Cara Mengelola Marah Dengan Baik

Additional Image

Waktu Posting : 17-08-2014 10:09 | Dibaca : 4302x

Marah sesungguhnya adalah satu diantara bentuk emosi manusia yang biasanya dilukiskan terlalu berlebih serta sampai saat ini masih susah dimengerti. Kenapa susah dimengerti? Pertama, lantaran marah umumnya tak direncanakan serta adalah emosi yang spontan. Ke dua, perasaan yang pada awal mulanya lemah serta tidak berdaya, beralih jadi kuat serta terkontrol sesudah marah. Ke tiga, marah dikarenakan oleh aspek yang berbeda. Dapat dikarenakan lantaran satu aspek spesifik saja atau mungkin paduan dari berbagai aspek. 
 
Berbagai keadaan yang dapat menyebabkan reaksi marah ialah lantaran perasaan frustrasi serta stres. Tak ada keselarasan pada harapan serta fakta. Aspek kelelahan biasanya bakal lebih gampang menyebabkan reaksi marah. 
 
Berbagai jenis reaksi marah : 
  • Marah yang berteriak-teriak, mengutuk, dan di dukung oleh body language yang memperlihatkan frustrasi atau mungkin tergesa-gesa. 
  • Duduk di kursi, tak berkata sepatah kata pun serta cuma melihat orang sekeliling yang ada. 
  • Cuma marah pada beberapa orang yang dicintainya saja. 
  • Melampiaskan marah dengan jalan melupakan sebagai kemarahannya, umpamanya dengan membaca koran, dengarkan musik dan lain-lain. Bila di tanya, ia bakal menjawab : “ Saya tak tahu! Saya lupa! Saya lelah! ” 
  • Menyalahkan kebanyakan orang atas seluruh persoalan yang terjadi 
 
Dua Jenis Style Marah (Gaya Marah)
Pada umumnya ada dua jenis style marah ; yang dipendam serta dilukiskan. Menurut Hankins & Hankins, memendam rasa marah ialah tak sehat. Demikian juga apabila mengekspresikannya terlalu berlebih. Marah yang dilampiaskan memanglah dapat bikin individu terasa tambah baik, tetapi untuk sesaat saja, lantaran sesudah itu senantiasa ada konsekwensi negatifnya. Sebaliknya, makin banyak kekesalan/uneg-uneg yang dipendam, makin kemungkinan besar ‘meledak’ nya amarah setiap waktu. Kemarahan yang dieskpresikan dengan cara kaku (senantiasa dipendam saja atau mungkin dieskpresikan saja) nyatanya dapat membahayakan kesehatan. 
 
Beberapa orang yang kerap melampiaskan kemarahannya dengan cara terbuka maupun memendamnya mempunyai resiko yang sama pada kesehatan jantungnya. Peneliti beberapa waktu terakhir mendapatkan bahwasanya pria tengah baya yang kaku dalam mengekspresikan amarahnya mempunyai kandungan kolestrol yang lebih tinggi dalam darahnya di banding mereka yang lebih fleksibel dalam mengekspresikan perasaan marahnya. Nyatanya cholesterol ini terhitung tipe yang ‘merusak’ (LDL cholesterol) serta terkait dengan meningkatnya kemungkinan sakit jantung. 
 
Sampai kini, orang terlampau repot memperdebatkan style marah yang lebih sehat, dipendam atau mungkin dilampiaskan. Menurut Engebretson, asisten profesor psikiatri serta psikologi State University, Ohio, AS. “Kesehatan Anda bisa terganggu bila Anda senantiasa melampiaskan atau mungkin memendam amarah Anda. Langkah paling baik ialah mempraktekkan style marah yang fleksibel, yang disebut gabungan dari keduanya. Engebretson melibatkan 116 orang pilot umur kira-kira 42 thn. 
 
Pada kaum pilot lalu dikerjakan tes cholesterol dan isi daftar pertanyaan untuk mengukur style marah, rasa permusuhan serta tingkat kecemasannya. Dalam penelitiannya, golongan individu yang suka memperlihatkan kemarahannya biasanya kerap kehilangan kendali serta mengucapkan kalimat yang menyakitkan. Sebaliknya, mereka yang memendam amarahnya, lantaran rasa ‘panasnya’ telah mendidih didalam, kerap jadi lebih marah dari yang semestinya. Mereka yang fleksibel ini mengerti bahwasanya melampiaskan marah adalah hal yang lumrah untuk berbagai kondisi, tetapi tak untuk kondisi yang lain. 
 
