ARTIKEL TIPS KESEHATAN TERPOPULER

TEMUKAN LEBIH BANYAK TIPS KESEHATAN

Image Thumbnail
Mengenal, Mencegah, dan Mengobati Penyakit Kanker

28-04-2014 01:43

Kanker adalah suatu penyakit yang di timbulkan oleh sel liar (Tumor) yang tumbuh tidak terkendali dan terus menerus membesar. Akibat pembesaran itulah akan muncul benjolan yang biasa disebut sebagai tumor. Jika tidak di obati secara baik dan benar maka tumor akan berubah menjadi kanker. Sel pada kanker akan membelah diri dengan cepat dan tidak terkontrol, karena sifatnya ini. Sel kanker mudah  menyebar ke beberapa bagian tubuh. Sel kanker akan terus menyusup kedalam jaringan yang ada di sekitarnya. Sehingga menjadi ganas dan dapat merusak sel atau jaringan sehat.  Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang paling ditakuti banyak orang, sehingga ada baiknya kita mencegah agar kanker tidak tumbuh didalam tubuh kita.    Kanker akan tumbuh dan berkembang dengan subur apabila mendapatkan asupan zat-zat yang didapat dari makanan atau kegiatan berikut ini :    1. Ketergantungan terhadap rokok yang banyak mengandung nikotin dan zat-zat adiktif lainnya.    2. Mengkonsumsi minuman beralkohol    3. Terlalu banyak minum kopi, coklat dan teh yang memiliki kandungan kafein tinggi.    4. Terlalu banyak makan-Makanan yang manis seperti gula, dan pemanis buatan, itu disukai oleh kanker serta dapat merusak kesehatan apabila dikonsumsi tidak sesuai dengan batasan atau berlebihan.    5. Hati-hati dengan meminum susu hewani yang dapat menghasilkan zat mucus yang sangat disenangi oleh kanker.    6. Hindari menggunakan garam meja untuk makanan dan minuman kita, sebaiknya menggunkan garam laut yang mengandung yodium.    7. Benzene dan zat kimia lain yang berada di lingkungan, diserap oleh darah sehingga meracuni seluruh jaringan tubuh.    8. Gaya hidup yang tidak sehat.    9. Obesitas (kegemukan)    10. Masalah genetis    11. Akibat radiasi    12. Sinar radiasi matahari yang tidak mampu di tahan oleh jaringan kulit hingga menembus ke dalam dan  membuat karakteristik kulit menjadi berubah.   Berikut beberapa jenis kanker dan gejalanya :    1. Kanker Mulut  Sering mengalami sariawan pada lidah, mulut dan gusi yang tidak kunjung sembuh sampai jangka waktu yang cukup lama.    2. Kanker paru-paru  Batuk secara terus menerus, sering keluar dahak yang bercampur darah, mengalami sakit pada daerah dada.   3. Kanker Tenggorokan Ditandai dengan gejala batuk yang terus menerus, suara serak dan payau    4. Kanker payudara  Kanker payudara ditandai dengan adanya benjolan di sekitar payudara, mengalami perubahan bentuk,  penebalan pada kulit payudara, terasa gatal, sering berwarna kemerahan, dan rasa sakit yang tidak ada  hubungannya dengan menyusui atau menstruasi.    5. Kanker otak  Ditandai dengan rasa sakit di bagian kepala secara terus menerus di pagi hari, dan mulai berkurang pada siang hari, epilepsi (ayan), badan menjadi lemah, mati rasa pada bagian lengan dan kaki, sulit untuk berjalan, perubahan tidak normal pada penglihatan dan sering mengantuk, kepribadian berubah, perubahan pada daya ingat, dan terasa sulit untuk berbicara.    6. Kanker saluran pencernaan  Kanker saluran pencernaan ditandai dengan adanya darah dalam kotoran, biasanya warna merah terang atau hitam pekat, rasa tidak enak secara terus menerus di bagian perut, adanya benjolan di sekitar perut, rasa sakit setelah makan dan adanya penurunan pada berat badan.    7. Kanker Kolon (Indung Telur)  Adanya pendarahan pada rectum, ada darah pada kotoran, adanya perubahan saat buang air besar (diare yang terus menerus atau mungkin sulit untuk buang air besar).    8. Kanker buah zakar (Testis)  Ada benjolan asing pada testis, sakit pasa perut bagian bawah, dada membesar atau menjadi lembek, ukuran penampungan testis yang membesar dan menebal secara mendak.    