Waktu Posting : 25-04-2014 20:50 | Dibaca : 2424x
01-07-2014 22:29
Hampir 6 bulan ini saya mengalami sejenis depresi,perasaan selalu tidak nyaman,ingin marah2 terus,selama ini saya minum xanak yg dosisnya 0.5mg 2 tablet setiap hari,sering juga saya mengalami sakit kepala,yang ingin saya tanyakan apa extra jus kulit manggis bisa digunakan sebagai anti depresi?saya juga sudah melakukan cek darah lengkap,tontegen torak,USG semua hasilnya normal
16-06-2014 00:33
Supaya kita bisa bergerak serta melakukan aktivitas keseharian, tubuh perlu daya. Sumber daya datang dari karbohidrat, yang bakal dipecah jadi glukosa. Karbohidrat bakal terbakar jadi daya bila kita bergerak, atau disimpan di jaringan otot serta lemak bila kita minim gerak. Reaksi melepas glukosa dalam darah ini ditetapkan oleh indeks glikemik (IG). Indeks glikemik ialah tingkatan pangan dalam dampaknya menambah gula darah. Makin tinggi IG satu makanan, makin cepat makanan dirubah jadi glukosa. Dalam keadaan normal, tubuh mempunyai mekanisme untuk melindungi kandungan gula darah dalam situasi stabil. Namun beberapa orang spesifik, seperti pasien diabetes, tak bisa melakukan hal semacam itu. Karenanya, indeks glikemik satu makanan benar-benar butuh dicermati. Pastinya kita disarankan untuk menentukan makanan rendah IG yang sifatnya lambat menambah gula darah. Indeks glikemik memanglah bukan hanya hanya satu patokan untuk menentukan makanan sehat. Waktu mengatur diet rendah IG, Anda butuh tahu makanan mana yang paling baik untuk kesehatan. Enam hal tersebut tak bisa Anda lupakan : Baca juga : Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Bernergi Jauhi karbohidrat Makanan yang memiliki kandungan 100 % protein (daging, ikan, telur), serta yang memiliki kandungan 100% lemak (minyak, mentega), tak memiliki kandungan karbohidrat. Karenanya makanan itu tak berefek menambah gula darah, atau mungkin dengan kata lain, rendah IG. Jauhi zat tepung Ini zat yang paling gampang dirubah jadi glukosa didalam tubuh. Zat tepung dalam situasi mentah, susah dipecah oleh tubuh. Tetapi bila partikel-partikel dalam zat itu sudah di proses, misalnya tepung terigu, tubuh dengan gampang memecahnya serta merubah zat itu jadi glukosa. Serat diperbanyak Pemecahan zat-zat makanan di dalam tubuh dapat diperlambat dengan serat. Karenanya, indeks glikemik rendah dimiliki oleh makanan dengan serat yang tinggi. Bedakan tipe gula Ada empat tipe gula : glukosa, fruktosa, laktosa, serta sukrosa. Makanan dengan kandungan glukosa tinggi, umpamanya minuman ringan, bakal segera menambah kandungan gula dalam darah. Sedangkan fruktosa (gula pada buah) serta laktosa (umumnya pada olahan susu) tak menambah kandungan gula dalam darah. Karenanya, beberapa jenis makanan itu mempunyai IG rendah. Adapun sukrosa mempunyai IG cukup. Baca juga : Tubuh Bugar Berkat Posisi Tidur Seimbang Konsumsi lemak Komponen ini bakal memperlambat pengosongan lambung. Makin lama lambung dikosongkan, makin lama juga makanan diolah. Dengan cara automatis produksi glukosa diperlambat. Cermati derajat keasaman makanan Keasaman satu makanan memengaruhi kecepatan pencernaannya didalam tubuh. Maka pemecahan makanan jadi glukosa lebih lambat. Jeruk merupakan contoh makanan yang memiliki derajat keasaman tinggi. Glycemic Load Kita juga butuh mengkalkulasi Glycemic Load (GL) selain IG makanan. Sistem penilaian peringkat untuk porsi makanan dan jumlah karbohidrat dalam makanan menurut ukuran IG disebut GL. Untuk memperlihatkan dampak makanan dalam satu porsi, sehari, atau berhari-hari diperlukan GL. Langkah mengkalkulasi GL gampang saja, yakni : IG x kandungan karbohidrat dalam 1 porsi makanan (g)/100. Akhirnya menunjukkan efek satu porsi makanan pada kandungan gula dalam darah. Misalnya, nasi merah mempunyai IG 88 sedang IG gula putih 64. Bila cuma memperhatikan angka itu, lebih baik gula dari pada nasi merah. Walau sebenarnya bukan hanya seperti itu. Di sinilah GL butuh dicermati. Kita mesti 'menghitung' dahulu jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Kita umumnya makan nasi satu piring, namun gula mustahil dimakan dalam jumlah satu piring, bukan?
