Waktu Posting : 24-04-2014 10:27 | Dibaca : 2340x
Kesehatan mungkin merupakan salah satu anugerah terbesar dalam kehidupan Anda yang perlu Anda jaga dengan dengan baik. Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan serta kondisi tubuh Anda mulai dari memilih makanan serta pola diet yang seimbang hingga berolahraga secara teratur. Di sisi lain, ada berbagai masalah kesehatan yang mungkin dapat mengganggu kondisi tubuh Anda. Masalah kesehatan cukup beragam jenisnya mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis yang membutuhkan penanganan lebih jauh. Untuk mengatasi masalah kesehatan, ada berbagai jenis pengobatan yang bisa Anda gunakan mulai dari pengobatan medis hingga pengobatan alternatif atau tradisional. Berbicara mengenai pengobatan tradisional, salah satu jenis obat-obatan tradisional yang kian populer saat ini adalah obat herbal . Artikel ini akan mengulas berbagai detail mengenai obat herbal mulai dari jenis obat herbal, fungsi obat herbal, hingga kelebihan obat herbal.
Baca juga : Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan
Secara umum, obat herbal dapat diartikan sebagai berbagai jenis obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan alami sebagai bahan utamanya, terutama bahan-bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sejak dulu, nenek moyang kita telah menggunakan berbagai jenis tanaman yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Jenis tanaman ini kemudian dikenal dengan sebutan tanaman obat. Beberapa jenis tanaman obat cukup mudah untuk ditemui saat ini. Bahkan, ada juga jenis tanaman obat yang mungkin selama ini Anda gunakan sebagai bumbu masak tanpa menyadari khasiat tanaman tersebut sebagai tanaman obat. Salah satu jenis tanaman obat yang digunakan sebagai bahan utama obat herbal saat ini adalah temulawak. Temulawak merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang memiliki khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan Anda. Ada berbagai jenis penyakit yang bisa diatasi dengan menggunakan temulawak seperti perut kembung, maag, diare, dan sakit kuning. Temulawak juga dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat untuk mengurangi kadar lemak dalam tubuh sehingga sering digunakan dalam proses penurunan berat badan.
Selain temulawak, jenis tanaman lain yang biasa digunakan sebagai bahan baku obat herbal adalah jahe dan kunyit. Kedua jenis tanaman ini lebih dikenal sebagai bumbu masakan yang digunakan sehari-hari. Meski demikian, ternyata jahe dan kunyit juga memiliki khasiat bagi kesehata Anda. Selama ini, jahe dan kunyit juga sering digunakan sebagai bahan baku jamu karena khasiat yang dimilikinya. Tanaman kunyit dipercaya dapat meringankan berbagai masalah kesehatan seperti kesemutan atau gatal-gatal karena sifatnya yang menyejukkan. Kunyit juga dipercaya dapat menurunkan kadar gula dan lemak dalam tubuh. Sementara itu, jahe cenderung memiliki sifat yang hangat. Tak heran jika jahe sering dijadikan campuran dalam minuman hangat tradisional. Tanaman jahe mengandung kadar antioksidan yang cukup tinggi. Adapun khasiat tanaman jahe antara lain adalah meringankan sakit kepala, mencegah masuk angin, meringankan mual, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Saat ini, berbagai tanaman obat tradisional sudah dikemas dengan menggunakan teknologi modern sehingga menghasilkan produk obat herbal yang lebih mudah didapat dan dapat digunakan secara lebih praktis. Anda bisa menemukan berbagai jenis produk obat herbal yang tersedia di berbagai apotek atau toko obat saat ini. Ada beberapa alasan yang menyebabkan obat herbal cenderung lebih diminati oleh konsumen dibandingkan obat-obatan medis yang dianjurkan oleh dokter. Salah satu hal yang menjadikan obat herbal lebih diminati adalah karena sebagian besar obat herbal tidak memiliki efek samping bagi penggunanya. Bahan-bahan alami yang digunakan pada obat herbal akan bekerja secara alami juga pada tubuh Anda. Hal ini tentu saja berbeda dengan obat-obatan medis yang menggunakan bahan-bahan kimia yang mungkin dapat menimbulkan berbagai efek samping.
Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan
Selain itu, faktor lain yang menyebabkan obat herbal lebih diminati adalah cara kerja obat herbal yang dapat menghilangkan penyakit hingga ke sumbernya. Bahan-bahan alami yang digunakan dalam obat herbal dapat bekerja secara holistik atau secara menyeluruh. Obat herbal tidak hanya menghilangkan gejala dari penyakit namun juga mampu mengatasi penyakit tersebut secara lebih optimal. Harga juga merupakan salah satu faktor yang membuat obat herbal lebih diminati saat ini. Dibandingkan dengan obat-obatan medis, harga obat herbal relatif lebih terjangkau. Meskipun tersedia dalam harga yang lebih terjangkau, khasiat serta kualitas obat herbal tidak kalah dengan kualitas obat-obatan medis. Dalam beberapa kasus, malah ditemukan fakta bahwa obat herbal memiliki kualitas serta khasiat yang lebih baik dibandingkan obat-obatan medis. Tak heran jika semakin banyak orang yang memilih obat herbal saat ini.
Sama halnya seperti pada saat akan membeli obat-obatan medis, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan pada saat memilih obat herbal sehingga Anda dapat memperoleh hasil yang maksimal dari obat herbal yang Anda gunakan. Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah mencari informasi sebanyak mungkin mengenai produk obat herbal tersebut. Perhatikan bahan-bahan yang digunakan pada obat herbal tersebut dan perhatikan khasiat yang diberikan oleh obat herbal tersebut. Dengan mencari informasi mengenai obat herbal yang akanAnda gunakan, Anda bisa memilih jenis obat herbal yang sebaiknya Anda gunakan secara lebih efektif.
Hal lain yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah diagnosis penyakit yang Anda derita. Pastikan Anda sudah mendapatkan diagnosis yang akurat terhadap penyakit yang Anda derita sehingga Anda bisa memilih obat herbal yang tepat sesuai dengan penyakit yang Anda derita. Jangan lupa untuk memperhatikan tanggal produksi serta tanggal kadaluarsa dari produk obat herbal yang akanAnda beli. Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah mengikuti petunjuk penggunaan produk obat herbal yang akanAnda beli. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda bisa mendapatkan hasil yang optimal dari obat herbal yang Anda konsumsi.
17-12-2019 16:08
Pastinya pernah mendengar istilah kuretase terutama bagi anda kaum hawa,kata kuret ini berkaitan dengan keguguran. Di mana setelah seorang wanita mengalami kehamilan kemudian keguguran maka ibu ini akan dikerut untuk membersihkan rahim. Agar dapat mengetahui lebih dalam mengenai kuret ini, simak yuk penjelasannya berikut ini. Di dalam bahasa medis kuret yang dikenal dengan nama D&C (dilation and curretage) atau di dalam bahasa Indonesia disebut dengan dilasi dan kuretase. Tindakan kuretase merupakan suatu prosedur operasi dilasi yang dilakukan sesudah wanita mengalami keguguran ketika usia kandungan pada trimester pertama. Kuretase ini mengacu pada pembukaan atau pelebaran leher rahim karena leher rahim tidak dapat trebuka dengan sendirinya setelah mengalami keguguran. Lain halnya ketika proses melahirkan maka tubuh ibu secara otomatis akan merangsang pelebaran leher rahim dan juga dengan bantuan dari dorongan kepala bayi. Tetapi pada saat keguguran tidak mengalami pelebaran leher rahim sehingga perlu adanya tindakan dilasi untuk mebuka leher rahim. Sesudah dilasi tersebut barulah dilakukan tindakan kuretase yang bertujuan untuk membersihkan isi rahim dari jaringan abnormal. Dan ternyata tindakan kuretase tidak hanya dilakukan setelah mengalami keguguran tetapi juga diperlukan pada saat :  Aborsi atau sesudah melahirkan  Tindakan dilasi dan kuretase dibutuhkan untuk membuang jaringan di dalam rahim selama atau setelah terjadinya keguguran atau aborsi. Sedangkan sesudah melahirkan, dilasi serta kuretase perlu dilakukan untuk membuang sisa-sisa dari placenta. Dilakukannya pembersihan ini untuk mencegah infeksi atau pendarahan hebat.  