Waktu Posting : 18-08-2014 23:31 | Dibaca : 2610x
03-09-2014 10:20
Antibiotik asalnya dari dua kata Yunani, yakni ‘anti’ yang bermakna ‘melawan’ serta ‘bios’ yang bermakna ‘hidup’. Antibiotik ialah obat yang dipakai untuk menghalangi perkembangan bakteri pemicu infeksi. Obat ini sudah dipakai untuk melawan infeksi beragam bakteri pada tumbuhan, hewan, serta manusia mulai sejak th. 1930-an. Antibiotik cuma melawan infeksi bakteri serta tak bekerja melawan infeksi virus, seperti flu, pilek, sakit tenggorokan, gondok, bronkhitis, dan lain-lain. Antibiotik yang dipakai untuk menyembuhkan infeksi virus bahkan dapat membahayakan tubuh. Hal semacam ini sebab setiap saat dosis antibiotik di ambil virus tak berpengaruh, bahkan demikian sebaliknya, berlangsung penambahan kekebalan bakteri pada antibiotik. Bakteri yang kebal dengan antibiotik tak bisa dibunuh dengan obat itu pada dosis yang sama.Inilah penyebab kenapa tiap-tiap orang mesti ikuti panduan yang didapatkan oleh dokter sebelum saat mengambil antibiotik. Baca juga : Tips Membakar Kalori Secara Sederhana Penisilin, semacam antibiotik pertama, diketemukan dengan cara tak berniat oleh Alexander Fleming dari kultur jamur. Sekarang ini ada kian lebih 100 tipe antibiotik yang dipakai dokter untuk mengobati infeksi enteng hingga kronis. Beragam Tipe Antibiotik Dari 100 zat antibiotik yang di produksi dengan cara alami serta sintetis, amat sedikit yang sudah dapat dibuktikan aman serta efisien. Ada beragam jalan untuk mengklasifikasikan antibiotik. Satu diantaranya ialah dengan mengklasifikasikan antibiotik berdasar pada dampak pada bakteri. Tetapi, dalam artikel ini kita bakal memperhatikan klasifikasi antibiotik berdasar pada susunan kimianya. Tipe ntibiotik yang dikategorikan berdasar pada susunan kimia ialah semacam tersebut : - Penisilin (Penicillins) - Sefalosporin (Cephalosporins) - Aminoglikosida (Aminoglycosides) - Makrolid (Macrolides) - Sulfonamida (Sulfonamides) - Fluoroquinolones - Tetrasiklin (Tetracyclines) - Polipeptida (Polypeptides) 1. Penisilin (Penicillins) Penisilin atau antibiotik beta-laktam ialah kelas antibiotik yang mengakibatkan kerusakan dinding sel bakteri waktu bakteri tengah dalam proses reproduksi. Penisilin ialah grup agen bakterisida yang terbagi dalam penisilin G, penisilin V, ampisilin, tikarsilin, kloksasilin, oksasilin, amoksisilin, serta nafsilin. Antibiotik ini dipakai untuk menyembuhkan infeksi yang terkait dengan kulit, gigi, mata, telinga, saluran pernapasan, dan lain-lain. Beberapa orang mungkin saja alami alergi pada penisilin dengan keluhan ruam atau demam lantaran hipersensitivitas pada antibiotik. Kerapkali penisilin diberikan dalam gabungan dengan beragam tipe antibiotik yang lain. 2. Sefalosporin (Cephalosporins) Sefalosporin, seperti penisilin, bekerja dengan mengganggu pembentukan dinding sel bakteri sepanjang reproduksi. Tetapi, antibiotik ini dapat menyembuhkan beragam infeksi bakteri yang tak bisa diobati dengan penisilin, seperti meningitis, gonorrhea, dan lain-lain. Dalam masalah di mana orang peka pada penisilin, jadi sefalosporin dapat diberikan semacam alternatif. Tetapi, dalam banyak masalah, saat seorang alergi pada penisilin, jadi besar kemungkinan dia bakal alergi pada sefalosporin pula. Ruam, diare, kejang perut, serta demam ialah dampak samping dari antibiotik ini. 3. Aminoglikosida (Aminoglycosides) Tipe antibiotik ini menghalangi pembentukan protein bakteri. Lantaran efisien dalam menghalangi produksi protein bakteri, aminoglikosida diberikan diantaranya untuk menyembuhkan tifus serta pneumonia. Walau efisien dalam menyembuhkan bakteri pemicu infeksi, ada resiko bakteri makin tahan pada antibiotik ini. Aminoglikosida pula diberikan dalam gabungan dengan penisilin atau sefalosporin. Aminoglikosida efisien mengatur serta menyembuhkan infeksi bakteri, tetapi punya potensi melemahkan ginjal serta manfaat hati. 4. Makrolida (Macrolides) Sama dengan pada awal mulanya, antibiotik ini mengganggu pembentukan protein bakteri. Makrolida menghindar biosintesis protein bakteri serta umumnya diberikan untuk menyembuhkan pasien yang amat peka pada penisilin. Makrolida mempunyai spektrum lebih luas dibanding dengan penisilin serta dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran lambung, dan lain-lain. Ketidaknyamanan pencernaan, mual, serta diare ialah berbagai dampak samping dari makrolida. Kecuali itu, wanita hamil serta menyusui tak bisa konsumsi makrolida. 