Waktu Posting : 28-05-2014 02:17 | Dibaca : 2407x
22-09-2017 09:19
Mayoritas wanita di Indonesia pasti melakukan perawatan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Salah satu perawatan yang pasti dilakukan yaitu menggunakan krim pemutih wajah. Kulit orang Indonesia yang berwarna kuning langsat dan kecokelatan membuat para wanita Indonesia kurang puas dan mengingikan kulit yang lebih putih. Banyak sekali produk krim pemutih wajah yang dijual bebas di pasaran. Namun sebaiknya tetap berhati-hati dan waspada dalam memilih serta menggunakan krim pemutih wajah. Berikut ini beberapa tips memilih krim pemutih wajah yang aman dan tanpa efek samping. 1. Pilihlah yang harga jualnya sedikit lebih mahal Krim pemutih wajah yang aman biasanya memiliki harga yang cukup mahal karena kualitas dan kemanan produknya terjamin. Tingginya peminat dalam menggunakan krim pemutih wajah membuat banyak sekali produsen asli maupun abal-abal berlomba memasarkan produknya dengan harga yang kompetitif sehingga tak jarang kualitas bahan juga tak diperhatikan. 2. Lihat komposisi yang tertera pada label Cara yang paling mudah yaitu dnegan melihat komposisi bahan apa saja yang digunakan pada produk krim pemutih wajah tersebut. Pastikan semua bahan yang digunakan aman tanpa bahan kimia berbahan untuk kulit. Salah satu bahan kimia berbahaya yang sering terdapat pada krim pemutih wajah yaitu merkuri. 3. Pilihlah krim sesuai dengan jenis kulit Krim pemutih wajah yang baik yaitu dengan memilih yang sesuai kondisi kulit wajah baik berminyak, kering maupun normal. Bisa juga dengan memeriksakan kondisi kulit wajah terlebih dahulu di klinik kecantikan sebelum membeli krim pemutih wajah. 4. Terdapat nomor BPOM pada kemasan Nomor BPOM pada kemasan sudah pasti jika produk tersebut aman dan terpercaya. Namun nomor BPOM ini juga bisa dimanipulasi dengan teknologi. Jadi agar lebih yakin produk krim pemutih wajah itu aman lebih baik cek di website resmi BPOM.
23-05-2014 22:36
Dewasa ini permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat terkait dengan kesehatan semakin kompleks. Banyak penyakit yang diderita oleh masyarakat mulai dari anak-anak hingga kalangan dewasa sebagai akibat dari adanya pola hidup yang kurang sehat yang dijalaninya. Sebagai manusia modern, seperti yang anda ketahui saat ini bahwa memang kehidupan masyarakat modern memiliki pola yang cenderung kurang sehat. Berbagai perangkat canggih yang serba modern membuat masyarakat modern kian meninggalkan gaya hidup sehat semisal dengan jarangnya melakukan olah raga, lebih memilih untuk mengonsumsi makanan cepat saji dari pada makanan yang diolah dengan proses alami. Dengan hal tersebut, maka pola hidup instanlah sebenarnya yang menjadi pemicu dari banyaknya penyakit yang diderita oleh sebagian besar penduduk kita saat ini. Salah satunya, penyakit yang akrab dengan masyarakat adalah hipertensi. Banyak sekali masyarakat di Indonesia baik anak-anak, remaja, terlebih mereka yang memiliki usia di atas 30 tahun terserang penyakit ini. Karena hal tersebutlah maka pada ulasan di bawah ini akan sangat bermanfaat jika anda baca dengan seksama. Karena saya telah merangkum berbagai informasi penting terkait dengan penyakit hipertensi, gejala yang ditimbulkannya hingga cara mengatasinya, Sebagai berikut. Baca juga : Kiat Hidup Sehat Hipertensi ini merupakan sebuah penyakit yang lebih kita kenal dengan sebutan darah tinggi. Penyakit ini terjadi apabila tekanan darah yang ada di dalam nadi mengalami peningkatan yang signifikan yang mengakibatkan kondisi tubuh berada dalam keadaan kronis. Karena tekanan darah yang meningkat ini maka hal tersebut berimbas pada organ tubuh yang lain seperti jantung. Ketika tekanan darah dalam tubuh naik, maka jantung akan dipaksa untuk bekerja lebih keras dari keadaan normalnya sehingga biasanya orang yang hipertensi akan mudah berdebar. Pada saat seseorang mengalami hipertensi, maka orang tersebut akan mengalami berbagai gejala di antaranya, Seringkali mengalami sakit kepala, pada orang tertentu akan mengalami mimisan atau keluar darah dari hidung, penderita akan kesulitan untuk tidur sehingga berdampak