Pengobatan untuk kelainan rahim  Dilasi serta kuretase dapat membantu untuk mendiagnosis dan juga untuk mengobati adanya pertumbuhan kelainan jaringan pada rahim seperti polip, fibroid, endometriosis, ketidakseimbangan hormonal atau[un kanker rahim. Contoh atau sampel dari jaringan rahim tersebut akan diperiksa untuk mengetahui ada atu tidaknya kelainan sel rahim. Tindakan kuretase pada prosedur yang paling awal dilakukan adalah dilasi baru kemudian kuretase. Untuk semua prosedur tersebut pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Langkah-langkah yang dilakukan saat proses kuret biasanya adalah sebagai berikut :  Dilatasi  Yaitu pelebaran yang dilakukan untuk bisa mencapai rahim. Dokter ahli obgyn akan membuka vagina anda dan kemudia melebarkan rahim dengan secara perlahan sehingga dapat mencapai rahim. Setelah leher rahim melebar kemudian diberikan obat agar leher rahim dapat lunak. Dokter juga akan memberikan obat mati rasa agar pasien tidak merasa kesakitan.  Kuretase  Sesudah proses dilasi selesau maka dokter akan mencapai rahim dan melakukan tindakan kuretase yang fungsinya untuk membersihkan rahim. Adakah resiko atau terjadi komplikasi setelah dilakukan kuretase? Kasus terjadinya resiko atau komplikasi setelah kuretase sangat jarang ditemukan namun sekitar 16% wanita yuang pernah menjalani tindakan kuret ini dapat membentuk jaringan parut di dalam rahim atau di sekitar leher rahim. Hal tersebut dikenal sebagai sindrom asherman yang dapat menyebabkan ketidaksuburan serta perubahan siklus menstruasi. Sindrom ini dapat disembuhkan dengan melakukan operasi lagi untuk menghilangkan jaringa parut tersebut. Namun bila mengalami keguguran pada usia kehamilan di atas 20 minggu maka kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi lainnya seperti infeksi, pendarahan berat, perforasi dinding rahim. Ini akibat dari rahim yang mengembang lebih besar dan lebih tipis selama kehamilan.  Tentunya setelah penjelasan di atas, tindakan kuret perlu dilakukan pada klinik yang terjamin legalitasnya. Klinik Raden Saleh  adalah salah satunya, klinik legal yang telah tersertifikasi dan memiliki dokter ahli spesialis kandungan (SP.oG) yang akan membantu proses kuret lebih aman dan meminimalisir dampak dari tindakan kuret tersebut. Apalagi saat ini tersedia informasi mengenai prosedur kuret yang beredar di dunia maya tetapi proses kuret yang salah. Seperti menggunakan obat sebagai cara menggugurkan kandungan  tetapi tidak menggunakan dosis yang tepat, justru tindakan yang demikian dapat berdampak buruk. Karena tidak semua ibu hamil dapat menggunakan metode ini apalagi bila :  Alergi terhadap obat tersebut Mengalami kehamilan ektopik Memiliki gangguan perdarahan Memiliki penyakit ginjal, paru-paru, penyakit hati Sedang menggunakan KB Telah minum obat kortikosteroid  Bahaya dari penggunaan obat tersebut tentunya tidak bisa dianggap sebagai seuatu yang sepele. Maka pertimbangkan dan lakukan dengan cara yang aman dan sempurna agar terhindar dari terjadinya komplikasi atau resiko akibat dari obat tersebut. Selain itu juga dapat menimbulkan resiko seperti pendarahan yang hebat sehingga jika tidak segera ditangai oleh dokter kandungan akan dapat menyebabkan pendarahan dan bahkan kematian akibat kehabisan darah. Jangan gunakan obat aborsi atau jamu aborsi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan dan menimbulkan resiko kesehatan lainnya.    Â
10-03-2016 16:35
Gagal jantung kongestif atau Congestive heart failure (CHF) adalah kegagalan jantung dalam memompa supply darah yang diperlukan badan. Hal tersebut berlangsung lantaran kelainan pada otot-otot jantung hingga tak dapat bekerja dengan cara normal. Sampai kini, gagal jantung di gambarkan semacam keadaan jantung seorang yang berhenti bekerja, dalam soal ini ialah berhenti berdetak. Walau sebenarnya, gagal jantung bermakna ketakmampuan jantung dalam memompa darah atau ketakmampuan jantung mencukupi kuota darah normal yang diperlukan badan. Baca juga : Kiat Sehat untuk Pria Agar Tetap Segar Bugar Terjadinya Gagal Jantung Kongestif Jantung mempunyai empat ruangan yang mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Gagal jantung kongestif ada type samping kiri, kanan, serta kombinasi. Pada pasien gagal jantung kongestif samping kiri, ruangan bawah kiri