Berbagai Gejala Diabetes Melitus Tipe 2

Additional Image

Waktu Posting : 24-03-2015 21:15 | Dibaca : 2738x

Saat ini, diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu jenis penyakit serius yang cukup umum ditemui di masyarakat. Resiko penyakit diabetes cukup tinggi sehingga Anda perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi penyakit ini secara lebih efektif. Salah satu hal penting yang perlu Anda ketahui tentang penyakit diabetes tipe 2 adalah penyebabnya. Secara umum, penyakit diabetes tipe 2 disebabkan karena terganggunya produksi hormon insulin dalam tubuh yang menyebabkan kurang lancarnya proses penyerapan glukosa oleh sel-sel tubuh. Selain penyebabnya, hal penting lain yang perlu Anda ketahui tentang penyakit ini adalah gejala yang ditimbulkan oleh diabetes tipe 2. Dengan mengetahui gejala penyakit diabetes tipe 2, Anda akan dapat mengatasi penyakit ini secara lebih cepat dan efektif.

Baca juga :Dragonnoni sebagai obar herbal penurun Kolesterol 

Secara umum, gejala penyakit diabetes tipe 2 hampir serupa dengan gejala yang muncul akibat penyakit diabetes tipe 1. Meski demikian, gejala diabetes melitus tipe 2 biasanya lebih susah terlihat sehingga penyakit diabetes tipe 2 lebih susah didiagnosa. Salah satu gejala umum yang ditimbulkan oleh penyakit diabetes tipe 2 adalah meningkatnya intensitas buang air kecil. Hal ini disebabkan karena ginjal bekerja keras untuk membuang kandungan glukosa yang terdapat dalam darah. Intensitas buang air kecil akan meningkat terutama pada malam hari. Karena intensitas buang air kecil yang meningkat, hal ini memicu gejala lain yaitu mudah terasa haus. Penurunan berat badan secara drastis juga sering dianggap sebagai salah satu gejala umum dari penyakit diabetes tipe 2. Hal ini dikarenakan terganggunya penyerapan glukosa oleh sel-sel tubuh sehingga berat badan jadi menurun.

Baca juga : Tips Hidup Normal dengan Diabetes Melitus  

Gejala lain yang umum muncul akibat penyakit diabetes tipe 2 adalah mudah merasa lapar. Hal ini erat kaitannya dengan terganggunya proses penyerapan glukosa oleh tubuh. Berbagai masalah kulit juga sering dianggap sebagai salah satu gejala yang umum ditimbulkan oleh penyakit diabetes. Kulit kering dan kulit mudah terasa gatal merupakan masalah kulit yang bisa dianggap sebagai gejala dari penyakit diabetes tipe 2. Gejala penyakit diabetes tipe 2 yang lain adalah terhambatnya proses penyembuhan luka. Selain itu, gejala diabetes melitus tipe 2 juga dapat muncul dalam bentuk infeksi jamur, mudah merasa lelah, emosi yang tidak stabil, mati rasa atau kesemutan, serta penglihatan yang kabur. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenal Penyakit Gula: Faktor dan Gelajanya