5. Sulfonamida (Sulfonamides) Obat ini efisien menyembuhkan infeksi ginjal, tetapi sayangnya mempunyai dampak beresiko pada ginjal. Untuk menghindar pembentukan kristal obat, pasien mesti minum beberapa besar air. Satu diantara obat sulfa yang seringkali dipakai ialah gantrisin. Baca juga : Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami 6. Fluoroquinolones Fluoroquinolones ialah hanya satu kelas antibiotik yang dengan cara segera hentikan sintesis DNA bakteri. Lantaran bisa diserap dengan amat baik oleh tubuh, fluoroquinolones bisa diberikan dengan cara oral. Antibiotik ini dikira relatif aman serta banyak dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih serta saluran pernapasan. Tetapi, fluoroquinolones disangka memengaruhi perkembangan tulang. Itu karena, obat ini tak direferensikan untuk wanita hamil atau anak-anak. Dampak samping yang kerap muncul mencakup mual, muntah, diare, dll 7. Tetrasiklin (tetracyclines) serta polipeptida (polypeptides) Tetrasiklin ialah antibiotik spektrum luas yang dipakai untuk menyembuhkan beragam infeksi seperti infeksi telinga tengah, saluran pernafasan, saluran kemih, dan lain-lain. Pasien dengan permasalahan hati mesti hati-hati waktu mengambil tetrasiklin lantaran bisa jadi memperburuk permasalahan. Polipeptida dikira cukup beracun hingga terlebih dipakai pada permukaan kulit saja. Saat disuntikkan ke kulit, polipeptida dapat mengakibatkan dampak samping seperti rusaknya ginjal serta saraf.
28-05-2014 16:16
Ini penyakit sejuta umat, siapa saja sepertinya sempat terkena sakit perut. Banyak hal yang membedakan tipe sakit perut yang Anda alami ditinjau dari gejalanya, lalu langkah pertama untuk mengatasinya. Sudah pasti, pada kasus-kasus yang berat Anda perlu pertolongan dari ahlinya, dokter di samping rumah Anda. Jadi, apa yang perlu Anda kerjakan? 1. Maag Gejala : Rasa nyeri di derah uluhati, dibarengi keluhan lain seperti mual, muntah, perut kembung, cepat kenyang, serta bersendawa, terutama saat Anda lapar. Penyebab : Beberapa macam. Dapat lantaran makanan, terlebih makanan yang memiliki kandungan gas seperti kol, ubi, serta sawi. Atau dapat pula dikarenakan minuman seperti kopi, alkohol, serta soda. Kecuali aspek makanan, maag dapat dihubungan dengan aspek stres, merokok, serta konsumsi obat-obat pembasmi rasa sakit, tak terkecuali obat rematik. Solusi : Sesungguhnya obat-obatan antimaag yang memiliki kandungan antasida cukup untuk menangani gejalanya. Antasida ini berperan untuk menetralisir asam lambung. Namun bila rasa sakit itu tak menyusut, mungkin Anda butuh membuat janji dengan dokter. Janganlah lupa, kurangi makanan yang dapat mengganggu kemampuan kerja lambung, yakni makanan yang terlampau asam atau terlampau pedas. Serta mulai saat ini, konsumsilah dengan teratur. Baca juga : Inilah Rahasia Umur Panjang 2. Batu Empedu Gejala : Mereka yang mempunyai batu pada kandung empedu umumnya merasakan nyeri ulu hati yang hilang timbul. Ada kalanya, rasa nyeri itu seakan menjalar ke sisi belakang badan. Penyebab : Makanan berlemak atau dapat pula dihubungkan dengan kandungan kolesterol yang terlampau tinggi. Batu empedu ialah endapan kolesterol, bilirubin, atau garam kalsium yang lain yang terbentuk di kantung empedu atau di dekat saluran empedu. Solusi : Bila pada kontrol dokter, yaitu dengan USG abdomen, telah dinyatakan ada batu pada kandung empedu, maka lebih baiknya Anda mesti dioperasi. Terlebih bila batu itu batu kalsium atau batu non kalsium yang terlanjur membesar serta mengeras. Bagaimana lagi? 3. Usus Buntu Gejala : Nyeri pada perut sisi kanan bawah. Umumnya dibarengi mual serta muntah, dan nyeri terus-menerus. Ada kalanya, rasa nyerinya bakal jadi tambah sampai tiga kali lipat saat Anda mesti