Mereka barangkali bakal memperlihatkan kemarahannya didepan keluarga saja, tetapi tak ditempat kerja. Kuncinya ialah memperhatikan tiap-tiap sikonnya. Engebretson mendapatkan bahwasanya mereka yang fleksibel, yang seringkali memendam marah dari pada melampiaskannya nyatanya mempunyai kandungan kolestrol yang terendah. Kaitan pada style marah dengan tingkat kolestrol ini jadi lebih kuat pada beberapa orang yang tentunya sudah mempunyai cholesterol tinggi pada awal mulanya. Riset ini pula memperhitungkan aspek lain, yakni permusuhan serta kekhawatiran yang pula beresiko negatif pada cholesterol. 
 
Memanglah benar bahwasanya kolestrol, yang dapat menambah resiko serangan jantung semakin banyak di pengaruhi oleh aspek kepribadian seorang, seperti tingkat kekhawatiran serta rasa permusuhan. Tetapi harus diingat juga bahwasanya kolestrol pun di pengaruhi oleh bagaimana seseorang individu itu mengatur rasa permusuhan serta kemarahan dalam diri pribadinya yang diwujudkan dalam style marahnya. 
 
Belajar Marah yang Sehat 
Lantaran tingkah laku marah adalah hasil evaluasi, yakni terbentuk dari hasil mengamati style marah orang-tua kita, maka tiap-tiap orang memiliki potensi untuk pelajari serta berlatih lakukan style marah yang sehat. Yakni, dengan jalan menggabungkan dua style marah itu dengan cara seimbang. Kuncinya ialah pandai-pandai membaca kondisi kapan amarah layak untuk dilampiaskan atau mungkin dipendam. Sudah pasti reaksi-reaksi marah condong susah dikendalikan. Kemarahan yang kecil bisa berikan motivasi Anda untuk bertindak yang positif. Kemarahan yang terlalu berlebih bakal membawa Anda ke ‘panggung pertarungan’. Harga dari satu kemarahan yang tak teratasi bakal menghindari Anda dari beberapa orang yang Anda cintai dan dapat membahayakan posisi Anda ditempat kerja. Bila telah demikian, masihkah Anda tidak ingin belajar bagaimana marah yang sehat itu?

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenali Gagal Jantung Kongestif Dan Penanganannya

