volume paru-paru, kemampuan otak, tekanan darah, kemampuan otot, kelenturan sendi, dan kapasitas hormon norepinephrine serta adrenergik dalam batas yang rendah.
Semakin jam berlalu ke siang hari, kemampuan organ-organ tubuh meningkat. Pada sore hari, seluruhnya mencapai kemampuan maksimal. Kekuatan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh maksimal, volume paru-paru terbesar, kekuatan otot yang terkuat, kelenturan sendi, tekanan darah terbaik, dan peningkatan hormon yang terbaik.
Baca juga : Penyebab Kencing Berdarah
Pada sore hari seluruh organ tubuh bisa bekerja maksimal karena oksigen terkonsentrasi ke sana. Itu berkaitan juga dengan kondisi lambung yang paling kosong adalah saat sore hari sehingga oksigen di jantung lebih banyak.
Memasuki malam hari, kemampuan semua organ tubuh itu akan terus berkurang dan mencapai titik terendah pada tengah malam saat kita memang seharusnya sudah tidur. Pada pagi hari, siklusnya akan terulang lagi.
Waktu olah raga terbaik adalah sore hari karena di situlah titik puncaknya. Kalau terlalu malam sudah tidak baik karena kemampuan semua organ tubuh mulai menurun. Kalau tetap dipaksakan, organ-organ mengalami pemaksaan untuk bekerja. Bila tindakan seperti ini dilakukan terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang, dipastikan mengganggu kerja fisiologis organ-organ tubuh. Apalagi olah raga malam lebih banyak dilakukan orang yang bekerja penuh sepanjang harinya. Daya tahan tubuh yang semakin lemah karena keletihan akan membuat kita lebih berisiko mengalami gangguan fisiologis. Tujuan olah raga tentu saja untuk sehat, jangan memaksakan diri sampai akhirnya jatuh sakit.
22-06-2014 10:56
Sempatkah Anda menderita nyeri di bagian badan sesudah coba jenis olahraga baru atau sesudah memaksakan diri untuk olahraga lebih berat dibanding umumnya? Nyeri otot yang nampak 1 sampai 2 hari sesudah olahraga bisa dihadapi oleh seluruh orang. Janganlah cemas! Nyeri atau kekakuan otot ini adalah normal, umumnya tak berjalan lama sekalian mengisyaratkan bahwasanya olahraga Anda telah benar. Bagaimana cara mencegah nyeri pada otot sesudah olahraga. 1. Mengapa otot saya nyeri sesudah olahraga? Nyeri otot sesudah kegiatan otot di kenal semacam Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), momen ini kerap berlangsung apabila kita mengawali jenis olahraga baru, mengubah style olahraga kita atau menaikkan durasi serta intentistas olahraga. Waktu otot bekerja lebih berat dibanding umumnya, terjadinya rusaknya mikroskopis pada serat otot, yang menyebabkan rasa nyeri serta kaku. 2. Apakah DOMS bisa berlangsung pada tiap-tiap orang? DOMS bisa berlangsung pada tiap-tiap orang yang olahraga, juga atlit pun bisa alami tanda-tanda ini. Tetapi, tenang saja karena nyeri DOMS bisa hilang waktu otot telah mulai punya kebiasaan dengan beban yang didapatkan pada mereka. Nyeri adalah sistem penyesuaian yang bisa menyebabkan stamina serta kemampuan pada otot waktu pulih. Baca juga : Faedah Kesehatan Jinten Bagi Tubuh 3. Kesibukan fisik apa yang bisa menyebabkan DOMS? Seluruh wujud gerakan yang tak umum anda kerjakan bisa menyebabkan DOMS, terlebih gerakan di mana berlangsung kontraksi otot waktu otot memanjang (eccentric muscle contraction). Misal kesibukan fisik nya ialah naik turun tangga, jogging atau lari ke bawah, sistem penurunan beban, push up atau squat. 4. Berapakah lama DOMS bisa berjalan? DOMS bisa berjalan pada 3 sampai 5 hari. Intensitas nyeri bisa tengah atau berat, umumnya nampak 1 atau 2 hari sesudah olahraga. Nyeri otot ini janganlah sempat disamakan dengan nyeri mendadak, menusuk, serta berat yang dikarenakan oleh terkilirnya otot. Baca juga : Tiga Macam Olahraga Penambah Mesra Pasangan 5. Bagaimana jalan menyembuhkan DOMS? Tiada jalan gampang untuk menyembuhkan DOMS. Tiada yang dibuktikan 100% efisien. Penyembuhan seperti kompres dingin, pijat, obat-obatan untuk peradangan seperti aspirin atau ibuprofen, bisa menolong menyingkirkan tanda-tanda, Pada wajarnya DOMS tak memerlukan penyembuhan tetapi apabila nyeri makin kronis, atau bengkak atau urin jadi gelap harapa selekasnya membawa diri ke dokter. Tetapi sebisa-bisanya jauhi meminum memaksakan diri untuk olahraga dengan meminum pereda nyeri sebelum saat olahraga. 6. Bagaimana menghindar DOMS? Satu diantara jalan paling baik untuk menghindar DOMS ialah dengan mengawali gerakan olahraga baru dengan cara perlahan. Hal semacam ini bakal menyajikan saat untuk otot menyesuaikan pada gerakan baru. Lakukan pemanasan sebelum saat olahraga pula bisa menolong kurangi DOMS, walaupun belum dapat dibuktikan. 7. Apakah saya bisa meneruskan olahraga dengan DOMS? Anda bisa olahraga dengan DOMS walaupun bisa rasakan perasaan kurang nyaman. Anda bisa rasakan nyeri hilang waktu mulai melakukan aktivitas tetapi bisa nampak kembali waktu beristirahat. Apabila nyeri bikin susah untuk olahraga, janganlah dipaksakan, coba gerakan lain yang memakai otot lain. 8. Apakah DOMS bisa nampak lagi? DOMS adalah sistem di mana otot menyesuaikan, jadi apabila Anda beraktivitas dengan intensitas yang sama maka rusaknya otot bakal sedikit, serta pengobatan bakal lebih cepat.
