Waktu Posting : 05-07-2016 19:44 | Dibaca : 2350x
Sebuah hasil survei mengungkap, jumlah orang yang setiap malam rutin tidur 8 jam semakin sedikit. Jadwal kerja yang sibuk, kemacetan di jalan, hingga godaan bermain gadget, membuat tidur menjadi prioritas nomer dua.
Dampak dari kurang tidur sebenarnya sudah banyak dibahas, mulai dari kelelahan, kurang konsentrasi, hingga obesitas.
Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi
Dalam studi terbaru disebutkan, durasi tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak, juga berpengaruh pada risiko seseorang menderita diabetes.
Tim peneliti menganalisis 800 orang sehat dari berbagai negara Eropa dan secara spesifik mencari tahu hubungan antara durasi tidur dan metabolisme glukosa.
"Pada pria, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, terkait dengan respons yang rendah pada sel tubuh terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes . Pada wanita, kaitan itu tidak diketahui," kata Femke Rutters, yang melakukan penelitian.
Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke
Durasi tidur yang dianggap cukup dalam penelitian ini adalah 7 jam setiap malam.
Jika kita kurang tidur, kita cenderung lebih bernafsu pada makanan tidak sehat, emosi tidak stabil, dan mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi. Sementara, jika kita tidur terlalu banyak, kita berpotensi mengalami nyeri punggung, diabetes, dan penyakit jantung
15-10-2014 01:03
Obesitas oleh orang awam diidentikan sebagai kelebihan berat badan atau kegemukan. Namun secara medis, Obesitas didefinisikan memiliki kelebihan lemak di dalam tubuh. Obesitas meningkatkan risiko penyakit lain, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Dokter menggunakan BMI (body mass index) yang di dasarkan pada berat badan dan tinggi badan untuk menentukan apakah anda mengidap obesitas. Obesitas ekstrim atau obesitas parah dikeal dengan istilah obesitas morbid. Merupakan sebuah kondisi dimana seseorang memiliki BMI di atas 40 atau lebih. Bila Anda masuk dalam kategori obesitas morbid, Anda terancam mengalami gangguan jantung yang serius. Baca juga : 3 Langkah untuk Mencegah Kanker Payudara Rumus untuk menghitung BMI (Body Mass Index) BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan) Keterangan : -Satuan Berat Badan adalah Kilogram (kg) -Satuan Tinggi Badan adalah Meter (m) Contoh cara untuk menghitung BMI (Body Mass Index) Berat badan anda adalah 51 kg dan Tinggi Badan anda adalah 1,59 (159 cm). Berapakah Indeks Massa Tubuh atau BMI anda ? Baca juga : Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut ini BMI = 51 kg / (1,59 x 1,59) BMI = 20 → Normal Untuk menentukan berapa nilai BMI (Body Mass Index) anda, silahkan menggunakan kalkulator BMI. Kemudian bandingkan hasilnya dengan data pada tabel di bawah ini: BMI Status berat badan Dibawah 18,5 Kurang 18,5 – 24,9 Normal 25,5 – 29,5 Kelebihan 30,0 dan lebih tinggi Obesitas
18-06-2014 14:29
Obesitas kerapkali dikira sebuah situasi sesaat yang dapat diatasi selama beberapa bulan dengan melakukan diet yang ketat. Ini ialah asumsi yang salah. Tiap-tiap orang memanglah membutuhkan beberapa lemak tubuh untuk menyimpan tenaga, penyekat panas, penyerap guncangan serta yang lain. Tetapi dalam jumlah berlebihan, timbunan lemak malah bakal merugikan metabolisme tubuh. Ada tiga langkah penghitungan untuk memastikan klasifikasi berat tubuh Anda. Pertama ialah penghitungan simpel untuk tahu berat tubuh ideal yakni tinggi tubuh dikurangi 100, jumlahnya dikali satu kilogram. Yang ke-2 ialah mengkalkulasi lingkar pinggang. Batas lingkar pinggang normal untuk wanita ialah lebih kecil dari 80 cm serta lebih kecil dari 90 cm untuk pria. Lemak yang ada di daerah perut lebih beresiko lantaran bakal masuk ke dalam metabolisme badan. Misalnya, bila lemak menutupi hati, tugas hati bakal terganggu serta lama-lama bakal rusak. Baca juga : Inilah 3 Pilar Agar Tubuh Ideal Yang ketiga ialah penghitungan Indeks Massa Badan (IMT), yakni pengukuran yang memperbandingkan berat tubuh serta tinggi tubuh. Rumus matematika IMT ialah berat tubuh (kilogram) dibagi dengan tinggi tubuh (mtr.) pangkat dua. Menurut ukuran yang diputuskan Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) untuk daerah Asia Pasifik, idealnya orang mempunyai IMT pada 18,5 – 22,9. Bahaya laten yang mengancam Penumpukan lemak pada penderita obesitas bisa menambah kemungkinan terjadinya Beberapa penyakit menahun seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, radang tulang dan sendi, tekanan darah tinggi, masalah hormonal, stroke, penyakit kantung empedu, jantung, kanker, masalah pernapasan dan masalah kardiovaskular. Diabetes jenis 2, misalnya, berlangsung lantaran glukosa yang ada didalam darah tak bisa masuk ke dalam sel yang tertutup lemak. Mengakibatkan, kandungan gula dalam darah tinggi. Tetapi lantaran sel tak memperoleh konsumsi yang harusnya, maka bakal timbul rasa lapar. Waktu kita kembali makan, siklus yang sama bakal terulang. Hal semacam ini selalu menambah kandungan gula dalam darah yang selanjutnya