Waktu Posting : 22-06-2014 07:41 | Dibaca : 2632x
03-09-2014 10:20
Antibiotik asalnya dari dua kata Yunani, yakni ‘anti’ yang bermakna ‘melawan’ serta ‘bios’ yang bermakna ‘hidup’. Antibiotik ialah obat yang dipakai untuk menghalangi perkembangan bakteri pemicu infeksi. Obat ini sudah dipakai untuk melawan infeksi beragam bakteri pada tumbuhan, hewan, serta manusia mulai sejak th. 1930-an. Antibiotik cuma melawan infeksi bakteri serta tak bekerja melawan infeksi virus, seperti flu, pilek, sakit tenggorokan, gondok, bronkhitis, dan lain-lain. Antibiotik yang dipakai untuk menyembuhkan infeksi virus bahkan dapat membahayakan tubuh. Hal semacam ini sebab setiap saat dosis antibiotik di ambil virus tak berpengaruh, bahkan demikian sebaliknya, berlangsung penambahan kekebalan bakteri pada antibiotik. Bakteri yang kebal dengan antibiotik tak bisa dibunuh dengan obat itu pada dosis yang sama.Inilah penyebab kenapa tiap-tiap orang mesti ikuti panduan yang didapatkan oleh dokter sebelum saat mengambil antibiotik. Baca juga : Tips Membakar Kalori Secara Sederhana Penisilin, semacam antibiotik pertama, diketemukan dengan cara tak berniat oleh Alexander Fleming dari kultur jamur. Sekarang ini ada kian lebih 100 tipe antibiotik yang dipakai dokter untuk mengobati infeksi enteng hingga kronis. Beragam Tipe Antibiotik Dari 100 zat antibiotik yang di produksi dengan cara alami serta sintetis, amat sedikit yang sudah dapat dibuktikan aman serta efisien. Ada beragam jalan untuk mengklasifikasikan antibiotik. Satu diantaranya ialah dengan mengklasifikasikan antibiotik berdasar pada dampak pada bakteri. Tetapi, dalam artikel ini kita bakal memperhatikan klasifikasi antibiotik berdasar pada susunan kimianya. Tipe ntibiotik yang dikategorikan berdasar pada susunan kimia ialah semacam tersebut : - Penisilin (Penicillins) - Sefalosporin (Cephalosporins) - Aminoglikosida (Aminoglycosides) - Makrolid (Macrolides) - Sulfonamida (Sulfonamides) - Fluoroquinolones - Tetrasiklin (Tetracyclines) - Polipeptida (Polypeptides) 1. Penisilin (Penicillins) Penisilin atau antibiotik beta-laktam ialah kelas antibiotik yang mengakibatkan kerusakan dinding sel bakteri waktu bakteri tengah dalam proses reproduksi. Penisilin ialah grup agen bakterisida yang terbagi dalam penisilin G, penisilin V, ampisilin, tikarsilin, kloksasilin, oksasilin, amoksisilin, serta nafsilin. Antibiotik ini dipakai untuk menyembuhkan infeksi yang terkait dengan kulit, gigi, mata, telinga, saluran pernapasan, dan lain-lain. Beberapa orang mungkin saja alami alergi pada penisilin dengan keluhan ruam atau demam lantaran hipersensitivitas pada antibiotik. Kerapkali penisilin diberikan dalam gabungan dengan beragam tipe antibiotik yang lain. 2. Sefalosporin (Cephalosporins) Sefalosporin, seperti penisilin, bekerja dengan mengganggu pembentukan dinding sel bakteri sepanjang reproduksi. Tetapi, antibiotik ini dapat menyembuhkan beragam infeksi bakteri yang tak bisa diobati