Waktu Posting : 17-10-2014 16:25 | Dibaca : 2287x
23-05-2014 20:22
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang ingin sakit. Apalagi jika sakit yang diderita berhubungan dengan organ penting tubuh yang berpengaruh pada kegiatan sehari-hari untuk beraktivitas. Salah satu organ penting tubuh yang berperan dalam aktivitas tubuh adalah otot. Otot penting karena otot akan berpengaruh pada gerakan sistem organ tubuh lainnya. Misalnya gerakan tangan, kaki, hingga mata sekalipun semuanya dipengaruhi oleh otot. Salah satu penyakit yang menyerang dan berhubungan dengan otot adalah lemas otot atau yang dikenal dengan Myasthenia Gravis dalam dunia medis. Otot dalam tubuh menjadi lemas, akibatnya setiap gerakan yang dilakukan otot tersebut akan terganggu. Otot di dalam tubuh yang biasa melemas jika sudah terserang penyakit ini adalah otot yang berhubungan dengan panca indera seperti otot yang menggerakkan kelopak mata, otot yang berperan dalam pernafasan, dan otot yang menggerakkan mulut untuk berbicara hingga mengunyah. Mata akan mengalami gangguan pada pergerakan kelopaknya , mulut akan mengalami kesusahan saat berbicara, mengunyah, dan untuk otot lemas di bagian pernafasan bisa membuat seseorang kesusahan bernafas terutama saat menghirup udara. Bca juga : Langkah yang Gampang untuk Hidup Lebih Lama serta Sehat Jika keadaan ini dibiarkan, bukan tidak mungkin Myasthenia Gravis yang diderita menjadi semakin parah. Untuk bernafas butuh alat bantu, kelopak mata harus ditegakkan, otot wajah menjadi kaku dan membuat rahang terbuka karena mulut yang susah ditutup. Jika masih bisa berbicara, biasanya suara menjadi sengau karena ada gangguan dalam sistem pernafasannya. Tapi, jika sudah parah berbicara pun tidak bisa. Myasthenia gravis akan lebih ringan sifatnya jika segera ditangani dan diistirahatkan dari aktivitas. Namun, penyakit ini bisa berubah jadi lebih bahkan hingga menyebabkan kelumpuhan dan kematian pada penderitanya jika dibiarkan dan tidak ditangani. Kelemasan pada otot akan menyebar bahkan hingga ke bagian panggul dan seluruh otot di bagian rangka tubuh. Penyakit ini jika baru timbul gejalanya, biasanya akan reda sakitnya ketika tubuh diistirahatkan dan kembali terasa ketika tubuh dibawa kembali beraktivitas. Penyakit yang menyebabkan otot lemas ini terjadi karena terjadi gangguan komunikasi antara sel yang menghubungkan otot dan syaraf. Komunikasi antar sel tersebut terganggu karena penghubung antar saraf diserang oleh sel antibody yang ada pada tubuh. Jadi, ketika gejala mulai terasa terutama pada bagian indera tersebut kita harus segera memeriksakannya ke dokter. Penyebab utama terjadinya penyakit ini belum begitu jelas, yang diketahui hanya kekacauan yang dialami bagian otot dan antibody. Salah satu yang diduga menjadi penyebab penyakit ini juga berhubungan dengan terlalu banyaknya konsumsi obat antibiotic. Penyakit ini mudah datang dan akan bertambah parah pada mereka yang terlalu stress, terlalu meledak saat marah, terlalu banyak bekerja, terlalu lama bersentuhan dengan suhu yang terhitung ekstrim, komplikasi dari demam hingga sakit gigi, terlalu banyak makan-makanan yang memerlukan lama dalam proses pengunyahannya dan sulit sekali mengunyahnya. Baca juga : Atasi Alergi Membandel dengan Bahan Alami  Penanganan