Waktu Posting : 22-06-2014 07:41 | Dibaca : 2840x
06-07-2024 17:04
Rahim merupakan bagian dari organ reproduksi dari wanita. Fungsi utamanya sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin sebelum dilahirkan. Sayangnya, sel-sel kanker yang muncul pada organ ini bisa membuat seorang wanita kehilangan rahimnya. Faktor Risiko dan Penyebab Kanker Rahim Meski penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti, ada beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko wanita terkena penyakit ini, yaitu: Berat badan berlebih atau obesitas Berusia 50 tahun ke atas Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun Menderita diabetes Riwayat kanker rahim di keluarga Pernah menjalani terapi radiasi pada panggul Menderita tumor ovarium atau sindromovarium polikistik Konsumsi obat hormone estrogen tanpa progesteron atau obat tertentu, seperti tamoxifen untuk mengobati kanker payudara Faktor-faktor risiko di atas tidaklah mutlak karena ada juga wanita yang masuk dalam daftar tersebut tetapi tidak menderita kanker rahim. Ada pula wanita yang terjangkit kanker rahim, tetapi tidak memiliki faktor risiko di atas. Tanda-Tanda Kanker Rahim Penting bagimu untuk mengenali tanda-tanda awal kanker rahim agar penyakit ini dapat terdeteksi sedini mungkin. Berikut ini adalah beberapa gejala yang merupakan tanda awal kanker rahim, yaitu: 1. Perdarahan abnormal Tanda awal ciri-ciri kanker rahim yang paling sering dialami oleh wanita adalah pendarahan vagina yang tidak normal atau berkepanjangan. Contohnya, pendarahan setelah menopause. di antara siklus menstruasi, dan perdarahan setelah berhubungan seks. 2. Keputihan berbau Keputihan yang normal umumnya berwarna jernih, tidak berbau, dan jumlahnya tidak berlebihan. Munculnya keputihan yang berwarna merah muda atau cokelat, mengandung darah, atau disertai bau busuk bisa menjadi pertanda adanya masalah atau gangguan pada sistem reproduksi termasuk kanker rahim. 3. Nyeri saat berhubungan seksual Tanda kanker rahim berikutnya adalah munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual. Biasanya nyeri ini akan diikuti dengan perdarahan setelah berhubungan seksual. 4. Nyeri panggul Nyeri panggul juga bisa menjadi gejala kanker rahim. Nyeri panggul yang termasuk tanda kanker rahim biasanya disertai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah pusar. Nyeri yang dirasakan bisa muncul terus-menerus atau dan hilang-timbul. 5. Nyeri saat buang air kecil Meski ini jarang terjadi, nyeri saat buang air kecil juga bisa menjadi tanda kanker rahim. Rasa nyeri ini bisa muncul akibat pertumbuhan sel kanker yang menekan kandung kemih dan saluran kemih. Selain gejala-gejala di atas, hal lain yang bisa menjadi tanda kanker rahim adalah hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, rasa lelah yang tidak diketahui penyebabnya, nyeri punggung, hingga nyeri kaki. Jika kamu mengalami tanda kanker rahim yang dipaparkan di atas, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan beberapa tes, termasuk Pap smear untuk memastikannya. Apabila dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan adanya pertumbuhan sel kanker pada rahim, dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan stadium kanker rahim dan kondisimu secara umum. https://pafipccibinong.org/
08-08-2017 01:31
Buah Mengkudu memiliki nama latin Morinda Citrifolia dan termasuk dalam famili Rubiaceae. Meskipun baunya sangat tidak sedap, namun buah mengkudu yang sudah matang memiliki banyak manfaat untuk pengobatan. Karena di dalam buah mengkudu terdapat kandungan morinda diol, morindone, morindin, metil asetil, asam kapril, damnacanthal dan sorandiyiol. Buah mengkudu dapat untuk mengobati bermacam penyakit seperti: 1. Menurunkan tekanan darah tinggi ( Hipertensi ) Buah satu ini dipercaya mengandung senyawa xeronin, kandungan senyawa inilah yang sangat berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah. Selain membantu menurunkan tekanan darah, kandungan zat fitonutrien yang terdapat dalam mengkudu juga mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga akan meringankan kinerja organ jantung secara maksimal. 2. Meningkatkan sistem imun tubuh Buah mengkudu mengandung berbagai macam mineral alami, peptida, vitamin C, E dan koenzim Q10. Kandungan-kandungan tersebut yang menjadi alasan khasiat buah mengkudu bagi sister imun sangatlah besar sekali. Dengan meningkatnya sistem imun tubuh, maka tubuh kita tidak akan mudah terserang penyakit. 3. Membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh Kolesterol dalam tubuh kita dibagi menjadi 2 macam, yaitu kolesterol jahat (LDL) fan kolesterol baik (HDL). apabila kadar LDL lebih tinggi dari HDL, maka akan mudah terserang penyakit berbahaya seperti stroke dan serangan jantung. 4. Mencegah Kanker Kanker adalah penyakit mematikan nomor dua setelah jantung ini mudah sekali menyerang tubuh kita. Menurut para ahli herbalis, buah mengkudu mengandung senyawa antioksidan yang cukup tinggi. kandungan antioksidan dalam buah mengkudu dipercaya bermanfaat mencegah radikal bebas penyebab munculnya kanker 5. Mengobati Asam Urat Penyakit asam urat tidak boleh dianggap sepele, meskipun gejalanya hanya muncul beberapa saat tapi jika dibiarkan penyakit tersebut akan menyebabkan gagal ginjal bahkan stroke. Untuk mengobatinya, Anda dapat mengkonsumsi buah mengkudu secara langsung ataupun dibuat jus mengkudu. Buah mengkudu mengandung senyawa iridoid tinggi yang mampu menurunkan kadar asam urat dalam diri anda. Selain membantu menurunkan kadar asam urat, kandungan iridoid tersebut juga mampu mengurangi rasa sakit dan nyeri akibat peradangan sendi yang diakibatkan oleh penumpukan asam urat. 6. Melancarkan sistem peredaran darah Tidak lancarnya sistem peredaran darah dapat disebabkan karena adanya penyempityan pembuluh darah. Apabila peredaran darah tidak lancar dan dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, maka akan menyebabkan timbulnya penyakit berbahaya dalam tubuh. Buah mengkudu mengandung zat scopoletin yang berkhasiat untuk melebarkan pembuluh darah. Sehingga mengkonsumsi buah mengkudu secara rutin sangat berkhasiat untuk melancarkan sistem peredaran darah tubuh anda. 7. Mengobati ambeien Meski hanya sebuah benjolan kecil, tetapi apabila ambeien dibiarkan akan sangat berbahaya sekali. sebab ambeien tersebut akan berubah menjadi tumor dan bahkan kanker yang mematikan. Anda dapat mengatasi ambeien tersebut dengan cara mengkonsumsi buah mengkudu baik berupa air rebusan maupun yang sudah diolah menjadi jus mengkudu . Itulah sajian informasi mengenai manfaat buah mengkudu untuk kesehatan, Semoga bermanfaat.
05-10-2018 04:26
Liburan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu untuk melepas penat setelah melakukan banyak aktivitas yang padat. Berlibur bersama teman-teman memang menyenangkan, namun ada juga yang lebih memilih untuk melakukan perjalanan liburan sendirian (solo traveling) dengan berbagai macam alasan. Dengan melakukan liburan sendirian, maka risiko pun akan semakin besar dan ditanggung sendiri. Biaya yang seharusnya dapat ditekan karena bisa dibagi dengan teman harus ditanggung sendiri hingga risiko keamanan atau hal-hal tidak menyenangkan lainnya. Namun jangan khawatir untuk Anda yang berencana melakukan solo traveling, Anda pun dapat melakukan liburan dengan aman dan seru dengan mengikuti beberapa tips berikut ini : 1. Lakukan seservasi secara online Memesan hotel dadakan setelah sampai di tempat tujuan sangat tidak efektif apalagi saat melakukan solo traveling. Sebaiknya lakukan pemesanan hotel secara online karena lebih mudah dan praktis serta menghindari kejadian jika hotel telah penuh. 2. Selalu waspada saat berkenalan dengan orang baru Agar suasana tidak sepi memang perlu menjalin komunikasi dengan orang-orang baru di sekitar tempat wisata. Senyum saat ada yang menoleh merupakan senjata andalan dan ucapkan sepatah dua patah kata saat mereka mengajak mengobrol. Namun tetap harus berhati-hati dan jangan langsung percaya pada orang yang baru dikenal. 3. Jangan terlalu sering menggunakan earphone Earphone dapat menjadi teman selama perjalanan, namun terlalu sering menggunakan earphone akan menyebabkan tingkat komunikasi dengan orang lain berkurang sehingga Anda tidak mendapat teman baru untuk mengobrol saat melakukan solo traveling. 4. Pelajari budaya lokal Setiap daerah atau negara memiliki budaya yang berbeda. Saat hendak mengunjungi suatu tempat lebih baik pelajari terlebih dahulu, tempat, budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat disana agar dapat memahami kebiasaan penduduk setempat. Bisa juga dengan mempelajari bahasa mereka agar dapat berkomunikasi dengan baik. 5. Lakukan duplikasi dokumen penting Banyak risiko yang dapat terjadi selama perjalanan, untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang dapat terjadi maka sebaiknya lakukan duplikasi beberapa dokumen penting seperti paspor, VISA, KTP, tiket pesawat dan hotel.