dengan penisilin, seperti meningitis, gonorrhea, dan lain-lain. Dalam masalah di mana orang peka pada penisilin, jadi sefalosporin dapat diberikan semacam alternatif. Tetapi, dalam banyak masalah, saat seorang alergi pada penisilin, jadi besar kemungkinan dia bakal alergi pada sefalosporin pula. Ruam, diare, kejang perut, serta demam ialah dampak samping dari antibiotik ini. 3. Aminoglikosida (Aminoglycosides) Tipe antibiotik ini menghalangi pembentukan protein bakteri. Lantaran efisien dalam menghalangi produksi protein bakteri, aminoglikosida diberikan diantaranya untuk menyembuhkan tifus serta pneumonia. Walau efisien dalam menyembuhkan bakteri pemicu infeksi, ada resiko bakteri makin tahan pada antibiotik ini. Aminoglikosida pula diberikan dalam gabungan dengan penisilin atau sefalosporin. Aminoglikosida efisien mengatur serta menyembuhkan infeksi bakteri, tetapi punya potensi melemahkan ginjal serta manfaat hati. 4. Makrolida (Macrolides) Sama dengan pada awal mulanya, antibiotik ini mengganggu pembentukan protein bakteri. Makrolida menghindar biosintesis protein bakteri serta umumnya diberikan untuk menyembuhkan pasien yang amat peka pada penisilin. Makrolida mempunyai spektrum lebih luas dibanding dengan penisilin serta dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran lambung, dan lain-lain. Ketidaknyamanan pencernaan, mual, serta diare ialah berbagai dampak samping dari makrolida. Kecuali itu, wanita hamil serta menyusui tak bisa konsumsi makrolida. 5. Sulfonamida (Sulfonamides) Obat ini efisien menyembuhkan infeksi ginjal, tetapi sayangnya mempunyai dampak beresiko pada ginjal. Untuk menghindar pembentukan kristal obat, pasien mesti minum beberapa besar air. Satu diantara obat sulfa yang seringkali dipakai ialah gantrisin. Baca juga : Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami 6. Fluoroquinolones Fluoroquinolones ialah hanya satu kelas antibiotik yang dengan cara segera hentikan sintesis DNA bakteri. Lantaran bisa diserap dengan amat baik oleh tubuh, fluoroquinolones bisa diberikan dengan cara oral. Antibiotik ini dikira relatif aman serta banyak dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih serta saluran pernapasan. Tetapi, fluoroquinolones disangka memengaruhi perkembangan tulang. Itu karena, obat ini tak direferensikan untuk wanita hamil atau anak-anak. Dampak samping yang kerap muncul mencakup mual, muntah, diare, dll 7. Tetrasiklin (tetracyclines) serta polipeptida (polypeptides) Tetrasiklin ialah antibiotik spektrum luas yang dipakai untuk menyembuhkan beragam infeksi seperti infeksi telinga tengah, saluran pernafasan, saluran kemih, dan lain-lain. Pasien dengan permasalahan hati mesti hati-hati waktu mengambil tetrasiklin lantaran bisa jadi memperburuk permasalahan. Polipeptida dikira cukup beracun hingga terlebih dipakai pada permukaan kulit saja. Saat disuntikkan ke kulit, polipeptida dapat mengakibatkan dampak samping seperti rusaknya ginjal serta saraf.
23-05-2014 08:38
Kenali Insomnia - Aktivitas yang kita jalani setiap hari semakin terasa padat. Berbagai pekerjaan sebagai manusia modern yang identik dengan pekerja keras telah membuat banyak waktu kita tersita karenanya. Hal tersebut biasanya akan membuat kita menghabiskan waktu pagi hingga sore untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan. Dan memanfaatkan malam hari sebagai waktu yang tepat untuk mengistirahatkan diri. Namun bagaimana jadinya jika pada saat malam hari yang telah anda persiapkan untuk beristirahat dengan tenang justru tidak dapat anda nikmati, anda mengalami susah tidur atau yang kita kenal dengan insomnia? tentu ini merupakan sebuah problema yang harus segera di atasi. Karena hal tersebutlah maka pada ulasan berikut ini saya sengaja mengajak anda sekalian untuk membicarakan banyak hal tentangnya, jadi karena sedemikian pentingnya ulasan ini, maka wajib bagi ada untuk membaca ulasan berikut dengan seksama. Hal yang pertama kali akan kita bahas pada ulasan berikut ini adalah tentang apa itu insomnia? Insomnia merupakan sebuah gangguan susah tidur di malam hari yang dialami oleh banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk bekerja di siang harinya. Ketika seseorang mengalami insomnia ini maka orang tersebut akan mengalami keadaan di mana ia akan merasa kurang fit dan segar saat bangun di keesokan harinya yang kemudian berdampak pada rasa letih saat tengah menjalani aktivitas seperti bekerja. Jika dibiarkan maka yang terjadi bukan hanya akan menghilangkan kenyamanan anda saja tetapi lebih jauh dari itu, ternyata juga berpotensi menimbulkan penyakit yang terjadi akibat tubuh yang kurang beristirahat. Baca juga : Mari Olahraga Mungkin anda masih bingung dengan bagaimana sih keadaan seseorang yang mengalami insomnia? Seseorang dinyatakan insomnia adalah saat orang tidak memiliki kebutuhan tidur yang cukup. Rata-rata kebutuhan setiap manusia dalam hal tidur berkisar antara 7 hingga 8 jam. Nah jika hal ini tidak terpenuhi maka orang tersebut kemungkinan besar mengalami insomnia. Untuk lebih jelasnya tentang insomnia ini. Maka saya akan menjelaskan kepada anda sekalian tentang gejala-gejala yang timbul pada seseorang yang mengalami insomnia yang di antaranya adalah adanya kesulitan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas atau lelap, mengalami gangguan saat tidur seperti waktu tidur yang relatif pendek atau mungkin juga terbangun saat tidur, akan merasa lelah sepanjang hari, melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang sering terjadi, gangguan pencernaan hingga terkadang pada orang tertentu yang kurang waktu tidur akan mengantuk di siang hari dan juga sakit kepala. Baca juga : Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Seseorang mengalami insomnia ini tidak serta merta terjadi, tetapi ada penyebab yang melatarbelakanginya. Di antaranya adalah sebagai berikut: 1. Stress dan depresi. Orang yang mengalami stress dan depressi akan mengalami keadaan di mana orang tersebut akan mengalami gangguan tidur. Ya pikiran yang sedang kacau menjadi pemicu utama hal ini. 2. Pola hidup yang kurang sehat seperti merokok dan meminum alkohol juga menjadi pemicu utama seseorang akan mengalami insomnia. Jadi dengan demikian maka kebiasaan buruk ini perlu untuk anda kurangi dan bahkan hindari. 3. Perubahan jadwal harian juga akan mengakibatkan sedikit banyak pola tidur akan terganggu. Seperti seseorang yang biasanya mulai beraktivitas pagi hari, karena pekerjaan mewajibkannya berangkat lebih pagi lagi maka hal tersebut membuat terjadinya perubahan pola tidur bagi orang tersebut. Dan dalam keadaan tertentu dapat menyebabkan seseorang untuk terkena insomnia. Dan demikianlah beberapa ulasan penting yang dapat saya sajikan kepada anda tentang penyakit susah tidur atau insomnia ini. Semoga beberapa ulasan yang saya sajikan tentangnya tersebut di atas dapat memberikan banyak manfaatnya bagi anda. Sampai berjumpa di ulasan yang selanjutnya!
