Waktu Posting : 24-03-2015 21:15 | Dibaca : 2644x
Saat ini, diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu jenis penyakit serius yang cukup umum ditemui di masyarakat. Resiko penyakit diabetes cukup tinggi sehingga Anda perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi penyakit ini secara lebih efektif. Salah satu hal penting yang perlu Anda ketahui tentang penyakit diabetes tipe 2 adalah penyebabnya. Secara umum, penyakit diabetes tipe 2 disebabkan karena terganggunya produksi hormon insulin dalam tubuh yang menyebabkan kurang lancarnya proses penyerapan glukosa oleh sel-sel tubuh. Selain penyebabnya, hal penting lain yang perlu Anda ketahui tentang penyakit ini adalah gejala yang ditimbulkan oleh diabetes tipe 2. Dengan mengetahui gejala penyakit diabetes tipe 2, Anda akan dapat mengatasi penyakit ini secara lebih cepat dan efektif.
Baca juga :Dragonnoni sebagai obar herbal penurun Kolesterol
Secara umum, gejala penyakit diabetes tipe 2 hampir serupa dengan gejala yang muncul akibat penyakit diabetes tipe 1. Meski demikian, gejala diabetes melitus tipe 2 biasanya lebih susah terlihat sehingga penyakit diabetes tipe 2 lebih susah didiagnosa. Salah satu gejala umum yang ditimbulkan oleh penyakit diabetes tipe 2 adalah meningkatnya intensitas buang air kecil. Hal ini disebabkan karena ginjal bekerja keras untuk membuang kandungan glukosa yang terdapat dalam darah. Intensitas buang air kecil akan meningkat terutama pada malam hari. Karena intensitas buang air kecil yang meningkat, hal ini memicu gejala lain yaitu mudah terasa haus. Penurunan berat badan secara drastis juga sering dianggap sebagai salah satu gejala umum dari penyakit diabetes tipe 2. Hal ini dikarenakan terganggunya penyerapan glukosa oleh sel-sel tubuh sehingga berat badan jadi menurun.
Baca juga : Tips Hidup Normal dengan Diabetes Melitus
Gejala lain yang umum muncul akibat penyakit diabetes tipe 2 adalah mudah merasa lapar. Hal ini erat kaitannya dengan terganggunya proses penyerapan glukosa oleh tubuh. Berbagai masalah kulit juga sering dianggap sebagai salah satu gejala yang umum ditimbulkan oleh penyakit diabetes. Kulit kering dan kulit mudah terasa gatal merupakan masalah kulit yang bisa dianggap sebagai gejala dari penyakit diabetes tipe 2. Gejala penyakit diabetes tipe 2 yang lain adalah terhambatnya proses penyembuhan luka. Selain itu, gejala diabetes melitus tipe 2 juga dapat muncul dalam bentuk infeksi jamur, mudah merasa lelah, emosi yang tidak stabil, mati rasa atau kesemutan, serta penglihatan yang kabur.
19-06-2014 11:27
Futsal tak lagi hanya sebagai olah raga. Keinginan orang untuk menjalani olah raga ini semakin tinggi karena sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat muda. Namun sayangnya, banyak yang kurang peduli mengenai hal-hal yang bisa menyebabkan cedera, terutama cedera sendi atau pergelangan kaki. Memang benar. meskipun cedera, aktivitas bisa tetap berjalan. Akan tetapi dalam gerakan-gerakan tertentu, aktivitas itu akan terganggu. Keluhan atau cedera saat main futsal muncul karena kebanyakan orang menganggap futsal adalah olah raga rekreasional sehingga banyak yang melaksanakannya di saat akhir pekan. Justru ketika badan lelah setelah sepekan bekerja. Padahal futsal merupakan olah raga yang mengandalkan badan yang sudah terlatih. Badan harus fit saat futsal. Sebaiknya didukung pula oleh olah raga lainnya yang teratur seperti bersepeda dan jogging. Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular Perlu ditekankan bahwa tubuh manusia bukanlah mesin atau lampu yang bisa dengan mudah dinyalakan dan dimatikan dengan menggunakan sakelar. Badan yang kurang terlatih malah akan memperburuk kondisi tubuh dengan bermain futsal. Saat berolah raga, termasuk orang yang tubuhnya kurang fit, aliran darah akan terfokus pada tangan dan kaki sehingga kemampuan daya pompa jantung kian berkurang. Tak heran bila ditemukan kejadian gagal jantung pada orang yang tengah bermain futsal. Kembali ke masalah cedera pergelangan kaki dan lutut, ada beberapa jenis cedera yang terjadi. Pertama, putusnya jaringan ikat (ligamen). Kondisi ini terjadi ketika dalam kondisi berlari lalu berhenti mendadak