9. Kanker Darah (Leukemia)  Wajah sering pucat, mudah terkena infeksi, mudah terluka, sering mengalami mimisan, penurunan berat  badan, kelelahan kronis, dan sering sakit pada tulang dan persendian.    10. Kanker Kulit  Ada benjolan pada kulit yang menyerupai kutil (mengeras seperti tanduk), adanya bintik-bintik yang berubah warna dan ukuran, timbul rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit dan mengalami infeksi yang tak kunjung sembuh dalam waktu yang cukup lama.    11. Kanker Kandung Kemih  Keluar darah dan disertai rasa sakit pada saat buang air kecil, sering atau sulit untuk buang air kecil, dan terasa sangat sakit pada daerah kandung kemih.    12. Kanker Prostat Buang air kecil tidak lancar, rasa sakit yang terus menerus pada daerah pinggang bagian belakang, daerah  penis, dan paha bagian atas (Selangkangan).    13. Kanker Rahim  Kanker Rahim terjadi pada saat periode datang bulan, saat menstruasi keluar darah yang tidak seperti biasanya dan rasa sakit yang luar biasa.    14. Kanker Limfoma Maglinum (kanker kelenjar getah bening)  Kanker yang berasal dari jenis jaringan yang membentuk darah. Misalnya jaringan limfe, limfa, lacteal, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsung tulang. Jenis kanker limfoma yang lebih spesifik adalah penyakit Hodgkin yaitu kanker kelenjar limfe dan limfa.    Mencegah kanker jauh lebih baik dibandingkan mengobatinya, untuk mencegahnya diperlukan pengetahuan mengenai apa saja penyebab kanker sehingga kita bisa mencegah kemungkinan timbulnya sel-sel kanker sedini mungkin. Berikut beberapa tips untuk mencegah penyakit kanker.    Memeriksa resiko karena keturunan  Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara kita ada yang menderita kanker, kemungkinan besar kanker akan menyerang anggota keluarga yang lainnya. untuk itu kita harus memeriksakan semua anggota keluarga agar kita tahu siapa saja yang terkena dan tidaknya. Bila ada yang belum terkena kanker, maka disarankan harus merubah pola hidupnya.    Menghindari Makan Makanan yang berlemak  Lemak menyebabkan banyak masalah di dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu penyakit kanker. Untuk  mencegahnya hindarilah makan makanan yang berlemak tinggi.    Makan makanan yang kaya akan serat  Sayuran dan buah-buahan merupakan makanan yang kaya akan serat. Banyak mengkonsumsi makanan tersebut sangat baik untuk mencegah kanker.    Rutin berolahraga  Berolahraga merupakan cara yang terbaik untuk mencegah kanker. Pasalnya pada saat berolahraga, lemak yang ada di dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal ini akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berolahraga yang berat, lari di pagi dan sore hari itu sudah bisa untuk mecegah kanker.     Perbanyak konsumsi vitamin A, C, dan E Vitamin A, Vitamin C, dan vitamin E memiliki kandungan antioksidan yang sangat berguna untuk mencegah  penyakit kanker.    Menghindari Rokok  Rokok adalah sumber berbagai jenis penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker, berupaya menjauhi dan  meninggalkan kebiasaan merokok adalah upaya baik untuk mencegah kanker.    Perilaku seks yang sehat  Tidak berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks adalah cara yang jitu untuk mecegah kanker, pasalnya timbulnya penyakit kanker karena perilaku seksual yang tidak sehat.    Jadi bila anda tidak ingin terkena penyakit kanker maka ubahlah pola atau gaya hidup anda sekarang juga karena penyakit tidak mudah datang pada orang yang kondisinya sehat. Bila ada teman, saudara, keluarga atau bahkan anda sendiri sudah terkena penyakit kanker, tetapi anda takut untuk operasi atau anda tidak memiliki dana karena biaya operasinya yang begitu mahal. Saya sarankan untuk mengkonsumsi obat herbal ini, karena harganya yang begitu terjangkau dan bebas dari bahan kimia. Berikut beberapa obat herbal yang bisa menyembuhkan penyakit kanker. Diantaranya : sarang semut, sari mengkudu, kulit manggis, dan daun sirsak dapat menjadi solusi yang anda butuhkan. 