atau ventrikel kiri dari jantung tak berperan dengan baik. Sisi ini semestinya mengalirkan darah yang maksimal ke semua badan lewat pembuluh darah arteri. Lantaran tugas bilik kiri tak berlangsung dengan cara maksimal, jadi terjadi penambahan desakan pada serambi kiri serta pembuluh darah di sekelilingnya. Keadaan ini membuat penimbunan cairan di paru-paru (edema). Setelah itu penimbunan cairan pula bisa terbentuk di organ perut serta kaki. Kondisi ini lalu mengganggu kemampuan kerja ginjal hingga badan memiliki kandungan konsentrasi air serta garam semakin banyak dari yang diperlukan. Pada berbagai masalah, penyakit ini dapat pula bukanlah karena kegagalan ruangan bawah sisi kiri dari jantung dalam memompa darah. Ketakmampuan ventrikel kiri jantung dalam lakukan relaksasi pula terkadang jadi pemicunya. Lantaran tak dapat lakukan relaksasi, jadi terjadi penimbunan darah waktu jantung lakukan desakan balik. Seperti Apa Gejala yang Nampak? Ada berbagai gejala yang tunjukkan kalau seorang menderita gagal jantung kongestif. Walau pada step awal gejalanya mungkin saja tak bakal beresiko pada keadaan kesehatan pada umumnya, tetapi bersamaan memburuknya keadaan yang terkena, jadi gejalanya semakin riil. Sekurang-kurangnya ada tiga bagian gejala yang dapat diliat pada seseorang pengidap gagal jantung kongestif. Yang pertama ialah gejala step awal. Pada step ini, pasien alami : Pembengkakan kaki serta pergelangan kaki. Gampang capek. Kenaikan berat badan yang penting. Semakin kerap hendak buang air kecil, terlebih waktu malam hari. Bila keadaan pasien selalu lebih buruk, nampak berbagai gejala seperti berikut ini. Denyut jantung tak teratur. Paru-paru sesak hingga mengakibatkan batuk. Napas berbunyi. Sesak napas lantaran paru-paru dipenuhi cairan. Setelah itu, bila pasien alami gejala seperti berikut ini, jadi gagal jantung kongestif dapat disebutkan telah meraih keadaan kronis. Menjalarnya rasa nyeri di dada lewat badan sisi atas, keadaan ini dapat pula mengisyaratkan ada serangan jantung. Kulit jadi kebiru-biruan lantaran paru-paru alami kekurangan oksigen. Tarikan napas yang pendek serta cepat. Alami pingsan. Bahaya Apa yang Dihadapi Pasien Gagal Jantung Kongestif? Seorang yang alami gagal jantung kongestif butuh berwaspada pada keselamatan hidupnya. Pasien mesti selekasnya melakukan penyembuhan atau dia bakal dihadapkan pada berbagai resiko masalah kesehatan yang lain, diantaranya : Aritmia Aritmia atau masalah irama jantung bisa terkena oleh pasien gagal jantung kongestif. Satu diantaranya akibat terjadinya fibrilasi atrium dimana serambi jantung berdetak cepat serta tak teratur. Fibrilasi atrium ini bisa menerpa sekitaran sepertiga pasien yang menanggung derita gagal jantung kritis. Bila pasien gagal jantung kongestif lalu menanggung derita aritmia, jadi pasien bakal berisiko tinggi terserang stroke. Dia pula rawan alami penyakit komplikasi, yakni tromboemboli. Kegagalan organ badan lain Satu diantara organ yang dapat alami kegagalan manfaat ialah ginjal. Hal semacam ini berlangsung lantaran pada pasien gagal jantung kongestif, aliran darah ke ginjal bakal menyusut. Bila tanpa ada antisipasi atau penyembuhan, hal semacam ini bakal berbuntut pada rusaknya organ ginjal atau gagal ginjal. Baca juga : 4 Jenis Olah Raga Ini Ampuh Bakar Kalori dalam Tubuh Kematian mendadak Resiko kematian mendadak pada pasien gagal jantung tipe apa pun amat tinggi. Bahkan juga, kematian mendadak pada pasien gagal jantung dapat berlangsung setiap saat, temasuk waktu tidur. Ada prediksi yang mengaitkan aritmia bilik jatung. Tetapi sampai sekarang ini penyebabnya kematian mendadak pada pasien jantung kerapkali masihlah susah ditetapkan terlebih bila hal itu berlangsung diluar lingkungan rumah sakit. Keseluruhannya, penyakit gagal jantung kritis, termasuk juga gagal jantung kongestif, adalah penyumbang angka kematian yang cukup tinggi. Sekitaran 2-3 dari 10 orang yang mengalami gagal jantung tingkat awal sampai menengah berujung kematian setiap tahunnya. Sedangkan mereka yang mengalami gagal jantung pada tingkat kronis, lebih kurang setengahnya tak terselamatkan.