jalan. Tubuh Anda bakal jadi tak enak serta meriang. Disebabkan rasa sakit yang hebat, kadang waktu Anda tidak sadar untuk memegangi selalu sisi perut sisi kanan bawah sambil mengaduh. Penyebab : Kuman atau bakteri yang masuk. Jadi bila Anda menganggap pemicunya ialah disebabkan terlampau banyak makan cabai atau biji-bijian, Anda termakan mitos. Solusi : Bila Anda merasakan gejala sakit pada perut pada bagian kanan bawah, cepatlah ke dokter. Yakinkan apakah gejala ini adalah infeksi usus buntu (apendisitis akut). Bila ya, mungkin di rumah sakit Anda mesti bermalam untuk operasi. Operasi adalah langkah paling baik lantaran bila persoalan ini didiamkan saja, maka ada kemungkinan usus itu pecah, infeksi menyebar ke semua perut, yang mengakibatkan benar-benar fatal. 4. Kolera Gejala : Perut Anda seperti ditekan, terasa nyeri terlebih di perut sisi bawah, lalu diikuti kejang otot perut. Perasaan mual serta muntah-muntah umumnya datang sesudah mencret. Kolera kerap juga dimaksud dengan penyakit muntaber lantaran gejala intinya ialah muntah serta berak (BAB). Baca juga : Mengetahui Gejala Usus Buntu, Penyebab dan Cara Pengobatannya Penyebab : Kuman Vibrio cholerae yang mempunyai nama dengan kata lain Bacillus coma. Kuman ini disebarkan lewat makanan serta minuman yang tercemar. Solusi : antibiotics on-line Ubah cairan badan yang hilang dengan garam oralit. Apabila kehilangan cairan badan cukup banyak serta pasien telah tak bisa terima cairan dari mulut, maka cairan pengganti diberikan lewat infus. 5. Batu Ginjal Gejala : Nyeri pada perut kiri atau kanan bawah yang menjalar menuju penis. Bila batu ginjal ini menyerang, bisa jadi Anda bakal merasakan rasa nyeri yang sangat tak terperi disebabkan saluran kemih (yang serupa selang) bakal meregang kuat disebabkan menahan air seni yang tidak dapat keluar. Penyebab : Batu di saluran kencing (batu ureter). Nyeri yang dirasakan hilang timbul serta intensitas rasa sakitnya bakal semakin jadi tambah hebat saat Anda kebelet kencing. Solusi : Sesungguhnya pembasmi rasa sakit yang bebas diperdagangkan bisa diminum untuk menurunkan rasa nyerinya. Namun sudah pasti itu bergantung intensitas rasa sakitnya, bila terlampau hebat, pasrah sajalah. Pergi ke dokter adalah langkah cerdas untuk memperoleh obat pembasmi rasa sakit yang umumnya diberikan lewat suntikan. Atau bila batunya terlampau besar serta keras, maka prosedur operasi bakal dikerjakan untuk merampungkan persoalan. Ini ialah pelajaran supaya Anda rajin minum, terutama bila Anda bekerja di ruangan ber-AC. 6. Sembelit Gejala : Nyeri pada perut yang hilang timbul, lokasinya ada di seputar pusar. Nyeri ini nampak terkait dengan makanan yang Anda konsumsi atau disebabkan sulit buang air besar. Penyebab : Disebabkan terlampau banyak mengkonsumsi makanan tinggi lemak serta kurang makan sayur-sayuran. Pada masalah yang berat, sembelit dapat dikarenakan lantaran ada rintangan mekanis pada usus seperti radang pada dinding usus, kanker, atau usus yang menonjol keluar. Solusi : Makanlah obat pencahar. Cocokkan dengan penyebab sembelitnya, bila pemicunya kotoran Anda terlampau keras beli obat pencahar yang melunakkan tinja, atau pastikan obat pencahar yang membuat saluran pencernaan jadi penuh hingga menyebabkan rangsangan untuk BAB, atau pastikan pencahar yang dapat menyerap cairan. 7. Disentri Gejala : Rasa mulasnya mungkin nyaris sama saat isteri Anda akan melahirkan. Yang membuat kesal, Anda mesti bolak-balik ke WC untuk BAB. Satu hari barangkali Anda dapat 20 sampai 30 kali BAB, serta kotoran Anda bakal mencret dan berlendir. Kadang-kadang, kotoran itu dibarengi darah. Penyebab : Konsumsi makanan kotor yang sudah terinfeksi kuman shigela dissentri atau amuba usus. Solusi : Untuk mengobatinya, terlebih dulu Anda mesti ganti cairan yang sudah keluar dengan garam oralit. Pemberian antibiotika benar-benar utama untuk membunuh kuman. Namun upaya pencegahan tetap saja lebih utama daripada pengobatan. Langkahnya ialah dengan melindungi kebersihan, membasmi lalat di dalam dan sekitar rumah, dan melindungi makanan serta minuman dari kotoran.
