Ini Beberapa Makanan dan Minuman yang Dianjurkan Bagi penderita Tifus

Additional Image

Waktu Posting : 19-06-2018 22:39 | Dibaca : 1522x

Tifus adalah penyakit yang timbul akibat bakteri salmonella typhi. Virus ini biasanya muncul dan tersebar dari makanan dan minuman. Tidak hanya itu, snaitasi yang buruk juga dapat memeperparah penyakit ini. Oleh karena itu harus benar-benar menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi. Berbagai makanan yang dipupuk dengan pupuk kotoran yang terinfeksi juga dapat menjadi pemicu dari penyakit ini. Gejala tifus umumnya demam yang tinggi, biasanya akan meninggi saat malam, disertai dengan pembesaran ginjal, sakit kepala, sakit perut, lemas, batuk, berkeringat, juga kehilangan nafsu makan. Gejalan ini bisa berlangsung hingga 1-3 minggu. Untuk itu perlu menjaga makanan saat penyakit ini sedang melanda. Nah berikut ini beberapa makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit.

·       Ikan rebus

Ikan rebus merupakan salah satu yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit tifus. Ikan ini bisa menambah asupan protein yang diperlukan agar cepat sembuh tanpa harus menambah kolesterol dari minyak. Ikan juga bisa memepercepat proses penyembuhan.

·       Makanan yang lunak

Makanan yang lunak juga akan sangat berguna saat sedang sakit tifus. Hal ini karena penderita tifus umumnya merasa kesulitan memakan makananya. Bubur atau nasi tim akan sangat membantu. Apalagi kedua jenis makanan ini mudah dicerna dan memiliki nutrisi yang tinggi. Bubur bisa dicampur dengan hati ayam lunak, atau kaldu dari ayam ataupun sapi agar lebih bergizi sehingga memepercepat proses penyembuhan.

·       Pisang

Pisang merupakan salah satu buah yang cukup mudah untuk dicerna. Pisang juga memiliki banyak vitamin sehingga akan sangat baik bagi tubuh yang sedang sakit.

·       Pudding

Pudding memiliki tekstur lembut yang akan memudahkan penderita mencerna makanannya. Puding juga bisa ditambahi banyak buah yang mengandung banyak vitamin dan memudahkan proses pemulihan tubuh.

·       Makanan rendah serat

Penderita tifus tidak seharusnya mengkonsumsi makanan yang memiliki serat yang tinggi. Cobalah memakan kacang panjang, buncis muda, papaya, pisang yang memiliki serat yang rendah sehingga lebih mempercepat proses pemulihan.

Nah itu tadi artikel mengenai makanan dan minuman yang bisa mempercepat proses pemulihan pada penderita tifus.

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Perilaku Hidup Sehat Dapat Tingkatkan Kualitas Hidup