10-03-2016 16:35

Gagal jantung kongestif atau Congestive heart failure (CHF) adalah kegagalan jantung dalam memompa supply darah yang diperlukan badan. Hal tersebut berlangsung lantaran kelainan pada otot-otot jantung hingga tak dapat bekerja dengan cara normal.  Sampai kini, gagal jantung di gambarkan semacam keadaan jantung seorang yang berhenti bekerja, dalam soal ini ialah berhenti berdetak. Walau sebenarnya, gagal jantung bermakna ketakmampuan jantung dalam memompa darah atau ketakmampuan jantung mencukupi kuota darah normal yang diperlukan badan.    Baca juga : Kiat Sehat untuk Pria Agar Tetap Segar Bugar   Terjadinya Gagal Jantung Kongestif  Jantung mempunyai empat ruangan yang mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Gagal jantung kongestif ada type samping kiri, kanan, serta kombinasi. Pada pasien gagal jantung kongestif samping kiri, ruangan bawah kiri atau ventrikel kiri dari jantung tak berperan dengan baik. Sisi ini semestinya mengalirkan darah yang maksimal ke semua badan lewat pembuluh darah arteri.  Lantaran tugas bilik kiri tak berlangsung dengan cara maksimal, jadi terjadi penambahan desakan pada serambi kiri serta pembuluh darah di sekelilingnya. Keadaan ini membuat penimbunan cairan di paru-paru (edema). Setelah itu penimbunan cairan pula bisa terbentuk di organ perut serta kaki. Kondisi ini lalu mengganggu kemampuan kerja ginjal hingga badan memiliki kandungan konsentrasi air serta garam semakin banyak dari yang diperlukan.  Pada berbagai masalah, penyakit ini dapat pula bukanlah karena kegagalan ruangan bawah sisi kiri dari jantung dalam memompa darah. Ketakmampuan ventrikel kiri jantung dalam lakukan relaksasi pula terkadang jadi pemicunya. Lantaran tak dapat lakukan relaksasi, jadi terjadi penimbunan darah waktu jantung lakukan desakan balik.  Seperti Apa Gejala yang Nampak?  Ada berbagai gejala yang tunjukkan kalau seorang menderita gagal jantung kongestif. Walau pada step awal gejalanya mungkin saja tak bakal beresiko pada keadaan kesehatan pada umumnya, tetapi bersamaan memburuknya keadaan yang terkena, jadi gejalanya semakin riil.  Sekurang-kurangnya ada tiga bagian gejala yang dapat diliat pada seseorang pengidap gagal jantung kongestif. Yang pertama ialah gejala step awal. Pada step ini, pasien alami :  Pembengkakan kaki serta pergelangan kaki.  Gampang capek.  Kenaikan berat badan yang penting.  Semakin kerap hendak buang air kecil, terlebih waktu malam hari.  Bila keadaan pasien selalu lebih buruk, nampak berbagai gejala seperti berikut ini.  Denyut jantung tak teratur.  Paru-paru sesak hingga mengakibatkan batuk.  Napas berbunyi.  Sesak napas lantaran paru-paru dipenuhi cairan.  Setelah itu, bila pasien alami gejala seperti berikut ini, jadi gagal jantung kongestif dapat disebutkan telah meraih keadaan kronis.  Menjalarnya rasa nyeri di dada lewat badan sisi atas, keadaan ini dapat pula mengisyaratkan ada serangan jantung.  Kulit jadi kebiru-biruan lantaran paru-paru alami kekurangan oksigen.  Tarikan napas yang pendek serta cepat.  Alami pingsan.    Bahaya Apa yang Dihadapi Pasien Gagal Jantung Kongestif?  Seorang yang alami gagal jantung kongestif butuh berwaspada pada keselamatan hidupnya. Pasien mesti selekasnya melakukan penyembuhan atau dia bakal dihadapkan pada berbagai resiko masalah kesehatan yang lain, diantaranya :  Aritmia  Aritmia atau masalah irama jantung bisa terkena oleh pasien gagal jantung kongestif. Satu diantaranya akibat terjadinya fibrilasi atrium dimana serambi jantung berdetak cepat serta tak teratur. Fibrilasi atrium ini bisa menerpa sekitaran sepertiga pasien yang menanggung derita gagal jantung kritis. Bila pasien gagal jantung kongestif lalu menanggung derita aritmia, jadi pasien bakal berisiko tinggi terserang stroke. Dia pula rawan alami penyakit komplikasi, yakni tromboemboli.  Kegagalan organ badan lain  Satu diantara organ yang dapat alami kegagalan manfaat ialah ginjal. Hal semacam ini berlangsung lantaran pada pasien gagal jantung kongestif, aliran darah ke ginjal bakal menyusut. Bila tanpa ada antisipasi atau penyembuhan, hal semacam ini bakal berbuntut pada rusaknya organ ginjal atau gagal ginjal.    Baca juga : 4 Jenis Olah Raga Ini Ampuh Bakar Kalori dalam Tubuh   Kematian mendadak  Resiko kematian mendadak pada pasien gagal jantung tipe apa pun amat tinggi. Bahkan juga, kematian mendadak pada pasien gagal jantung dapat berlangsung setiap saat, temasuk waktu tidur. Ada prediksi yang mengaitkan aritmia bilik jatung. Tetapi sampai sekarang ini penyebabnya kematian mendadak pada pasien jantung kerapkali masihlah susah ditetapkan terlebih bila hal itu berlangsung diluar lingkungan rumah sakit.  Keseluruhannya, penyakit gagal jantung kritis, termasuk juga gagal jantung kongestif, adalah penyumbang angka kematian yang cukup tinggi. Sekitaran 2-3 dari 10 orang yang mengalami gagal jantung tingkat awal sampai menengah berujung kematian setiap tahunnya. Sedangkan mereka yang mengalami gagal jantung pada tingkat kronis, lebih kurang setengahnya tak terselamatkan.

