Sering Bertengkar dan Khawatir Bisa Meningkatkan Resiko Kematian

Additional Image

Waktu Posting : 11-05-2014 13:27 | Dibaca : 2397x

Bertengkar dan khawatir atas masalah keluarga dapat menyebabkan peningkatan resiko kematian di usia paruh baya. Konflik dengan keluarga, teman dan tetangga menimbulkan resiko terbesar. Mereka yang paling beresiko adalah laki-laki dan orang-orang keluar dari pekerjaan, para peneliti mencatat.

  “Stress dalam hubungan sosial yang ada hubungannya dengan kehidupan pribadi memiliki 2 sampai 3x peningkatan resiko kematian, " kata pemimpin peneliti Dr Rikke Lund, seorang profesor di departemen kesehatan masyarakat di University of Copenhagen.

"Kekhawatiran dan tuntutan dari pasangan dan anak-anak  dan konflik pada umumnya , tampaknya faktor risiko yang paling penting, " katanya.

Temuan masih dipegang ketika kekhawatiran atau keluhan tentang penyakit kronis, gejala depresi, umur, jenis kelamin, status perkawinan, dukungan dari hubungan sosial, dan posisi sosial dan ekonomi, kata Lund.

Baca juga : Umur 40 Apakah Tidak Terlalu Tua Untuk Olahraga Rutin? 

"Kami juga menemukan bahwa laki-laki dan peserta luar usia kerja sangat rentan terhadap paparan stres dari hubungan sosial, " katanya .

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan sosial sebenarnya lebih mirip sebuah pedang bermata dua, karena mereka juga dapat merusak ketika tidak berjalan dengan lancar. 

Untuk penelitian ini , Lund dan rekan mengumpulkan data pada hampir 10.000 pria dan wanita , berusia 36-52.

Peserta ditanya tentang hubungan sosial mereka sehari-hari, terutama tentang siapa, hubungan di antara pasangan, anak-anak, kerabat lain, teman dan tetangga, membuat tuntutan berlebihan, mendorong kekhawatiran atau yang menjadi sumber konflik, dan seberapa sering masalah ini muncul. Mereka juga meneliti apakah memiliki pekerjaan membuat perbedaan .

Menggunakan data dari Denmark Penyebab Kematian Registry, peneliti melacak peserta dari tahun 2000 sampai akhir 2011. Selama waktu itu, 196 perempuan ( 4 persen ) dan 226 orang ( 6 persen ) meninggal. Hampir separuh kematian berasal dari kanker, penyakit jantung dan stroke, penyakit hati , kecelakaan dan bunuh diri menyumbang sisanya.

Sekitar 1 dari 10 mengatakan bahwa anak-anak mereka adalah sumber keluhan dan kekhawatiran. 9 persen mengatakan bahwa pasangan mereka sering menjadi sumber keluhan atau kekhawatiran . Enam persen tentang masalah antara saudara mereka dan 2 persen memiliki masalah dengan teman-teman.

Baca juga : Tips Untuk Mendapatkan Keefektifan Dari Obat Herbal  

Beberapa 6 persen dari peserta mengatakan mereka sering memiliki konflik dengan pasangan atau anak-anak mereka , 2 persen mengalami konflik tersebut dengan kerabat lainnya, dan 1 persen dengan teman atau tetangga.

Kesimpulan dari semua ini, tim Lund menghitung bahwa tekanan tersebut dikaitkan dengan risiko 50 persen menjadi 100 persen peningkatan kematian dari setiap penyebab . Di antara semua tekanan ini, berkeluh kesah adalah yang paling berbahaya.

Sering bertengkar dengan pasangan, saudara, teman atau tetangga bisa meningkatkan dua kali lipat sampai tiga kali lipat dalam resiko kematian dari setiap penyebab, dibandingkan dengan mereka yang mengatakan kejadian ini jarang.

Namun, para peneliti menduga bahwa stres yang lebih besar dari konflik dan masalah yang mungkin menjadi alasan di balik peningkatan resiko . Mereka mencatat bahwa ketika stress meningkat, misalnya, konflik di rumah ditambah dengan pengangguran - risiko kematian mendadak juga meningkat.