04-07-2024 02:36

Gaya hidup bersih dan sehat penting untuk diterapkan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Langkah pertama mempraktikkannya adalah dengan cara mengidentifikasi kebiasaan yang kurang sehat dan mempelajari kebiasaan baru yang positif untuk menggantikannya. Ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan makanan sehat dan makanan seimbang, tidur teratur,  mengelola stres, membatasi minum alkohol, dan aktif secara fisik. Informasi selengkapnya mengenai pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bisa dibaca di sini! https://pafikotastabat.org/ Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Pola hidup bersih dan sehat dapat membantu meningkatkan kualitas hidup sehingga tidak gampang sakit dan imun lebih kuat.  Lantas, apa saja manfaat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat? Mencegah Penyakit Kebiasaan sehat dapat mengurangi risiko berbagai penyakit, termasuk yang mungkin diturunkan dalam keluarga. Ini termasuk mengonsumsi sayuran dan menggantinya dengan biji-bijian.  Menerapkan hidup sehat lewat olahraga juga dapat meningkatkan imunitas dan kualitas hidup sehingga tidak gampang sakit.  Menghemat Uang Sederhananya, ketika kamu mempraktikkan hidup bersih dan sehat, kamu tidak gampang sakit. Ketika kamu tidak sakit, kamu jadi lebih menghemat uang. Dengan begini, kamu tidak akan membutuhkan pengeluaran tambahan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.  Memperpanjang Usia Kebiasaan hidup bersih dan sehat berhubungan dengan peningkatan kualitas hidup, yang berarti dapat memperpanjang usia. Jika, pada usia 50 tahun, kamu tidak merokok, menjaga berat badan sehat, aktif secara fisik, mengikuti diet sehat, dan menjaga konsumsi alkohol dalam jumlah sedang, itu artinya kamu bisa hidup lebih lama. Membiasakan Kebiasaan Baik yang Bisa Ditiru Orang Terdekat  Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bisa menjadi kebiasaan yang bisa ditiru oleh orang terdekatmu. Kamu pun bisa meneruskan kebiasaan ini kepada anak, dan keluarga untuk dipraktikkan.  Hidup Lebih Bersemangat Ketika fisik dan mental sehat, hidup pun jadi lebih bersemangat. Coba bayangkan kalau kamu sakit-sakitan, tentunya hidup jadi kurang bergairah. Itulah pentingnya menerapkan perilaku bersih dan sehat, karena memang tubuh perlu memerlukannya. Makanan sehat, sinar matahari, air bersih, dan aktivitas fisik adalah beberapa hal yang membuat hidup lebih berenergi. Menjadi Lebih Percaya Diri Nah, kalau kita terbiasa hidup bersih dan sehat, kamu juga otomatis jadi lebih percaya diri. Aktivitas fisik dapat memberikan mood baik, begitu juga praktik hidup bersih yang dimulai dengan memprioritaskan perawatan diri.  Bagaimana Cara Memulainya? Kamu bisa memulai gaya hidup bersih dan sehat dari langkah kecil. Misalnya, memiliki rutinitas untuk bersih-bersih. Menjaga pola makan sehat, bergabung dengan klub olahraga.   Kamu juga bisa memeriksa berat badan secara perkala untuk tahu, apakah berat badanmu masih termasuk normal atau tidak.  Jika ternyata berat badanmu sudah over, kamu bisa melakukan beberapa perubahan. Mulai dari menjaga asupan makan. Memilih makanan bergizi sebagai asupan sarapan, serta meningkatkan protein, sayur, dan buah. 

Featured Image
Bahayanya Kolesterol Tinggi Di Usia Muda

23-10-2014 11:22

Kolesterol tidak hanya terjadi pada orang tua saja. Pada usia 20-30an, Anda bisa memiliki kadar kolesterol tinggi jika Anda tidak bisa menjaga asupan makanan Anda. Lalu, apa yang menjadi penyebabnya? Dan, apa gejala memiliki kadar kolesterol tinggi? Kadar kolesterol yang tinggi di darah dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu konsumsi makanan yang tinggi kadar kolesterol, tidak rutin melakukan olahraga/exercise, merokok, dan riwayat keluarga. Kadar kolesterol tinggi biasanya banyak terjadi di orang-orang yang bertubuh gemuk atau obesitas.   Baca juga : Rahasia Hidup Sehat Ekonomis Di samping itu, kadar kolesterol yang tinggi di darah, menurut referensi medis, biasanya belum memiliki gejala. Diperlukan hasil tes darah laboratorium untuk mengetahui kadar kolesterol di dalam darah. Yang perlu Anda ketahui adalah kadar kolesterol tinggi bisa mengakibatkan serangan jantung dan stroke. Jika kadar kolesterol sudah tinggi, cara mengatasinya yaitu mengubah lifestyle Anda, yaitu mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kolesterol, melakukan olahraga rutin, dan menghindari merokok. Jika Anda sudah memperbaiki lifestyle Anda, kadar cholesterol LDL tetap saja tinggi, Anda disarankan untuk mengkonsumsi obat kolesterol. Sedangkan jika kadar kolesterol Anda lebih dari 200 mg/dL, disarankan mengkonsumsi obat kolesterol disertai dengan melanjutkan perubahan lifestyle untuk menjadi lebih sehat. Nah, mulai sekarang, ayo kita terapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit berbahaya seperti kadar kolesterol yang tinggi. Salah satu sumber penyakit bisa disebabkan oleh kadar kolesterol yang tinggi dalam darah. Sebelum Anda benar-benar terserang penyakit yang aneh-aneh dan serius, biasanya tubuh akan mengalami kenaikan berat badan terlebih dahulu. Untuk jalan pencegahan, Anda sebaiknya diet dan menurunkan kolesterol.   Baca juga : Tips Membersihkan Lensa Kontak Nah, cara diet berikut juga merupakan salah satu yang efektif bukan hanya menurunkan berat badan namun juga menurunkan kadar kolesterol, seperti dikutip www.health.com. Cara yang direkomendasikan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah adalah diet TLC atau Therapeutic Lifestyle Changes yang sudah terkenal khusus untuk diet penurunan kolesterol. Dalam diet ini Anda harus mengurangi makanan mengandung kolesterol, bukan hanya makanan berlemak, bersantan, dan gorengan saja, namun juga semua makanan kemasan, olahan dan buah durian yang diklaim memiliki tinggi kolesterol.

