Waktu Posting : 22-06-2014 06:48 | Dibaca : 2617x
21-06-2014 07:07
Kita hidup di zaman saat media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, serta yang lain jadi sisi dalam hidup. Untuk beberapa orang, media sosial juga jadi sisi utama yang tidak cuma dipakai semacam hiburan tetapi semacam perpanjangan diri mereka untuk sharing pikiran, masa lalu, serta juga perasaan didunia maya. Dengan peran yang cukup besar yang didapatkan pada media baru ini, beberapa orang tidak mengerti efek dari media sosial pada hidup mereka, satu diantaranya pada kesehatan mental. Sudah banyak riset yang membuka kaitan pada media sosial dengan kesehatan mental. Di bawah ini ialah cara-cara media sosial dapat memengaruhi serta mengakibatkan kerusakan kesehatan Anda: 1. Terasa senantiasa kekurangan Media sosial dapat jadi arena pamer untuk pemakainya. Dengan cara tidak sadar terkadang Anda juga juga bakal membanding-bandingkan diri dengan citra yang di buat rekan Anda di media sosialnya. Memperhatikan orang lain lebih bahagia serta berhasil dengan hidupnya dapat bikin Anda terasa serba kekurangan serta tak sebagus mereka. Riset membuka bahwasanya kerap memperbandingkan diri dengan rekan di media sosial bakal mengakibatkan robohnya rasa yakin diri serta tidak tidak sering mengakibatkan stres atau depresi. Baca juga : 5 Kebiasaan yang Bisa Cegah Obesitas bagi Wanita Kantor 2. FOMO FOMO (Fears of Missing Out) ialah satu diantara efek dari biasanya memakai media sosial. FOMO adalah arti yang dipakai untuk menyebutkan ketakutan bakal ketinggalan info atau peluang berhubungan. Media sosial berikan akses yang terbuka untuk hubungan dengan adanya banyak orang. Tetapi saat pemakaian serta perannya terlalu berlebih, seorang bakal terasa terikat dengan media sosial lantaran takut melupakan peluang berhubungan dengan rekannya. Tidak heran bila beberapa orang yang terasa 'menempel' pada media sosialnya serta terasa tidak nyaman bila tidak mengecek media sosial tiap-tiap jam. 3. Takut sendirian Sesudah menggunakan banyak waktunya di media sosial, seorang bakal terasa kesepian. Media sosial tawarkan hubungan yang tidak terbatas. Aktif di media sosial seakan bikin Anda tidak sempat sendirian serta senantiasa dikelilingi oleh orang yang 'memperhatikan' Anda. Karenanya, terlampau banyak memakai media sosial bakal menyebabkan rasa takut sendirian. Anda bakal mulai susah menggunakan saat sendiri serta takut terasa sendirian. Baca juga : 8 Manfaat Sehat dari Minyak Ikan yang Sebaiknya Anda Tahu 4. Lepas dari kehidupan nyata Beberapa orang yang memakai jati diri mereka didunia maya serta media sosial selaku deskripsi yang ideal terhadap diri mereka serta kehidupan mereka. Sering kali mereka melakukan banyak usaha pada profil didunia maya sampai mereka sendiri terasing dari kehidupan mereka yang sebenarnya. Beberapa orang sejenis ini umumnya kesusahan untuk berhubungan dengan cara segera didunia riil. Mereka bakal terasa canggung serta kuatir, tetapi bakal jadi benar-benar nyaman saat berhubungan didunia maya. 5. Kecanduan Seluruh persoalan diatas selanjutnya bakal mengerucut pada satu persoalan yang paling beresiko, yakni kecanduan media sosial. Hasrat kita untuk selalu log in serta memakai media sosial selanjutnya bakal menyebabkan titik pada otak yang terkait dengan kecanduan. Tiada di sadari Anda pada akhirnya bakal jadi kecanduan serta mempunyai ketergantungan untuk selalu memakai media sosial. Demikianlah beberapa persoalan psikologis serta kesehatan mental yang dapat dikarenakan oleh adanya media sosial. Pakai media sosial dengan cara seperlunya serta sesuai sama keperluan Anda. Jangan sempat aktivitas di media sosial malah semakin banyak konsumsi saat Anda dibanding dengan kebutuhan didunia riil. Terdapat beberapa kesibukan lain yang lebih bermanfaat di banding dengan 'nongkrong' tiada maksud di media sosial.
