Waktu Posting : 23-04-2014 21:58 | Dibaca : 2612x
Ada kecenderungan kian hari obat tradisional atau yang sekarang kita kenal dengan sebutan obat herbal kian diburu. Itu setidaknya yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Semakin banyak dokter yang memberi resep pengobatan menggunakan ramuan herbal dan banyak yang terbukti menyembuhkan.
Fakta yang berkembang saat ini kontras sekali dengan dekade 80-an. Ketika itu, ada seorang dokter di Jakarta yang memberi resep ramuan herbal pada pasiennya dan berdampak pada izin prakteknya dicabut. Berbeda dengan China, negara biang pengobatan herbal. Di negara yang terbesar jumlah penduduknya ini setiap orang yang berobat ke rumah sakit diberi pilihan; berobat secara herbal (menggunakan ramuan tradisional) atau modern (menggunakan obat berbahan kimia)?
Baca juga : Tips Memilih Obat Herbal Pelangsing
Masyarakat di China sejak puluhan abad yang lalu hingga sekarang meyakini sekali obat herbal tak kalah mutunya dibandingkan dengan obat modern. Tidak hanya penyakit-penyakit ringan, tapi penyakit berat seperti kanker, stroke, hipertensi, diabetes, asam urat bisa sembuh dengan obat herbal. Diantara obat herbal tersebut yang sudah terkenal untuk mengatasi atau menyembuhkan penyakit mematikan itu adalah sirsak, kulit manggis, buah naga, mengkudu, dll.
Di tempat asalnya, Benua Amerika, sirsak telah menjadi tanaman pengobatan yang diandalkan masyarakat setempat. Orang Indian misalnya, telah berabad-abad menggunakan tanaman ini untuk mengobati penyakit jantung, asma, reumatik, dan penyakit hati. Karena khasiatnya, sirsak menjadi salah satu tanaman obat yang diperknenalkan ke dunia lama setelah Christoper Columbus menemukan Benua Amerika pada 1492. Kemudian setelah itu orang Spanyol membawanya ke Filipina dan daerah tropis sekitarnya.
Baca juga : Obat Herbal Untuk Penyakit Kolesterol
Memang benar, buah manggis (terutama kulit buahnya) memiliki banyak khasiat yang luar biasa bagi kesehatan dan kecantikan. Zat xanthone yang terdapat dalam kulit manggis inilah yang menyebabkan buah ini memiliki daya obat yang kuat dan ampuh. Beberapa penyakit yang diyakini dapat disembuhkan oleh kulit manggis diantaranya peluruh haid, obat sariawan, penurun panas, obat jerawat, disentri, kanker, kolesterol, diabetes, penyakit jantung, dll.
Diakui atau tidak, buah naga merupakan salah satu buah-buahan yang memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Pasalnya, buah naga ini tidak hanya unik dari segi namanya, tetapi juga unik dari segi morfologinya (bentuk akar, bunga, batang, dll). Dari beberapa sumber, diketahui bahwa buah naga memiliki khasiat bagi kesehatan manusia seperti pencegah kanker usus, penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pengurang kolesterol, pencegah pendarahan, obat keluhan keputihan, dan penyembuh bagi beberapa penyakit lainnya.
Baca juga : Menurunkan Berat Badan Dengan Obat Diet Herbal
Sementara itu, secara turun-temurun buah mengkudu (Noni) sudah digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu buah yang berasal dari Indonesia ini telah terbukti secara ilmiah melalui penelitian dapat menyembuhkan beragam penyakit, antara lain kolesterol, diabetes melitus (kencing manis), asam urat dan hipertensi (tekanan darah tinggi).
Itulah beberapa manfaat kesehatan dari aneka tanaman herbal. Jika Anda termasuk salah seorang yang memiliki risiko kesehatan (terserang penyakit) seperti itu, tidak ada salahnya bila Anda mencoba mengkonsumsi obat herbal, biasanya berbentuk jus, yang berbahan dasar dari buah-buahan/tumbuhan alami sebagai obat penawar atau pencegah penyakit tersebut. Kini saatnya Anda beralih ke pengobatan herbal sebab sekarang obat herbal tak lagi dipandang sebelah mata.