Baca Selengkapnya
Image Thumbnail
Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi

26-04-2014 22:27

Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi  - Kita tahu, penyebab darah tinggi (hipertensi) hampir sebagian besar (95%) lantaran dari sononya (essential hypertension). Hanya sebagian kecil saja yang didapat (acquired hypertention). Hipertensi esensial tidak bisa diapa-apakan karena sudah bakat mewarisi hipertensi. Yang bisa dilakukan oleh mereka yang berbakat darah tinggi hanya menekan, menjinakkan, agar darah tingginya tidak merajalela. Sementara hipertensi yang didapat, dan biasanya baru muncul setelah usia lanjut, bisa disebabkan oleh gangguan ginjal, kelenjar gondok, kelenjar anak gondok, atau kehamilan. Untuk menjinakkan darah tinggi tentu ada caranya. Pertama-tama tentu jangan gemuk. Batasi konsumsi garam, gerak badan teratur, dan cukup mineral (kalium, kalsium), serta hidup tidak tegang. Kalau dengan cara-cara itu tensi darah masih juga tidak jinak dan setelah digabung dengan mengkonsumsi bahan berkhasiat alami (obat herbal) juga tidak menolong menekannya, obat baru dipilih. Baca juga : Mengenal, Mencegah, dan Mengobati Penyakit Kanker Ada sekitar sembilan jenis obat hipertensi. Masing-masing jenis punya alamat kasusnya sendiri. Prinsip pilihan obat kalau bisa dengan satu jenis, tak perlu berjenis-jenis. Jenis obat dimulai dari jenis penguras kencing (diureticum). Dengan membuang cairan darah lebih banyak diharapkan tensi darah mengendur. Dokter akan memilihkan jenis obat sesuai dengan latar belakang penyakit pasien dan kemungkinan apakah penyebab darah tingginya. Bila tak ada penyakit lain, misalnya, cukup diberikan diurecticum plus golongan betablockers (nama belakang generiknya berakhiran "olol"). Pasien perlu jenis ACE inhibitors (nama belakang generiknya berakhiran "pril") untuk yang sudah mengidap gangguan jantung. Pada mereka yang ada riwayat nyeri dada (angina pectoris) boleh memilih betablockers atau calcium channel blockers atau disebut juga calcium antaganisi (nama generik belakangnya berakhiran "dipine"). Bila punya penyakit asma, jangan memilih betablockers, sedang yang mengidap kencing manis (diabetes mellitus) dan gout (asam urat tinggi) tidak boleh diberikan diurecticum. Baca juga :  Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi) Kita tahu semua obat hipertensi berefek samping impotensia pada pria. Namun bila mereka harus minum obat juga, pilihan cenderung pada ACE inhibitors atau alphablockers (nama generik belakangnya berakhiran "zocin")." Sementara ibu hamil hanya diberikan golongan methyldopa, dan mereka yang berusia di atas 65 tahun dipilihkan golongan betablockers dan diurecticum. Pasien hipertensi akan mengeluh tidak enak atau menjadi lebih tidak enak bila jenis obatnya salah alamat. Asmanya bertambah atau muncul bila diberikan obat golongan betablockers, atau bila mengidap kencing manis begitu juga. Yang asam uratnya tinggi sebaiknya memilih obat yang bikin banyak kencing. Kalau bukan golongan methyldopa, golongan lain membahayakan bagi ibu hamil yang darah tinggi.   