Featured Image
Terlalu Banyak Makan Telur Bebek Asin Berisiko Hipertensi

05-05-2016 11:15

Di Indonesia, telur bebek lebih di kenal semacam telur asin. Telur ini berniat diasinkan dengan jalan di rendam didalam air garam. Sisi putih telurnya mempunyai rasa asin yang tajam, sesaat, kuning telurnya berwarna agak oranye serta tak sangat asin.  Konsumsi makanan yang tinggi garam bermakna konsumsi makanan yang kaya natrium. Walau sebenarnya, WHO (World Health Organisation) atau Instansi Kesehatan Dunia merekomendasikan konsumsi garam cuma 5 gr (setara dengan natrium 2. 000 mg) /hari. Mengkonsumsi garam diatas batas yang diijinkan bisa berperan pada timbulnya tekanan darah tinggi dan tingkatkan kemungkinan terjadinya penyakit jantung serta stroke.  Natrium, Apa Fungsi serta Efek untuk Badan?  Natrium ialah satu zat berbentuk elektrolit sekaligus mineral. Zat ini dibutuhkan oleh badan untuk melindungi keseimbangan elektrolit badan, melindungi kandungan air didalam serta diluar sel badan, dan penunjang kerja otot serta saraf. Beberapa besar natrium ada pada darah serta cairan getah bening, yakni sejumlah 85 %. Zat ini pula dengan cara alami ada pada beragam makanan, diketemukan pada garam meja berbentuk natrium klorida, serta pada baking soda berbentuk natrium bikarbonat.    Baca juga : Hati-hati, Jangan Asal Pilih Serum Rambut   Amat jarang seorang dapat menderita kekurangan natrium, terkecuali untuk pengidap diare, kekurangan gizi, serta gagal jantung. Demikian sebaliknya, sangat banyak pula terang tak baik untuk kesehatan lantaran banyak penyakit berat yang mengintai jika untuk badan Anda kelebihan natrium.  Dampak Mengkonsumsi Garam Dengan cara Berlebihan  Konsumsi makanan yang rendah garam bisa menolong Anda hindari keadaan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Penambahan tekanan darah yang terlalu berlebih bisa mengakibatkan penyakit jantung.  Pekerjaan jantung ialah memompa darah untuk mengalir lewat pembuluh darah. Daya tekan yang diakibatkan saat darah mengalir serta mendorong dinding pembuluh darah dapat diukur serta diberi nama dengan tekanan darah. Semakin tinggi tekanan darah, jadi kerja jantung jadi semakin berat dalam memompa darah. Tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa menyebabkan penyakit berat yang lain, diantaranya stroke, aterosklerosis (pengerasan arteri), gagal ginjal, serta gagal jantung. Bahkan juga, satu studi ilmiah menunjukkan kalau orang yang konsumsi garam terlalu berlebih memiliki resiko lebih tinggi untuk mati oleh lantaran serangan jantung.  Telur Bebek Mengandung Tinggi Natrium  Makanan yang memiliki kandungan natrium tinggi bermakna mengandung garam dengan kandungan tinggi. Umumnya ada pada makanan siap saji serta makanan olahan atau paket. Telur bebek asin atau telur asin termasuk juga diantara grup makanan itu.  Dengan kata lain, konsumsi sangat banyak telur bebek yang telah diasinkan berisiko mengganggu kesehatan. Untuk mencegah peluang hipertensi atau tekanan darah tinggi, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan asin, termasuk juga telur asin, dengan cara bijak.    Baca juga : Inilah Cara Mengatasi Sulit Konsentrasi   Panduan Kurangi Mengkonsumsi Tinggi Natrium  Supaya konsumsi natrium termonitor, gantilah pola makan Anda. Berikut panduan dalam mengatur pola makan untuk hindari konsumsi tinggi natrium :  Pilihlah makanan yang memiliki label rendah natrium. Anda pun dianjurkan untuk lebih pilih makanan yang belum di proses dibanding makanan yang telah di beri bumbu.  Apabila Anda memasak makanan sendiri, upayakan untuk kurangi pemberian garam.  Bila Anda memakai pengganti garam untuk berikan rasa asin pada masakan, dampaknya tetaplah dikira sama. Oleh karena itu, pakai dengan bijak juga.  Batasi pemakaian bumbu penambahan, seperti saus serta kecap.  Pakai bumbu dari beberapa bahan alami atau rempah-rempah.  Mengkonsumsi makanan fresh semakin banyak, seperti sayur-sayuran serta buah-buahan lantaran mengandung natrium dalam kandungan rendah.  Telur bebek asin atau telur asin serta beberapa makanan olahan yang lain memanglah nikmat untuk dibuat jadi semacam penambahan lauk, tetapi Anda tetaplah mesti menjauhi mengkonsumsinya begitu banyak lantaran dapat menambah resiko terserang hipertensi.