29-06-2014 17:46
Membantu mengurangi Stress. Penelitian dari University of the West of Scotland mengungkapkan bahwa orang-orang yang memiliki hubungan setidaknya sekali selama dua minggu lebih mampu mengelola situasi stres seperti berbicara di depan umum, kata penulis studi dan profesor psikologi Stuart Brody, Ph.D. Itu karena hormone endorfin dan oksitosin yang dilepaskan selama melakukan hubungan seks mengaktifkan pusat kesenangan di otak yang menciptakan perasaan keintiman dan relaksasi dan membantu mencegah kecemasan dan depresi, kata WH penasihat Laura Berman, Ph.D., asisten profesor klinis ob-gyn dan psikiatri di Feinberg School of Medicine di Northwestern University. Kualitas Tidur yang jauh lebih baik Kegiatan seks yang anda lakukan terbukti mampu meningkatkan kualitas tidur yang jauh lebih baik. Hal tersebut dikarenakan hormon endorfin yang sama yang membantu Anda mengurangi stres juga dapat membuat santai tubuh dan pikiran yang memicu anda untuk tidur dengan lebih baik, kata Cindy Meston M., Ph.D., direktur Laboratorium Psikofisiologi Seksual di University of Texas di Austin. Selain itu, selama orgasme, hormon prolaktin dilepaskan. Kadar hormone prolaktin secara alami lebih tinggi ketika kita tidur, yang menunjukkan hubungan yang kuat antara keduanya. Seks yang sangat aktif dapat membuat Anda merasa lebih berenergi daripada mengantuk. Baca juga : Keuntungan Seks Dalam Bidang Kesehatan Mengurangi bahkan menyembuhkan rasa sakit Bicara tentang membalik script: "Ya, malam ini, Sayang-aku sakit kepala."Lonjakan hormon dilepaskan setelah orgasme dapat membantu meringankan sakit mengganggu, apakah itu kembali tegang atau penumbuk kepala, kata Meston. Sebuah studi yang dilakukan di Headache Clinic di Southern Illinois University menemukan bahwa separuh dari penderita migrain perempuan melaporkan lega setelah klimaks. "Endorfin yang dilepaskan selama orgasme sangat mirip morfin, dan mereka secara efektif mengurangi rasa sakit," kata Meston. Memiliki migrain tetapi manusia Anda tidak sekitar? Mengobati diri dengan memperlakukan diri Anda dengan beberapa seks solo. Selama Anda mencapai puncak Anda, masturbasi akan memiliki efek menenangkan yang sama. Sedikit Pilek Orang yang berhubungan seks ditemukan memiliki tingkat antibody yang lebih tinggi yang disebut immunoglobulin A (IgA) dan hal ini sudah dibuktikan para peneliti di Wilkes University di Pennsylvania. Antibodi ini membantu memerangi penyakit dan menjaga tubuh aman dari pilek dan flu. Lebih Awet Muda Dalam penelitian yang dilakukan di Royal Edinburgh Hospital di Skotlandia, panel hakim melihat peserta melalui cermin satu-arah dan menebak usia mereka. Mereka yang menikmati kegiatan seks dengan pasangannya empat kali seminggu, rata-rata dianggap tujuh sampai 12 tahun lebih muda dari usia mereka yang sebenarnya. Seks teratur meningkatkan pelepasan hormon, termasuk testosteron dan estrogen, yang dapat menjaga tubuh terlihat muda dan vital. Estrogen juga terbukti membuat kulit lebih lembut dan rambut berkilau. Baca juga : Merokok dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut Tubuh yang lebih kencang Seks dianggap sebagai cardio. Kegiatan seks mampu membakar kalori 85-250 kalori, tergantung pada panjang sesi , jika kegiatan dilakukan cukup singkat tentu tidak dapat membakar kalori yang banyak. Bahkan, ahli jantung pun menganggap aktivitas seksual sebanding dengan latihan sederhana di atas treadmill, hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Cardiology. Dengan banyaknya keuntungan yang didapatkan dalam melakukan hubungan seks secara sehat, tentu hal ini memberikan banyak sekali keuntungan bagi para individu yang rutin melaksanakan kegiatan tersebut. Kehidupan yang lebih baik mampu didapatkan dengan cara yang mudah tentu saja merupakan sebuah idaman bagi setiap orang, dan hal itu kini bisa didapatkan tanpa perlu melewati banyak kesulitan yang cukup berarti.