mengakibatkan diabetes jenis 2. Sesaat itu, komplikasi obesitas yang paling kerap dikeluhkan ialah radang tulang serta sendi. Obesitas bisa mengakibatkan beragam persoalan ortopedik seperti nyeri punggung bawah serta memperburuk osteoartritis, terlebih di sendi lutut serta pergelangan kaki. Hal semacam ini disebabkan trauma mekanis pada persendian disebabkan kelebihan berat tubuh. Baca juga : Efek Gila Kerja dan Cara Mengatasinya Obesitas dapat juga menyebabkan masalah pernafasan lantaran penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma serta didalam dinding dada menghimpit paru-paru. Hal semacam ini bisa menyebabkan kesusahan bernapas walau penderita cuma beraktivitas mudah. Masalah pernapasan ini dapat juga berlangsung waktu tidur hingga mengakibatkan terhentinya pernafasan untuk tempo sesaat (apnea). Menanggung derita obesitas dapat juga menambah kemungkinan rusaknya otak Anda. Bersamaan dengan pertambahan umur, otak Anda bakal alami penyusutan (atrofi). Tetapi menanggung derita obesitas nyatanya bisa mempercepat prosesnya. Hal semacam ini sudah pasti kabar buruk lantaran atrofi otak disebut-sebut seperti satu diantara pemicu demensia. Sebuah riset atas 6.500 orang yang dikerjakan di California Utara, Amerika Serikat menunjukkan bahwasanya orang yang kelebihan berat tubuh di daerah perut di umur 40-an lebih memiliki resiko penyakit sukasia di umur 70-an. Apa yang mengakibatkan sistem penyusutan otak lebih cepat pada penderita obesitas belum di ketahui dengan cara pasti. Tetapi, obesitas di ketahui mengakibatkan beragam penyakit satu diantaranya tidur apnea yang mengakibatkan pasokan oksigen ke otak berhenti sepanjang sebagian detik. Hal semacam ini bisa mengakibatkan rusaknya otak. Jaringan lemak juga menyebabkan persoalan. Sel lemak keluarkan hormon leptin yang diprediksikan bertindak dalam perubahan Alzheimer.
10-06-2014 03:47
Bingung memastikan makanan yang baik dikonsumsi waktu flu menimpa? Sepuluh makanan tersebut bisa menolong Anda untuk melawan flu : Es Popsicle Suatu es cream popsicle diakui bisa menentramkan sakit pada tenggorokan Anda. Makanan ini dapat juga menolong Anda terus terhidrasi, yang disebut kunci saat berjuang melawan flu. Memperoleh cairan yang cukup bisa melindungi lendir tidak tebal serta menolong kurangi kemacetan. Carilah es loli yang terbuat dari 100 % juice buah untuk meyakinkan Anda memperoleh nutrisi utama serta tak air gula. Buah seperti apel, anggur, atau stroberi benar-benar baik semacam gabungan. Sandwich Kalkun Kalkun adalah sumber protein dengan lemak yang baik, serta utama manfaat nutrisi padat. Walau Anda tak menyukainya, mengonsumsi sandwich diisi kalkun bisa berikan energy badan untuk melawan beragam penyakit. Imbuhkan saus kesukaan untuk memperoleh rasa yang mengagumkan. Juice Sayuran Bikin salad serta memakannya barangkali jadi hal paling akhir yang anda tentukan waktu sistem pengobatan flu. Cobalah ubah pilihan itu dengan satu gelas juice sayuran sodium rendah, maka Anda bakal terasa tingkat kekebalan badan meningkat serta melindungi diri dari dehidrasi. Bila hendak yang lebih manis, juice buah murni bisa jadi pilihan yang mengasyikkan. Baca juga : Cara Menjaga Suara Agar Tetap Maksimal Sup Ayam Ada banyak bukti ilmiah yang tunjukkan bahwasanya sup ini bergizi serta dapat menolong pengobatan influenza. Riset tunjukkan bahwasanya sup ayam dapat menambah kekuatan silia (rambut-rambut halus pada hidung) membuat perlindungan badan dari bakteri serta virus. Bawang putih Bila Anda sukai, bawang putih dapatmenjadipilihan yang baik untuk membumbui makanan seperti sup. Bawang putih mempunyai karakter antimikroba serta kekebalan, merangsang serta bisa berikan sedikit lega dari mampetnya hidung Anda. Jahe Sakit perut? Mual? Diare? Jahe ialah obat rumahan yang sering digunakanuntuk menentramkan penyakit flu. Sebagian riset tunjukkan jahe menolong untuk memerangi peradangan. Coba memberikan jahe fresh parut ke dalam makanan lain, atau sebatas olah jahe dengan air hangat. Baca juga : Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Asam Urat Teh Panas Teh hijau serta teh hitam tawarkan antioksidan manfaat melawan penyakit. Juga cuma dengan hirup uapnya saja, mampet hidung bisa jadi mudah dengan selekasnya. Imbuhkan sesendok madu serta perasan lemon untuk menolong meredakan seluruh sakit tenggorokan Anda. Pisang Diiris, atau ditumbuk, pisang bisa dengan gampang diolah oleh perut. Pisang bisa jadi makanan pengganjal bila rasakan tanda-tanda seperti mual, muntah, serta diare, yang kerap berlangsung pada anak-anak dengan flu. Roti Panggang Roti bisa jadi makanan pengganti disaat Anda tengah berjuang melawan penyakit. Roti panggang benar-benar nikmat di sajikan dengan sup ayam serta ditanggung bisa menahan lapar yang tertahan. Minuman Pengganti Sarapan Bila selera makan Anda telah kembali, untuk meyakinkan Anda memperoleh nutrisi serta kalori yang jitu. Carilah minuman dengan sekurang-kurangnya dengan 6gram protein rendah gula. Rasa stroberi serta cokelat makin bikin Anda memperoleh vitamin, nutrisi, serta kalori yang lebih.