Baca Selengkapnya
Image Thumbnail
Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi)

25-04-2014 20:50

Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi)  - Tidak semua kasus darah tinggi atau hipertensi terelakkan. Bila itu menjadi bagian dari hidup Anda, bagaimana bisa tetap sehat berdampingan dengan kondisi itu? Mungkin tak bisa ditumpas, tetapi darah tinggi bisa dijinakkan. Caranya? Prinsipnya seberapa bisa tekanan darah dipertahankan pada nilai yang optimal. Terlebih pada mereka yang berisiko, seperti ada keturunan darah tinggi. Demikian pula bila mengidap pula kencing manis (diabetes melitus), lemak darah abnormal (kolesterol, trigliserida), dan ada riwayat gangguan jantung. Darah tinggi bergabung dengan keadaan tersebut bersifat memperburuk. Bukan saja tidak bijak kelewat cepat minum obat medis, seberapa bisa tidak perlu minum obat dulu. Kalau tanpa minum obat tensi darah masih bisa ditekan normal, obat jangan dipilih dulu. Obat baru diminum apabila dengan cara-cara tanpa obat, tensi masih berada di atas normal. Sedapat mungkin tensinya optimal. Apa sajakah cara-cara tanpa obat itu?   Baca juga : Mengenal, Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker  Pertama, bila berat badan lebih dari berat idealnya, turunkan dulu sampai ideal. Berat badan ideal diukur dengan BM (Body Mass Index), yakni berat badan (Kg) dibagi tinggi badan (M) pangkat dua. Bila indeksnya 23-25, berarti ideal. Di atas 25 kegemukan, di bawah 23 mungkin kurus. Seraya dengan menurunkan berat badan sampai ideal, perlu diet rendah garam. Bukan tawar sama sekali, melainkan membatasi saja. Tanpa sadar, konsumsi garam dari menu harian kita rata-rata lebih tinggi tiga kali lipat dari yang tubuh butuhkan. Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi) orang dengan kultur modern sering disebabkan oleh kelebihan sodium (natrium) dalam darah, khususnya pada tubuh yang salt sensitive. Hipertensi masyarakat di pedesaan yang hidupnya lebih papa, juga sering gara-gara menu hariannya yang serba asin (ikan asin, kecap asin).   Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi)   Selain itu, perlu rutin bergerak badan (olahraga). Tak perlu olahraga atau senam khusus, dengan memilih rutin jalan kaki cepat ( brisk walking), dengan laju 100 M/menit, atau 6 Km/jam, selama 40-45 menit, lima kali seminggu, tensi darah diharapkan terbantu untuk turun. Berat badan menjadi ideal, diet rendah garam, dan gerak badan teratur, mendukung upaya penurunan tensi darah. Selebihnya cukup kalium (dari buah-buahan) dan kalsium. Kalium dan kalsium membantu mengendurkan tensi darah juga. Lain dari itu, jiwa juga perlu tenang, tidak stres, dan hidup tidak tergesa-gesa. Perlu ada waktu untuk bersilaturahmi, ada orang yang mau mendengar isi hati, berekreasi, dan perlu hidup lebih santai. Orang yang tak ada riwayat darah tinggi, tensinya bisa mendadak melonjak kalau pikirannya lagi gundah. Pada kasus demikian, langsung memberinya obat pun tidak arif karena tahu sejatinya dia bukan kasus darah tinggi sejati.   Baca juga :  Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi   Demikian pula orang yang takut kepada dokter (white coat hypertension). Begitu ketemu dokter, darahnya langsung tinggi. Namun, tak demikian kalau mengukurnya sendiri di rumah. Kasus demikian harus bijak ditanggapi. Memberinya obat berarti mencelakakan lantaran begitu keluar dari kamar praktik dokter, tensinya sudah normal lagi. Pemberian obat di sini hanya menambah anjlok tensi darahnya. Untuk mengganti obat medis bisa dicoba beberapa obat herbal yang terbuat dari bahan alami berkhasiat yang secara ilmiah sudah terbukti. Sebut saja mengkudu, buah naga, kulit manggis, daun sirsak, seledri, mentimun, belimbing, dan bawang putih. Kalau bisa pilih yang sudah buatan farmasi dan berizin Depkes karena pasti berbeda khasiatnya bila dikonsumsi langsung dari bahan mentahnya. Jus Ultra Noni tentu lebih berkhasiat dari sekian buah mengkudu yang Anda blender atau peras sendiri. Tak cukup makan mentahnya sebab butuh proses dengan teknologi tinggi untuk menyaripatikan zat berkhasiat yang ada dalam mengkudu. 

