Waktu Posting : 04-05-2014 09:52 | Dibaca : 2553x
02-08-2014 16:34
Silent killer adalah julukan yang diberikan kepada kolesterol tinggi . Karena serangan penyakit ini kerap tapa gejala apapun, tapi dampaknya sangat fatal. Meskipun dalam kasus tertentu bisa ditemukan gejala kolesterol. Kadar kolesterol yang normal adalah 160-200 mg, bila sudah melonjak melebihi 240 mg pertanda kolesterol sudah sangat berbahaya. Penanganan intensif harus segera dilakukan, obat herbal sangat disarankan dikonsumsi. Selain terbukti bermanfaat sekaligus aman tanpa efek samping negatif. Tapi pastikan produk tersebut anda dapatkan pada toko terpercaya yang jual obat herbal kolesterol. Baca juga : Tips Kembali Langsing Usai Lebaran Apa saja gejala yang kerap dirasakan, sebagai tanda serangan kolesterol? Tengkuk terasa berat dan pundak terasa pegal. Kondisi ini adalah gejala awal yang disebabkan oleh kekurangan pasokan oksigen. Mudah mengantuk. Kadar trigliserida normal sekitar 150 mg sampai 200 mg, bila sudah melewatinya bahkan melonjak sampai 700 mg maka rasa kantuk sering menyerang. Kondisi ini akibat pasokan oksigen di otak berkurang. Hal ini terjadi karena penyempitan pembuluh darah yang diakibatkan penumpukan kolesterol atau lemak. Gampang lelah. Penumpukan plak pada dinding arteri dapat mencetus jantung koroner, atherosclerosis dan sebagainya. Keadaan ini yang memicu tubuh gampang lelah. Sering kesemutan. Kadar kolesterol berlebihan bisa menjadikan darah menjadi kental, karena kekurangan pasokan oksigen. Kerap sakit kepala. Kolesterol berlebihan bisa mencetus penumpukan plak pada pembuluh darah yang berdampak pada atherosclerosis. Keadaan ini bisa menghambat pasokan darah ke otak dan kepala, sehingga tercipta sakit kepala. Baca juga : Gejala Serangan Penyakit Rematik
03-10-2014 23:21
Masturbasi memanglah bukan satu kajian favorit untuk diperbincangkan dengan cara umum. Umumnya kajian sekitar kegiatan sex yang dikerjakan sendiri ini kerap dibicarakan cuma dengan lingkungan spesifik. Dapat dibuktikan bahwa 99% remaja lelaki didunia ini biasanya pasti telah pernah lakukan onani atau masturbasi, umumnya dikerjakan pada usia 17 hingga 20 thn. Banyak lingkungan yang mengungkap rutinitas ini normal saja dikerjakan, serta tidak tidak sering yang menyampaikan hal itu tak baik. Baca juga : Mengenal Diet Sehat Ala Wanita Kantoran Onani atau masturbasi adalah ciri reproduksi yang sehat. Namun masturbasi masih tetap jadi pro-kontra, lepas dari itu seluruhnya masturbasi bakal mulai menyajikan dampak negatif bila dikerjakan terlalu berlebih, dalam satu hari 5 kali masturbasi umpamanya. Menurut survey, umumnya kaum pria lah yang melaksanakan masturbasi, bahkan juga ada yang sampai kecanduan hingga jadi gelisah bila satu hari saja tak mengerjakannya. masturbasi pun mempunyai dampak buruk bila terus-terusan dikerjakan. Tetapi tahukah Anda bahwa ada efek yang mungkin Anda dapat bila Anda mengerjakannya terus-terusan? Efek jelek onani atau masturbasi ini dapat dipandang dari sisi fisik ataupun non fisik. Baca juga : Cara Menjalankan Pola Hidup Sehat Sesungguhnya masturbasi yang terus-terusan dapat menyebabkan kegiatan berlebihan pada saraf parasimpatik. Efeknya ialah produksi hormon-hormon serta senyawa kimia sex bertambah termasuk juga serotonin, asetilkolin serta dopamin. Masturbasi kritis memengaruhi otak serta tubuh disebabkan produksi hormon sex yang berlebih serta neurotransmiter. Walau efeknya pada tiap-tiap orang tidak sama, terus-terusan masturbasi bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan, nyeri panggul, testis sakit, atau rambut rontok. Kontraksi otot waktu merasakan orgasme dapat menyebabkan nyeri otot, terlebih di daerah punggung serta selangkangan.
22-08-2014 04:36
Batu empedu sebenarnya adalah penyakit yang tidak sering terjadi, serta baru menyebabkan tanda-tanda saat telah kronis. Tetapi kenapa Anda mesti menanti berlangsung penyumbatan didalam kantung empedu dahulu bila Anda dapat menghindarnya dari semula? Lantaran pemicu terbesar penyakit ini ialah cholesterol tinggi serta sedimentasi cholesterol didalam kantung empedu, maka untuk menghindari batu empedu terbentuk, Anda dapat mengatasinya dengan beragam bahan segar yang gampang didapat dirumah, seperti 1. Kunyit Tanaman obat yang amat mujarab menyembuhkan semua penyakit ini pun dapat menghindari terbentuknya batu empedu. Ini lantaran kunyit pula dapat mengurangi cholesterol tinggi dengan jalan menetralkan toksin serta memperlancar peredaran darah. Anda cukup minum kunyit tumbuk dengan satu gelas kecil air serta madu tiap-tiap hari untuk memperoleh khasiatnya. 2. Wortel, buah bit serta mentimun Kombinasi pada buah bit, wortel serta mentimun yang di juice jadi satu ialah obat alami untuk mencegah batu empedu. Kecuali lantaran kaya anti-oksidan, pula memilki kandungan vitamin serta mineral yang bakal menolong mengurangi kandungan cholesterol serta tekanan darah. Anda dapat minum juice ini satu hari sekali. 3. Minum air putih Amat perlu menjernihkan badan dengan jalan banyak minum air putih. Air bakal meluruhkan semua sampah serta toksin yang lalu bakal dibuang melalui urin serta keringat. Dengan minum air yang cukup /hari, Anda dapat dengan cara alami mengurangi cholesterol serta mengoptimalkan pengubahan lemak jadi tenaga. 4. Makanan kaya vitamin C Vitamin C ialah satu diantara anti-oksidan yang ada di tiap-tiap buah serta sayur atau mungkin suplemen makanan. Manfaat anti-oksidan ialah mencegah radikal bebas, dampak radiasi serta memulihkan keremajaan beberapa sel pada badan. Tidak cuma itu, bila hendak mengurangi serta melindungi kandungan cholesterol dalam darah, tak diragukan lagi Anda pun memerlukan vitamin C selaku anti-oksidan. 5. Diet sehat Diet sehat sudah pasti pula mesti diikutsertakan dalam daftar menghindari terbentuknya batu empedu. Janganlah sangsi membatasi makanan gorengan, berlemak, bersantan serta makanan yang lewat sistem pemasakan berulang. Untuk mengurangi cholesterol, serat makanan pun diperlukan dengan adanya banyak makan buah serta sayur. Konsumsi daging pula diperlukan, tetapi janganlah terlalu berlebih serta buang seluruh lemak yang melekat pada daging ayam, kambing serta sapi. Jadi, telah siap hidup lebih sehat serta menghindari semua penyakit termasuk juga batu empedu? Menjaga kesehatan senantiasa lebih baik dari pada mengobati, bukan?