Hormon stress yang meninggi dan peningkatan tekanan darah mungkin alasan terjadinya kematian mendadak.

Interaksi antara stress dan respon stress tubuh serta faktor-faktor lain seperti keturunan, lingkungan, faktor sosial ekonomi dan respon psikologis - mungkin semuanya memainkan peran dalam hubungan antara konflik dan resiko kematian yang lebih tinggi .

Keterampilan dalam menangani kekhawatiran dan tuntutan dari hubungan sosial serta manajemen konflik dalam pasangan dan keluarga , dan juga dalam masyarakat lokal, dapat dianggap strategi penting untuk mengurangi kematian dini.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Obat Kuat Herbal yng Bikin Pria Tambah Perkasa

26-10-2017 19:47

  Obat Kuat Herbal  yang Bikin Pria Tambah Perkasa - Menjadi perkasa dalam berhubungan intim merupakan dambaan hampir semua pria. Namun pada kenyataannya, tidak sedikit dari kaum pria yang mengalami rasa malu dan tidak percaya diri karena loyo dan tidak kuat bertahan lama berhubungan intim. Pria lebih mudah mendapatkan orgasme pertamanya dibandingkan wanita. Kalau sudah begini, alat bantu seks dan obat kuat jadi pilihan pria agar bisa menahan lebih lama orgasmenya dan dapat memuaskan pasangannya. Penggunaan obat kuat sebaiknya obat kuat yang berbahan herbal. Efek samping obat kuat berkimia akan merusak organ tubuh yang lain seperti Jantung dan ginjal. Banyak obat kuat berbahan herbal yang bisa direkomendasikan untuk pria yang lemah syahwat. Bahan herbal alami tidak akan menimbulkan efek samping bagi tubuh walaupun dikonsumsi dalam jangka lama. Selain itu, obat kuat berbahan herbal juga tak hanya membuat pria lebih perkasa dalam berhubungan  intim, tapi bisa juga memulihkan stamina yang loyo dan menambah gairah dalam berhubungan intim. Bahan-bahan herbal yang diyakini dapat membantu menjaga vitalitas kaum pria, merupakan bahan herbal yang bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan daun, batang, biji, sampai akarnya. Beberapa bahan herbal yang bisa membuat pria perkasa ada pada : Tribulus, Purwoceng, Ginseng dan Pasak Bumi. Tumbuhan herbal ini memang dari dulu sudah digunakan untuk ramuan atau jamu sebagai obat kuat untuk pria. Mengolah bahan-bahan herbal kuat ini sebenarnya mudah sekali, hanya memasak daun, batang atau akarnya kemudian disaring dan diminum. Mendapatkannya pun sangat mudah sekali dengan ke pasar atau toko obat rempah semua bahan herbal ini sudah tersedia. Namun bagi anda yang sangat padat kesibukannya dan tidak dapat mengolahnya sendiri, kini ada obat kuat yang berbahan herbal tadi dan sudah diracik dalam bentuk minuman. Kopi Powerman merupakan kopi kuat yang berbahan Tribulus, Purwoceng, Ginseng dan Pasak Bumi. Kopi Powerman sangat nikmat dan cocok untuk teman para pria perkasa yang sangat mendambakan kekuatan dalam berhubungan intim. Manfaat kopi ini yaitu dapat meningkatkan gairah atau libido, membuat daya tahan dan stamina menjadi terjaga saat berhubungan intim. Kopi kuat ini juga sangat aman diminum dan tidak menimbulkan efek samping walau diminum dalam jangka panjang. Klik website  www.powerman.id  untuk mendpatkan Kopi Powerman yang sangat berkhasiat meningkatkan libido dan membuat pria perkasa di atas ranjang. 