Baca Selengkapnya
Image Thumbnail
Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke

25-04-2014 03:15

Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke  - Seakan sudah dilumrahkan awam kalau setiap tekanan darah atas atau sistolik di atas 120 dan tekanan bawah distolik di atas 80 serta merta dianggap sudah darah tinggi (hipertensi). Tak soal kapan diukur, bagaimana mengukurnya, dan dalam kondisi apa orang diukur. Kita tahu tekanan darah berfluktuasi dari waktu ke waktu, bahkan dari jam ke jam. Emosi, kondisi bergiat, efek hormonal dan faktor stres ikut mempengaruhi tekanan darah. Vonis bahwa seseorang hipertensi tidak dihasilkan oleh keputusan selewat sambil lalu. Sekali seseorang divonis hipertensi, mungkin harus berurusan dengan terus minum obat. Sikap seperti itu tidaklah bijak. Karena bila keputusan itu ternyata tidak tepat, orang merugi karena harus minum obat untuk sesuatu yang belum perlu.   Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-buahan  Sejatinya, tekanan darah diukur pada saat baru bangun tidur pagi hari. Belum melakukan apa-apa, misal belum mengomel pada pembantu, belum merasa jengkel, dan belum juga bergiat fisik, di saat itulah tekanan darah langsung diukur. Tekanan darah saat itu mencerminkan kondisi semurninya tekanan darah. Tentu akan menjadi berbeda hasilnya bila diukur sudah melakukan aktivitas. Seseorang baru dipastikan hipertensi bila diukur tiga kali berturut-turut selang waktu beberapa hari dengan alat yang sama memberikan hasil yang sama-sama lebih tinggi dari normal. Hanya dari pemeriksaan tensi satu kali saja, dan hanya karena melihat lebih tinggi dari 120/80 mmHg, lalu langsung memastikan kalau itu hipertensi, bisa jadi belum tentu diagnosis yang betul. Optimalnya tekanan darah itu kurang atau sama dengan 120/80 mmHg. Menurut WHO International Society of Hypertension, tensi 130/85 mmHg masih tergolong normal dan 139/89 mmHg tergolong normal atas (high normal). Seseorang baru dikategorikan hipertensi (ringan) setelah tensinya 140/90 mmHg. Tentu dengan catatan, pengukuran dilakukan dengan kondisi seperti sudah disebut di atas dan alat tensimeternya sudah ditera normal.   Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi  Jadi kalau kondisi pengukuran tidak menghasilkan nilai tensi yang sesungguhnya dan tensinya belum berkategori hipertensi, tak bijak kalau terlalu cepat langsung diintervensi dengan obat. Mengapa? Bila tensi ternyata bukan yang sesungguhnya langsung diberi obat, bisa jadi tensi darah malah jadi anjlok. Kita tahu, tubuh punya mekanisme otoregulasi tekanan darah. Waspadai bila tak ada riwayat darah tidak pernah tinggi mendadak jadi tinggi. Perlu lebih kritis untuk bertanya ulang kalau dokter masih memberi resep, apa obat memang sudah diperlukan. Bila suatu saat tensi meninggi, ada sistem tubuh yang mengatur untuk menurunkannya. Sebaliknya, kalau tensi menurun, tubuh akan menaikkannya. Biarkan dulu mekanisme itu berjalan tanpa perlu diintervensi dengan obat. Kelewat cepat memberi obat, berarti mengacaukan mekanisme otomatisasi tubuh melakukan keseimbangan tekanan darah (homeostasis). Bisa jadi, malah bisa anjlok akibatnya. Kejadian anjloknya tensi darah akibat kelewat cepat atau mungkin kelewat tinggi pemberian dosis obat darah tinggi, bukan peristiwa yang jarang. Acap oleh ulah pasien sendiri yang memutuskan minum obat begitu merasa tekanan darah yang diukurnya sendiri di rumah meningkat, bisa-bisa fatal akibatnya.   Baca juga : Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi  Tekanan darah yang mendadak anjlok buruk akibatnya pada otak dan jantung, selain ginjal. Pasokan darah ke organ-organ tubuh penting itu mendadak berkurang. Kita tahu otak paling rentan terhadap kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Kasus stroke berisiko terjadi kalau tensi darah mendadak anjlok. Stroke bisa terjadi lantaran tensi darah kelewat tinggi, bisa juga bila kelewat rendah. 

Baca Selengkapnya
Image Thumbnail
Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan

25-04-2014 22:28

Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan  - Alhamdulillah, Indonesia kaya dengan obat-obatan herbal, mulai dari madu sampai macam-macam apotek hidup ada. Dari sakit pusing biasa sampai sakit kanker bisa disembuhkan oleh tanaman-tanaman dari tanah Indonesia. Tidak perlu lagi mengacu pada produk herbal dari China. Karena produk herbal asli Indonesia sudah mulai mendunia. Dengan dibukanya Open Market 2015, produk herbal buatan Indonesia akan mempengaruhi market share penjualan dari herbal China. Baca juga :  Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke Obat hipertensi juga ada dari produk herbal. Banyak sekali tanaman ataupun buah-buahan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Misalnya mengkudu dan kulit manggis. Buah-buahan ini sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia, jadi tidak ada istilah mahal. Jika repot untuk mengolahnya menjadi jus, bisa saja langsung membeli jadi produk jus tersebut. Hipertensi dikarenakan tekanan darah sistol/diastolnya naik melebihi normal.  Jika tekanan darah terlalu tinggi bisa terjadi stroke dan bisa pula terjadi kematian dengan pecahnya pembuluh darah. Jadi untuk lebih amannya, bagi siapapun yang berumur 40 tahun keatas, lebih baik sudah mulai mengkonsumsi jus buah penurun hipertensi. Minimal untuk antidepresant, agar pikiran lebih tenang dan tekanan darah menjadi normal. Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Hidup sehat dengan produk herbal, kelebihannya tanpa efek samping dan aman dikonsumsi jangka panjang. Apalagi kalau berbentuk cairan, cepat diserap oleh tubuh. Hindarkan dari sekarang penyakit hipertensi, agar hidup lebih nyaman dan tanpa masalah dengan penyakit.