09-06-2014 10:57
Rosella. Ya, Anda telah tak asing lagi dengan tanaman herbal yang satu ini. Malahan, barangkali pula Anda telah kerap mengambil faedah dari bunga Rosella. Umpamanya saja dengan mengkonsumsi teh Rosella. Yuk simak manfaat apa saja yang bisa di ambil dari tanaman herbal bunga Rosella! Bunga Rosella atau Roselle (Hisbiscus sabdariffa L) adalah tanaman dari keluarga sejenis kembang sepatu. Tanaman ini memiliki faedah amat banyak untuk badan manusia dimulai dari kelopak bunga, daun, serta juga biji bunga itu sendiri. Pohon Rosella tumbuh dari biji/benih dengan ketinggian yang dapat meraih 3 – 5 mtr. dan menghadirkan bunga nyaris selama setahun. Bunga Rosella memiliki warna cerah dengan kelopak bunga yang memiliki warna merah gelap. Kelopak bunganya (kaliks) yang memiliki rasa yang sangat masam merupakan bagian bunga Rosella yang dapat diolah jadi makanan.  Baca juga : Konsumsilah Makanan Terbaik Ini untuk Putihkan Kulit dari Dalam Kelopak bunga ini dapat diolah jadi beragam macam makanan seperti minuman, jelly, saos, serbuk (teh) atau manisan Rosella. Sebagian keluarga juga memakai Rosella untuk menyembuhkan penyakit radang tenggorokan. Cuma dikonsumsi satu hari 2 x serta ditambah madu dengan cara teratur serta dalam dua minggu radang tenggorokan itu bakal berangsur membaik. Menurut DEP. KES. RI. No. SPP. 1065/35. 15/05 tiap-tiap 100 gr rosella memiliki kandungan 260-280 mg vitamin C, vitamin D, B1 serta B2. Kandungan vitamin C 3 kali lipat anggur hitam, 9 kali lipat jeruk sitrus, 10 kali lipat semakin besar dari buah belimbing serta 2, 5 kali lipat di banding vitamin C dalam jambu biji (kelutuk), kandungan yang lain ialah KALSIUM 486mg/100gr, omega 3, magnesium, beta karotin, dan asam amino esensial seperti lysine serta agrinine kandungan itu benar-benar baik untuk pencernaan badan manusia.  Baca juga : Daun Bambu Kaya Akan Antioksidan dan Bisa Cegah Asam Urat Kecuali aman dikonsumsi tiap-tiap hari, Rosella juga kerap dipakai semacam obat-obatan. Beragam penyakit yang bisa dihindari atau di hilangkan dengan konsumsi Rosella dengan teratur satu diantaranya ialah bisa menyembuhkan penyakit kanker, batu ginjal, desakan darah tinggi dan bisa turunkan kandungan penyerapan alkohol. Tidak cuma itu. Rosella dapat juga menyingkirkan toksin nikotin dalam badan hingga untuk beberapa perokok yang banyak konsumsi nikotin, betapa sebaiknya untuk memakai Rosella untuk menyingkirkan nikotin dalam badan.
31-07-2025 12:58
Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua proses penting dalam kehidupan manusia, terutama pada masa anak-anak. Pertumbuhan merujuk pada perubahan fisik seperti bertambahnya tinggi dan berat badan, sementara perkembangan mencakup aspek mental, emosional, sosial, dan motorik. Kedua proses ini berjalan bersamaan dan saling memengaruhi. Namun, keduanya sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal.Artikel ini akan membahas secara menyeluruh faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, serta bagaimana setiap aspek tersebut saling berkaitan dalam membentuk individu yang sehat dan seimbang.1. Faktor InternalFaktor internal adalah faktor-faktor yang berasal dari dalam diri anak dan tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh lingkungan. Faktor ini biasanya bersifat biologis dan menentukan potensi dasar anak dalam tumbuh dan berkembang.a. Genetik (Keturunan)Gen yang diwarisi dari orang tua menentukan potensi tinggi badan, warna kulit, bentuk tubuh, bahkan kecenderungan terhadap kondisi kesehatan tertentu.Genetik juga berpengaruh terhadap kemampuan intelektual dan temperamen dasar anak.b. HormonHormon pertumbuhan (Growth Hormone), hormon tiroid, dan hormon seks memainkan peran penting dalam mengatur proses pertumbuhan fisik.Ketidakseimbangan hormon, seperti hipotiroidisme atau defisiensi hormon pertumbuhan, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan.c. Kondisi KesehatanAnak-anak yang menderita penyakit kronis, gangguan metabolisme, atau infeksi berulang dapat mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan.Kesehatan sistem saraf juga sangat menentukan perkembangan motorik halus, bicara, dan kemampuan kognitif.2. Faktor EksternalFaktor eksternal adalah faktor lingkungan yang memengaruhi bagaimana potensi