17-08-2014 06:19
Sistem tubuh di ciptakan dengan cara sistematis serta sama-sama berhubungan antar bagian-bagiannya. Masalah pada satu diantara sisi bakal menimbulkan persoalan di bagian tubuh yang lain. Berarti, ada keluhan di sebuah bagian tubuh, dapat memberikan indikasi ada masalah pada tubuh. Kelainan itu dapat kelainan sistemik yang melibatkan sistem tubuh keseluruhannya atau mungkin kelainan yang berlangsung pada organ tubuh. Pergantian warna kuku sesungguhnya masalah yang tidak sering berlangsung. Namun, setidaknya diinginkan orang-orang tahu, hingga bisa mendeteksi ada masalah pada tubuh, hingga bisa secepatnya mengambil aksi dengan memeriksakan diri ke dokter. Wajarnya, kuku yang sehat berwarna cerah atau mungkin kemerah-mudaan, lantaran daging dibawah kuku ada banyak pembuluh darah. Tetapi, warna itu bisa berganti sebab ada masalah pada tubuh. Di bawah ini pergantian warna yang dapat berlangsung pada kuku : - Kuku Putih (White Nails) Warna kuku beralih jadi putih ialah masalah yang seringkali berlangsung. Kelainan itu dikatakan dengan leukonychia. Kelainan kuku putih kerap diketemukan pada pasien hipoalbuminemia, sirosis liver, serta dampak samping kemoterapi. Baca juga : Cara Mengelola Marah dengan Baik Hipoalbuminemia ialah tanda-tanda rendahnya kandungan albumin dalam darah, yang disebut indikasi ada kelainan pada sistem organ, seperti liver, ginjal, serta kulit. Kuku putih yang berlangsung pada hipoalbuminemia serta dampak samping kemoterapi, dapat normal kembali seandainya pemicunya diatasi. Namun pada sirosis liver, kuku yang putih condong berbentuk menetap, lantaran penyakit itu amat sulit sembuh. Bahkan juga nyaris tidak pernah pulih. - Kuku Hitam (Black Nail) Kuku dapat beralih warna jadi hitam lantaran pigmen yang dihasilkan disebabkan infeksi kuku oleh bakteri pseudomonas. Bakteri itu paling banyak menyerang orang yang kesehariannya bergelut dengan air, seperti ibu rumah-tangga, pembantu rumah tangga, petani, serta perawat. Bila pemicunya bakteri, kuku hitam dapat diatasi dengan pemberian antibiotik. Bila bakterinya telah hilang, warna kuku yang hitam pula bakal menghilang. Kecuali bakteri, kuku hitam pula dapat dikarenakan oleh trauma, umpamanya terjepit atau mungkin terhantam benda keras. Trauma itu dapat menyebabkan perdarahan dibawah kuku, hingga berlangsung penggumpalan darah yang bikin kuku berwarna kehitaman. Pada masalah ini, warna kuku yang hitam dapat hilang dengan sendirinya. Pemicu warna kuku hitam yang lain ialah disebabkan dampak samping kemoterapi memakai obat-obatan bleomycin atau mungkin adriamycin. Warna hitam kuku pada masalah itu pula dapat membaik bila kemoterapinya dihentikan. Aspek yang lain ialah ada tahi lalat, baik jinak ataupun ganas dibawah kuku. Yang butuh diwaspadai ialah tahi lalat ganas lantaran dapat berkembang jadi penyakit kanker kulit ganas yang dikatakan melanoma maligna. Penyakit itu cepat meluas serta dapat mengakibatkan kerusakan kuku, jaringan kulit di seputar kuku hingga gampang berdarah, dibarengi rasa nyeri, serta menyebabkan infeksi. Bila telah sekian, pasti bakal susah sekali kembalikan kuku ke bentuk awal mulanya. - Kuku Merah (Red Nail) Kuku merah, warnanya tak berbentuk menyeluruh, namun cuma sepertiga