06-07-2024 17:04
Rahim merupakan bagian dari organ reproduksi dari wanita. Fungsi utamanya sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin sebelum dilahirkan. Sayangnya, sel-sel kanker yang muncul pada organ ini bisa membuat seorang wanita kehilangan rahimnya. Faktor Risiko dan Penyebab Kanker Rahim Meski penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti, ada beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko wanita terkena penyakit ini, yaitu: Berat badan berlebih atau obesitas Berusia 50 tahun ke atas Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun Menderita diabetes Riwayat kanker rahim di keluarga Pernah menjalani terapi radiasi pada panggul Menderita tumor ovarium atau sindromovarium polikistik Konsumsi obat hormone estrogen tanpa progesteron atau obat tertentu, seperti tamoxifen untuk mengobati kanker payudara Faktor-faktor risiko di atas tidaklah mutlak karena ada juga wanita yang masuk dalam daftar tersebut tetapi tidak menderita kanker rahim. Ada pula wanita yang terjangkit kanker rahim, tetapi tidak memiliki faktor risiko di atas. Tanda-Tanda Kanker Rahim Penting bagimu untuk mengenali tanda-tanda awal kanker rahim agar penyakit ini dapat terdeteksi sedini mungkin. Berikut ini adalah beberapa gejala yang merupakan tanda awal kanker rahim, yaitu: 1. Perdarahan abnormal Tanda awal ciri-ciri kanker rahim yang paling sering dialami oleh wanita adalah pendarahan vagina yang tidak normal atau berkepanjangan. Contohnya, pendarahan setelah menopause. di antara siklus menstruasi, dan perdarahan setelah berhubungan seks. 2. Keputihan berbau Keputihan yang normal umumnya berwarna jernih, tidak berbau, dan jumlahnya tidak berlebihan. Munculnya keputihan yang berwarna merah muda atau cokelat, mengandung darah, atau disertai bau busuk bisa menjadi pertanda adanya masalah atau gangguan pada sistem reproduksi termasuk kanker rahim. 3. Nyeri saat berhubungan seksual Tanda kanker rahim berikutnya adalah munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual. Biasanya nyeri ini akan diikuti dengan perdarahan setelah berhubungan seksual. 4. Nyeri panggul Nyeri panggul juga bisa menjadi gejala kanker rahim. Nyeri panggul yang termasuk tanda kanker rahim biasanya disertai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah pusar. Nyeri yang dirasakan bisa muncul terus-menerus atau dan hilang-timbul. 5. Nyeri saat buang air kecil Meski ini jarang terjadi, nyeri saat buang air kecil juga bisa menjadi tanda kanker rahim. Rasa nyeri ini bisa muncul akibat pertumbuhan sel kanker yang menekan kandung kemih dan saluran kemih. Selain gejala-gejala di atas, hal lain yang bisa menjadi tanda kanker rahim adalah hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, rasa lelah yang tidak diketahui penyebabnya, nyeri punggung, hingga nyeri kaki. Jika kamu mengalami tanda kanker rahim yang dipaparkan di atas, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan beberapa tes, termasuk Pap smear untuk memastikannya. Apabila dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan adanya pertumbuhan sel kanker pada rahim, dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan stadium kanker rahim dan kondisimu secara umum. https://pafipccibinong.org/