anak dikembangkan. Faktor ini sangat bisa diintervensi oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat.a. NutrisiNutrisi yang cukup dan seimbang merupakan faktor paling dasar dalam menunjang pertumbuhan fisik.Kekurangan zat gizi seperti protein, zat besi, yodium, dan vitamin A dapat menyebabkan stunting, penurunan daya tahan tubuh, serta gangguan konsentrasi.b. Lingkungan FisikLingkungan yang bersih, aman, dan sehat mendukung anak tumbuh optimal tanpa terganggu oleh polusi atau penyakit.Paparan bahan berbahaya (seperti logam berat atau pestisida) dapat mengganggu perkembangan otak anak.c. Pola AsuhPola asuh yang penuh kasih sayang dan konsisten membentuk keamanan emosional dan kepercayaan diri anak.Sebaliknya, pola asuh otoriter, permisif tanpa batas, atau pola asuh penuh kekerasan bisa menghambat perkembangan sosial dan emosional.d. StimulasiAnak membutuhkan rangsangan yang sesuai usia, seperti bermain, membaca, mendengar musik, dan interaksi verbal.Stimulasi yang tepat akan mempercepat kemampuan bahasa, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.e. Sosialisasi dan InteraksiAnak-anak belajar nilai, norma, dan keterampilan sosial dari interaksi dengan keluarga, teman sebaya, dan masyarakat.Kurangnya sosialisasi bisa menyebabkan kesulitan adaptasi sosial dan keterlambatan dalam perkembangan emosional.3. Interaksi Faktor Internal dan EksternalPenting untuk dipahami bahwa pertumbuhan dan perkembangan adalah hasil interaksi kompleks antara faktor bawaan dan lingkungan. Misalnya, anak yang secara genetik memiliki potensi tinggi badan tetap membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk mencapainya. Begitu pula, anak dengan bakat kecerdasan tinggi membutuhkan pola asuh dan stimulasi yang mendukung agar potensi itu berkembang optimal.Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi maupun anak adalah langkah awal yang penting dalam mendukung anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Para orang tua, guru, dan masyarakat perlu berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung baik secara fisik, emosional, maupun sosial untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan terbaik dalam kehidupannya.Ingatlah: potensi anak adalah anugerah, tetapi bagaimana potensi itu berkembang adalah tanggung jawab bersama.
02-09-2014 14:42
Melindungi kulit supaya tampak cantik serta sehat pasti jadi kebiasaan tiap-tiap wanita. Persoalan wanita yang seringkali berlangsung ialah perawatan kulit kering. Kecuali mengakibatkan kerusakan tampilan, kulit kering pula bisa bikin kulit gatal-gatal serta tidak nyaman. Cuaca dingin atau ada di ruang ber-AC pula bisa menyebabkan kulit kering serta kasar. Janganlah bingung, berikut ini kami bakal menyajikan solusis menjaga kulit kering : Baca juga : 10 Langkah Cegah Sakit Punggung 1. Minyak zaitun nyatanya ampuh menangani kulit kering serta kasar. Minyak zaitun pula ampuh menyingkirkan bekas make-up, menghaluskan kulit serta menyingkirkan rasa gatal-gatal. Saat kulit merasa kasar, berikan minyak zaitun ortganik sebelum saat memakai pelembab untuk memperoleh faedah anti oksidannya serta memperoleh asam lemak yang baik. 2. Buah pepaya serta labu kuning pula bisa digunakan untuk menangani kulit kering dengan jalan membuatnya masker alami. Untuk masker pepaya bisa campur 1/2 cangkir greek yogurt dengan 3 sdm pepaya yang telah dihancurkan. Sedang labu kuning bisa mencampurkan 1/2 sdt bubuk kayu manis, lantas pakai masker kulit di muka atau tubuh serta diamkan sepanjang 5-15 menit. Baca juga : Khasiat dan Manfaat Kamper (Kapur Barus) Bagi Kesehatan 3. Anda pula bisa bikin scrub sendiri dengan mencampurkan 1 sendok makan madu atau perasan jeruk lemon, untuk memperoleh vitamin serta mineral penambahan supaya kulit terlihat lebih lembut serta bersih. 4. Manfaat madu yang telah banyak di ketahui pula ampuh menangani kulit kering dari mulai bibir pecah-pecah atau tumit kaki yang pecah-pecah. Memoleskan madu mendekati tidur jadi esok harinya kulit kembali lembut. Sebaiknya bila Anda banyak konsumsi makanan yang bisa menghindar kulit kering salah satunya, cokelat hitam, jeruk, salmon, mangga serta wortel, asam lemak ensensial, vitamnin C serta beta karoten yang dapat melembabkan seklaigus mencerahakan dari dalam.