20-03-2015 05:52

Penyakit gula seakan menjadi momok menakutkan yang sering dikhawatirkan dengan terlambat. Penyakit ini seringkali hanya diasosiasikan dengan penyakit-penyakit lain seperti hipertensi dan kelebihan kolesterol dan dianggap hanya akan menyerang kita setelah berusia lanjut. Akibatnya, banyak kasus penanganan penyakit ini yang terlambat karena kita menyepelekan penyakit ini di kala usia muda. Padahal, penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan tidak terbatas pada jenis IDDM (Insulin Dependent Diabetes Mellitus). Seorang penderita diabete IDDM memang terlahir dalam kondisi harus menerima suplai insulin. Namun, bagi seseorang yang tidak memiliki kelainan seperti itu, faktor pola hidup dapat menjadi penyebab serangan penyakit ini. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga diri dari dampak penyakit ini sejak usia dini. Baca juga : Kegunaan Jamsi Obat Diabetes   Menjaga pola hidup yang sehat adalah langkah baik untuk menghindarkan diri kita dari penyakit ini. Pola hidup sehat mencakup rutin berolahraga, cukup beristirahat, menghindarkan diri dari stress, mengatur pola makan yang bergizi, seimbang, serta sehat. Konsumsi gula yang berlebihan terutama untuk mereka yang memiliki riwayat keluarga menderita penyakit gula juga harus dikontrol sedemikian rupa. Jangan berlebihan namun jangan pula sampai kekurangan. Sayangnya pola hidup sehat yang sebenarnya sederhana ini seringkali tidak diaplikasikan. Kesibukan dan kemalasan memang seringkali menjadi alasan kita tidak bisa menerapkan pola hidup seperti ini. Oleh karena itu, menumbuhkan kesadaran mengenai hidup yang sehat dan bahagia perlu ditanamkan dengan baik. Dengan demikian, kita bukan hanya terhindar dari penyakit ini, namun kita juga bisa terhindar dari berbagai penyakit lain yang disebabkan pola hidup yang tidak baik. Baca juga : Cara Mengobati Diabetes yang Dapat Dilakukan  Mengenal gejala penyakit ini juga sangat penting kita lakukan. Secara spesifik tiap jenis penyakit gula bisa memberikan tanda yang berbeda-beda. Namun, terdapat beberapa gejala umum yang patut Anda jadikan sebagai peringatan mengenai serangan penyakit ini. Gejala pertama yang patut Anda waspadai adalah mudah lelah padahal hanya melakukan aktivitas harian seperti biasanya. Gejala selanjutnya adalah berat badan turun, sering merasa haus, sering buang air kecil, warna kulit menjadi lebih gelap terutama di sekitar leher, penglihatan melemah, sering merasa lapar, dan luka lebih sulit untuk sembuh. Bila Anda memiliki gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera cek kadar gula darah Anda ke klinik atau puskesmas. Dengan demikian, bila Anda memang menderita penyakit gula, dokter dapat menangani penyakit Anda sebelum terjadi kejadian fatal.

