Waktu Posting : 17-08-2014 06:19 | Dibaca : 3620x
08-07-2024 09:44
Banyak hal yang mungkin kalian lakukan jika setelah makan. Ternyata ada kebiasaan buruk yang biasa dilakukan, sebaiknya jika kalian melakukan 4 hal ini harus di hindari karena ini hal buruk yang tidak boleh dilakukan setelah makan : 1. Jangan merokok setelah makan Mungkin terasa sangat ideal untuk merokok setelah kalian makan. Merokok tidak baik untuk kesehatan, tidak peduli kapan, terlebih jika kalian mengidap gastritis, kolitis dan irritable bowel syndrome. 2. Jangan makan buah setelah makan Makan buah adalah salah satu kebiasaan yang baik, tetapi tidak direkomendasikan memakan buah setelah makan. Memakan buah sesaat setelah kalian makan akan membuat perut kembung dan akan membuat buah tersebut tidak tercerna dengan baik. Hal ini juga dapat menimbulkan masalah lambung. 3. Jangan pergi tidur segera setelah makan Banyak orang yang makan larut malam dan langsung pergi tidur setelahnya. Hal ini juga bisa terjadi saat siang hari dimana banyak sekali godaan makanan. Tetapi tidur setelah kenyang makan akan membawa dua akibat buruk. Makanan tidak dapat dicerna dengan baik dan bisa membuat kalian terbangun dengan sensasi terbakar di mulut dan tenggorokan. Hal ini terjadi karena enzim pencernaan naik ke atas. Tunggulah beberapa saat sebelum kalian tidur setelah makan. 4. Jangan berenang setelah makan banyak Banyak orang berpikir dengan melakukan sedikit olahraga seperti berenang dapat menyingkirkan rasa kenyang yang kalian rasakan setelah makan. Berenang dalam keadaan perut penuh justru akan membuat perut kram dan hal ini dapat berakibat fatal jika kalian berenang dalam jarak jauh dan tidak dapat kembali ke tepi karena rasa kram yang kalian rasakan. https://pafikualapembuang.org/
22-03-2015 23:30
Obat herbal penurun kolesterol yang sudah terbukti memiliki banyak efek positif untuk tubuh adalah dragon noni. Suplemen kesehatan yang satu ini terjamin aman dikonsumsi dalam jangka panjang oleh berbagai kalangan usia orang dewasa. Ketika anda mengkonsumsi sirup dragon noni secara teratur sebagai obat herbal penurun kolesterol, anda akan dapat merasakan manfaatnya secara signifikan setidaknya 2 minggu setelah mengkonsumsinya. Ada berbagai alasan mengapa dragon noni diklaim dan dipercaya sebagai obat herbal penurun kolesterol yang aman tanpa efek berbahaya bagi tubuh anda. Baca juga : Khasiat Jus Mengkudu untuk Mengobati Berbagai Jenis Penyakit Tidak berbahaya bagi saluran pencernaan Ketika anda mengkonsumsi dragon noni sebagai obat herbal penurun kolesterol di minggu pertama pengobatan, anda tidak akan mengalami permasalahan sampingan terkait dengan sistem pencernaan anda seperti gangguan maag, diare, peradangan usus atau semacamnya. Kandungan mineral, antioksidan, vitamin, glikosida, terpenoid dan berbagai senyawa lainnya justru akan semakin menguatkan sel-sel otot saluran pencernaan anda. Sehingga zat-zat makanan yang terdapat dalam makanan yang anda konsumsi akan terserap 2 kali lebih cepat dan menjalankan fungsinya terkait dengan metabolisme tubuh tanpa gangguan. Baca juga : Berbagai Gejala Diabetes Melitus Tipe 2 Tidak berbahaya bagi jantung Ketika anda mengkonsumsi dragon noni sebagai obat herbal penurun kolesterol, suplemen ini tidak akan mengakibatkan efek samping yang berbahaya pada jantung. Dengan mengkonsumsi setidaknya 2 sloki sekali minum, anda dapat membantu memperkuat kondisi otot jantung anda. Kandungan eugenol, nitrit oksida, scopoletin dan damnachantal dalam dragon noni akan membantu jantung anda memompa oksigen ke seluruh tubuh terutama ke otak menjadi dua kali lipat lebih baik. Ritme jantung juga akan disesuaikan dengan aktivitas yang anda lakukan ketika anda mengkonsumsi suplemen ini, sehingga anda akan terhindar dari gejala penyakit hipertensi ataupun stroke. Masih ada beberapa organ yang akan ditolong kinerjanya ketika anda mengkonsumsi dragon noni ini seperti pankreas, hati, ginjal, dan lambung. Jika anda ingin memelihara kesehatan organ tubuh anda maka segeralah mengalihkan pola hidup anda ke pola hidup sehat dibantu dengan konsumsi dragon noni yang dapat anda pesan di www.obatherbal.id. Semoga informasi diatas menambah pengetahuan anda tentang obat herbal penurun kolesterol.
