Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan

Additional Image

Waktu Posting : 24-04-2014 02:38 | Dibaca : 3087x

Pertumbuhan teknologi saat ini yang sangat pesat dan berubahnya pola hidup  masyarakat ke arah kehidupan yang segalanya menjadi praktis, banyak menimbulkan kasus-kasus baru dalam ilmu kesehatan. Dimana pola hidup praktis saat ini sudah semakin meluas ke hamper sisi kehidupan masyarakat, dan yang paling dominan adalah pola hidup praktis yang berhubungan dengan gaya hidup yaitu seperti Konsumsi Makanan.  Banyak kita dapatkan saat ini berbagai macam olahan makanan yang beredar luas di masyarakat yang dikemas secara praktis sehingga mudah dan cepat untuk disajikan, bukan hanya itu kini bumbu bumbu penunjang untuk membuat makanan olahan pun banyak tersedia dalam bentuk yang mudah disajikan sebaga ibahan pendukung dalam membuat makanan.

Olahan-olahan makanan cepat saji yang sudah ada saat ini, bagi sebagian pihak yang kurang memperhatikan kesehatan justru sangat membantu mereka, yaitu Gaya Hidup. Gaya hidup yang diartikan oleh sebagian orang modern inilah yang menyebabkan banyak dari sebagian masyarakat lebih tertarik mengkonsumsi makanan ataupun olahan makanan yang cepat saji, karena yang menjadi dasar mereka mengkonsumsi makanan cepat saji adalah karena mereka nilai lebih cepat dan praktis dalam menghidangkan serta mengkonsumsinya. Seperti yang kita ketahui bersama olahan makanan siap saji adalah semua jenis makanan / olahan yang disimpan atau disediakan dalam bentuk makanan atau olahan yang dikemas sedemikian rupa dan praktis, sangat mudah disajikan dan dihidangkan, serta dalam proses penyajianya menggunakan cara ataupun proses yang lebih sederhana tidak membutuhkan alat bantu tertentu dalam membuatnya serta tidak memakan waktu yang lama.

Baca juga :  Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal

Tentunya dengan semakin beredarnya olahan makanan cepat saji berserta beragam bentuk kemudahan dalam menyajikannya, banyak ditemukan pula dampak-dampak negatif yang semakin bermunculan terkait dengan bahaya yang ditemukan karena mengkonsumsi makanan cepat saji. Banyak ilmuwan dibidang penelitian kesehatan yang telah membuktikan bahwa berbahayanya banyak mengkonsumsi makanan dan olahan pangan cepat saji. Karena berdasarkan riset yang mereka lakukan, telah banyak menghasilkan fakta dan bukti yang otentik bahwa olahan ataupun makanan cepat saji sangat berperan sebagai pemicu munculnya berbagai macam penyakit di tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bukanhal yang aneh, segala sesuatu yang praktis tentunya akan mempunyai resiko tinggi dibandingkan dengan yang alami. Jika kita kembali kemasa lalu, dimana pada saat ingin membuat makanan hanya bisa di dapat tentu dengan bersusah payah baik di mulai dari mengumpulkan terlebih dahulu bahan baku, membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengolahanya namun di sisi lain tidak ada efek negatifnya dan sangat minim sekali menyebabkan timbulnya penyakit.

Seiring dengan semakin berkembangnya hal ini, telah banyak dilakukan penelitian terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji. Berdasarkan banyaknya informasiakan hal tersebut, berikut beberapa kasus yang disebabkan efek dari mengkonsumsi makanan cepat saji yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan di dunia diantaranya sebagai berikut:

“ Di tahun 2011 ada sebuah riset yang telah dipublikasikan dan dicetak dalam Nutrition Research and Practice (NRP), yang berisi tentang hubungan antara olahan pangan dengan penyakit. Dalam hasi lriset tersebut di simpulkan, ternyata adanya zat aditif dalam olahan makanan cepat saji yang dapat memacu terjadinya alergi terhadap beberapa anak dengan kondisi tertentu, selain itu juga selain adanya kandungan zat aditif, kandungan lemak yang dalam olahan makanan cepat saji juga menjadi factor utama yang menyebabkan seseorang mengidap penyakit asma ”