Featured Image
Beginilah Pola Makan Bagi Penderita Asam Urat

28-05-2014 12:53

Penderita asam urat tinggi, memanglah mesti hati-hati pada makanan. Diet yang dikerjakan, mesti mencukupi prasyarat semacam tersebut : 1. Pembatasan purin Jika sudah berlangsung pembengkakan sendi maka penderita masalah asam urat mesti melakukan diet bebas purin. Tetapi lantaran nyaris seluruh bahan makanan sumber protein memiliki kandungan nukleoprotein maka hal semacam ini nyaris mustahil dikerjakan. Maka yang perlu dikerjakan ialah membatasi konsumsi purin jadi 100-150 mg purin /hari (diet normal umumnya memiliki kandungan 600-1.000 mg purin /hari). 2. Kalori sesuai dengan kebutuhan Jumlah konsumsi kalori mesti benar sesuai dengan keperluan badan menurut pada tinggi serta berat tubuh. Penderita masalah asam urat yang berat tubuhnya berlebihan, berat tubuhnya mesti diturunkan dengan terus mencermati jumlah konsumsi kalori. Konsumsi kalori yang terlampau sedikit dapat juga menambah kandungan asam urat lantaran ada keton bodies yang bakal menurunkan pengeluaran asam urat lewat urin.   Baca juga : Inilah Rahasia Umur Panjang 3. Karbohidrat tinggi Nasi, roti, singkong, serta ubi yang termasuk ke dalam karbohidrat kompleks amat baik dikonsumsi oleh penderita masalah asam urat sebab melalui urin ini akan terjadi penambahan pengeluaran asam urat. Ada baiknya karbohidrat kompleks ini dikonsumsi tak kurang dari 100 gram /hari.  Sebaiknya hindari karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, gulali, permen,sirop dan arum manis lantaran fruktosa bakal menambah kandungan asam urat dalam darah. 4. Rendah protein Protein terlebih yang datang dari hewan bisa menambah kandungan asam urat dalam darah. Sumber makanan yang memiliki kandungan protein hewani dalam jumlah yang tinggi, umpamanya hati, ginjal, otak, paru serta limpa. Konsumsi protein yang disarankan untuk penderita masalah asam urat ialah sebesar 50-70 gram/hari atau 0, 8-1 gram/kg berat tubuh/hari. Sumber protein yang dianjurkan ialah protein nabati yang datang dari susu, keju serta telur. 5. Rendah lemak Lemak bisa menghalangi ekskresi asam urat lewat urin. Makanan yang digoreng, bersantan, dan margarine serta mentega baiknya dihindari. Konsumsi lemak baiknya sejumlah 15 % dari keseluruhan kalori.   Baca juga : Diet Alami dengan Jeruk Nipis 6. Tinggi cairan Konsumsi cairan yang tinggi bisa menolong mengeluarkan asam urat lewat urin. Karenanya, Anda dianjurkan untuk menggunakan minum minimum sejumlah 2, 5 liter atau 10 gelas satu hari. Air minum ini dapat berbentuk air putih masak, teh, atau kopi. Kecuali dari minuman, cairan dapat didapat lewat buah-buahan yang masih segar yang memiliki kandungan banyak air. Buah-buahan yang dianjurkan ialah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, serta jambu air. Kecuali buah-buahan itu, buah-buahan yang lain juga bisa dikonsumsi lantaran buah-buahan amat sedikit memiliki kandungan purin. Buah-buahan yang baiknya dihindari ialah alpukat serta durian, lantaran keduanya memiliki kandungan lemak yang tinggi. 7. No alkohol Menurut riset dikenali bahwasanya kandungan asam urat mereka yang mengkonsumsi alkohol lebih tinggi dibanding mereka yang tak mengkonsumsi alkohol. Hal semacam ini ialah lantaran alkohol bakal menambah asam laktat plasma. Asam laktat ini bakal menghalangi pengeluaran asam urat dari badan.

...