Waktu Posting : 10-04-2015 16:22 | Dibaca : 2590x
Kelebihan berat badan selain membuat penampilan tampak buruk juga mengganggu mobilitas Anda. Berat badan yang berlebih seringkali membuat Anda tidak leluasa bergerak dan kelelahan. Selain itu kelebihan berat badan juga memberikan resiko lebih besar bagi Anda untuk mendapatkan penyakit kronis semacam diabetes, jantung dan kolesterol. Karena itu banyak orang berjuang keras untuk mendapatkan berat tubuh yang ideal. Tidak hanya dengan diet namun juga dengan mengkonsumsi obat diet herbal.
Baca juga :Â 5 Cara Mengatasi Kolesterol Tinggi Â
Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Obat
Kelebihan berat badan atau obesitas biasanya disebabkan oleh pola makan yang salah. Karena itu untuk menurunkan berat badan Anda pada kondisi ideal, beberapa langkah berikut ini layak Anda coba:
Â
Â
Obat Diet Aman
Mendampingi usaha Anda menurunkan berat bedan dengan mengkonsumsi obat diet bukanlah hal yang buruk. Tentu saja obat diet yang sangat disarankan adalah obat diet yang aman dikonsumsi. Seringkali obat diet tertentu berbahaya dikonsumsi karena bekerja dengan cara yang keras sehingga memberikan efek yang buruk bagi organ tubuh lainnya semisal jantung. Beberapa bahan herbal dari alam memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan. Salah satunya aalah jeruk nipis. Anda bisa rutin menggunakan jeruk nipis untuk minuman setiap pagi untuk menurunkan berat badan Anda. Atau jika Anda terlalu kesulitan menggunakan jeruk nipis, Anda dapat menggunakan obat diet herbal yang aman dikonsumsi dan disediakan bebas di toko atau apotek terdekat.
29-05-2014 03:43
Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh. Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja. Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja. Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel? Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain. Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut Terlalu Bebas Berantibiotika Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar. Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah. Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya. Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja. Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun. Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar. Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak. Bisa Suntikan Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri. Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!
17-05-2014 23:30
Memiliki kesempurnaan fisik yang tampan atau cantik adalah anugerah Tuhan yang sangat membanggakan. Akan tetapi pasti lebih sempurna lagi jika keindahan fisik diikuti dengan harum nya nafas yang akan keluar dari mulut kita setiap kali kita berbicara. Kadang kita bertemu orang yang secara fisik dan tampilan sudah sangat oke tetapi tiba-tiba disaat dia bicara kita terpaksa harus menahan nafas karena nafasnya bau tak sedap. Adanya bau-bauan yang tidak sedap adalah salah satu ciri khas jika kesehatan mulut kita sedang tidak baik. Penyebab kesehatan mulut tidak baik sehingga menimbulkan bau nafas itu sendiri dikarenakan oleh banyak hal. Mungkin karena ada giginya yang berlubang, atau karena sedang ada luka di gusi yang menimbulkan sariawan atau bisa juga karena panas dalam yang menyebabkan kondisi mulut menjadi kering sehingga nafas yang keluar menjadi tidak segar. Baca juga : Konsumsilah Minuman-minuman Penurun Tekanan Darah Jika Anda atau siapa saja mengalami hal tersebut pasti akan merasa malu bukan kepalang terlebih sedang berhadapan dengan tamu atau klien penting. Selain itu juga akan membuat rasa percaya diri terkikis karena otomatis menjadi tidak yakin dengan nafas kita apakah segar ataukah bau? Jika menghadapi masalah dengan kesehatan mulut sehingga nafas menjadi kurang sedap, maka apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita langsung pergi ke dokter gigi terdekat? Sebenarnya permasalahan seputar kesehatan mulut bisa diatasi dengan obat-obatan herbal. Pengobatan dengan herbal selain lebih murah juga lebih aman. Memang, terkadang prosesnya membutuhkan waktu yang lebih lama karena bahan alami akan bekerja langsung ke pusat permasalahan bukan hanya menyembuhkan bagian permukaan nya saja. Dan juga pengobatan dengan herbal adalah tanpa efek samping seperti yang biasa muncul pada pengobatan dengan obat kimia. Berikut adalah obat-obatan herbal yang bisa membantu penyembuhan masalah bau tidak sedap pada mulut. Yang pertama adalah cengkeh. Cengkeh terkenal banyak manfaatnya selain untuk bahan baku minuman yang mampu member rasa wangi dan juga baik untuk menyembuhkan peradangan. Cengkih menghasilkan minyak yang mampu bekerja pada tenggorokan dan mengobati selaput lendir pada mulut yang biasanya meradang dan menyebabkan bau menjadi tidak sedap. Ramuan herbal yang kedua adalah daun sirih. Daun sirih terkenal sangat ampuh sebagai tanaman yang bisa menjadi antiseptic. Baik luka maupun mengobati masalah kewanitaan. Sirih dalam menyembuhkan bau yang tidak sedap, sirih juga bisa menyembuhkan luka dan mengobati panas dalam yang sering menjadi penyebab bau mulut. Cara terapi dengan daun sirih adalah, ambil beberapa lembar daun sirih lalu bersihkan hingga semua kotoran terlepas. Setelah itu rebus dengan 350 cc air dan tunggu hingga menjadi separuhnya. Setelah itu minum airnya sebanyak 3x setiap harinya. Ramuan herbal lainnya adalah kayu manis. Kayu manis yang juga sudah sangat terkenal ampuh dalam mengharumkan dan menambah rasa sedap dalam masakan. Kehebatan kayu manis lainnya dalam kesehatan mulut adalah membasmi bakteri atau kuman yang ada di mulut. Bau mulut hilang kumat mati dengan maksimal. Bahan herbal selanjutnya yang juga ampuh dalam menyembuhkan permasalahan bau mulut adalah kapulaga. Bagi mereka yang suka akan rasa segar dan sensasi dingin di mulut yang bisa mematikan bakteri sekaligus membuat wangi nafas maka gunakan kapulaga. Jika Anda ingin menggunakan kapulaga sebagai ramuan berkumur maka hancurkan beberapa biji kapulaga lalu rebus hingga mendidih. Minum airnya setiap hari tetapi harus disaring terlebih dahulu sehingga ampas tidak ikut terminum. Untuk berkumur haruslah setelah Anda gosok gigi sehingga disaat keadaan mulut sudah bersih. Baca juga : Jus Kulit Buah Manggis Untuk Menyembuhkan Kolesterol Cobalah ramuan herbal di atas. Tetapi tentu saja Anda harus bersabar. Biasanya khasiat sudah mulai terlihat antara 1-2 hari. Menggunakan ramuan herbal akan menyehatkan tubuh dengan maksimal. Selain itu juga dengan rasa aman karena tanpa efek samping yang berbahaya. Untuk mendapatkan tanaman herbal diatas Anda bisa memetiknya langsung dari pohonnya. Biasanya tanaman sirih, cengkeh, kapulaga, kayumanis tersedia di lingkungan sekitar karena memang tanaman tersebut bisa hidup di dalam jenis tanah apapun. Tetapi jika Anda tidak bisa menemukan maka belilah di pasar tradisional.
28-04-2014 02:46
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu : A. Osteomalacia Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah? Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang. Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut : a. Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah b. Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya c. Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya d. Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu : a. Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll b. Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah c. Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak. d. Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif. Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu a. Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia. b. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang c. Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda B. Osteoporosis Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun. Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun. Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk. Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya. Pengobatan : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu a. Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda b. Melakukan terapi kekuatan tulang c. Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda. Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda.