Waktu Posting : 28-04-2014 01:43 | Dibaca : 2621x
23-05-2014 13:10
Kehidupan sebagai manusia modern setiap harinya kian kompleks. Berbagai perangkat teknologi yang menjejali setiap lini kehidupan telah menjadi salah satu ciri utama kehidupan masyarakat modern tersebut. Lihatlah saat ini berbagai macam perangkat teknologi, layaknya komputer telah hampir menguasai setiap kegiatan yang dilakukan oleh manusia. Nah dengan semakin disibukkannya kita dengan berbagai macam kegiatan yang berhubungan dengan teknologi yang kian menyenangkan tersebut. Tak jarang akhirnya berbagai macam penyakit muncul dalam diri kita tanpa kita sadari sebelumnya. Dan lebih parahnya lagi hal tersebut terjadi secara mendadak dan telah berada dalam tahapan yang mengkhawatirkan. Di sini perlu untuk anda garis bawahi bahwa tidak semua jenis penyakit dapat menimbulkan gejala awal yang diketahui sehingga sering konsultasi ke dokter merupakan upaya nyata yang harus dilakukan. Konsultasi ke dokter untuk menanyakan tentang kondisi diri kita secara teratur merupakan upaya yang baik untuk kita lakukan. Di antaranya saya merangkum berbagai macam manfaat yang dapat kita peroleh dengan melakukan konsultasi ke dokter. Sebagai berikut. 1. Mencegah terkena penyakit yang berbahaya. Biasanya penyakit tertentu yang berbahaya akan dapat terdeteksi dengan adanya bantuan dari tenaga medis saja. Atau dalam kata lain penderita sering tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami sebuah penyakit yang berbahaya. Jadi dengan demikian ketika orang tersebut sering melakukan konsultasi secara bertahap ke dokter. Maka ia akan senantiasa terhindar dari resiko penyakit berbahaya karena jika terdapat gejala yang mengarah pada penyakit tersebut dapat mendapatkan penanganan yang tepat.  Baca juga :  Obat Herbal Tidur 2. Mendapatkan informasi tentang gaya hidup sehat terbaru. Anda bisa mengonsultasikan tentang gaya hidup seperti apa yang sesuai dengan diri anda. Kebutuhan akan gaya hidup ini di tiap-tiap orang berbeda sebagai akibat dari aktivitas harian yang berbeda. Karenanya jika anda berkonsultasi ke dokter maka anda akan dapat mengetahui pola hidup yang lebih baik untuk anda terapkan. 3. Manusia memiliki kebutuhan gizi yang berbeda. Nah hal ini dapat diketahui dengan berkonsultasi ke dokter. Anda dapat mengetahui makanan-makanan yang akan sangat baik bagi kesehatan anda maupun makanan-makanan yang sebaiknya anda hindari karena akan berdampak buruk jika ada konsumsi. 4. Meminta saran tentang jenis olahraga yang dapat anda lakukan. Ketika anda berkonsultasi ke dokter maka tidak ada salahnya jika anda menanyakan tentang pola olahraga seperti apa yang sekiranya layak untuk anda terapkan. Dalam hal ini dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan anda dan aktivitas yang anda jalani. Dengan hal ini olahraga yang anda lakukan dapat berjalan efektif dan memiliki manfaat yang maksimal bagi anda.  Baca juga : Pentingnya Konsultasi Dokter Anak  5. Berbagai masalah-masalah dan keluhan yang anda alami akan segera dapat teratasi dan diketahui penyebabnya jika anda mengonsultasikannya ke dokter. Dan upaya ini jauh lebih baik untuk anda lakukan karena bisa saja ketika anda meremehkan sebuah gejala. Bisa timbul sebuah penyakit di luar yang anda bayangkan selama ini. 6. Bagi para wanita biasanya identik dengan masalah kecantikan dan tubuh yang ideal. Maka dalam hal ini sebaiknya ketika ingin melakukan diet harus berdasarkan saran dari dokter. Dengan berkonsultasi kepada dokter tentang kebutuhan akan gizi yang diperlukan oleh tubuh anda selama menjalani masa diet. Maka diet yang ada lakukan pun akan terkontrol dan terprogram dengan jelas. Sehingga akan aman untuk anda lakukan. Demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan kepada anda tentang berbagai manfaat yang akan anda peroleh ketika membiasakan diri untuk berkonsultasi ke dokter secara teratur. Dan akhirnya semoga beberapa ulasan yang saya sajikan di atas dapat bermanfaat untuk anda sekalian.