yang tepat selain dengan ke dokter adalah dengan pengobatan herbal. Baik itu untuk memulai pencegahan sejak dini atau pengobatan sebagai tindakan, obat herbal sangat tepat digunakan. Obat herbal terutama yang sudah melalui penelitian seperti pada buah naga, kulit manggis, daun sirsak, hingga mengkudu diketahui memiliki banyak kandungan terutama untuk antioksidan dan beberapa zat anti toksin yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit berat. Antioksidan dari obat herbal tersebut dapat menjaga dan meningkatkan antibody atau daya tahan tubuh agar selnya tidak menyerang sel organ lain seperti halnya sel pada otot maupun saraf sehingga kerjanya terganggu. Seluruh organ tubuh akan terlindungi termasuk dari bahaya radikal bebas. Marah-marah yang berlebihan hingga bisa menimbulkan kelemasan otot terutama dibagian wajah bisa disebabkan hipertensi. Obat herbal mampu menurunkan tekanan darah tinggi sehingga kelemasan otot akibat tidak terkontrolnya emosi bisa dihindari. Kelemasan otot bisa juga menjadi penyebab penyakit stroke. Untuk itu, sebaiknya konsumsi obat herbal sebagai bentuk penanganannya. Konsumsi obat kimia sangat beresiko akan terjadinya efek samping. Obat kimia akan meninggalkan sisa kimiawinya di dalam tubuh sehingga kemungkinan besar timbulnya penyakit lain sangat besar. Belum lagi penyakit lemas otot yang sifatnya akan mereda ketika diistirahatkan bisa menjadi ketergantungan jika diobati dengan obat kimia. Sementara obat herbal selain non efek samping, sifatnya pun tidak akan membuat ketergantungan karena mengobati secara menyeluruh. Â
12-05-2016 10:54
Nyaris kebanyakan orang pernah merasakan sakit kepala. Dari yang gejalanya enteng, sampai yang berat akibat ada satu penyakit serius. Namun, janganlah takut dahulu. Tidak seluruh sakit kepala beresiko. Mungkin cuma dikarenakan oleh aspek stres, masalah hormonal, atau influenza. Untuk meredakan sakit kepala ringan, Anda tidak butuh cepat-cepat konsumsi obat. Ada beberapa jalan gampang yang dipercaya dapat bikin keadaan Anda jadi tambah baik. Baca juga : Kiat Mengatasi Rasa Takut Selama Penerbangan Minum air jahe Mulai sejak dahulu, jahe diakui semacam rempah yang bermanfaat untuk kesehatan, salah satunya kurangi peradangan serta meregangkan otot saraf. Bila tidak sukai rebusan air jahe, Anda dapat mencampurkannya berbarengan teh hangat. Dengarkan musik Berdasar pada beragam riset, therapy musik dapat kurangi sakit kepala kronik. Semacam rujukan, dengarkanlah tipe musik classic supaya lebih menentramkan. Namun Anda bisa saja dengarkan tipe musik lain yang Anda gemari. Baca juga : 5 Cara Mudah Mendongkrak Energi Mandi air hangat Air hangat bisa menyajikan dampak relaksasi untuk badan. Tempatkan kepala Anda dibawah shower air hangat yang mengalir serta rasakan kesegarannya. Tetapi jauhi mandi air hangat apabila sakit kepala telah reda, lantaran air hangat bisa menyingkirkan kelembaban alami kulit. Jalan kaki Bila Anda terasa mendadak sakit kepala di sela-sela aktivitas di kantor, coba untuk keluar sesaat, serta berjalanlah sepanjang sepuluh menit. Kegiatan ini menyebabkan produksi hormon endorfin, yang disebut pembasmi rasa sakit alami. Istirahat Hentikan kegiatan Anda sesaat, lantas duduk dengan tenang. Pejamkan mata, lalu atur napas dengan cara perlahan-lahan.