Featured Image
Ini Lho Bahaya Duduk Terlalu Lama

14-07-2014 08:26

Berbagai dekade paling akhir bila kita memperhatikan kembali persoalan kesehatan di Indonesia maka didapat pergeseran yang cukup penting dari pola penyakit infeksi jadi penyakit kronik seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, serta stroke. Pergeseran pola penyakit ini di pengaruhi oleh banyak aspek, satu diantaranya ialah gaya hidup orang-orang yang saat ini beralih. Gaya hidup yang disebut dapat dilihat dari sisi nutrisi, manajemen stres, serta kegiatan fisik. Spesial tentang kegiatan fisik, mari kita perhatikan kembali aktivitas yang kita kerjakan selama 24 jam ini, apakah kita telah memasukkan daftar olahraga di dalamnya?   Baca juga : Kenalilah Gejala Batu Empedu Seberapa kerap saat kita olahraga dibanding saat untuk duduk? Resiko penyakit kronik Beberapa besar orang yang banyak menggunakan waktunya untuk duduk serta tidak sering melakukan kegiatan fisik mempunyai resiko penyakit kronik lebih tinggi di banding orang yang cukup melakukan kegiatan fisik setiap harinya. Kegiatan duduk kerap dikatakan pula sedentary behaviour ini terhitung ketika ditempat bekerja, transportasi, melihat tv, serta dirumah yang banyak dikerjakan oleh pekerja kantor serta mahasiswa. Suatu riset dari Kansas State University pada 63. 048 pria berumur 45 serta 65 tahun sempat dikerjakan untuk hal semacam ini. Kaum partisipan studi isi survey perihal keadaan kronik yang mereka punyai serta seberapa banyak mereka duduk. Pria yang duduk lebih dari 4 jam /hari mempunyai insidensi menanggung derita penyakit kronik seperti penyakit jantung, diabetes, kanker atau desakan darah tinggi semakin besar. Semakin lama saat yang di habiskan untuk duduk tiap-tiap hari, semakin tinggi resiko terserang penyakit kronik. Penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah meningkat Sedentary behaviour mempunyai pengeluaran daya yang amat rendah kira–kira 1, 5 metabolic equivalent units (METs), hingga metabolisme badan jadi lebih rendah juga. Pembakaran kalori jadi amat lambat lantaran otot–otot badan tak banyak konsumsi daya, serta berlangsung pembentukan trigliserida serta LDL (low density lipoprotein—dikenal pula semacam kolesterol jahat—adanya hal semacam ini bisa menyebabkan penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah) makin meningkat.   Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam Pola metabolisme ini bakal mengakibatkan timbulnya beragam jenis penyakit kronik. Penyakit kronik tak berkenaan dengan indeks massa badan, hingga orang–orang yang mempunyai badan ideal maupun kurus terus berisiko terserang penyakit kronik. Sisipkan kegiatan fisik Ada berbagai jalan untuk menyisipkan kegiatan fisik di sela–sela aktivitas sedentary behaviour, yakni : Jauhi ada di depan computer bila tiada yang hal utama yang ditangani Upayakan melakukan relaksasi atau peregangan otot setiap satu jam dari duduk terus-menerus Berjalanlah waktu pergi ke tempat–tempat yang dekat dengan jarak tempuh 5-15 menit Tambah baik olahraga dengan rekan–teman diakhir minggu dibanding hang out makan atau nonton bersama Batasi saat melihat TV Berolahragalah minimum 30 menit tiap-tiap hari Memperbanyak minum air putih.

Featured Image
Kuliah Bimbingan Konseling di Bandung: Biaya Terjangkau, Ilmu Aplikatif, dan Masa Depan Pasti di Universitas Ma’soem