12-06-2014 23:31
Darah yang tercampur didalam kencing bisa menyebabkan kekhawatiran sendiri untuk yang merasakannya. Keadaan ini dalam dunia medis di kenal dengan nama hematuria. Hematuria bisa mengindikasikan ada penyakit serius yang berlangsung, tetapi dapat pula cuma disebabkan kecelakaan mudah disebabkan olah fisik yang terlampau keras ataupun ada dampak samping dari konsmsi obat spesifik seperti aspirin. Ada dua tipe hematuria, yakni gross hematuria serta microscopic hematuria. Sebagai perbedaan diantara keduanya ialah pada gross hematuria, darah bisa segera tampak tercampur dalam air seni, sesaat pada microscopic hematuria, darah cuma tampak sesudah air seni di check memakai dipstik atau mungkin dengan mikroskop. Hematuria bisa diidentifikasi dalam air seni yang berwarna merah atau berwarna seperti minuman kola. Pendarahan pada air seni umumnya tak jadi sakit, tetapi bila ada gumpalan darah yang mengakibatkan kencing berdarah, hal itu bisa menyebabkan rasa sakit. Baca juga : Mengetahui Serba-serbi Kanker Payudara Kecuali lantaran ada darah yang tercampur, kencing berwarna seperti darah ialah terdapatnya konsumsi obat-obatan pencuci perut serta makanan seperti kelembak serta buah beri dapat memengaruhi warna air seni. Pada pergantian warna kencing yang dikarenakan makanan atau minuman tak bakal ditemukan darah pada kontrol urin dengan memakai dipstik atau dengan cara mikroskopik Penyembuhan untuk kencing berdarah tergantung pada pemicu munculnya darah, sebagian salah satunya : 1. Infeksi saluran kencing lantaran ada bakteri yang masuk badan lewat saluran kencing serta berkembang biak didalam kandung kemih. Gejalanya ialah ada hasrat untuk buang air kecil terus-menerus, rasa sakit serta terbakar waktu buang air kecil, dan bau air kencing yang menyengat, dan kerapkali dibarengi demam. Darah yang ada dalam kencing umumnya bertipe microscopic. 2. Infeksi pada ginjal disebabkan oleh bakteri yang masuk ginjal dari aliran darah serta beralih ke saluran kencing. Umumnya kecuali jadi sakit, pasien akan alami demam. 3. Batu ginjal yang terbentuk lantaran ada pengkristalan protein dalam air seni yang melekat pada dinding ginjal ataupun kandung kemih. Batu-batu yang mengkristal ini lalu mengeras serta belum jadi sakit sepanjang batunya belum menghambat saluran kencing. Darah bisa berbentuk gross ataupun microscopic. 4. Pembesaran prostat pada pria yang bisa berlangsung bersamaan dengan pertambahan umur yang lalu bisa menghimpit saluran kencing hingga menghalangi aliran kencing. Gejalanya diantaranya ada kesusahan buang air kecil diiringi dengan biasanya timbul hasrat untuk buang air kecil. Baca juga : Olahraga Malam, Sehatkah? 5. Penyakit ginjal lain seperti glomerulonephritis yang menyebabkan peradangan pada system filter di ginjal. Ada infeksi virus, penyakit pembuluh darah, serta persoalan dengan system imun seperti immunoglobulin. 6. Kanker prostat, kandung kemih, serta ginjal dapat juga jadi pemicu munculnya darah pada air seni. Umumnya tak ada tanda-tanda awal dari kanker-kanker itu. 7. Penyakit turunan yang bikin hemoglobin dalam sel darah merah jadi abnormal dapat juga menyebabkan darah dalam air seni. Sindrom Alport, yang merubah membran penyaring darah dalam glomeruli dalam ginjal. 8. Rusaknya ginjal disebabkan kecelakaan. Penyembuhan hematuria umumnya dengan konsumsi antibiotik untuk bersihkan saluran kencing yang terinfeksi, obat-obatan yang berperan untuk memperkecil prostat yang alami pembesaran, sampai terapi untuk memecahkan batu di kandung kemih ataupun di ginjal. Bila tak ditemukan keadaan serius karenanya ada darah dalam urin, tak dibutuhkan penyembuhan apa pun. Untuk menghindar kemungkinan penyakit serius yang terkait dengan darah didalam air kencing, senantiasa minum air sesuai dengan keperluan keseharian (semacam patokan dasar bisa digunakan hitungan 30-35cc/kgBB untuk orang dewasa, di mana keperluan ini bisa meningkat bila ada penambahan stres fisik atau metabolik), bersihkan sisi pribadi sesudah lakukan jalinan fisik ataupun buang air kecil, berhenti merokok serta minum minuman keras, serta janganlah sempat menahan hasrat untuk buang air kecil.