Featured Image
Cegah Kanker Kolon Dengan Serat

13-07-2014 22:46

Buah serta serat, haruskah? Anda barangkali satu diantara dari demikian beberapa orang yang menghindari makanan tinggi serat dari piring makan Anda tiap hari. Bila demikian, ini waktu yang jitu untuk Anda mengerti begitu utama faedah serat, yang salah satunya ialah kurangi resiko terkena kanker, diabetes, jantung, serta masalah buang air besar. Lebih lagi, serat ialah jalan keluar untuk turunkan kolesterol, menstabilkan gula dalam darah, mencegah konstipasi atau sembelit, wasir, serta turunkan berat tubuh. Mari kita tahu lebih jauh perihal faedah serat. Serat—Si Pembersih Badan Kanker Kolon atau kanker usus besar  ialah pembunuh nomer dua sesudah jantung. Dijuluki Silent Killer lantaran umumnya terdeteksi sesudah meraih stadium lanjut. Lebih dari 150. 000 masalah kanker kolon tiap-tiap tahun berlangsung di Amerika, serta angka itu meningkat tiap-tiap tahunnya. Penelitian temukan, pola makan orang-orang Amerika amat bergantung pada makanan yang sudah diolah (processed food), serta kurang konsumsi serat. Ini teorinya : selama kita tetap bernafas, kolon atau usus besar bakal terus kotor. Kolon bersih berarti bersih dari kotoran lama. Serat mampu menghimpun serta mengikat karsinogen (zat yang mengakibatkan kanker) dari dalam badan, sekalian dengan gampang mengeluarkannya dari badan. Makanan tinggi serat sangat banyak yang memiliki kandungan nutrisi anti-kanker. Studi menunjukkan bahwasanya orang yang tak terkena kanker kolon ialah orang yang yang membatasi daging serta rajin konsumsi makanan tinggi serat. Butuh diingat, walau saat ini banyak muncul suplemen serat, suplemen tak bisa jadi pengganti untuk beberapa makanan alami yang kaya serat.   Baca juga : Folat Ampuh Cegah Penyakit Kardiovaskular JENIS SERAT Serat (dietary fiber) terdiri dari dua kelompok basic : soluble/larut dalam air, serta insoluble/tak larut dalam air. Ke-2 karakter ini ada dalam tumbuhan serta diperlukan dalam kehidupan satu hari hari. Pekerjaan utama serat ialah menolong manfaat buang air besar jadi lebih efektif lantaran serat bersihkan usus dengan menaikkan volume pada kotoran/feses. Tiada bowel movement (gerakan usus yang terkait dengan buang air besar) yang benar, bakal berlangsung penumpukan racun. Racun itu lalu dibawa berkeliling ke semua badan serta menyebabkan beragam penyakit. Serat Larut dalam Air Ini ialah serat yang dapat larut serta bercampur dengan air. Yang terhitung dalam tipe ini ialah gums, mucilage serta pectin. Serat tipe ini bakal bikin wujud gel didalam pencernaan. Serat yang datang dari tanaman umumnya larut dalam air, serta dapat menolong kelancaran buang air besar dan menolong turunkan berat tubuh dengan jalan memperlambat proses pencernaan serta menyajikan rasa kenyang. Serat larut dalam air amat dibutuhkan untuk menangani diabetes, hipoglikemia, serta keadaan yang lain dengan jalan memecahkan karbohidrat jadi glukosa serta melepaskannya dengan cara perlahan-lahan ke dalam darah. Jalan ini dapat menstabilkan gula dalam darah. Serat larut dalam air juga bisa buang lemak dari dalam pencernaan.   Baca juga :  Kenali Penyebab Kolesterol Tinggi   Tidak sama dengan makanan yang sudah diolah atau terlampau lama diproses--seperti makanan instan, sereal yang dimasak cepat, makanan cepat saji-- yang seratnya telah tiada lagi hingga dapat mengakibatkan tingginya gula dalam darah. Tersebut kenapa kita tiap-tiap hari butuh makan raw food --sayur serta buah--sebanyak atau sebisa-bisanya.   Proses metabolisme serat larut dalam air ini ada yang dikerjakan oleh bakteri usus besar yang proses kerjanya membuahkan gas. Apabila Anda tengah alami persoalan dengan kembung-kembung atau buang angin, tambah baik konsumsi serat tipe ini sedikit untuk sedikit untuk hindari persoalan. Sumber serat larut dalam air ialah barley, kacang, kacang polong, lentil, sayur serta buah-buahan, apel, wortel, bit, grup buah beri, pisang, pir, buah prune, plum, kubis, grup buah jeruk, anggur, okra, kapri, oatmeal, oat bran, wijen, kacang-kacangan, biji-bijian. Misal : satu buah apel ukuran tengah bila dimakan tersebut kulitnya dapat menolong bowel movement serta memiliki kandungan 3-4 gram serat, memiliki kandungan pectin serta mencegah persoalan pada paru paru. Panduan : kacang-kacangan dapat di rendam dulu selama 30 menit untuk kurangi gas ketika dikonsumsi. Serat Tak Larut dalam Air Sumber serat yang tak larut dalam air diantaranya : apel, aprikot, asparagus, kacang-kacangan, bit, jamur, oatmeal, bawang, pir, kubis, wortel, brokoli, kacang, gandum utuh, kacang brazil, kapri, sereal, kubis brussel, pisang, jagung, buncis, sawi, terong, lobak, bunga kol, carrots barley, peterseli, susu kedelai, flaxseed, buah persik, tomat, bayam, stroberi, kentang, kapri, paprika, bunga kol. Serat tak larut dalam air terbagi dalam cellulose, hemicellulose serta lignin. Serat grup ini mempercepat saat transit serta pengosongan kolon lebih cepat, menghimpit nafsu makan, kurangi bakteri yang berbentuk racun, mempercepat serta mempermudah pembuangan kotoran (BAB), menyerap racun, pula melakukan perbaikan masalah pencernaan. Serat tipe ini tak efisien dalam soal turunkan serum kolesterol dalam darah, untuk kurangi gas serta tak dapat untuk menstabilkan gula dalam darah.

