Waktu Posting : 22-06-2014 06:48 | Dibaca : 2542x
04-07-2024 10:58
Anemia aplastik sebenarnya kelainan darah yang langka. Penyebabnya karena sumsum tulang gagal menghasilakan sel darah. Sehingga tubuh mengalami kurang darah. Namun, kini bisa atasi dengan beberapa cara berikut ini : Transfusi Darah Menjadi langkah paling mudah dan banyak orang melakukannya. Memang tidak berfungsi untuk mengobati, namun bisa meringankan gejala yang dialami. Tetapi transfusi tidak boleh dilakukan secara terus menerus karena bisa muncul komplikasi di kemudian hari. Karena jika zat besi dan sel darah merah sudah menumpuk memicu kerusakan organ penting di tubuh. Imunosupresan Adalah obat yang berguna untuk menekan sistem imun yang merusak sumsum tulang ( https://pafikotasalak.org/) .Pengobatan ini memungkinkan sumsum tulang dapat menghasilkan sel darah yang baru. Umumnya cara ini dilakukan pada penderita kelainan autoimun, dimana seseorang tidak bisa menjalani proses transplantasi sumsum tulang. Transplantasi Sumsum Tulang Bertujuan untuk menyusun kembali sumsum tulang penderita anemia aplastik menggunakan sel induk dari pendonor. Sumsum tulang yang sudah tidak mampu bekerja optimal akan dihancurkan. Kemudian, sel induk pendonor dimasukkan melalui darah. Ini bisa dilakukan antar saudara kandung yang memiliki kecocokan donor. Stimulan Sumsum Tulang Cara ini berbeda dengan metode di atas. Sebab, stimulan sumsum tulang dilakukan dengan memberikan obat kepada penderita untuk dikonsumsi. Kegunaannya agar sumsum tulang bisa kembali memproduksi sel darah yang baru. Jadi, harus dirangsang terlebih dulu dengan obat stimulan sumsum tulang. Pemberian Antibiotik dan Antivirus Jika seseorang terinfeksi virus atau bakteri dalam kondisi ini bisa saja memperparah kondisi penyakitnya. Karena tubuh yang mengalami anemia sedang lemah sehingga penyakit lain bisa saja hinggap. Sehingga tujuan konsumsi antibiotik dan antivirus ini agar tidak terjadi infeksi yang semakin parah. Kekebalan tubuh yang lemah harus segara di atasi agar tubuh tetap bisa mempertahankan kondisinya meskipun sedang mengalami anemia. Nah, inilah beberapa cara yang bisa dilakukan jika ingin menangani anemia aplastik ini. Sangat penting diperhatikan agar tidak merusak kekebalan tubuh, sehingga silakan konsultasi dengan dokter makanan apa saja untuk atasi anemia ini.
02-06-2014 06:11
Evolusi membuat beberapa fungsi organ-organ menjadi tidak terlihat, padahal mungkin organ-organ tersebut dulunya sangat bermanfaat bagi nenek moyang manusia. Berikut ini penjelasan fungsi dari organ-organ yang terlihat kurang berguna tersebut. 1. Puting susu pada pria Puting susu pada wanita berguna untuk menyusui keturunannya yang masih bayi, namun pada pria, fungsi organ ini seperti tidak ada. Puting susu pada pria sebenarnya ada karena semua makluk hidup saat diciptakan awalnya adalah wanita. Sehingga kedua jenis kelamin sama-sama memiliki puting susu, namun tanpa estrogen (hormon kewanitaan), organ tersebut hanyalah ornamen semata. Baca juga : Ketahui 4 Asupan Pencegah Migrain 2. Rambut ketiak Profesor evolusi biologi manusia di Harvard University, Daniel Lieberman, menjelaskan, ada dua tipe kelenjar keringat di tubuh, ekrin dan apokrin yang banyak terdapat pada ketiak. Kelenjar apokrin penting untuk mengeluarkan sinyal seksual. Sehingga dengan adanya rambut, bau yang dihasilkan dari kelenjar tersebut bertahan lebih lama. 3. Alis Para peneliti percaya, alis dapat melindungi mata dari keringat dan air hujan, sehingga membantu nenek moyang untuk berburu. Namun menurut Lieberman, alis juga berfungsi untuk menunjukkan emosi sehingga membantu dalam berkomunikasi. 4. Usus buntu Usus buntu merupakan organ vestigial, yang artinya kehilangan banyak fungsi awalnnya karena proses evolusi. Awalnya, kata Lieberman, organ ini berfungsi sebagai wadah fermentasi pada usus. Namun karena manusia tidak lagi makan makanan berkualitas rendah seperti rumput, maka organ ini tidak lagi berfungsi. Namun penelitian menunjukkan, organ ini mungkin penting sebagai tempat tumbuhnya banyak bakteri "baik". Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? 5. Amandel Amandel merupakan organ yang penting untuk sistem imun. Melalui mulut, bakteri banyak masuk ke dalam tubuh. Nah, untuk mencegah infeksi, maka sel imun di tenggorokan melancarkan aksi melawan bakteri tersebut . 6. Gigi bungsu Gigi merupakan organ yang sudah tumbuh meski belum digunakan. Artinya meskipun gigi bungsu baru terlihat setelah dewasa, namun sejatinya organ ini sudah tumbuh jauh sebelumnya. Dulu manusia membutuhkan gigi bungsu untuk mendukung tulang rahang supaya tumbuh dengan baik. Namun karena manusia makan makanan yang tergolong lunak dan masak, maka tulang rahang pun tidak tumbuh dengan kapasitas penuh. Sehingga tidak ada tempat bagi gigi bungsu untuk tumbuh.