Baca Selengkapnya
Image Thumbnail
Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal

24-04-2014 10:27

Kesehatan mungkin merupakan salah satu anugerah terbesar dalam kehidupan Anda yang perlu Anda jaga dengan dengan baik. Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan serta kondisi tubuh Anda mulai dari memilih makanan serta pola diet yang seimbang hingga berolahraga secara teratur. Di sisi lain, ada berbagai masalah kesehatan yang mungkin dapat mengganggu kondisi tubuh Anda. Masalah kesehatan cukup beragam jenisnya mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis yang membutuhkan penanganan lebih jauh. Untuk mengatasi masalah kesehatan, ada berbagai jenis pengobatan yang bisa Anda gunakan mulai dari pengobatan medis hingga pengobatan alternatif atau tradisional. Berbicara mengenai pengobatan tradisional, salah satu jenis obat-obatan tradisional yang kian populer saat ini adalah obat herbal . Artikel ini akan mengulas berbagai detail mengenai obat herbal mulai dari jenis obat herbal, fungsi obat herbal, hingga kelebihan obat herbal. Baca juga :  Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan Secara umum, obat herbal dapat diartikan sebagai berbagai jenis obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan alami sebagai bahan utamanya, terutama bahan-bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sejak dulu, nenek moyang kita telah menggunakan berbagai jenis tanaman yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Jenis tanaman ini kemudian dikenal dengan sebutan tanaman obat. Beberapa jenis tanaman obat cukup mudah untuk ditemui saat ini. Bahkan, ada juga jenis tanaman obat yang mungkin selama ini Anda gunakan sebagai bumbu masak tanpa menyadari khasiat tanaman tersebut sebagai tanaman obat. Salah satu jenis tanaman obat yang digunakan sebagai bahan utama obat herbal saat ini adalah temulawak. Temulawak merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang memiliki khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan Anda. Ada berbagai jenis penyakit yang bisa diatasi dengan menggunakan temulawak seperti perut kembung, maag, diare, dan sakit kuning. Temulawak juga dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat untuk mengurangi kadar lemak dalam tubuh sehingga sering digunakan dalam proses penurunan berat badan. Selain temulawak, jenis tanaman lain yang biasa digunakan sebagai bahan baku obat herbal adalah jahe dan kunyit. Kedua jenis tanaman ini lebih dikenal sebagai bumbu masakan yang digunakan sehari-hari. Meski demikian, ternyata jahe dan kunyit juga memiliki khasiat bagi kesehata Anda. Selama ini, jahe dan kunyit juga sering digunakan sebagai bahan baku jamu karena khasiat yang dimilikinya. Tanaman kunyit dipercaya dapat meringankan berbagai masalah kesehatan seperti kesemutan atau gatal-gatal karena sifatnya yang menyejukkan. Kunyit juga dipercaya dapat menurunkan kadar gula dan lemak dalam tubuh. Sementara itu, jahe cenderung memiliki sifat yang hangat. Tak heran jika jahe sering dijadikan campuran dalam minuman hangat tradisional. Tanaman jahe mengandung kadar antioksidan yang cukup tinggi. Adapun khasiat tanaman jahe antara lain adalah meringankan sakit kepala, mencegah masuk angin, meringankan mual, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Saat ini, berbagai tanaman obat tradisional sudah dikemas dengan menggunakan teknologi modern sehingga menghasilkan produk obat herbal yang lebih mudah didapat dan dapat digunakan secara lebih praktis. Anda bisa menemukan berbagai jenis produk obat herbal yang tersedia di berbagai apotek atau toko obat saat ini. Ada beberapa alasan yang menyebabkan obat herbal cenderung lebih diminati oleh konsumen dibandingkan obat-obatan medis yang dianjurkan oleh dokter. Salah satu hal yang menjadikan obat herbal lebih diminati adalah karena sebagian besar obat herbal tidak memiliki efek samping bagi penggunanya. Bahan-bahan alami yang digunakan pada obat herbal akan bekerja secara alami juga pada tubuh Anda. Hal ini tentu saja berbeda dengan obat-obatan medis yang menggunakan bahan-bahan kimia yang mungkin dapat menimbulkan berbagai efek samping. Baca juga :  Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan Selain itu, faktor lain yang menyebabkan obat herbal lebih diminati adalah cara kerja obat herbal yang dapat menghilangkan penyakit hingga ke sumbernya. Bahan-bahan alami yang digunakan dalam obat herbal dapat bekerja secara holistik atau secara menyeluruh. Obat herbal tidak hanya menghilangkan gejala dari penyakit namun juga mampu mengatasi penyakit tersebut secara lebih optimal. Harga juga merupakan salah satu faktor yang membuat obat herbal lebih diminati saat ini. Dibandingkan dengan obat-obatan medis, harga obat herbal relatif lebih terjangkau. Meskipun tersedia dalam harga yang lebih terjangkau, khasiat serta kualitas obat herbal tidak kalah dengan kualitas obat-obatan medis. Dalam beberapa kasus, malah ditemukan fakta bahwa obat herbal memiliki kualitas serta khasiat yang lebih baik dibandingkan obat-obatan medis. Tak heran jika semakin banyak orang yang memilih obat herbal saat ini. Sama halnya seperti pada saat akan membeli obat-obatan medis, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan pada saat memilih obat herbal sehingga Anda dapat memperoleh hasil yang maksimal dari obat herbal yang Anda gunakan. Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah mencari informasi sebanyak mungkin mengenai produk obat herbal tersebut. Perhatikan bahan-bahan yang digunakan pada obat herbal tersebut dan perhatikan khasiat yang diberikan oleh obat herbal tersebut. Dengan mencari informasi mengenai obat herbal yang akanAnda gunakan, Anda bisa memilih jenis obat herbal yang sebaiknya Anda gunakan secara lebih efektif. Hal lain yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah diagnosis penyakit yang Anda derita. Pastikan Anda sudah mendapatkan diagnosis yang akurat terhadap penyakit yang Anda derita sehingga Anda bisa memilih obat herbal yang tepat sesuai dengan penyakit yang Anda derita. Jangan lupa untuk memperhatikan tanggal produksi serta tanggal kadaluarsa dari produk obat herbal yang akanAnda beli. Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah mengikuti petunjuk penggunaan produk obat herbal yang akanAnda beli. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda bisa mendapatkan hasil yang optimal dari obat herbal yang Anda konsumsi.