28-05-2014 03:55
Gejala anemia atau kurang darah dapat dihadapi siapapun, baik dewasa ataupun anak-anak. Anemia mempunyai efek yang merugikan lantaran dapat turunkan produktivitas. Juga pada anak, anemia dapat mengganggu sistem tumbuh kembang. Anemia biasanya adalah keadaan waktu tubuh kekurangan zat besi hingga punya pengaruh pada manfaat hemoglobin (Hb) mengikat serta membawa oksigen ke semua tubuh. Maka seorang yang alami anemia umumnya lebih cepat capek, lesu, serta tak bergairah. Profesor dr Djajadiman Gatot, SpA, dari unit pekerjaan anemia defisiensi besi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan, anemia dapat dikarenakan oleh beberapa hal. " Juga ada keadaan-keadaan spesifik, seperti penyakit lain, yang mengakibatkan tubuh dapat alami anemia, " katanya dalam seminar media minggu lalu di Jakarta. Baca juga : Cara Menyembuhkan Penyakit Kanker Keadaan-keadaan itu, terang dia, diantaranya pendarahan dari luka yang mengakibatkan hilangnya sel darah merah hingga terjadi anemia. Djajadiman menuturkan, pendarahan tidak cuma keluar dari luka yang terlihat seperti luka luar, namun juga luka dalam seperti pendarahan pada usus atau organ yang lain. " Luka pada usus kerapkali tak disadari, walau sebenarnya itu juga bertindak pada terjadinya anemia. Persoalannya, luka pada usus terkadang tak menyebabkan warna merah pada feses, namun sesungguhnya sel darahnya telah hilang, " papar Konsultan Hematologi Onkologi dari Divisi Hematologi Onkologi Departemen Pengetahuan Kesehatan Anak FKUI-RSCM ini. Kecuali itu, anemia pada anak juga dikarenakan oleh kurangnya konsumsi bahan pembentuk sel darah merah seperti zat besi, asam folat, serta vitamin B12. Karenanya, Djajadiman merekomendasikan supaya anak senantiasa memperoleh konsumsi gizi yang baik manfaat mencukupi keperluan zat besinya. " Bila butuh, dapat ditambahkan suplementasi zat besi, " katanya. Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut Anemia dapat juga disebabkan oleh kegagalan sumsum tulang menghasilkan sel darah merah. Produksi sel darah merah yang kurang, kata Djajadiman, umumnya dipicu oleh penyakit-penyakit spesifik yang butuh diselidiki selanjutnya. Djajadiman menyampaikan, anemia mempunyai efek yang serius pada anak. Terutama pada anak dibawah umur dua th., di waktu perkembangan otak mencapai periode emasnya, kekurangan zat besi bisa menyebabkan pada tak optimalnya manfaat otak serta mental. Sesaat itu, walau terus merugikan, anemia pada anak diatas umur dua th. semakin dapat ditolerir. Kuncinya, ungkap Djajadiman, yakni sesegera barangkali melakukan perbaikan situasi anemia. " Bila anemia dilewatkan terlampau lama, baik pada anak diatas umur 2 tahun. atau orang dewasa sekalipun, pasti bakal menyebabkan jelek pada kesehatan, " ujarnya.