25-05-2014 16:27
Penyakit anemia atau kerap juga dimaksud dengan kurang darah adalah keadaan di mana periode eritrosit atau periode hemoglobin yang beredar, tak bisa bekerja dengan cara optimal untuk menyuplai oksigen ke semua jaringan badan. Sedang pemicu dari penyakit ini yakni disebabkan dari salah seorang menderita kekurangan darah, kurangnya zat besi, sampai disebabkan dari pecahnya sel darah merah dengan cara tak normal. Keadaan seperti ini tak bakal berjalan dengan cara tiba-tiba, tetapi menjalani sejumlah bagian. Awalnya zat besa yang ada dalam badan bakal menjalani penurunan sampai selanjutnya produksi hemoglobin beserta sel darah merah dengan perlahan-lahan merasai pengurangan. Keadaan begini, lalu menyebabkan tanda-tanda seperti mata yang condong lebih cekung, mata yang senantiasa jadi perih serta berkunang-kunag, kerap mengeluh sakit kepala serta pusing. keadaan tubuh yang sering terasa gampang capek, lesu, lunglai, sampai lemah. Tak dapat berdiri serta duduk terlampau lama, muka yang tampak pucat seperti orang sakit biasanya walau keadaan badan tengah sehat. Kondisi-kondisi seperti inilah yang bisa jadi tanda-tanda dari pasien penyakit anemia. Baca juga : Jenis OLahraga Mengecilkan Paha Ultra Mangosteen ialah suatu minuman kesehatan multikhasiat yang terbuat dari kombinasi ke-2 buah ajaib yang mempunyai kandungan yang mengagumkan dalam mengobati semua macam penyakit, tergolong anemia ini dengan cara alami serta efisien. Bahan utama Ultra Mangosteen yakni kulit buah manggis serta daun sirsak yang diekstrak serta diproses secara modern serta dikendalikan oleh beberapa ahli kesehatan yang pakar pada bagiannya masing-masing, hingga aman serta tak bakal menurunkan rasa, mutu serta manfaat dari Ultra Mangosteen ini. 5 kelebihan utama Ultra Mangosteen : 1. Konsumsi malam hari bikin tidur lebih nyenyak 2. Konsumsi pagi hari menaikkan daya serta vitalitas 3. Menolong menghindar penuaan awal (anti aging) 4. Menolong menambah hormon pada pria serta wanita 5. Menolong menangani penyakit diabetes, jantung, alzheimer, kanker, HIV/AIDS, stroke, serta beragam penyakit yang lain. Kulit manggis ternyata mempunyai khasiat bagi kesehatan serta kecantikan, tak hanya buahnya saja yang fresh waktu disantap. Manggis dapat menyembuhkan beragam penyakit karena kandungan anti oksidannya yang tinggi. Mulai dari penyakit ringan sanpai kanker bisa disembuhkannya. Juga dapat pula untuk mengurangi berat tubuh. Buah manggis kaya dengan vitamin B1, B2 serta C, dan kalsium, potassium, sodium dan zat besi. Manggis juga memiliki kandungan zat xanton beserta turunanya. Baca juga : Jangan Abaikan Pusing di Kepala Dalam kulit buahnya, kandungan XANTHONE yang paling tinggi, yakni 40 %. Dengan kandungan sebanyak itu, maka buah manggis bisa membunuh penyakit dan memperbaiki sel yang sudah rusak dan membuat perlindungan beberapa sel dalam badan. Zat istimewa yang hanya terdapat pada buah maggis itu juga diakui untuk menolong penurunan berat tubuh lantaran bisa merangsang sebagian lemak dalam badan, manfaat kulit manggispun bisa disebutkan semacam obat untuk menyembuhkan kemelut pada otot atau sendi. Kecuali untuk kesehatan, kulit buah manggis dapat juga memperlambat proses penuaan dini (antiaging), pasalnya, kandungan antioksidannya bisa melakukan perbaikan sel kulit yang sudah rusak. Sedangkan di dalam daun sirsak terdapat zat antikanker yang daya kerjanya 10 ribu kali lebih kuat dibandingkan adriamycin dan kemoterapi dalam membunuh serta memperlambat perkembangan sel.