dan berputar arah sehingga menyebabkan lutut terpelintir (terpuntir). Atau melompat dan merdarat dengan posisi lutut terpental. Cedera kedua, rusaknya bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti cincin dan berfungsi sebagai penahan benturan. Kerusakan seperti ini sering dianggap keseleo atau terkilir. Ketiga, rusaknya tulang rawan yang bertindak sebagai struktur penyerap guncangan dan menyediakan permukaan mulus pada sendi lutut. Cedera-cedera itu bisa dikurangi dengan pemanasan sebelum olah raga. Selain itu, dibiasakan pula berolah raga lain seperti jogging, bersepeda, dan berenang untuk melatih otot. Tentu saja semua itu untuk menghindari redupnya keceriaan saat bermain fulsal. Bermain futsal untuk kebugaran tubuh, bukan untuk berkahir di meja operasi kan? Baca juga : Mengenal Manfaat Putih Telur Bagi Kesehatan Pertolongan Pertama Cedera Saat Futsal Tak sedikit orang yang bertindak gegabah ketika terjadi cedera akibat olah raga futsal. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit dan mencegah cedera berkelanjutan. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebelum mengunjungi dokter seperti tips berikut ini : REST. Istirahatkan badan Anda. Jangan memaksakan diri kembali berolah raga karena badan sudah merasa lebih enak. Kesemberonoan Anda malah akan membuat cedera semakin semakin parah. ICE. Langsung kompres dengan es pada bagian yang cedera. Jangan pernah memberikan sesuatu yang memanisanya. Kompresan es dapat mengurangi kondisi bengkak. COMPRESS. Cedera tersebut harus dibebat agar tidak bergerak. Anda bisa menggunakan kain yang elastis agar menekan bagian yang cedera. ELEVATION. Ketika duduk atau tidur, posisi kaki harus lebih tinggi dari kepala. Jangan sekali-kali menaruh kaki dengan kondisi di bawah karena nanti bertambah bengkak.
13-03-2016 10:52
Kurangi Kafein Mulai Sekarang Jika Tidak Ingin Cepat Lelah - Sempatkah Anda alami kelelahan saat Anda lakukan kegiatan tiap hari? Ada berbagai hal yang dapat mengakibatkan terjadinya kelelahan pada diri Anda, yaitu apa yang Anda makan serta bagaimana kualitas tidur Anda.  Ke-2 hal itu ialah hal yang amat terkait keduanya. Dengan kata lain, makanan yang Anda makan bisa memengaruhi kualitas istirahat Anda hingga dengan cara tak langsung menyebabkan terjadinya kelelahan.  Banyak dari kita yang kerap mengkonsumsi kopi dengan harapan bisa menyingkirkan rasa capek serta dapat memperoleh tenaga/energi melebihi cafein yang terdapat didalam kopi yang kita minum. Namun nyatanya, cafein malah dapat memiliki dampak lain yang merugikan.  Baca juga : 4 Jenis Olah Raga Ini Ampuh Bakar Kalori Dalam Tubuh  Didalam satu artikel yang dipublikasikan dalam US Pharmacist, dijelaskan kalau cafein memanglah adalah zat stimulan, namun jika dikonsumsi terlalu berlebih, cafein malah memiliki dampak demikian sebaliknya.  Pada sebagian orang, sangat banyak mengkonsumsi cafein nyatanya bahkan bakal mengakibatkan kelelahan. Tetapi, sebagian orang yang bahkan memberi dosis kafeinnya saat alami kelelahan serta mengakibatkan kelelahannya makin berat.  Lantas, apa jalan keluar untuk hal itu? Pemecahannya ialah kurangi cafein yang dikonsumsi. Kurangi konsumsi cafein tak cuma dengan menjauhi untuk mengkonsumsi kopi, namun pula kurangi untuk mengkonsumsi makanan lain yang memiliki kandungan cafein, seperti cokelat, teh, minuman bersoda, serta obat-obatan yang memiliki kandungan cafein.  Mengkonsumsi cafein yang normal ialah kira-kira 200-300 mg cafein, atau sejumlah 2-3 gelas kopi. Mengkonsumsi cafein dalam dosis yang normal bisa bikin Anda tambah energi serta lebih berkonsentrasi. Tetapi, jika dikonsumsi melebihi jumlah yang dianjurkan, atau dikonsumsi ketika siang atau sore hari, jadi hal itu dapat mengganggu kualitas tidur Anda saat malam harinya serta mengakibatkan Anda kelelahan pada esok harinya.  Oleh karenanya, amat utama untuk Anda untuk memerhatikan jumlah cafein yang Anda asup/konsumsi pada siang maupun sore hari. Karena itu, kurangilah mengkonsumsi cafein atau sekurang-kurangnya pastikan kopi yang memiliki kandungan cafein rendah (decaffeinated).  