07-07-2024 09:32
Penyakit autoimun adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh seseorang tidak bekerja dengan baik bahkan tidak dapat membedakan bakteri, sel baik maupun sel buruk di dalam tubuh. Umumnya autoimun menyerang tiroid, pencernaan dan sel-sel lainnya. Untuk mengatasi dan mencegah penyakit autoimun mempergunakan ramuan obat herbal sangat dianjurkan. Penyebab penyakit autoimun Belum diketahui secara pasti mengenai penyebab penyakit autoimun, namun ada beberapa faktor yabf dapat meningkatkan seseorang untuk terjangkit penyakit ini, di antaranya adalah : Etnis Pada beberapa penyakit autoimun umumnya menyerang etnis tertentu, misalnya diabetes tipe 1 yang pada umumnya menimpa orang Eropa sedangkan lupus rentan terjadi pada orang Afrika-Amerika serta Amerika Latin. Gender Umumnya wanita lebih rentan untuk terserang penyakit autoimun bila dibandingkan dengan pria. Dan biasanya penyakit ini dimulai pada masa kehamilan. Lingkungan Yang dimaksud dengan lingkungan di sini yaitu seperti cahaya matahari, bahan kimia serta infeksi virus dan bakteri yang dapat menyebabkan seseorang terserang penyakit autoimun dan memperparah keadaannya. Riwayat keluarga Pada umumnya menyerang anggota keluarga yang lain meskipun tidak selalu terserang dengan penyakit autoimun yang sama namun mereka rentan terkena penyakit autoimun yang lain. Obat alami untuk mengatasi penyakit autoimun Ramuan rempah jahe Rempah jahe yang kaya khasiat untuk pengobatan telah terbukti mencegah, mengobati dan mengatasi berbagai jenis penyakit. Anti inflamasi dalam rempah jahe dapat mengatasi penyakit autoimun dan menurunkan risiko peradangan karena penyakit autoimun. Konsumsi jahe setiap hari tidak akan menimbulkan efek samping yang buruk, caranya mudah cukup dengan memanaskan 1 ruas jahe dengan segelas air dan masukan teh rebuslah selama 5 menit, setelah ditiriskan tambahkan perasan lemon dan madu minumlah 3x sehari setelah minum obat. Lidah buaya Tanaman yang satu ini dapat menjadi ramuan obat herbal untuk mengatasi penyakit autoimun karena dapat memperlancar metabolisme, batang lidah buaya dapat dipergunakan juga untuk penyakit graves. Campurkan lidah buaya dengan perasan lemon dan madu untuk membuat jus, dalam beberapa kasus penggunaan lidah buaya harus dikonsultasikan kembali pada dokter Nanas berfungsi untuk penyakit autoimun Kandungan bromelain dari buah nanas sangat berguna untuk anti-inflamasi yang sangat tinggi, terapi dengan buah nanas ini membantu mengatasi peradangan artritis. Namun untuk penderita maag akut tidak dianjurkan mengonsumsi buah ini. Buah nanas yang telah dipotong campurkan dengan 15 ruas kunyit dan satukan dalam blender, minum jus yang satu ini 3x kali sehari untuk mengurangi peradangan pada beberapa bagian tubuh. https://pafikabpangkajene.org/ Ramuan obat herbal yang terbuat dari bahan rumahan menjadi solusi mudah, murah dan sehat untuk pengobatan secara alami. Mari hidup sehat dengan memanfaatkan tanaman, rempah, hingga buah yang ada.