29-01-2026 16:15

Kebutuhan akan pendampingan akademik, pembinaan karakter, dan kesehatan mental terus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi ini membuat jurusan bimbingan konseling menjadi salah satu pilihan studi yang semakin relevan dan dibutuhkan. Bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah bimbingan konseling di Bandung dengan biaya ringan namun tetap berkualitas, Universitas Masoem hadir sebagai solusi ideal.Dengan biaya kuliah hanya Rp5 juta per semester, Universitas Masoem memberikan kesempatan luas bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa beban finansial berlebihan. Tidak hanya itu, kampus ini juga dikenal dengan pendekatan pendidikannya yang unik melalui slogan Sambil Kuliah Jadi Pengusaha.Bimbingan Konseling, Jurusan yang Fokus pada Pengembangan ManusiaJurusan bimbingan konseling adalah program studi yang mempelajari cara membantu individu memahami diri, mengatasi masalah, dan merencanakan masa depan secara lebih terarah. Mahasiswa prodi bimbingan konseling dibekali ilmu psikologi, teknik konseling, asesmen perilaku, serta keterampilan komunikasi yang efektif.Ilmu bimbingan konseling tidak hanya dibutuhkan di sekolah, tetapi juga di berbagai sektor kehidupan. Dalam dunia yang penuh tekanan dan persaingan, kehadiran konselor menjadi sangat penting untuk membantu individu tetap seimbang secara emosional dan mental.Kuliah Bimbingan Konseling di Bandung dengan Biaya 5 Juta per SemesterSalah satu alasan utama memilih Universitas Masoem adalah kebijakan biaya kuliahnya yang terjangkau. Untuk mengikuti kuliah bimbingan konseling di Bandung, mahasiswa cukup membayar Rp5 juta per semester, biaya yang relatif ekonomis dibandingkan banyak perguruan tinggi lainnya.Meskipun biayanya ringan, kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas. Universitas Masoem didukung oleh dosen berpengalaman di bidang bimbingan konseling, kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, serta fasilitas kampus yang menunjang proses belajar mengajar.Prodi Bimbingan Konseling dengan Konsep Mandiri dan Berjiwa UsahaKeunggulan prodi bimbingan konseling Universitas Masoem tidak hanya terletak pada materi akademiknya, tetapi juga pada pembentukan karakter mahasiswa. Melalui konsep Sambil Kuliah Jadi Pengusaha, mahasiswa didorong untuk berpikir kreatif, mandiri, dan berani mengambil peluang.Mahasiswa bimbingan konseling diperkenalkan pada dasar-dasar kewirausahaan serta peluang usaha yang relevan dengan dunia pendidikan dan layanan konseling. Pendekatan ini membuat lulusan tidak hanya siap menjadi tenaga profesional, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri.Prospek Kerja Lulusan Bimbingan Konseling yang LuasLulusan jurusan bimbingan konseling memiliki prospek kerja yang cukup luas dan berkelanjutan. Beberapa bidang karier yang dapat ditempuh antara lain:Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah menengahKonselor pendidikan dan konselor remajaPendamping siswa dan mahasiswaStaf pengembangan sumber daya manusia (HRD)Fasilitator pelatihan dan pembinaan karakterPelaku usaha jasa konseling dan layanan edukasiDengan bekal akademik, praktik lapangan, serta wawasan kewirausahaan, lulusan bimbingan konseling Universitas Masoem memiliki daya saing yang baik di dunia kerja.Pengalaman Magang di Perusahaan Masoem GroupUniversitas Masoem memberikan nilai tambah nyata melalui program magang yang terintegrasi. Mahasiswa bimbingan konseling berkesempatan menjalani magang di berbagai unit usaha yang berada di bawah naungan Masoem Group.Melalui program magang ini, mahasiswa dapat menerapkan teori bimbingan konseling secara langsung, memahami etika kerja profesional, serta mengasah keterampilan interpersonal. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum memasuki dunia kerja setelah lulus.Testimoni Alumni Bimbingan Konseling Universitas MasoemBanyak alumni prodi bimbingan konseling Universitas Masoem yang merasakan manfaat dari sistem pendidikan yang diterapkan.Kuliah bimbingan konseling di Universitas Masoem membuat saya lebih siap menghadapi dunia kerja. Ilmu yang didapat sangat relevan dan aplikatif. Alumni Bimbingan KonselingPengalaman magang di Masoem Group sangat membantu saya memahami dunia profesional. Saya merasa lebih percaya diri setelah lulus. Lulusan Bimbingan KonselingTentukan Pilihan Masa Depan Bersama Bimbingan KonselingJika Anda sedang mencari kuliah bimbingan konseling di Bandung dengan biaya terjangkau, kurikulum yang aplikatif, serta dukungan kewirausahaan dan magang, Universitas Masoem adalah pilihan yang tepat.Dengan biaya Rp5 juta per semester, jurusan bimbingan konseling di Universitas Masoem membuka jalan menuju masa depan yang cerah sebagai konselor profesional, pendidik, dan individu mandiri yang siap bersaing di era modern.

...