Waktu Posting : 15-10-2014 01:03 | Dibaca : 2365x
Rumus untuk menghitung BMI (Body Mass Index)
BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan)
Berat badan anda adalah 51 kg dan Tinggi Badan anda adalah 1,59 (159 cm). Berapakah Indeks Massa Tubuh atau BMI anda ?
Baca juga : Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut ini
|
BMI |
Status berat badan |
|
Dibawah 18,5 |
Kurang |
|
18,5 – 24,9 |
Normal |
|
25,5 – 29,5 |
Kelebihan |
|
30,0 dan lebih tinggi |
Obesitas |
19-03-2015 17:24
Obat diabetes melitus kian mengalami kemajuan untuk mengatasi penyakit ini yang kian menjadi ganas. Diabetes melitus atau kencing manis adalah suatu kondisi kronis yang mempengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk menggunakan energi yang terdapat di dalam makanan. Ada tiga jenis utama diabetes melitus, yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional. Baca juga : Obat Tradisional Kolesterol Semua jenis diabetes mellitus memiliki sesuatu yang sama. Biasanya, tubuh Anda akan memecah gula dan karbohidrat yang Anda makan menjadi gula khusus yang disebut glukosa. Glukosa akan menjadi sumber energi untuk sel di dalam tubuh Anda. Tetapi sel-sel membutuhkan insulin, hormon, dalam aliran darah Anda untuk mengambil glukosa dan menggunakannya untuk dijadikan sumber energi. Dengan mengidap penyakit diabetes melitus ini, tubuh Anda tidak akan mampu membuat cukup insulin, menggunakan insulin yang telah dihasilkan, atau kombinasi dari keduanya. Karena sel-sel tidak dapat mengambil glukosa, maka glukosa ini akan menumpuk dalam darah Anda. Tingginya kadar glukosa darah dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, jantung, mata, atau sistem saraf Anda. Itu sebabnya diabetes akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, kebutaan, dan kerusakan saraf saraf di kaki ketika tidak ditangani dengan mengonsumsi obat diabetes melitus. Untuk tipe diabetes melitus 1, disarankan untuk Anda mengonsumsi obat herbal yang mengandung daun sirsak sebagai bahan dasarnya. Karena daun sirsak sendiri mengandung senyawa acetogenins yang mampu meregenerasi setiap sel tubuh yang rusak, tak terkecuali sel-sel beta pankreas. Dengan bantuan senyawa ini, sel beta di dalam pankreas Anda dapat kembali bekerja seperti semula untuk memproduksi insulin. Baca juga : Obat Diabetes Melitus yang Disesuaikan dengan Jenisnya Sedangkan untuk diabetes melitus tipe 2 Anda disarankan untuk mengonsumsi obat herbal yang mengandung kandungan buah Acai Berry, di mana semua kandungan nutrisi yang terkandung di dalam buah ini akan memperbaiki metabolisme sel. Acai berry mengandung vitamin A, B1, B2, B3 C dan E, juga kaya akan antioksidan dan antosianin, dimana semua ini memainkan peran penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jadi sebelum Anda mendapatkan obat untuk penyakit diabetes Anda, perhatikan terlebih dahulu bahan-bahan yang dibawanya agar Anda dapat merasakan khasiat dari obat diabetes melitus.
23-06-2014 13:55
Apendisitis atau yang umum di kenal dengan usus buntu adalah satu diantara penyakit yang membutuhkan operasi atau pembedahan selaku langkah penyembuhannya. Rasa sakit yang terkadang hilang bikin orang kerap menyepelekan penyakit ini, namun rasa sakit yang menyerang bakal bikin orang yang merasakannya mengalami kesakitan yang amat merepotkan. Maka, sebaiknya mengenali gejalanya sebelum saat datang rasa sakit yang mengganggu. Apa pemicu serta tanda-tanda dari usus buntu ini? Pasien dinyatakan usus buntu jika berlangsung penyumbatan keseluruhan di bagian lumen apendix. Hal umum yang kerap didapati penyumbatnya ialah biji-bijian seperti biji jambu, tomat atau cabai. Tanda-tanda Usus Buntu Jika Anda kerap alami sakit pada perut, coba periksa apakah sakit perut Anda sama juga dengan tanda-tanda usus buntu di bawah ini : Rasa sakit di bagian pusar serta ulu hati yang terkadang datang serta terkadang hilang. Setelah itu bakal rasakan sakit di bagian abdomen segi kanan berbagai jam sesudah tanda-tanda pertama. Rasa sakit dengan intesitas yang kuat serta juga dibarengi dengan demam pada penderitanya. Suhu tubuh dapat meraih 39 derajat Celcius serta menetap. Rasa sakit di bagian perut pula dibarengi rasa mual serta kembung. Rasa mual pula dapat mengakibatkan pasien muntah jika lambung terisi makanan. Â Baca juga :Â Pijat yang Tepat, Badan Sehat dan Segar Periksa Usus Buntu Untuk meyakinkan apakah beberapa gejala itu adalah indikasi usus buntu, pihak medis umumnya meakukan kontrol penunjang untuk meyakinkan diagnosanya. Kontrol penunjang yang umum dikerjakan ialah dengan USG di bagian abdomen, kontrol photo radiologic, serta kontrol laboratorium serta urine. Pada kontrol urine, penelusuran dikerjakan dengan memperhatikan