Waktu Posting : 24-06-2014 06:39 | Dibaca : 2467x
23-05-2016 04:57
Sebelumnya Anda terkena penyakit, sebaiknya kita lakukan berbagai usaha untuk mencegahnya. Tahukah Anda bila orang dewasa itu umumnya diserang flu atau pilek tiga kali dalam setahun? Masing-masing penyakit flu itu biasanya berjalan hingga 1 minggu atau dua minggu. Penyakit flu bisa pula demikian parah yang baru dapat sehat selama sebulan atau lebih. Nah, agar tidak mudah sakit dan sistim kekebalan badan selalu terpelihara ada berbagai langkah yang bisa kita dikerjakan. Berikut ini tujuh langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat perlindungan sistim kekebalan badan kita : 1. Meditasi Fikiran kita bisa kurangi kemungkinan kita diserang flu sebesar 40-50 persen, menurut penelitian dari Kampus Wisconsin - Madison pada 2012 lalu 55 orang yang menjalani teknik menentramkan fikiran bisa mempunyai 13 type penyakit lebih sedikit dan 51 hari bebas penyakit makin banyak daripada berbagai orang dari grup kontrol sepanjang musim pilek dan flu berjalan. Ini karena meditasi bisa kurangi efek fisik yang karena oleh stres yang dapat melemahkan system kekebalan badan. Baca juga : Inilah Resiko Kesehatan untuk Pekerja Shift Malam 2. Konsumsi Lebih Banyak Bawang Putih Alisin, kandungan yang ada di dalam bawang putih bisa melawan virus. Karenanya makanlah dua siung bawang putih sehari-harinya supaya bisa membantu kita agar tak gampang terkena penyakit. 3. Olahraga Sedikitnya 5 Hari Satu minggu Berolahraga 30 hingga 60 menit sehari bisa membuat lancar aliran darah sampai berbagai sel imun dapat tersalurkan ke semua segi badan. Dan demikian direferensikan untuk menggerakkan olah-raga lima hari sepanjang 1 minggu. 4. Bersihkan dan Keringkan Tangan Sering-seringlah bersihkan tangan Anda, terlebih waktu barusan menyentuh satu hal yang dicurigai mempunyai kandungan bakteri atau kuman. Tetapi yakinkan pula Anda mengeringkan tangan Anda setelah mencucinya. Kenapa? Karena bakteri tetap masih bisa menempel di tangan yang masih tetap basah. Jangan sampai lupa pula selalu untuk ganti handuk yang basah dengan handuk kering sekerap mungkin saja. 5. Tidur yang Cukup System imun kita butuh istirahat untuk tetaplah sehat. Dalam satu penelitian yang ditangani di Carnegie Mellon University, walaupun berbagai orang berkata bila mereka merasa fresh setelah tidur kurang dari tujuh jam/hari, tetapi mereka memiliki kemungkinan tiga kali lipat makin besar diserang flu di banding berbagai orang yang bisa tidur sedikitnya delapan jam setiap harinya. Baca juga : 4 Jenis Olahraga Ini Baik untuk Penderita Asma 6. Kurangi Konsumsi Makanan Manis Dalam satu penelitian di Kampus Loma Linda, berbagai orang yang konsumsi 6 sdm gula (baik dari jus jeruk, madu, atau minuman manis yang lain), berbagai sel darah putih yang bisa menahan infeksi kehilangan kemampuannya untuk membunuh bakteri dan virus. System imun kita akan alami penurunan sepanjang kian lebih satu jam setelah kita makan atau minum yang manis-manis. 7. Minum Air Putih yang Cukup kepala petugas medis dari Bastyr Center yakni Jamey Wallace, MD, Alami Health di Seattle mengemukakan kalau mencukupi kepentingan cairan badan dengan baik bisa hindari kita diserang dari infeksi. Jamey Wallace mengemukakan bila selaput lendir serta pula berbagai sel imun di sekresi kita bertugas untuk melawan virus penyakit flu, dan peranannya bakal tak jalan baik apabila kita dehidrasi. Tak cuma beberapa tips di atas, kita pun perlu mengonsumsi cukup buah dan sayuran, terlebih yang mempunyai kandungan vitamin C. Sebelumnya terkena penyakit, baiknya kita lakukan berbagai upaya mencegah yang tentu lebih gampang dan murah. Maka dari itu segera cegah dengan Ultra Noni, Ultra Mangosteen atau pun Dragon Noni.