Baca juga : Khasiat dan Manfaat Sirsak

“ Di Amerika Serikat berdasarkan data yang ada saat ini, juga telah dinyatakan dan diakui bersama oleh para penduduknya bahwa banyaknya kasus-kasus obesitas (kelebihan berat badan) yang melanda Negeri Paman Sam tersebut adalah mayoritas di sebabkan oleh konsumsi masyarakat Amerika yang cukup besar terhadap olahan makanan cepat saji. Dan selain itu juga berdasarkan data hasil riset terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat akhir-akhir ini seperti yang telah di kutip dalam salah satu jurnal kesehatan di Amerika Serikat yaitu Thorak,  disimpulkan bahwa salah satu pemicu sering terjadinya kasus penyakit eksim dan asma di masyarakat Amerika Serikat adalah tidak lain disebabkan oleh tingginya tingkat konsumsi penduduk Amerika Serikat terhadap makanan olahan cepat saji, data dan kesimpulan ini didapatkan berdasarkan riset yang dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada koresponden yang dipilih secara random (acak) terhadap 15 jenis olahan makanan yang sering dan gemar di konsumsi oleh masyarakat Amerika Serikat, dimana dari data yang didapat bahwa makin banyak dan berkembangnya kasus-kasus penyakit asam dan eksim yang dipilih dari 2  golongan usia masyarakat Amerika Serikat yaitu kelompok usia dewasa dan anak-anak remaja ialah di sebabkan karena banyak mengkonsumsi cepat saji. Dalam riset yang dilakukan dalam studi tersebut didapatkan kesimpulan dan juga fakta bahwa konsumsi olahan makanan cepat saji yang dikonsumsi dalam waktu satu minggu, di dapatkan hasil bahwa dalam waktu satu minggu tersebut olahan makanan cepat saji mampu menjadi penyebab gejala asma hingga 39% dari warga Amerika Serikat, dan berdasarkan data yang didapat juga bahwa 27% dari jumlah warga di Amerika Serikat dengan categori level anak-anak remaja jumlah korban yang terkena penyakit asma cukup meningkat di level anak-anak “

“ Dalam sebuah media berita yang dirilis pada rubric bidang kesehatan berdasarkan data ilmiah yang hasilkan oleh seorang peneliti dari University of Minnesota School of Public Health, Minneapolis dr Andrew Odegaard, beliau menyatakan bahwa semua orang yang mengkonsumsi olahan dan makanan siap saji yang kebarat-baratan berpotensi terserang penyakit diabetes golongan kedua. Hal ini disebabkan ialah karena tidak adanya aturan-aturan yang berlaku terhadap penggunaan trans-fatty acid yaitu zat aktif yang tidak pernah diatur dalam undang-undang di negara-negara Asia. Disana disebutkan bahwa komposisi lemak yang ada dalam makanan cepat saji sangat berpotensi terhadap timbulnya penyakit diabetes bagi kalangan remaja “

Itulah beberapa contoh kasus dan juga fakta yang di dapat terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji, meskipun demikian dengan banyaknya data-data hasil riset yang ditemukan terhadap dampak negative dari mengkonsumsi makanan cepat saji di lain sisi masih banyak juga kita temukan sebagian masyarakat di negeri kita ini yang meremehkan tuntunan pola hidup sehat, menurut mereka hal itu harus di lakukan agar bisa di katakana mempunyai pola hidup modern. Tentu, pola pandang yang sempit jika kita harus mengakuinya. Karena di jaman yang serba teknologi dan berkembang ini menjaga pola hidup sehat perlu di lakukan untuk mengimbangi kegiatan dan aktifitas sehari-hari, di mana dengan semakin berkembangnya pola hidup yang semakin modern dan juga teknologi yang semakin canggih tentunya akan juga memberikan dampak negative terhadap keberlangsungan hidup. Di mana akan banyak penyakit yang mungkin muncul karena tidak menjaga dengan baik pola hidup sehat sebagai dampak dari perkembangan jaman dan teknologi saat ini. Jadi jika kita ingin hidup sehat marilah kita jaga pola hidup, semaksimal mungkin hindari olahan makanan yang tersedia praktis (cepat saji) agar bisa hidup sehat.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Pencegahan Kanker Dengan Bahan Herbal Alami