11-06-2024 23:54
Dari dulu hingga kini, stroke termasuksalah satu penyakit yang paling ditakuti. Penyakit ini terjadi ketika jaringan otak tidak berfungsi dengan baik dan aliran darah serta oksigen ke dalamnya kurang. Hingga saat ini, diketahui setidaknya ada beberapa hal yang dapat menyebabkan dan meningkatkan risiko stroke, di antaranya : 1. Tingginya Tekanan Darah Penyebab paling umum terjadinya stroke adalah tingginya tekanan darah, atau dalam dunia medis disebut hipertensi. Sebaiknya kamu waspada akan ancaman stroke jika memiliki tekanan darah lebih dari 140/90. 2. Kebiasaan Merokok Memiliki kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Pasalnya, nikotin yang terkandung di dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah (penyebab paling umum dari stroke). Selain itu, asap rokok juga dapat menyebabkan lemak di arteri leher utama menumpuk, darah menjadi lebih kental, dan lebih rentan membeku. Bahaya rokok ini juga perlu diwaspadai oleh mereka yang sering terpapar asap rokok, lho. 3. Mengidap Penyakit Jantung Penyakit jantung dan stroke memang bisa dibilang memiliki hubungan yang erat. Pasalnya, orang yang mengidap penyakit ini lebih rentan terserang stroke, dibanding yang tidak. Hal ini tak terlepas dari fungsi jantung yang sangat vital, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Berbagai gangguan pada jantung yang dimaksud dalam hal ini termasuk fibrilasi atrium, kerusakan katup jantung, detak jantung yang tidak teratur, dan arteri yang tersumbat karena timbunan lemak. 4. Genetik Faktor ini cukup berpengaruh pada risiko stroke seseorang. Artinya, jika kamu memiliki anggota keluarga dengan riwayat stroke, risiko kamu untuk bisa mengalami kondisi serupa akan meningkat. Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri dan keluarga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. 5. Obesitas Jika obesitas disebut-sebut bisa sebabkan stroke, jawabannya tentu iya. Hal ini diperkuat dengan pernyataan yang tertuang dalam Obesity and Stroke Fact Sheet dari Obesity Action Coalition, yang menjelaskan bahwa peluang untuk terkena stroke dapat meningkat pada orang yang kelebihan berat badan, tak peduli pria ataupun wanita. Selain itu, obesitas juga menjadi faktor risiko untuk hipertensi, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan stroke. 6. Kolesterol Tinggi yang Tak Terkontrol Kolesterol yang kadarnya terlalu tinggi akan membentuk lapisan pada dinding-dinding pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi sempit, sehingga sel-sel darah pun menjadi sulit mengalir ke seluruh tubuh. Jika aliran darah terhambat, risiko penyakit berbahaya seperti stroke pun meningkat. 7. Mengidap Diabetes Diabetes bisa dibilang penyebab tidak langsung terjadinya stroke. Hal ini karena orang yang mengidap penyakit ini biasanya lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi dan cenderung obesitas. Kedua kondisi itu dapat meningkatkan risiko stroke. Terlebih, diabetes dapat membuat pembuluh darah menjadi rusak, sehingga stroke jadi lebih mungkin terjadi. 8. Usia Meski bukan faktor penentu utama (karena siapapun bisa mengalami stroke), usia nyatanya dapat meningkatkan risiko. Secara umum, peluang seseorang untuk terserang stroke akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah berusia lebih dari 55 tahun. 9. Gender Pada usia yang sama, jika dibandingkan, wanita memiliki risiko yang lebih kecil ketimbang pria, untuk mengalami stroke. Namun, bukan berarti wanita terbebas dari risiko stroke, lho. Mengingat penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu. Hanya saja, kemungkinan stroke pada wanita baru meningkat ketika telah menginjak usia lanjut. Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya stroke. Cegah penyakit ini dengan menerapkan gaya hidup sehat. Jika kamu merasa berisiko mengalami penyakit ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter maupun mengonsumsi obat sesuai petunjuk ahli farmasi. Kunjungi websitenya di https://pafisorongkab.org/.