Featured Image
Mengenal Lebih Jauh Tentang Hipertensi

23-05-2014 22:36

Dewasa ini permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat terkait dengan kesehatan semakin kompleks. Banyak penyakit yang diderita oleh masyarakat mulai dari anak-anak hingga kalangan dewasa sebagai akibat dari adanya pola hidup yang kurang sehat yang dijalaninya. Sebagai manusia modern, seperti yang anda ketahui saat ini bahwa memang kehidupan masyarakat modern memiliki pola yang cenderung kurang sehat. Berbagai perangkat canggih yang serba modern membuat masyarakat modern kian meninggalkan gaya hidup sehat semisal dengan jarangnya melakukan olah raga, lebih memilih untuk mengonsumsi makanan cepat saji dari pada makanan yang diolah dengan proses alami. Dengan hal tersebut, maka pola hidup instanlah sebenarnya yang menjadi pemicu dari banyaknya penyakit yang diderita oleh sebagian besar penduduk kita saat ini. Salah satunya, penyakit yang akrab dengan masyarakat adalah hipertensi. Banyak sekali masyarakat di Indonesia baik anak-anak, remaja, terlebih mereka yang memiliki usia di atas 30 tahun terserang penyakit ini. Karena hal tersebutlah maka pada ulasan di bawah ini akan sangat bermanfaat jika anda baca dengan seksama. Karena saya telah merangkum berbagai informasi penting terkait dengan penyakit hipertensi, gejala yang ditimbulkannya hingga cara mengatasinya, Sebagai berikut.   Baca juga :  Kiat Hidup Sehat Hipertensi ini merupakan sebuah penyakit yang lebih kita kenal dengan sebutan darah tinggi. Penyakit ini terjadi apabila tekanan darah yang ada di dalam nadi mengalami peningkatan yang signifikan yang mengakibatkan kondisi tubuh berada dalam keadaan kronis. Karena tekanan darah yang meningkat ini maka hal tersebut berimbas pada organ tubuh yang lain seperti jantung. Ketika tekanan darah dalam tubuh naik, maka jantung akan dipaksa untuk bekerja lebih keras dari keadaan normalnya sehingga biasanya orang yang hipertensi akan mudah berdebar. Pada saat seseorang mengalami hipertensi, maka orang tersebut akan mengalami berbagai gejala di antaranya, Seringkali mengalami sakit kepala, pada orang tertentu akan mengalami mimisan atau keluar darah dari hidung, penderita akan kesulitan untuk tidur sehingga berdampak pada tubuh yang akan terasa lelah sepanjang hari, sesak napas akan sering terjadi, bagian tengkuk akan terasa sangat berat, telinga akan berdengung seperti mendengar suara nyamuk, penglihatan akan sedikit terganggu seperti pandangan yang agak kabur, dan terakhir yang paling sering kita kaitkan dengan hipertensi ini adalah penderita akan seringkali mudah merasa marah. Jika hal tersebut terjadi pada anda maupun saudara anda maka yang harus anda lakukan adalah memeriksakan tekanan darah anda ke dokter terkait. Dalam hal ini ada dua jenis tes untuk mengetahui tekanan darah pada diri seseorang, yakni diastolik dan sistolik. Seseorang yang berada dalam keadaan normal adalah mereka yang memiliki tekanan sistolik sebesar 80 mmHg dan juga tekanan diastolik sebesar 120 mmHg.   Baca juga : Mari Olahraga  Resiko untuk terkena penyakit ini sangat mungkin terjadi bagi mereka yang menerapkan pola hidup yang kurang sehat karena itulah maka jika anda ingin terhindar dari penyakit ini maka anda harus melakukan berbagai hal seperti, memperbanyak mengonsumsi buah dan sayur, menghindari merokok dan meminum minuman alkohol, membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur di pagi dan sore hari untuk melancarkan peredaran darah sehingga dengan peredaran darah yang lancar tersebut maka naiknya tekanan darah dapat terhindari dengan sendirinya, memiliki berat badan yang berlebih memiliki resiko tinggi untuk terkena penyakit hipertensi sehingga jika tak ingin terkena hipertensi ini maka anda harus menjaga berat badan anda agar tetap dalam kondisi ideal. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan tentang hipertensi ini. Semoga beberapa ulasan berikut dapat bermanfaat bagi anda sekalian.

...