Featured Image
Kenali Cara Media Sosial Merusak Kesehatan Mental

21-06-2014 07:07

Kita hidup di zaman saat media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, serta yang lain jadi sisi dalam hidup. Untuk beberapa orang, media sosial juga jadi sisi utama yang tidak cuma dipakai semacam hiburan tetapi semacam perpanjangan diri mereka untuk sharing pikiran, masa lalu, serta juga perasaan didunia maya. Dengan peran yang cukup besar yang didapatkan pada media baru ini, beberapa orang tidak mengerti efek dari media sosial pada hidup mereka, satu diantaranya pada kesehatan mental. Sudah banyak riset yang membuka kaitan pada media sosial dengan kesehatan mental. Di bawah ini ialah cara-cara media sosial dapat memengaruhi serta mengakibatkan kerusakan kesehatan Anda: 1. Terasa senantiasa kekurangan Media sosial dapat jadi arena pamer untuk pemakainya. Dengan cara tidak sadar terkadang Anda juga juga bakal membanding-bandingkan diri dengan citra yang di buat rekan Anda di media sosialnya. Memperhatikan orang lain lebih bahagia serta berhasil dengan hidupnya dapat bikin Anda terasa serba kekurangan serta tak sebagus mereka. Riset membuka bahwasanya kerap memperbandingkan diri dengan rekan di media sosial bakal mengakibatkan robohnya rasa yakin diri serta tidak tidak sering mengakibatkan stres atau depresi.   Baca juga : 5 Kebiasaan yang Bisa Cegah Obesitas bagi Wanita Kantor   2. FOMO FOMO (Fears of Missing Out) ialah satu diantara efek dari biasanya memakai media sosial. FOMO adalah arti yang dipakai untuk menyebutkan ketakutan bakal ketinggalan info atau peluang berhubungan. Media sosial berikan akses yang terbuka untuk hubungan dengan adanya banyak orang. Tetapi saat pemakaian serta perannya terlalu berlebih, seorang bakal terasa terikat dengan media sosial lantaran takut melupakan peluang berhubungan dengan rekannya. Tidak heran bila beberapa orang yang terasa 'menempel' pada media sosialnya serta terasa tidak nyaman bila tidak mengecek media sosial tiap-tiap jam. 3. Takut sendirian Sesudah menggunakan banyak waktunya di media sosial, seorang bakal terasa kesepian. Media sosial tawarkan hubungan yang tidak terbatas. Aktif di media sosial seakan bikin Anda tidak sempat sendirian serta senantiasa dikelilingi oleh orang yang 'memperhatikan' Anda. Karenanya, terlampau banyak memakai media sosial bakal menyebabkan rasa takut sendirian. Anda bakal mulai susah menggunakan saat sendiri serta takut terasa sendirian.   Baca juga : 8 Manfaat Sehat dari Minyak Ikan yang Sebaiknya Anda Tahu 4. Lepas dari kehidupan nyata Beberapa orang yang memakai jati diri mereka didunia maya serta media sosial selaku deskripsi yang ideal terhadap diri mereka serta kehidupan mereka. Sering kali mereka melakukan banyak usaha pada profil didunia maya sampai mereka sendiri terasing dari kehidupan mereka yang sebenarnya. Beberapa orang sejenis ini umumnya kesusahan untuk berhubungan dengan cara segera didunia riil. Mereka bakal terasa canggung serta kuatir, tetapi bakal jadi benar-benar nyaman saat berhubungan didunia maya. 5. Kecanduan Seluruh persoalan diatas selanjutnya bakal mengerucut pada satu persoalan yang paling beresiko, yakni kecanduan media sosial. Hasrat kita untuk selalu log in serta memakai media sosial selanjutnya bakal menyebabkan titik pada otak yang terkait dengan kecanduan. Tiada di sadari Anda pada akhirnya bakal jadi kecanduan serta mempunyai ketergantungan untuk selalu memakai media sosial. Demikianlah beberapa persoalan psikologis serta kesehatan mental yang dapat dikarenakan oleh adanya media sosial. Pakai media sosial dengan cara seperlunya serta sesuai sama keperluan Anda. Jangan sempat aktivitas di media sosial malah semakin banyak konsumsi saat Anda dibanding dengan kebutuhan didunia riil. Terdapat beberapa kesibukan lain yang lebih bermanfaat di banding dengan 'nongkrong' tiada maksud di media sosial.

...