03-07-2018 21:01
Jerawat adalah permasalahan kulit yang paling umum terjadi dan hampir pernah dialami oleh semua orang di dunia setelah menginjak usia puber. Penyebab jerawat pun bermacam-macam, bisa jadi karena faktor kebersihan, hormon, stress, hingga makanan. Sebenarnya perawatan kulit berjerawat tidak perlu harus mengeluarkan biaya yang mahal untuk treatment. Anda bisa melakukannya setiap hari. Perawatan Kulit Berjerawat Sehari-Hari Membersihkan muka setelah beraktivitas Setelah seharian beraktivitas baik di dalam ruangan ataupun di luar ruangan, debu, polusi, hingga minyak akan bertumpuk pada wajah, bersihkan wajah Anda dengan sabun yang lembut atau gunakan perpaduan antara milk cleanser dan toner/astringent. Cuci muka dengan sabun maksimal 2 kali sehari saja, yaitu saat pagi hari dan sebelum tidur. Selebihnya, gunakan air hangat. Jangan terlalu sering menyentuh wajah Selanjutnya, sebisa mungkin, hindari terlalu sering menyentuh wajah dengan tangan telanjang, apalagi jika sampai memencet jerawat karena itu justru akan memperburuk kondisi wajah. Cucilah tangan Anda dengan sabun sebelum memegang wajah atau membersihkan wajah. Gunakan pelembab wajah yang sesuai Meski berjerawat atau kusam sekalipun, pelembab atau moisturizer sangatlah diperlukan untuk menjaga kelembaban alami wajah sekaligus melindungi wajah dari pengaruh buruk sinar matahari. Gunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda, kapanpun diperlukan, Masker alami Bahan-bahan alami seperti madu, air mawar, buah-buahan seperti tomat, alpukat, pepaya, pisang dan strawberry, yoghurt, hingga putih telur adalah contoh bahan-bahan alami yang sering dimanfaatkan untuk dijadikan masker. Bisa juga dengan memakai masker buatan dari bahan-bahan alami yang dijual di pasaran. Konsumsi vitamin C dan E Vitamin C dan E memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit, salah satunya adalah menangkal radikal bebas penyebab berbagai permasalahan kulit. Termasuk kulit berjerawat. Kombinasi antara keduanya akan membantu Anda untuk mendapatkan kulit yang sehat, lembap dan halus. Pola hidup sehat Semahal atau sebanyak apapun perawatan kulit berjerawat yang Anda lakukan, jika tidak dibarengi dengan pola hidup sehat maka hasilnya pun akan sama saja. Jika tubuh Anda sehat dan pikiran terbebas dari stress, maka jerawat dan permasalahan kulit lainnya pun juga akan jauh-jauh dari Anda.
19-06-2018 22:39
Tifus adalah penyakit yang timbul akibat bakteri salmonella typhi. Virus ini biasanya muncul dan tersebar dari makanan dan minuman. Tidak hanya itu, snaitasi yang buruk juga dapat memeperparah penyakit ini. Oleh karena itu harus benar-benar menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi. Berbagai makanan yang dipupuk dengan pupuk kotoran yang terinfeksi juga dapat menjadi pemicu dari penyakit ini. Gejala tifus umumnya demam yang tinggi, biasanya akan meninggi saat malam, disertai dengan pembesaran ginjal, sakit kepala, sakit perut, lemas, batuk, berkeringat, juga kehilangan nafsu makan. Gejalan ini bisa berlangsung hingga 1-3 minggu. Untuk itu perlu menjaga makanan saat penyakit ini sedang melanda. Nah berikut ini beberapa makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit. · Ikan rebus Ikan rebus merupakan salah satu yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit tifus. Ikan ini bisa menambah asupan protein yang diperlukan agar cepat sembuh tanpa harus menambah kolesterol dari minyak. Ikan juga bisa memepercepat proses penyembuhan. · Makanan yang lunak Makanan yang lunak juga akan sangat berguna saat sedang sakit tifus. Hal ini karena penderita tifus umumnya merasa kesulitan memakan makananya. Bubur atau nasi tim akan sangat membantu. Apalagi kedua jenis makanan ini mudah dicerna dan memiliki nutrisi yang tinggi. Bubur bisa dicampur dengan hati ayam lunak, atau kaldu dari ayam ataupun sapi agar lebih bergizi sehingga memepercepat proses penyembuhan. · Pisang Pisang merupakan salah satu buah yang cukup mudah untuk dicerna. Pisang juga memiliki banyak vitamin sehingga akan sangat baik bagi tubuh yang sedang sakit. · Pudding Pudding memiliki tekstur lembut yang akan memudahkan penderita mencerna makanannya. Puding juga bisa ditambahi banyak buah yang mengandung banyak vitamin dan memudahkan proses pemulihan tubuh. · Makanan rendah serat Penderita tifus tidak seharusnya mengkonsumsi makanan yang memiliki serat yang tinggi. Cobalah memakan kacang panjang, buncis muda, papaya, pisang yang memiliki serat yang rendah sehingga lebih mempercepat proses pemulihan. Nah itu tadi artikel mengenai makanan dan minuman yang bisa mempercepat proses pemulihan pada penderita tifus.