apakah jumlah leukosit atau eritrosit pada apendiks melebihi batasan normal atau tak. Keunggulan jumlah eristrosit serta leukosit dapat mengindikasikan ada peradangan pada apendiks. Operasi Usus Buntu Pada masalah usus buntu, penyembuhannya dikerjakan dengan jalan operasi. Ada dua jalan operasi usus buntu yang bisa dikerjakan. Pertama, dikatakan dengan Apendiktomi Konvensional serta yang ke-2 dengan jalan Apendiktomi Laparoskopik. Apendiktomi Kovensional dapat dikerjakan pada pasien dengan berat tubuh normal. Sedang jika pasien mempunyai berat tubuh berlebihan atau obesitas, maka pembedahan dikerjakan dengan Apendiktomi Laparoskopik. Proses pembedahan tak dapat dikerjakan dengan cara segera, lantaran ada prasyarat keadaan tubuh pasien sudah membaik. Prasyarat keadaan pasien sebelum saat dikerjakan pembedahan ialah suhu tubuh pasien tak bisa kian lebih 38 derajat Celcius, pembuangan urine normal yakni 1-2 ml/kg tiap-tiap jam serta denyut nadi di bawah 120 kali/menit. Â Baca juga :Â Jagalah Hati Anda dari Hepatitis Usus Buntu pada Anak Usus buntu dapat juga menimpa anak-anak juga bayi. Pada anak serta bayi diagnosa awal susah dikerjakan, kecuali itu bila menimpa pada anak-anak, resikonya jadi semakin besar lantaran semakin muda umur pasien, semakin kemungkinan besar terjadinya komplikasi pada robekan pembedahan. Maka, bakal amat baik mencegah penyakit ini menimpa anak Anda. Dengan tahu tanda-tanda usus buntu dari awal, Anda bakal lebih gampang bertindak secepatnya supaya penyakit usus buntu itu tak berlarut-larut.
13-07-2014 18:45
Galaktosemia merupakan kelainan dimana badan tak dapat memetabolisme galaktosa. Hal semacam ini dikarenakan oleh ada defisiensi enzim galactose-1-phosphate uridyl transferase yang bertindak merubah galaktosa jadi glukosa untuk lalu dipakai selaku tenaga. Galaktosa yang tak bisa dimetabolisme itu bakal terakumulasi dalam darah serta dan menyebabkan berbagai persoalan kesehatan seperti mual, muntah, diare, jaundice, hipoglikemi, pembengkakan hati, retardasi mental, katarak, masalah dalam proses pembekuan darah, kerentanan pada infeksi, atau juga rusaknya organ yang lain. Oleh karenanya butuh dilaksanakan perlakuan yang pas, satu diantaranya yakni penyusunan diet yang sesuai. Hal yang butuh dicermati pada diet untuk galaktosemia ialah konsumsi galaktosa dari makanan. Satu diantara sumber galaktosa yakni susu serta pula hasil olahannya seperti keju, yogurt, mentega, cream, serta beberapa produk lain yang memiliki kandungan susu. Lantaran makanan yang tak bisa diberikan pada pasien galaktosemia adalah asupan sumber kalsium dan protein, maka butuh dikerjakan modifikasi diet untuk terus mencukupi konsumsi protein serta kalsium sesuai akan keperluan. Baca juga : Hanya Mengkonsumsi Jus Setiap Hari, Bolehkah? Untuk mencukupi keperluan protein, pasien galaktosemia tetap bisa konsumsi pangan hewani kecuali susu seperti daging sapi, daging unggas serta pula telur. Susu kedelai pula bisa diberikan semacam substitusi susu sapi, baik untuk mencukupi kecukupan protein ataupun kalsium. Kecuali itu, keperluan kalsium pula bisa didapat dari sumber makanan nabati yakni sayuran hijau seperti brokoli serta pula olahan kacang kedelai yang lain. Tetapi jika konsumsi kalsium dari sumber-sumber itu belum memenuhi, bisa diberikan suplementasi kalsium. Namun, sudah pasti hal itu butuh pertimbangan selanjutnya hingga pemenuhan keperluan kalsium dari makanan tetap merupakan penyelesaian yang paling utama. Baca juga : Rahasia Sukses Turunkan Berat Badan Utama, vitamin! Zat gizi lain yang butuh dicermati ialah vitamin yang bisa didapat dari buah serta sayuran. Vitamin itu bisa menolong melindungi ketahanan badan pada infeksi, mengingat pasien galaktosemia rawan pada nfeksi. Hingga kecukupan vitamin butuh dicermati. Kecuali itu, untuk persoalan muntah serta diare pada pasien galaktosemia, mesti diberikan cairan serta pula elektrolit yang cukup untuk hindari terjadinya dehidrasi. Kesuksesan penyusunan diet untuk pasien galaktosemia sudah pasti amat di pengaruhi oleh peran keluarga. Hingga butuh dikerjakan edukasi gizi tentang galaktosemia dan dietnya tak cuma untuk pasien tetapi pula pada keluarga, terlebih ibu. Hal semacam itu karena ibu merupakan orang yang bertindak dalam pemenuhan keperluan gizi keluarga. Ibu mesti pandai-pandai mengontrol makanan yang bakal dikonsumsi anak, baik makanan yang dimasak sendiri ataupun makanan yang dibeli dalam wujud siap makan. Butuh kecermatan dalam membaca label serta komposisi dalam tiap-tiap buatan makanan. Penyusunan diet yang jitu bisa kurangi sinyal serta gejala yang diakibatkan galaktosemia, dan bisa menghindari pasien dari komplikasi penyakit yang barangkali bakal nampak.