10-05-2014 08:29

Salah satu cara paling efektif dalam mencegah kanker adalah memperbaiki pola hidup kita, terutama makanan. Makanan yang sehat berkaitan dengan sistem ketahanan tubuh yang sehat. Jika daya tahan tubuh kuat, maka risiko terkena kanker pun amat kecil. Mengapa? Karena sebelum sel kanker berkembang lebih lanjut, sudah ada pasukan pertahanan tubuh yang menggempurnya hingga mati dan tidak bisa berkembang. Seluruh jenis buah dan sayuran bisa diklaim sebagai makanan yang bisa mencegah kanker. Sebut saja dari teh sampai petai semuanya diklaim memiliki aktivitas antioksidan yang dapat mencegah kanker. Pada intinya, banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa makanan memiliki potensi antikanker. Meskipun belum terbukti seratus persen bisa menyembuhkan, tetapi makanan tersebut bisa membuat penderita kanker lebih sehat. Dan banyak pula penderita kanker yang akhirnya memilih terapi alternatif berupa konsumsi sayur dan buah ini daripada pengobatan medis atau terapi alternatif tersebut mendampingi terapi medis yang mereka jalani.   Baca juga : Hilangkan Bekas Luka dari Dalam dan dari Luar    Zat antikanker utama dari sayur dan buah adalah vitamin C, vitamin A, vitamin E, selenium, zinc, mangan, dan banyak zat fitokimia lainnya yang tersebar dalam sayur danbuah-buahan. Indonesia sangat kaya makanan antikanker, sebut saja mengkudu, manggis, sirsak, buah naga, dll. Semuanya memiliki manfaat antikanker. Inti pokoknya ada pada sifat fungsional komponen zat non gizi yang terkandung di dalamnya. Kandungan zat non gizinya mampu menguatkan sistem kekebalan tubuh (imun) kita dalam melawan bakteri dan gempuran radikal bebas yang akan menggerogoti kesehatan sel-sel kita. Kita bisa dengan mudah mendapatkan antioksidan dari makanan yang kita makan. Sumber utama antioksidan adalah sayur-sayuran dan buah-buahan. Komponen utama antioksidan adalah vitamin A, C, dan E dan segala turunannya serta senyawa non gizi lainnya, tetapi bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini adalah sedikit dari sumber antioksidan dan jenis-jenis antioksidan yang ada pada makanan kita.     Makanan Senyawa Fitokimia Jeruk dan stroberi Asam elagis Citrus fruit dan jus Flavonoid Tomat, khususnya tomat yang telah dimasak,jambu, semangka dan cabe merah Likopen Buah dan sayuran berwarna kuning danoranye Betakaroten Jeruk, apel, bawang putih, dan teh Quercetin Manggis Xanthone dan turunannya Teh (semua jenis teh, kecuali teh herbal) Katekin Bawang putih dan bawang merah Komponen sulfur seperti alisin dan saponin Produk olahan kedelai, seperi tahu, susu kedelai, tempe, kacang kedelai Isoflavon (diadezein dan genistein) Sayuran krusiferus, seperti brokoli, brussel sprout, kol, dan kembang kol Isotiosianat     Sekarang yang sedang fenomenal adalah jus kulit manggis. Manggis adalah buah yang berlimpah kandungan xanthone-nya dan xanthon adalah antioksidan yang diketahui paling sakti saat ini. Banyak khasiat yang dimiliki xanthone yang terdapat dalam buah manggis, khususnya bagian kulit buahnya. Kekuatan xanthon dalam mengatasi berbagai penyakit degeneratif telah dibuktikan dan ditunjukkan oleh berbagai hasil penelitian.   Baca juga : Melancarkan BAB dengan Makanan Alami Hal lain yang perlu diketahui, pemilihan herbal (obat herbal/jus herbal) harus disesuaikan dengan jenis penyakit, stadium penyakit, penyakit lain yang menyertai dan kondisi pasien. Untuk hal ini, sebaiknya Anda mempunyai pengetahuan tentang bahan herbal yang akan digunakan atau langsung menghubungi herbalis yang terpercaya untuk berkonsultasi tentang resep herbal yang akan Anda gunakan.  