Seseorang pakar di Institute of Food Technologists mengatakan kalau stimulan, seperti cafein, bakal menaikkan dampak hormon pemacu, seperti adrenalin. Hal itu bakal mengakibatkan jantung bekerja dengan lebih keras, bernapas lebih cepat, serta menyajikan perasaan tambah energi. Namun, hal itu cuma bakal bertahan sepanjang lebih kurang 2 jam.  Baca juga : Sering Galau Bisa Bikin Sakit Jantung   Demikian pula dengan gabungan pada cafein dengan gula yang bisa menambahkan konsentrasi serta performa. Hal itu pula bakal hilang dampaknya sesudah berjam-jam serta Anda bakal rasakan kelelahan sesudahnya.  Semacam rangkuman, mengkonsumsi semua hal, termasuk juga cafein, terlalu berlebih bakal mengakibatkan suatu hal yang jelek untuk kesehatan. Oleh karenanya, hal yang dapat dikerjakan ialah konsumsi minuman berkafein sesuai dosis yang disarankan, yaitu tak melebihi 2-3 gelas kopi /hari. Kecuali itu, cermati pula saat Anda mengkonsumsi cafein itu. Jauhi untuk konsumsi cafein sesudah jam 3 sore lantaran bakal mengganggu tidur malam Anda nanti. Atau, jika Anda hendak mengopi sesudah jam 3 sore, minumlah kopi yang rendah supaya tak mengganggu tidur malam Anda.  Selain itu, alangkah bijaknya jika mengganti rutinitas minum kopi yang berlebih itu dengan meminum minuman kesehatan seperti Ultra Noni, DragonNoni dan Ultra Mangosteen. Ketiga minuman herbal ini sangat baik diminum untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh Anda supaya tetap fit.Â
21-08-2014 20:57
Untuk Anda yang tiap-tiap hari melakukan aktivitas didalam ruang ber-AC, kelihatannya mesti waspada dengan efek negatif dari kondisi itu. Walaupun mungkin saja terasa nyaman, sesungguhnya terus-terusan ada di ruang ber-AC pun dapat menyebabkan efek negatif. Paparan dingin dari AC dalam periode panjang dapat menyebabkan rusaknya kulit serta rambut. Hal semacam ini berlangsung lantaran AC menyerap kelembapan dalam ruang. Pendingin udara pun menarik kelembapan dari kulit hingga mengakibatkan kulit kering. Bila tak dilindungi dengan pelembab, dengan gampang bakal mengakibatkan kerusakan kulit. Kekeringan terus-menerus bisa memengaruhi susunan kulit paling dalam. Baca juga : Agar Tetap Sehat Di Usia Tua Konsumsi 5 Nutrisi Penting Dampak periode panjang pendingin udara, apabila kita tak melindungi kesehatan kulit dapat menyebabkan beragam ganguan. Saat kulit alami kekeringan, bakal gampang timbul gatal. Penyejuk udara pun menambah buruk kelainan kulit yang terkena seorang. Kulit terkelupas, kering, serta pecah-pecah. merrupakan akibat dari hilangnya air serta kekurangan air pengganti dari jaringan kulit. Air amat utama untuk melindungi aliran darah. Air pula bermanfaat untuk menjaga kelenturan kulit. Ketika kelembapan ruang hilang, kulit dapat layu. Kulit jadi layu serta dampaknya berlangsung penuaan dini. Mereka yang kerap lakukan aktivitas luar ruang lalu masuk ke suatu ruang ber-AC, tanpa ada pelindung pada kulit dapat menyebabkan rusaknya kulit yang cukup serius lantaran pergantian suhu yang ekstrim. Dampaknya bakal makin jelek apabila ditambah dengan paparan tinggi polusi, pergantian cuaca yang ekstrim, diet yang jelek, serta pola hidup tak sehat yang lain. Alhasil untuk melindungi kesehatan serta keindahan kulit Anda didalam ruang AC, coba panduan yang di bawah ini. Baca juga : 6 Manfaat Sehat dari Asparagus Lantaran mungkin saja susah untuk mematikan AC di kantor, coba untuk tak memakai AC saat dirumah. Minimalkan pemakaian AC. Batasi pemakaian sabun untuk daerah kulit yang rawan kering. Dr. Kshama Vibhakar, konsultan dermatologis merekomendasikan : Gunakan lotion untuk melembabkan kulit, bukan hanya cream. Berikan pada leher, muka, siku, serta lutut. Lotion berbasis air bakal lebih melembabkan. Minum banyak air untuk melindungi kulit terus lembab, walau ada di ruang berpendingin. Janganlah menanti hingga terasa haus, lantaran air gampang diserap oleh badan. Karenanya tak bisa lupa minum untuk melindungi kelembapan kulit. Letakkan semangkuk air saat Anda ada dalam ruang ber-AC. Lantaran AC menarik kelembapan dari ruang, meletakkan semangkuk air ialah jalan simpel untuk kurangi dampak kulit kering waktu di ruang ber-AC. Apabila kita rajin menjaga serta melindungi kelembapan kulit, maka bakal terhindari dari dampak penuaan dini.