kuku sisi bawah saja yang dekat dengan kulit atau mungkin lunula. Warna merah ini dapat nampak lantaran berlangsung perluasan pembuluh darah pada bantalan kuku. Keadaan itu banyak diketemukan pada pasien penyakit lupus erythematosus, alopecia areata, serta pasien alergi obat yang sifatnya sistemik dan muncul lesi di semua tubuh. - Kuku Biru (Blue Nails) Warna biru pada kuku terlihat pada sepertiga sisi kuku bawah atau mungkin lunula. Warna itu berbentuk permanen. Namun masalah kuku biru ini terhitung amat tidak sering. Kuku biru seringkali didapati pada situasi argyria, yakni warna kebiruan pada kuku, kulit, konjugtiva, serta organ dalam disebabkan terpapar bahan kimia yang memiliki kandungan partikel perak, debu perak, atau mungkin senyawa perak. - Kuku Kuning (Yellow Nails) Kuku kuning umumnya didapati pada kuku yang berhenti tumbuh, hingga susunan kuku menebal serta permukaannya halus. Bentuk kuku kuning ini biasanya cembung lantaran alami penebalan. Wajarnya, kuku jempol alami perkembangan sejumlah 0, 10 sejumlah 0, 12 milimeter /hari. Di banding dengan jari yang lain, kuku jempol pertumbuhannya lebih lambat. Jadi, jempol tangan lebih lambat tumbuhnya daripada kuku jari tangan yang lain. Jempol kaki pula lebih lambat pertumbuhannya dari jari kaki yang lain. Namun jempol tangan lebih cepat tumbuh daripada jempol kaki. Perkembangan itu tak terjadi pada yellow nail. Sedangkan pemicu terjadinya kuku kuning ialah limfedema, yakni bengkak pada tungkai serta lengan disebabkan akumulasi cairan yang dikarenakan masalah aliran kelenjar getah bening. Kecuali itu, kuku kuning pun dapat dikarenakan infeksi paru-paru. Seperti pada penyakit tuberculosis yang dikarenakan mycobacterium avium. Namun terkadang kuku kuning pemicunya idiopatik. Half and Half Nails Pada masalah ini, separuh kuku sisi bawah (dekat lunula) berwarna putih, sedangkan ujung kuku berwarna cokelat. Keadaan itu banyak diketemukan pada pasien kelainan ginjal (uremia), HIV/AIDS, umur manula, serta pula dampak negatif disebabkan kemoterapi. Warna kuku separuh ini dapat hilang bila pemicunya diatasi. Baca juga : Perubahan Pada Kulit yang Perlu Diwaspadai Jagalah Kebersihan Kuku! Kebersihan kuku mesti senantiasa dijaga supaya terlepas dari kuman atau mungkin bakteri yang dapat membahayakan kesehatan. Melindungi kebersihan kuku sesungguhnya tidaklah susah. Di bawah ini langkahnya : Potong Kuku dengan cara Teratur Memotong kuku memanglah mesti dibiasakan. Setidaknya satu minggu sekali. Baiknya memotong kuku sesuai dengan ukuran jari. Namun ingat janganlah terlampau pendek, lantaran dapat muncul celah yang memperkenankan kotoran serta kuman melekat serta berada didalam celah itu. Sedangkan untuk wanita yang suka memanjangkan kuku untuk estetika, baiknya kerap bersihkan kuku. Minimalkan Gunakan Cat Kuku Menggunakan cat kuku memanglah bisa membuat cantik kuku. Namun, cat kuku baiknya tak dipakai terus-terusan. Cukup pakai waktu acara-acara khusus saja. Cat kuku sifatnya melindungi semua permukaan kuku. Kecuali kuku jadi tak dapat bernapaas, cat kuku yang digunakan terlampau lama pula bikin warna kuku jadi agak kekuningan. Karenanya, bila terpaksa memakainya, baiknya cat kuku itu secepatnya dibikin bersih sesudah dipakai.