19-06-2014 00:35
Bekerja itu merupakan aktivitas yang menyehatkan baik untuk fisik maupun psikis sekaligus dapat menjadi sumber penghasilan. Oleh karena itu, tidaklah sulit bila ada yang berpendapat bahwa orang yang sehat jiwanya adalah orang yang mampu bekerja dengan baik. Pada usia lanjut, bekerja dapat memelihara fungsi otak agar tak mudah lupa, sedangkan pada orang dewasa bekerja akan menjaga rasa percaya diri. Bekerja sebaiknya tak lebih dari 8 jam dalam sehari atau 40 jam seminggu. Sewaktu-waktu boleh bekerja lembur, terutama bila di kantor sedang sibuk. Bekerja terus-menerus selama 30 jam sangat berbahaya untuk jiwa karena yang bersangkutan mengalami kelelahan yang parah, baik fisik maupun mental. Kondisi dapat memburuk bila juga meminum minuman yang mengandung kafein. Kafein dapat memicu kerja sistem kardiovaskuler termasuk jantung. Baca juga : Obesitas Bisa Merusak Kesehatan dan Penampilan Ketika seseorang bekerja keras/lembur di atas batas kemampuan, awalnya tubuh akan menyesuaikan diri dengan memacu seluruh cadangan energi, baik fisik maupun mental sehingga semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Prestasi serta produktivitas kerja meningkat sangat mengagumkan. Akan tetapi, setelah beberapa bulan berlangsung semua cadangan energi habis terpakai sehingga akhirnya yang bersangkutan dapat mengalami exhausted atau kelelahan kerja dan itulah yang disebut sebagai burn out. Apa itu burn out? Kata burn out sangat populer di dunia kerja dan kadang sulit dibedakan dengan stres di tempat kerja. Pada abad ini,burn out banyak ditemukan pada karyawan wanita dengan usia sebelum usia 30 tahun. Gejala-gejala burn out yang sering ditemukan antara lain : Exhaustion yaitu perasaan lelah dan letih pada hampir setiap waktu, baik secara emosi, mental maupun fisik. Kehilangan motivasi atau antusias terhadap semua kegiatan, termasuk untuk kerja, sulit bangun pagi hari untuk memulai kerja. Berkembang frustasi, sinis, dan emosi negatif lainnya, biasanya yang bersangkutan cenderung bersikap sinis, selalu berpikiran negatif pada orang ilaini. Masalah kognitif berupa kesulitan konsentrasi dan memusatkan perhatian serta mengalami keseulitan memecahkan masalah atau mengambil keputusan (fight atau flight). Menimbulkan masalah dalam hubungan interpersonal baik di tempat kerja maupun rumah; lebih banyak konflik seperti melakukan perdebatan atau pertengkaran dan sebaliknya lebih menarik diri untuk berbicara dengan teman kerja satu tim atau dengan anggota keluarga. Tak peduli terhadap keadaan dirinya, misalnya dengan banyak merokok, minum suplemen yang mengandung stimulan, banyak makan junk food atau sebaliknya kurang makan dan tak cukup istirahat atau tidur. Mengobati diri sendiri dengan mengonsumsi obat tidur atau minum alkohol berlebih, minum kopi untuk meningkatkan energi pada pagi hari. Preokupasi terhadap kerja terutama ketika tidak bekerja. Akhirnya, kualitas hidup dan rasa puas akan menurun secara drastis. Setelah burn out berlangsung cukup lama, yang bersangkutan dapat mengalami berbagai penyakit fisik seperti gangguan pencernaan, serangan jantung sampai kematian mendadak, depresi yang disertai ide bunuh diri, dan obesitas. Angka bunuh diri akibat burn out banyak ditemukan di Jepang yang masyarakatnya terkenal gila kerja atau workaholic. Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular Jika mulai merasakan keluhan-keluhan seperti tadi, berarti Anda mengalami burn out. Yang perlu Anda lakukan adalah segera ambil cuti untuk beristirahat. Mulailah dengan melakukan aktivitas yang Anda inginkan yang selama ini tidak sempat dilakukan seperti mendengarkan musik yang membuat relaks dan nyaman. Tinggalkan, sekali lagi tinggalkan semua pikiran tentang pekerjaan selama Anda istirahat. Meditasi akan membuat Anda menjadi lebih relaks dan tenang atau membaca buku atau mengunjungi keluarga/kerabat untuk bersilaturahmi atau buatlah sesuatu yang benar-benar dapat membuat Anda relaks. Sediakanlah waktu untuk itu. Temukan sesuatu di luar sana untuk melakukan aktivitas atau hobi. Semua komunikasi yang dapat mencetuskan stres dalam pekerjaan, tinggalkan. Sediakan waktu untuk kegiatan bersama keluarga, liburan, atau aktivitas sosial. Bukalah telepon atau e-mail (surat elektronik) Anda setelah makan malam. Bila dengan cara tersebut tadi belum juga membantu, segera hubungi psikiater untuk konsultasi lebih lanjut.