Baca Selengkapnya
Image Thumbnail
Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan

24-04-2014 02:38

Pertumbuhan teknologi saat ini yang sangat pesat dan berubahnya pola hidup  masyarakat ke arah kehidupan yang segalanya menjadi praktis, banyak menimbulkan kasus-kasus baru dalam ilmu kesehatan. Dimana pola hidup praktis saat ini sudah semakin meluas ke hamper sisi kehidupan masyarakat, dan yang paling dominan adalah pola hidup praktis yang berhubungan dengan gaya hidup yaitu seperti Konsumsi Makanan.  Banyak kita dapatkan saat ini berbagai macam olahan makanan yang beredar luas di masyarakat yang dikemas secara praktis sehingga mudah dan cepat untuk disajikan, bukan hanya itu kini bumbu bumbu penunjang untuk membuat makanan olahan pun banyak tersedia dalam bentuk yang mudah disajikan sebaga ibahan pendukung dalam membuat makanan. Olahan-olahan makanan cepat saji yang sudah ada saat ini, bagi sebagian pihak yang kurang memperhatikan kesehatan justru sangat membantu mereka, yaitu Gaya Hidup. Gaya hidup yang diartikan oleh sebagian orang modern inilah yang menyebabkan banyak dari sebagian masyarakat lebih tertarik mengkonsumsi makanan ataupun olahan makanan yang cepat saji, karena yang menjadi dasar mereka mengkonsumsi makanan cepat saji adalah karena mereka nilai lebih cepat dan praktis dalam menghidangkan serta mengkonsumsinya. Seperti yang kita ketahui bersama olahan makanan siap saji adalah semua jenis makanan / olahan yang disimpan atau disediakan dalam bentuk makanan atau olahan yang dikemas sedemikian rupa dan praktis, sangat mudah disajikan dan dihidangkan, serta dalam proses penyajianya menggunakan cara ataupun proses yang lebih sederhana tidak membutuhkan alat bantu tertentu dalam membuatnya serta tidak memakan waktu yang lama. Baca juga :  Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Tentunya dengan semakin beredarnya olahan makanan cepat saji berserta beragam bentuk kemudahan dalam menyajikannya, banyak ditemukan pula dampak-dampak negatif yang semakin bermunculan terkait dengan bahaya yang ditemukan karena mengkonsumsi makanan cepat saji. Banyak ilmuwan dibidang penelitian kesehatan yang telah membuktikan bahwa berbahayanya banyak mengkonsumsi makanan dan olahan pangan cepat saji. Karena berdasarkan riset yang mereka lakukan, telah banyak menghasilkan fakta dan bukti yang otentik bahwa olahan ataupun makanan cepat saji sangat berperan sebagai pemicu munculnya berbagai macam penyakit di tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bukanhal yang aneh, segala sesuatu yang praktis tentunya akan mempunyai resiko tinggi dibandingkan dengan yang alami. Jika kita kembali kemasa lalu, dimana pada saat ingin membuat makanan hanya bisa di dapat tentu dengan bersusah payah baik di mulai dari mengumpulkan terlebih dahulu bahan baku, membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengolahanya namun di sisi lain tidak ada efek negatifnya dan sangat minim sekali menyebabkan timbulnya penyakit. Seiring dengan semakin berkembangnya hal ini, telah banyak dilakukan penelitian terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji. Berdasarkan banyaknya informasiakan hal tersebut, berikut beberapa kasus yang disebabkan efek dari mengkonsumsi makanan cepat saji yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan di dunia diantaranya sebagai berikut: “ Di tahun 2011 ada sebuah riset yang telah dipublikasikan dan dicetak dalam Nutrition Research and Practice (NRP), yang berisi tentang hubungan antara olahan pangan dengan penyakit. Dalam hasi lriset tersebut di simpulkan, ternyata adanya zat aditif dalam olahan makanan cepat saji yang dapat memacu terjadinya alergi terhadap beberapa anak dengan kondisi tertentu, selain itu juga selain adanya kandungan zat aditif, kandungan lemak yang dalam olahan makanan cepat saji juga menjadi factor utama yang menyebabkan seseorang mengidap penyakit asma ” Baca juga : Khasiat dan Manfaat Sirsak “ Di Amerika Serikat berdasarkan data yang ada saat ini, juga telah dinyatakan dan diakui bersama oleh para penduduknya bahwa banyaknya kasus-kasus obesitas (kelebihan berat badan) yang melanda Negeri Paman Sam tersebut adalah mayoritas di sebabkan oleh konsumsi masyarakat Amerika yang cukup besar terhadap olahan makanan cepat saji. Dan selain itu juga berdasarkan data hasil riset terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat akhir-akhir ini seperti yang telah di kutip dalam salah satu jurnal kesehatan di Amerika Serikat yaitu Thorak,  disimpulkan bahwa salah satu pemicu sering terjadinya kasus penyakit eksim dan asma di masyarakat Amerika Serikat adalah tidak lain disebabkan oleh tingginya tingkat konsumsi penduduk Amerika Serikat terhadap makanan olahan cepat saji, data dan kesimpulan ini didapatkan berdasarkan riset yang dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada koresponden yang dipilih secara random (acak) terhadap 15 jenis olahan makanan yang sering dan gemar di konsumsi oleh masyarakat Amerika Serikat, dimana dari data yang didapat bahwa makin banyak dan berkembangnya kasus-kasus penyakit asam dan eksim yang dipilih dari 2  golongan usia masyarakat Amerika Serikat yaitu kelompok usia dewasa dan anak-anak remaja ialah di sebabkan karena banyak mengkonsumsi cepat saji. Dalam riset yang dilakukan dalam studi tersebut didapatkan kesimpulan dan juga fakta bahwa konsumsi olahan makanan cepat saji yang dikonsumsi dalam waktu satu minggu, di dapatkan hasil bahwa dalam waktu satu minggu tersebut olahan makanan cepat saji mampu menjadi penyebab gejala asma hingga 39% dari warga Amerika Serikat, dan berdasarkan data yang didapat juga bahwa 27% dari jumlah warga di Amerika Serikat dengan categori level anak-anak remaja jumlah korban yang terkena penyakit asma cukup meningkat di level anak-anak “ “ Dalam sebuah media berita yang dirilis pada rubric bidang kesehatan berdasarkan data ilmiah yang hasilkan oleh seorang peneliti dari University of Minnesota School of Public Health, Minneapolis dr Andrew Odegaard, beliau menyatakan bahwa semua orang yang mengkonsumsi olahan dan makanan siap saji yang kebarat-baratan berpotensi terserang penyakit diabetes golongan kedua. Hal ini disebabkan ialah karena tidak adanya aturan-aturan yang berlaku terhadap penggunaan trans-fatty acid yaitu zat aktif yang tidak pernah diatur dalam undang-undang di negara-negara Asia. Disana disebutkan bahwa komposisi lemak yang ada dalam makanan cepat saji sangat berpotensi terhadap timbulnya penyakit diabetes bagi kalangan remaja “ Itulah beberapa contoh kasus dan juga fakta yang di dapat terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji, meskipun demikian dengan banyaknya data-data hasil riset yang ditemukan terhadap dampak negative dari mengkonsumsi makanan cepat saji di lain sisi masih banyak juga kita temukan sebagian masyarakat di negeri kita ini yang meremehkan tuntunan pola hidup sehat, menurut mereka hal itu harus di lakukan agar bisa di katakana mempunyai pola hidup modern. Tentu, pola pandang yang sempit jika kita harus mengakuinya. Karena di jaman yang serba teknologi dan berkembang ini menjaga pola hidup sehat perlu di lakukan untuk mengimbangi kegiatan dan aktifitas sehari-hari, di mana dengan semakin berkembangnya pola hidup yang semakin modern dan juga teknologi yang semakin canggih tentunya akan juga memberikan dampak negative terhadap keberlangsungan hidup. Di mana akan banyak penyakit yang mungkin muncul karena tidak menjaga dengan baik pola hidup sehat sebagai dampak dari perkembangan jaman dan teknologi saat ini. Jadi jika kita ingin hidup sehat marilah kita jaga pola hidup, semaksimal mungkin hindari olahan makanan yang tersedia praktis (cepat saji) agar bisa hidup sehat.