pada tubuh yang akan terasa lelah sepanjang hari, sesak napas akan sering terjadi, bagian tengkuk akan terasa sangat berat, telinga akan berdengung seperti mendengar suara nyamuk, penglihatan akan sedikit terganggu seperti pandangan yang agak kabur, dan terakhir yang paling sering kita kaitkan dengan hipertensi ini adalah penderita akan seringkali mudah merasa marah. Jika hal tersebut terjadi pada anda maupun saudara anda maka yang harus anda lakukan adalah memeriksakan tekanan darah anda ke dokter terkait. Dalam hal ini ada dua jenis tes untuk mengetahui tekanan darah pada diri seseorang, yakni diastolik dan sistolik. Seseorang yang berada dalam keadaan normal adalah mereka yang memiliki tekanan sistolik sebesar 80 mmHg dan juga tekanan diastolik sebesar 120 mmHg. Baca juga : Mari Olahraga Resiko untuk terkena penyakit ini sangat mungkin terjadi bagi mereka yang menerapkan pola hidup yang kurang sehat karena itulah maka jika anda ingin terhindar dari penyakit ini maka anda harus melakukan berbagai hal seperti, memperbanyak mengonsumsi buah dan sayur, menghindari merokok dan meminum minuman alkohol, membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur di pagi dan sore hari untuk melancarkan peredaran darah sehingga dengan peredaran darah yang lancar tersebut maka naiknya tekanan darah dapat terhindari dengan sendirinya, memiliki berat badan yang berlebih memiliki resiko tinggi untuk terkena penyakit hipertensi sehingga jika tak ingin terkena hipertensi ini maka anda harus menjaga berat badan anda agar tetap dalam kondisi ideal. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan tentang hipertensi ini. Semoga beberapa ulasan berikut dapat bermanfaat bagi anda sekalian.
30-03-2015 01:57
Obat-obat kolesterol yang biasanya diresepkan oleh dokter dari dunia medis umumnya memiliki berbagai kandungan bahan sintetik yang fungsinya disamakan dengan kandungan senyawa yang ada dalam bahan alami. Obat-obat kolesterol yang diresepkan melalui dunia medis umumnya juga diklaim efektif untuk mengobati penyakit kolesterol atau menjaga jantung dari resiko gagal jantung atau stroke. Berikut adalah jenis senyawa yang umumnya terdapat pada obat-obat kolesterol dari dunia medis. Baca juga : Mengatasi Bahaya Asam Urat Tinggi dengan Kulit Manggis Simvastatin Senyawa simvastatin yang terdapat dalam obat-obat kolesterol baik dalam kadar 5ml atau 10 mg bekerja untuk menurunkan kolesterol yang ada dalam tubuh dengan cara menghambat pembentukan asetil co A untuk metabolisme kolesterol. Senyawa simvastatin umumnya hanya dapat dikonsumsi dan membantu metabolisme dengan kadar yang tidak lebih dari 10 mg, jika lebih dari itu simvastatin yang ada dalam tubuh bukan tidak mungkin akan menimbulkan gejala sekunder penyakit lain seperti hipotiroid atau hiperglikemik. Simvastatin yang anda konsumsi secara teratur akan membuat kinerja hati dan ginjal sebagai organ detoksifikasi dipercepat untuk memcah kolesterol sehingga tubuh anda tidak akan ada pada kondisi kolesterol tinggi. Baca juga : Teh Hijau, Obat Pelangsing Sehat dan Alami Atorvastatin Atorvastatin adalah bentuk senyawa lain yang berfungsi hampir sama dengan simvastatin sebagai obat-obat kolesterol secara medis. Atorvastatin yang terkandung dalam obat medis seperti lipitor bekerja dengan cara menurunkan LDL yang ada dalam tubuh. Senyawa ini diklaim mampu menurunkan LDL 40-60% sehingga metabolisme protein dan gula yang ada dalam tubuh berlangsung 2 kali lebih cepat. Atorvastatin juga meningkatkan kinerja jantung dalam memompa darah, sehingga darah yang membawa nutrisi dan oksigen akan mampu diedarkan ke seluruh tubuh. Penggunaan atorvastatin pada minggu pertama kemungkinan akan membuat tubuh anda mengalami ganguan pencernaan seperti konstipasi atau maagAnda yang diberi resep atorvastatin juga hanya dapat mengkonsumsi setidaknya 10mg saja, karena obat tersebut dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan pencernaan maupun tiroid. Jika anda tidak ingin menggunakan obat medis, anda dapat memesan obat herbal alami seperti dragon noni atau ultra noni di www.nonijuice.co.id dan mendapatkan obat-obat kolesterol.