17-06-2014 02:15
Adnexitis ialah infeksi atau radang pada adnexa rahim yang dikarenakan oleh virus atau bakteri, adnexa ialah organ reproduksi wanita berbentuk jaringan yang ada di samping kanan serta kiri menempel pada rahim, yang bernama tuba fallopi serta ovarium. Arti lain yang kerap dipakai untuk menyebutkan penyakit ini ialah salpingo-ooforitis, adnekitis ini terbagi dalam 2 jenis yakni adnexitis akut serta kritis. Adnexitis akut atau Salpingo ooporitis akuta sendiri umumnya dikarenakan oleh Infeksi oleh Neisseria gonorhoe serta Chlamydia trachomatis, kecuali itu infeksi ini dapat dikarenakan oleh infeksi dari organ lain yang berdekatan seperti pada infeksi apendiks yang menyebar sampai ke tuba. Infeksi dari bakteri itu naik hingga ke tuba dari uterus hingga ke mukosa, adnexitis akut atau Salpingo ooporitis akuta yang dikarenakan oleh gonoroe ada kecenderungan perlekatan fimbria pada ostium tuba abdominalis yang mengakibatkan penutupan ostium itu. Jika infeksi kelak sampai keluarkan nanah serta nanah yang terkumpul dalam tuba mengakibatkan berlangsung piosalping, pada salpingitis gonoroika ada kecenderungan bahwasanya gonokokus menghilang kurun waktu yang singkat, umumnya 10 hari hingga pembiakan negative. Baca juga : Kenali Sejak Dini Gejala Kanker Payudara Pada Pria Salpingitis akut banyak ditemukan pada infeksi saat nifas atau pada abortus septic ada juga dikarenakan oleh beragam tierti kerokan, infeksi bisa dikarenakan oleh berbagai kuman seperti streptokokus (aerobic serta anaerobic), stafilokokus, e. choli, clostridium wechii, dan sebagainya. Tanda-tanda adnexitis : 1. Mengakibatkan demam atau suhu tinggi. 2. Leukosit tinggi. 3. Nyeri disebalah kanan atau kiri uterus. 4. Sesudah sekian hari didapati tomur pada perut dengan batas tak terang dan nyeri jika ditekan. Penyembuhan adnexitis : 1. Penyembuhan dengan anti-biotik Untuk tanda-tanda adnexitis yang terlihat terang, yakni pasien pertama kali mesti melakukan penyembuhan dengan antibiotik, untuk membunuh bakteri bekas serta mencegah penyakit kambuh berulang. Obat yang umum dipakai terus penisilin, gentamisin, metronidazole, dan sebagainya yang dipakai untuk menyembuhkan radang akut tuba falopi, ovarium, dan peritonitis panggul. 2. Terapi jaringan Kerjakan injeksi cairan jaringan plasenta, globulin plasenta, dengan cara intramuscular satu hari sekali atau 2 hari sekali, serta dikerjakan hingga 15 kali penyembuhan. Baca juga : Cara Mengobati Penyakit Kencing Nanah (Gonoroe) 3. Fisioterapi Stimulasi yang hangat bisa menambah aliran darah, mengatur keadaan gizi dalam jaringan lokal hingga menolong penyerapan serta meredakan peradangan. Fisioterapi yang kerap dipakai ialah shortwave, FM inframerah, audio, iontophoresis, serta sejenisnya. Bila suhu badan kian lebih 37. 5O C atau pasien tuberkulosis genital janganlah memakai cara fisioterapi. 4. Penyembuhan lainnya Untuk obstruksi tuba falopi yang dikarenakan oleh radang kritis ovarium serta tuba falopi, bisa dikerjakan injeksi intrauterine, penentuan gentamisin 160. 000 unit,? -kimotripsin 5 mg deksametason 5 mg hingga 20 ml saline, dengan selesai menetralkan toksin pada vulva, vagina, rahim, serta uterus. Tiga hari sesudah menstruasi bersih, bisa dikerjakan injeksi tiap-tiap 2 hari sekali hingga akhir periode sebelum saat ovulasi serta penyembuhan ini bisa diteruskan hingga 3 minggu berturut-turut. 5. Terapi bedah Peradangan yang dikarenakan oleh hidrosalping atau kista ovarium serta tuba falopi langkah menyembuhkannya bisa dikerjakan operasi, untuk kemandulan yang dikarenakan oleh obstruksi saluran tuba bisa dikerjakan bedah rekonstruksi tuba falopi. Untuk peradangan akut ovarium serta tuba falopi yang berulang kambuh, peritonitis panggul, penyembuhan dengan obat yang tak berefek memuaskan, serta pasien yang takut alami nyeri kesakitan atau untuk pasien yang telah berusia. Hal semacam ini bisa memperhitungkan untuk melakukan operasi.