Waktu Posting : 01-07-2014 22:29 | Dibaca : 504x
23-05-2014 18:22
Penyakit stroke saat ini sering kali menghantui mereka yang berada dalam usia di atas 40 tahun. Ya dalam hal ini kita sering kali mendapati orang yang berada pada usia di atas 40 tahun mengalami penyakit stroke. Hal ini lantas memunculkan banyak pertanyaan yang ada dalam benak kita, tentang mengapa penyakit yang satu ini bisa terjadi? Setelah para ahli melakukan banyak penelitian tentang penyakit ini maka akhirnya muncul sebuah hasil yang cukup mengejutkan. Stroke ini terjadi rata-rata karena pola hidup yang kurang sehat yang dimiliki oleh penderitannya di masa sebelumnya. Jadi dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa penyakit ini dapat kita cegah dengan pola hidup yang baik. Stroke merupakan penyakit yang berbahaya yang terkadang dapat berakhir pada kematian penderitanya. Penyakit ini merupakan penyakit yang menyerang pada sistem syaraf manusia. Jadi ketika sistem syaraf pada manusia tersebut terganggu maka yang terjadi adalah kekakuan atau mati fungsi yang dialami oleh sebagian organ tubuh. Semisal tangan, kaki dan juga organ tubuh lainnya. Perlu untuk anda ingat bahwa penyakit ini adalah pembunuh kedua di dunia setelah penyakit jantung, yang dengannya Indonesia memiliki jumlah penderita penyakit ini yang tidak sedikit. Sehingga dengannya perlu pemahaman lebih lanjut tentang penyakit ini agar mengurangi resikonya. Baca juga : Indikator Seseorang Terkena Sakit Ginjal Gejala stroke yang dialami oleh seseorang ini dibagi menjadi dua jenis gejala. Yakni gejala stroke mayor dan minor atau ringan. Dan untuk lebih jelasnya tentang kedua gejala stroke ini maka anda dapat membacanya pada ulasan d bawah ini. Gejala stroke mayor yang biasanya terjadi adalah tiba-tiba mengalami sakit kepala, rasa kaku pada bagian-bagian tubuh tertentu semisal wajah, kaki , tangan dan juga organ lainnya, terjatuh secara tiba-tiba, akan mengalami kesulitan untuk berbicara, penglihatan yang dirasa semakin kabur, denyut nadi terasa kuat namun tubuh dirasakan semakin melemah, sulit melakukan berbagai macam aktivitas yang biasanya dirasakan mudah layaknya berjalan, mengunyah makanan, dan lain sebagainya. Jika mengalami masalah ini maka upaya yang dapat dilakukan adalah dengan segera melakukan perawatan ke dokter dan memberikan bantuan pernapasan kepada penderita. Sedangkan gejala stroke minor atau ringan yang sering kali terjadi adalah penderita akan mengalami sakit kepala secara tiba-tiba, otot-otot yang terasa melemas serta biasanya akan mengalami kesulitan bicara. Jika hal ini terjadi maka upaya terbaik yang seharusnya segera dilakukan adalah mengonsultasikannya ke dokter terkait. Baca juga : Kebutuhan Gizi Wanita Penyakit stroke ini merupakan penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup yang kurang sehat penderita di masa sebelumnya. Sehingga penyakit ini dapat dicegah dengan berbagai upaya di antaranya sebagai berikut: 1. Membiasakan pola makan yang sehat. Anda perlu memperbaiki pola makan anda agar terhindar dari penyakit ini. Seperti halnya mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak seperti daging dan memperbanyak mengonsumsi buah dan sayuran 2. Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Seperti yang kita ketahui bahwa air putih mengandung beragam manfaat bagi tubuh kita. Jadi membiasakan mengonsumsinya secara teratur merupakan upaya yang baik untuk dilakukan. 3. Mengendalikan pola pikir. Orang yang stress memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit stroke. Jadi sebaiknya anda serng kali melakukan refreshing agar otak anda lebih santai. 4. Berolahraga dengan baik. Pagi dan sore hari serta waktu istirahat adalah waktu yang tepat untuk anda gunakan olahraga. Hal ini sangat manjur untuk mengurangi kepenatan sekaligus mengurangi resiko terkena penyakit stroke. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan kepada anda. Semoga beberapa ulasan di atas dapat memberikan manfaat bagi anda sekalian.
20-06-2022 01:13
Makan banyak tapi tetap kurus mungkin menjadi satu hal yang hampir mustahil terjadi kecuali jika kamu melakukan hal lain untuk mengimbangi kebiasaan itu setiap harinya. Kira-kira apa hal lain yang bisa mengimbangi kebiasaan tersebut? Ini beberapa tips makan banyak tapi tetap kurus. 1. Sering olahraga Banyak makan tapi tetap kurus tidak akan mungkin tanpa olahraga yang rajin. Olahraga adalah satu-satunya cara sehat untuk membakar kalori makanan yang masuk ke dalam tubuh sehingga tidak sampai ditumpuk dan diubah menjadi lemak. 2. Porsi kecil Jika ingin makan banyak apa saja tapi juga ingin tetap kurus, satu trik yang bisa diterapkan adalah makan dalam porsi kecil. Bahkan cara diet saja ada yang menerapkan makan porsi kecil tapi sering untuk menghindari kebiasaan makan berlebihan. 3. Banyak minum Makan apa saja boleh, tapi agar tidak cepat mengalami kenaikan berat badan tentunya harus diimbangi dengan minum yang banyak karena minum air putih membantu mengenyangkan perut sehingga menghilangkan nafsu makan dan mengurangi keinginan makan berlebihan. 4. Istirahat cukup Tidur yang cukup juga efektif menjaga berat badan karena kamu mengurangi waktu tergoda ngemil atau makan sembarangan. Justru ketika tubuh kurang tidur atau memaksakan diri untuk terjaga tapi sebenarnya dalam kondisi sangat lelah, justru otak akan merespon dengan mengirim sinyal 'menyuruhmu makan'. Jadi tidurlah daripada makan. 5. Tidak banyak duduk Selain olahraga, salah satu kebiasaan harian yang tidak boleh diabaikan setiap harinya adalah gaya hidup bermalas-malasan, duduk terus atau sedentary. Jika memiliki kebiasaan bermalas-malasan, sulit rasanya banyak makan tapi tetap kurus. Imbangi aktivitas harian yang aktif jika tetap ingin makan banyak.