19-10-2021 15:06
Semua orang ingin merasakan pendidikan tinggi alias kuliah di universitas. Namun pada kenyataannya tidak semua orang bisa kuliah dengan alasan yang berbeda-beda, salah satunya karena mereka sudah bekerja dan tidak memiliki waktu luang untuk belajar dari pagi hingga malam. Namun, hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah, karena pekerja kantoran bisa mengikuti kursus di kelas karyawan. Perbedaan antara kuliah biasa dan kelas karyawan hanya pada waktunya. Jika kuliah biasanya penuh dari pagi hingga sore, tetapi kelas staf sebaliknya, proses kegiatan belajar mengajar hanya dimulai pada sore hari dan berakhir pada malam hari. Hal ini tentunya bermanfaat bagi mereka yang bekerja namun tetap ingin mengenyam pendidikan universitas. Faktanya, banyak universitas sekarang menawarkan kursus publik dan swasta untuk pekerja. Oleh karena itu, kuliah khusus bagi karyawan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang sudah bekerja namun ingin terus belajar. Salah satu solusi yang bisa didapatkan adalah dengan mengikuti kelas karyawan yang diadakan oleh beberapa universitas. Kebanyakan sekarang perguruan tinggi atau universitas memang menyediakan kelas karyawan yang dikhususkan bagi mereka para pekerja yang ingin tetap melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Ada banyak perguruan tinggi yang menyediakan kuliah kelas karyawan di Bandung dan beberapa kota besar lainnya. Salah satunya adalah Masoem University. Nah apa saja keuntungan mengikuti kelas karyawan bagi para pekerja? berikut kami jelaskan secara lengkap. 1. Bisa bekerja Sekaligus Kuliah Bagi Anda para pekerja yang bekerja di Bandung dan Sumedang tidak perlu khawatir lagi jika ingin kuliah. karena saat ini tersedia kelas karyawan di Sumedang dan Bandung khusus bagi Anda yang ingin mengikuti program kelas karyawan di Masoem University. Dengan begitu selain Anda berkarya, tapi Anda juga bisa sekaligus kuliah untuk mengasah ilmu dan kemampuan Anda. 2. Lebih Eksklusif dengan Kurikulum Khusus Dengan mengikuti kelas karyawan, pastinya tugas dan pembelajaran akan berbeda dengan kelas reguler. Di kelas karyawan, kegiatan belajar mengajar akan lebih efektif dan profesional. Di samping para mahasiswa kebanyakan mengikuti kuliah setelah selesai bekerja. Maka pada saat perkuliahan, kuliah kaan dipadukan dengan kurikulum yangt bisa diterapkan untuk mahasiswa pekerja yang ada di bandung dan Sumedang. 3. Memperbanyak Relasi dan Peluang Kerja Selain bertujuan untuk menambah ilmu untuk kepentingan pekerjaan Anda, jika Anda mengikuti kelas karyawan di Masoem University maka secara tidak langsung kaan menambah relasi dan peluang kerja yang lebih besar. Karena teman kuliah saat berada di kelas karyawan bisa saja berasal dari instansi atau perusahaan yang sudah besar. Dengan begitu Anda akan lebih memiliki kesempatan besar untuk mempeluar circle pertemanan. 4. Melatih Manajemen waktu Kuliah dan bekerja adalah salah satu hal yang sebenarnya sangat mudah untuk dijalankan secara bersamaan. Banyak orang yang mengatakan bahwa kuliah sambil bekerja akan menyita waktu. Sehingga ilmu dan perkuliahan yang diberikan tidak cepat menempel di otak kita. Semua itu bisa diatasi dengan mengatur manajemen waktu yang baik antara bekerja, kuliah, dan mengerjakan tugas kuliah maupun kantor. Jika waktu bisa dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin Anda akan semakin lihai dalam mengatur waktu di berbagai bidang. Nah, itulah sebagian besar manfaat yang bisa didapatkan jika Anda mengikuti kelas karyawan. Kuliah sambil bekerja itu adalah pilihan, akan tetapi pilihan itu harus Anda tentukan sebelum semuanya terlambat. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di artikel berikutnya.