Featured Image
Cara Memanfaatkan Potasium Untuk Kesehatan Jantung

14-05-2016 18:42

Potasium adalah satu diantara mineral utama yang diperlukan oleh badan kita. Dengan konsumsi potasium yang jitu, banyak penyakit jadi malas hinggap di badan.  Potasium dibutuhkan untuk keseimbangan cairan pada badan, memecah serta memakai karbohidrat, bangun protein, membuat otot, melindungi perkembangan badan yang normal, serta mengontrol keseimbangan asam-basa badan ataupun kegiatan listrik di jantung. Bahkan juga karena mineral yang dikatakan pula semacam kalium ini, jantung, ginjal, serta organ badan lain dapat berperan dengan cara normal. Kecuali beragam faedah itu, potasium nyatanya pula sangat bermanfaat untuk menghindar beragam penyakit jantung, pembuluh darah, serta beragam penyakit yang lain.  Tekanan darah tinggi  Potasium berbentuk suplemen di duga dapat turunkan tekanan darah terlebih untuk mereka yang konsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi. Bahkan juga, konsumsi makanan berpotasium pula disangka bisa menolong menghindar tekanan darah tinggi.    Baca juga : 5 Cara Mudah Mendongkrak Energi Penyakit jantung  Suatu riset mengungkap kalau mengkonsumsi 4.069 mg potasium/hari bisa turunkan resiko kematian akibat penyakit jantung iskemik atau koroner sampai 40%. Kondisi hipokalemia, dimana pasien kekurangan kandungan kalium didalam badannya, di duga mempunyai peranan atas terjadinya kematian akibat aritmia jantung, pada pasien yang memanglah telah mempunyai permasalahan dengan jantungnya. Aritmia ialah keadaan dimana detak jantung tak teratur hingga kemampuannya memompa darah ke semua badan hilang serta ini menyebabkan kematian.  Stroke  Konsumsi makanan yang memiliki kandungan potasium disangka bisa menolong turunkan resiko stroke, terlebih stroke iskemik (stroke lantaran ada gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah). Seandainya diimbangi dengan kurangi konsumsi sodium, lemak jenuh, serta kolesterol.  Menyetabilkan denyut jantung  Satu diantara aspek resiko fibrilasi atrium (detak jantung tak teratur) ialah sangat banyak atau sangat sekurang-kurangnya konsumsi potasium pada badan. Kondisi hipokalemia, dimana pasien kekurangan kandungan kalium didalam badannya, disangka bertindak atas terjadinya kematian akibat aritmia jantung, pada pasien yang memanglah telah mempunyai permasalahan dengan jantungnya. Aritmia ialah keadaan dimana detak jantung tak teratur hingga kemampuannya memompa darah ke semua badan hilang serta ini menyebabkan kematian. Oleh karenanya, konsumsi penganan kaya potasium sehari-hari amat utama untuk melindungi denyut jantung jadi stabil.  Kesehatan tulang  Studi tunjukkan kalau konsumsi makanan kaya potasium disangka bisa menghindar osteoporosis, terutama di lingkungan wanita lansia. Potasium pula disangka dapat tingkatkan kepadatan tulang. Tetapi, masihlah diperlukan riset selanjutnya untuk menunjang pernyataan itu.  Radang saluran pencernaan  Pada badan pasien radang saluran pencernaan, nutrisi kerapkali susah diserap. Ini lantaran ada gejala diare maupun muntah-muntah. Dokter juga peluang bakal mengecek kandungan potasium pada badan serta mereferensikan untuk konsumsi makanan berpotasium.    Baca juga : Inilah Olahraga untuk Menjaga Kesehatan Paru-paru Anda   Batu ginjal  Konsumsi makanan mengandung potasium disangka dapat turunkan kandungan kalsium dalam urine. Berlebihannya tingkat kalsium dalam urine adalah penyebabnya paling umum penyakit batu ginjal kalsium.  Anda dapat memperoleh beragam faedah potasium itu dengan konsumsi sumber-sumbernya seperti pisang, susu, ikan, kerang, sapi, ayam, kalkun, roti, kentang, ubi, bayam, tomat, kedelai, kacang merah, kacang almond, buah apricot, jeruk, brokoli, kiwi, nanas, wortel, sayuran berdaun hijau, gandum utuh, alpukat, bit, jamur, yogurt, pir, mangga, kacang pistachio, kismis, anggur, serta lain sebagainya.  Tetapi hati-hati, jangan pernah terlalu berlebih atau bahkan juga kekurangan dalam mengkonsumsi potasium. Badan Kesehatan Dunia atau WHO mereferensikan konsumsi potasium sekurang-kurangnya 3. 510 mg sehari-hari. Bila terlalu berlebih, bisa menyebabkan denyut jantung yang tak normal, fungsi ginjal lebih buruk, serta infeksi berat. Sedang kekurangan potasium dapat mengakibatkan otot melemah, denyut jantung tak teratur, tekanan darah sedikit naik, muntah, diare, atau masalah ginjal.  Potasium benar-benar utama untuk badan, namun janganlah lupa untuk memelihara konsumsi nutrisi yang lain supaya selalu seimbang serta menyajikan faedah sebesar-besarnya untuk badan.