24-05-2014 08:33
Bersin, kulit memerah, kulit gatal, bengkak-bengkak, dan asma. Gejala-gejala itu adalah salah satu yang timbul akibat alergi. Sebenarnya, alergi bisa sembuh atau tidak, ya? Pertanyaan itu sering terlintas di benak mereka yang memiliki alergi pada satu atau bahkan beberapa hal. Respon tubuh akibat alergi biasanya akan membuat kegiatan sehari-hari tidak lagi nyaman dijalani. Efeknya juga membuat kerepotan orangtua yang memiliki anak beralergi. Menurut dokter spesialis kulit, R. Amir Hamzah, bila seseorang memiliki bakat alergi (atopi), bakat tersebut akan selalu ada di dalam tubuhnya. Saat pencetusnya berada dekat dengannya, maka alergi pun muncul. Alergi tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dicegah dan dihindari faktor pemicu alerginya. Saat reaksi alergi muncul, bentuknya bervariasi dari yang ringan seperti kaligata atau biduran sampai reaksi shock anafilaktik. Penyakit alergi di berbagai negara di dunia meningkat pesat selama dua dekade terakhir. Alergi adalah gejala klinis yang disebabkan oleh reaksi berlebihan atau hipersensitif dari sistem kekebalan tubuh seseorang terhadap masuknya bahan-bahan yang bersifat imunogenik atau antigenik. Baca juga : Obat Herbal Tradisional Penyakit Diare Bahan-bahan yang dapat menyebabkan alergi disebut sebagai alergen yang dapat berasal dari dalam tubuh sendiri ataupun lingkungan. Penyakit atopik yang sering terjadi antara lain dermatitis atopik (DA), alergi obat, alergi makanan, alergi terhadap alergen hirup, urtikaria (kaligata/biduran), dan angiodema (bengkak di tubuh, terutama mata atau bibir). Keringat memang dapat merangsang gatal pada orang-orang yang memiliki DA. Namun, mekanisme yang mendasarinya belum diketahui. Pada sebuah penelitian dikemukakan bahwa penderita DA sensitif terhadap zat yang terdapat pada keringat itu sendiri yaitu antigen autolog pada keringat. Tubuh akan melepaskan zat histamin sebagai respons terhadap antigen tersebut melalui mekanisme hipersensitivitas. Bila Anda memiliki alergi, terapi yang paling tepat dan utama adalah menghindari faktor pencetus yang menyebabkan alergi. Obat-obat pun dapat diberikan untuk membantu mengurangi gejala alergi. Pada anak-anak, seiring bertambahnya usia, terkadang alergi akan berkurang terutama pada makanan. Baca juga : Cegah Myasthemia Grafis dengan Obat Herbal Untuk mengatasi alergi, sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui jenis alergi, melakukan tes alergi, dan mendapatkan terapi. Namun, hal utama yang perlu dilakukan apabila kita tahu menderita alergi adalah menghindari faktor-faktor yang dapat mencetuskan reaksi alergi. Bila didiamkan, alergi itu dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan klinis pada berbagai organ tubuh seperti kulit, mata, dan saluran pernapasan. Dampak lanjutannya pun bisa muncul seperti lecet, jaringan parut, atau infeksi akibat garukan karena rasa gatal. Alergi dapat pula mengganggu sistem susunan saraf pusat yang dapat mengganggu perkembangan dan perilaku seseorang. Selain itu, dampak alergi dapat menurunkan kualitas hidup, mengganggu pekerjaan, menimbulkan rasa malu, serta sulit konsentrasi. Pada anak-anak, dampak alergi itu dapat mengganggu proses belajar. Namun, yang benar-benar butuh dikerjakan ialah mengidentifikasi aspek pemicunya. Sesudah itu, menaikkan ketahanan badan, seperti olahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, serta pastinya konsumsi makanan atau minuman kesehatan, satu diantaranya ialah Ultra Mangosteen. Ultra Mangosteen ini terbuat berbahan alami ekstrak kulit buah manggis serta daun sirsak. Dalam kulit buah manggis ada xanthone. Dengan cara khusus, manfaat utama xhantone itu ialah semacam antioksidan, yaitu semacam pelindung sel pada sistem oksidasi atau penuaan sel. Bahan aktifnya membuat perlindungan sel serta kurangi rusaknya sel disebabkan radikal bebas. Kecuali itu, ia juga bermanfaat semacam antibakteri, antikanker, serta antiradang. Beragam riset diluar negeri menuturkan, kulit buah manggis yang telah masak memiliki kandungan polyhydroxy-xanthone yang disebut derivat mangostin serta beta-mangostin. Senyawa-senyawa ini ialah turunan xanthone yang dalam badan bertindak semacam antikanker, antipenuaan awal serta antialergi.