29-08-2022 05:33
Inkontinensia urine merupakan kondisi hilangnya kontrol kandung kemih. Kondisi ini umum terjadi dan sering kali membuat pengidapnya merasa malu. Tingkat keparahannya berkisar dari sering buang air kecil saat batuk atau bersin, hingga keinginan untuk buang air kecil yang begitu tiba-tiba dan kuat. Alhasil, pengidapnya tidak bisa ke toilet tepat waktu. Meskipun sering terjadi seiring bertambahnya usia, inkontinensia urine bukanlah konsekuensi penuaan yang tidak terhindarkan. Jika inkontinensia urine mempengaruhi aktivitas sehari-hari, maka jangan ragu untuk mengunjungi dokter. Biasanya, penyesuaian gaya hidup dan perubahan pola makan atau bahkan perawatan medis tertentu dapat mengobati gejala inkontinensia urine. Inkontinensia urine bisa disebabkan oleh kondisi yang terkait saluran kemih bagian bawah maupun kondisi yang tidak terkait saluran kemih bagian bawah. Jika terkait saluran kemih bagian bawah, kondisi ini lebih diakibatkan karena aktivitas otot dinding kandung kemih yang berlebihan. Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh penyakit saraf, sumbatan di saluran kemih, batu di kandung kemih atau pun kanker kandung kemih. Namun, inkontinensia urine juga dapat terjadi meski saluran kemih normal. Kondisi tersebut biasanya terjadi pada lanjut usia dan terkait dengan kondisi mobilitas juga kognitif. Penyebab inkontinensia sementara atau jangka pendek dapat mencakup : Infeksi Saluran Kemih (ISK) Infeksi di dalam saluran kemih (uretra, ureter, kandung kemih dan ginjal) dapat menyebabkan rasa sakit dan meningkatkan kebutuhan untuk buang air kecil Kehamilan Selama kehamilan, rahim memberi tekanan ekstra pada kandung kemih saat mengembang. Sebagian besar wanita yang mengalami inkontinensia selama kehamilan menyadari bahwa inkontinensia akan hilang dalam beberapa minggu setelah melahirkan. Obat-obatan Inkontinensia dapat menjadi efek samping dari obat-obatan tertentu, termasuk diuretik dan antidepresan. Minuman Mengonsumsi minuman tertentu, seperti kopi dan alkohol, dapat membuat seseorang perlu buang air kecil lebih sering. Jika kamu berhenti mengonsumsi minuman ini, kebutuhan untuk sering buang air kecil pun akan menurun. Sembelit Sembelit kronis (tinja yang keras dan kering) dapat menyebabkan seseorang memiliki masalah kontrol kandung kemih. Sementara itu, penyebab inkontinensia kronis atau jangka panjang dapat meliputi: Gangguan Dasar Panggul Ketika seseorang memiliki masalah dengan otot-otot dasar panggul, maka dapat memengaruhi fungsi organ, termasuk kandung kemih. Stroke Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mengalami masalah dengan kontrol otot. Hal ini mencakup otot-otot yang mengontrol sistem kemih. Diabetes Ketika mengidap diabetes, tubuh memproduksi lebih banyak urine. Peningkatan jumlah urine dapat menyebabkan masalah kebocoran. Selain itu, neuropati perifer dapat mempengaruhi fungsi kandung kemih. Menopause Ketika tubuh wanita mengalami perubahan kadar hormon dengan cepat, otot-otot dasar panggul juga bisa menjadi lebih lemah. Hal ini bisa terjadi seiring bertambahnya usia. Multiple Sclerosis Jika seseorang mengidap kondisi ini, mungkin akan mengalami kehilangan kontrol dengan kandung kemih, yang menyebabkan masalah kebocoran. Pembesaran Prostat Ketika prostat lebih besar dari biasanya, dapat menyebabkan beberapa masalah kontrol kandung kemih. Kondisi ini juga disebut sebagai benign prostatic hyperplasia. Pasca Pengobatan Kanker Prostat Selama operasi kanker prostat, otot sfingter terkadang dapat rusak yang menyebabkan inkontinensia stres. Berdasarkan jenisnya, berikut adalah beberapa gejala infeksi saluran kencing yang bisa terjadi: Inkontinensia Stres Urine bocor keluar di saat terjadi tekanan di kandung kemih, misalnya saat batuk, bersin, atau tertawa. Inkontinensia Urge Pengidap memiliki keinginan yang kuat untuk tiba-tiba buang air kecil diikuti dengan keluarnya urine yang tidak sengaja (mengompol). Pengidap bisa buang air kecil hingga lebih dari 8 kali dalam sehari, termasuk di malam hari. Inkontinensia Overflow Pengidap sering mengompol dalam jumlah urine yang sedikit-sedikit karena kandung kemih tidak sepenuhnya kosong. Inkontinensia urine di antaranya dapat dicegah dengan: Menjaga berat badan tetap ideal. Latihan otot panggul ( senam kegel). Membatasi mengonsumsi minuman yang bersifat diuretic, seperti teh dan kopi. Jika gejala inkontinensia urine sudah mengganggu kehidupan sosial atau menyebabkan ketidaknyamanan (rasa sakit, demam, iritasi kulit karena air kencing), segera periksa ke dokter untuk dapat ditangani dengan tepat.