Baca Selengkapnya
Image Thumbnail
Khasiat Dan Manfaat Sirsak

24-04-2014 08:55

Khasiat Dan Manfaat Sirsak  - Sirsak masuk ke Indonesia diperkirakan pada Abad XIX. Nama sirsak berasal dari bahasa Belanda, zuurzak. Zuur artinya asam dan zak berarti kantong. Jadi secara harfiah sirsak memiliki arti buah yang berasa asam. Bisa jadi ini didasari kombinasi rasa buahnya yang manis dan asam. Selain daunnya, hampir sekujur bagian tanaman sirsak juga memiliki manfaat untuk pengobatan. Buahnya, batangnya, bahkan bijinya pun memiliki manfaat yang tak bisa dipandang sebelah mata. Di Indonesia tanaman ini memiliki beberapa nama, yaitu nangka sebrang dan nangka londo (Jawa), nangka walanda dan sirsak (Sunda), nangka buris (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), serekaja (Bugis), jambu landa (Lampung), dan durian betawi (Minangkabau). Baca juga :  Obat Herbal Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata Saat ini di Indonesia dikenal dua varietas sirsak yang dibedakan berdasarkan rasanya. Varietas sirsak yang rasanya manis dikenal juga dengan sirsak ratu. Varietas ini berbuah kecil, lengket di lidah, dan bijinya sedikit. Varietas lainnya adalah sirsak yang memiliki rasa asam. Jenis ini berukuran lebih besar dan mempunyai banyak biji. Sirsak jenis ini tersebar luas di Indonesia. Tanaman sirsak belum dibudidayakan secara besar-besaran, tetapi umumnya ditanam secara terbatas di halaman atau pekerangan rumah. Masyarakat Indonesia sudah mengemal tanaman sirsak sebagai obat-obatan. Sebagian besar nenek moyang kita sudah menggunakannya sebagai obat untuk mengobati beberapa macam penyakit diantaranya mengobati bisul batu, penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), obat penurun panas (demam/meriang), mengobati penyakit hepatitis, obat batuk, obat sakit gigi dan masih banyak lagi. Baca juga :  Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan Selain dikonsumsi layaknya buah segar, sirsak juga bisa diolah menjadi makanan dan minuman. Banyak masyarakatt di Indonesia membuat makanan olahan berbahan dasar sirsak seperti dodol sirsak dan selai sirsak. Selain dodol dan selai, kita juga mengenal jus sirsak. Jus sirsak merupakan minuman hasil olahan buah sirsak yang sehat dan menyegarkan. Bahkan dengan teknologi terkini, daun sirsak yang mengandung zat acetogenins ini diolah menjadi jus dipadukan dengan kulit manggis. Acetogenins dikenal sebagai zat yang berkhasiat untuk menumpas kanker.  

Baca Selengkapnya
Image Thumbnail
Obat Herbal Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

23-04-2014 21:58

Ada kecenderungan kian hari obat tradisional atau yang sekarang kita kenal dengan sebutan obat herbal  kian diburu. Itu setidaknya yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Semakin banyak dokter yang memberi resep pengobatan menggunakan ramuan herbal dan banyak yang terbukti menyembuhkan.Fakta yang berkembang saat ini kontras sekali dengan dekade 80-an. Ketika itu, ada seorang dokter di Jakarta yang memberi resep ramuan herbal pada pasiennya dan berdampak pada izin prakteknya dicabut. Berbeda dengan China, negara biang pengobatan herbal. Di negara yang terbesar jumlah penduduknya ini setiap orang yang berobat ke rumah sakit diberi pilihan; berobat secara herbal (menggunakan ramuan tradisional) atau modern (menggunakan obat berbahan kimia)?Baca juga : Tips Memilih Obat Herbal Pelangsing Masyarakat di China sejak puluhan abad yang lalu hingga sekarang meyakini sekali obat herbal tak kalah mutunya dibandingkan dengan obat modern. Tidak hanya penyakit-penyakit ringan, tapi penyakit berat seperti kanker, stroke, hipertensi, diabetes, asam urat bisa sembuh dengan obat herbal. Diantara obat herbal tersebut yang sudah terkenal untuk mengatasi atau menyembuhkan penyakit mematikan itu adalah sirsak, kulit manggis, buah naga, mengkudu, dll.Di tempat asalnya, Benua Amerika, sirsak telah menjadi tanaman pengobatan yang diandalkan masyarakat setempat. Orang Indian misalnya, telah berabad-abad menggunakan tanaman ini untuk mengobati penyakit jantung, asma, reumatik, dan penyakit hati. Karena khasiatnya, sirsak menjadi salah satu tanaman obat yang diperknenalkan ke dunia lama setelah Christoper Columbus menemukan Benua Amerika pada 1492. Kemudian setelah itu orang Spanyol membawanya ke Filipina dan daerah tropis sekitarnya.Baca juga : Obat Herbal Untuk Penyakit Kolesterol Memang benar, buah manggis (terutama kulit buahnya) memiliki banyak khasiat yang luar biasa bagi kesehatan dan kecantikan. Zat xanthone yang terdapat dalam kulit manggis inilah yang menyebabkan buah ini memiliki daya obat yang kuat dan ampuh.  Beberapa penyakit yang diyakini dapat disembuhkan oleh kulit manggis diantaranya peluruh haid, obat sariawan, penurun panas, obat jerawat, disentri, kanker, kolesterol, diabetes, penyakit jantung, dll.Diakui atau tidak, buah naga merupakan salah satu buah-buahan yang memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Pasalnya, buah naga ini tidak hanya unik dari segi namanya, tetapi juga unik dari segi morfologinya (bentuk akar, bunga, batang, dll). Dari beberapa sumber, diketahui bahwa buah naga memiliki khasiat bagi kesehatan manusia seperti pencegah kanker usus, penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pengurang kolesterol, pencegah pendarahan, obat keluhan keputihan, dan penyembuh bagi beberapa penyakit lainnya.Baca juga : Menurunkan Berat Badan Dengan Obat Diet HerbalSementara itu, secara turun-temurun buah mengkudu (Noni) sudah digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu buah yang berasal dari Indonesia ini telah terbukti secara ilmiah melalui penelitian dapat menyembuhkan beragam penyakit, antara lain kolesterol, diabetes melitus (kencing manis), asam urat dan hipertensi (tekanan darah tinggi).Itulah beberapa manfaat kesehatan dari aneka tanaman herbal. Jika Anda termasuk salah seorang yang memiliki risiko kesehatan (terserang penyakit) seperti itu, tidak ada salahnya bila Anda mencoba mengkonsumsi obat herbal, biasanya berbentuk jus, yang berbahan dasar dari buah-buahan/tumbuhan alami sebagai obat penawar atau pencegah penyakit tersebut.  Kini saatnya Anda beralih ke pengobatan herbal sebab sekarang obat herbal tak lagi dipandang sebelah mata. 

Baca Selengkapnya
...