Featured Image
Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat

05-05-2014 22:53

Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat  - Asam urat adalah sebuah kondisi dimana kadar asam urat dalam tubuh melebihi batas aman. Asam urat itu sendiri merupakan hasil metabolisme dari zat purin yang terdapat dalam hampir semua jenis makanan. Konsumsi purin dalam batas aman akan menghasilkan asam urat yang akan dibuang oleh tubuh namun bila konsumsi purin ini terlalu berlebihan, maka tubuh tidak akan mampu membuangnya dan akibatnya asam urat akan menumpuk didalam tubuh terutama di daerah persendian. Semua orang bisa menderita asam urat, baik pria maupun wanita namun beberapa golongan memiliki resiko lebih besar untuk terkena asam urat. Mereka yang memiliki gaya hidup tidak sehat, mereka yang sudah memiliki gangguan penyakit lain seperti diabetes, mereka yang mengkonsumsi obat-obatan tertentu dan juga mereka yang memiliki anggota keluarga yang menderita asam urat adalah mereka yang beresiko tinggi untuk menderita penyakit ini. Persendian yang terasa nyeri merupakan salah satu gejala utama yang dirasakan oleh para penderita asam urat. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk bisa mengobati penyakit ini? Selain menjaga pola makan dengan menjauhi atau mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi, penderita asam urat juga bisa mengkonsumsi jenis makanan atau bahan alami tertentu yang dapat membantu dalam proses pengobatan penyakit ini yaitu: Makanan yang kaya akan vitamin C Berbagai jenis buah seperti jeruk, buah naga dan buah delima memiliki kandungan vitamin C yang dapat membantu melarutkan asam urat sehingga dapat dibuang dari dalam tubuh Makanan yang kaya akan potasium Pisang dan kentang kaya akan potasium yang juga bisa membantu dalam proses penyembuhan asam urat Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya   Jeruk nipis Secara alami kandungan vitamin C dalam jeruk nipis cukup tinggi. Selain itu, sari jeruk nipis juga bisa melarutkan asam urat dan berbagai jenis racun dari dalam tubuh. Penderita diabetes bisa mengkonsumsi air jeruk nipis yang dicampur air hangat (tanpa gula) di pagi hari setelah bangun tidur. Air jeruk nipis ini dipercaya bisa membantu proses detoksifikasi dan membantu mengoptimalkan kerja liver untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara umum Daun salam Daun salam dapat dipergunakan bukan hanya untuk memasak namun juga untuk mengobati asam urat. Cukup dengan merebus 10 lembar daun salam (kering ataupun basah) dengan 3 gelas air hingga tersisa satu gelas. Air rebusan ini kemudian dikonsumsi dua kali sehari Campuran dari berbagai bahan alami Khusus untuk pengobatan ini tersedia banyak sekali ramuan yang bisa dipilih dan salah satunya adalah dengan menggunakan jahe merah. Rebus 15 gr jahe merah, 5 gr pala, 1 liter air, 200 gr ubi merah, 10 buti lada, 5 butir kapulaga, 1 jari kayu manis dan juga 5 butir kapulaga hingga tersisa setengah. Air rebusan ini diminum sedangkan ubi jalarnya sendiri bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Baca juga : Tips Sehari-hari Untuk Pencegahan Wasir Pare Selain dikonsumsi, pare juga dapat direbus dengan dua gelas air hingga tersisa setengah, kemudian air rebusan tadi diminum untuk membantu menyembuhkan asam urat Daun sirsak Daun sirsak dipercaya memiliki banyak manfaat termasuk diantaranya adalah mengatasi asam urat. Penderita asam urat bisa mengkonsumsi teh daun sirsak secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya Berbagai jenis jus buah Ada beberapa jenis buah yang bisa dibuat jus dengan rasa yang enak dan juga menawarkan manfaat untuk penyakit asam urat. Jus buah seperti jus alpukat, jus belimbing manis dan juga jus yang terbuat dari campuran buah sirsak, air jeruk lemon, apel hijau dan labu air bisa menjadi pilihan. Dengan memasukkan berbagai jenis makanan dan minuman diatas dalam diet sehari-hari akan sangat membantu dalam proses penyembuhan asam urat. Pada dasarnya, pola hidup yang sehat dan menjaga asupan makan merupakan kunci dalam pencegahan dan juga penyembuhan berbagai jenis penyakit termasuk asam urat. Tidak lupa pula para penderita asam urat perlu berkonsultasi ke dokter dan melakukan pemeriksaan kesehatan, atau dalam hal ini mengecek kadar asam urat, untuk memonitor tingkat kesuksesan mereka dalam mengatasi penyakit ini secara alami.

...