27-06-2014 08:02
Gusi bengkak umumnya berlangsung disebabkan ada pembusukan pada gigi. Gusi bengkak (parulus) dapat bermakna bengkak kecil atau bengkak bernanah pada jaringan lunak gigi (gusi), lantaran terjadinya peradangan atau infeksi. Akumulasi plak pada gusi jadi pemicu utama gusi yang membengkak. Bila timbul rasa nyeri maka ini mengisyaratkan tanda-tanda penyakit gusi telah lebih kronis semacam disebabkan dari hilangnya tulang di seputar gigi serta mengarah pada pembentukan kantong gusi dalam. Bakteri dalam kantong mengakibatkan infeksi gusi, bengkak, nyeri, serta rusaknya tulang selanjutnya. Gusi bengkak, terhitung penyakit-penyakit gusi yang lain, dapat dikarenakan oleh berbagai aspek, seperti seperti kebersihan mulut yang jelek, kisah keluarga penyakit gusi, merokok, serta histori keluarga diabetes. Baca juga : Cara Meningkatkan Berat Badan Secara Sehat Langkah Menangani serta Menyembuhkan Gusi Bengkak gusi bengkakSebagai langkah awal, kurangi tingkat infeksi serta peradangan pada gusi, sekalian sedikit meredakan rasa sakitnya. Ini dapat dikerjakan dengan berbagai langkah simpel, yakni : Air larutan garam Larutkan satu sendok garam pada satu gelas air hangat, lalu manfaatkanlah larutan itu untuk berkumur. Langkah ini bisa kurangi pembengkakan pada gusi. Kerjakan sistem itu sepanjang berbagai kali dalam satu hari. Teh celup atau kantong teh Dengan letakkan kantong teh celup yang kering (baiknya teh hitam) pada gusi yang membengkak bisa kurangi infeksi, juga keluarkan nanah yang ada di gusi. Letakkan kantong teh diantara dinding pipi sisi dalam serta gusi bengkak sepanjang berbagai jam, atau bila dapat biarlah selama malam. Jalan ini semestinya dapat kurangi bengkak serta rasa sakit yang dihadapi. Konsumsi vitamin C Tingkatkan konsumsi vitamin C 1000 mg, sampai 3 kali satu hari. Vitamin itu nanti bakal berperan dengan cara alami selaku antibiotik untuk melawan infeksi pada gusi. Ketiga langkah diatas hanya cara penyembuhan rumahan (home remedy) untuk kurangi bengkak pada gusi serta meredakan rasa sakitnya. Baca juga : Makanan untuk Menambah Sel Darah Merah Untuk menyembuhkan penyakit gusi bengkak itu sendiri secara detail, tiada jalan lain kecuali berkunjung ke dokter gigi. Gusi yang bengkak memerlukan perawatan medis supaya kondisinya kembali normal. Kecuali itu, dokter barangkali bakal bertindak penyembuhan lanjut untuk menyembuhkan serta mencegah gusi bengkak di saat yang bakal datang. Anda dapat meminta untuk dilaksanakan X-ray pada mulut. Tiada upaya terbaik untuk mendiagnosa gusi bengkak dengan cara akurat kecuali dengan melaksanakan X-ray pada daerah yang terdampak. Akhirnya kelak bakal mempermudah dokter Anda menjalankan diagnosa dengan tambah baik. Janganlah terperanjat bila dokter merekomendasikan supaya gigi Anda dicabut, lantaran sistem itu bakal menjadikan gusi mengempis serta menolong sistem pengobatan dengan cara prima. Tanyakan pula kepada dokter Anda jalan paling baik untuk menjaga kebersihan gigi serta gusi, dan menjaga kesehatan mulut dengan cara menyeluruh. Dengan senantiasa mencermati kebersihan serta kesehatan mulut, Anda bisa kurangi kemungkinan terjadinya gusi bengkak di masa datang.