Waktu Posting : 05-07-2016 19:44 | Dibaca : 2280x
Sebuah hasil survei mengungkap, jumlah orang yang setiap malam rutin tidur 8 jam semakin sedikit. Jadwal kerja yang sibuk, kemacetan di jalan, hingga godaan bermain gadget, membuat tidur menjadi prioritas nomer dua.
Dampak dari kurang tidur sebenarnya sudah banyak dibahas, mulai dari kelelahan, kurang konsentrasi, hingga obesitas.
Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi
Dalam studi terbaru disebutkan, durasi tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak, juga berpengaruh pada risiko seseorang menderita diabetes.
Tim peneliti menganalisis 800 orang sehat dari berbagai negara Eropa dan secara spesifik mencari tahu hubungan antara durasi tidur dan metabolisme glukosa.
"Pada pria, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, terkait dengan respons yang rendah pada sel tubuh terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes . Pada wanita, kaitan itu tidak diketahui," kata Femke Rutters, yang melakukan penelitian.
Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke
Durasi tidur yang dianggap cukup dalam penelitian ini adalah 7 jam setiap malam.
Jika kita kurang tidur, kita cenderung lebih bernafsu pada makanan tidak sehat, emosi tidak stabil, dan mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi. Sementara, jika kita tidur terlalu banyak, kita berpotensi mengalami nyeri punggung, diabetes, dan penyakit jantung
17-05-2014 19:49
Tekanan darah tinggi pasti jadi penyakit yang ditakuti orang banyak. Aspek kemungkinan yang mengakibatkan seorang diserang darah tinggi yang tidak dapat dikendalikan adalah sejarah penyakit serta juga aspek umur. Dengan cara genetik atau keturunan memanglah susah untuk mengatur darah tinggi hingga yang masuk akal dikerjakan adalah dengan meminimalisir beberapa hal yang bisa bikin darah tinggi tidak makin kronis. Bersamaan dengan bertambahnya umur, seorang makin memiliki resiko untuk terkena penyakit darah tinggi. Tetapi, seorang tetap dapat mengerjakan intervensi pada aspek kemungkinan yang mengakibatkan darah tinggi. Banyak jalan yang dapat dikerjakan untuk menurunkan tekanan darah seperti dengan memperbanyak aktivitas fisik, konsumsi menu makanan sehat (4 sehat 5 sempurna), meminimalisir konsumsi natrium serta juga—yang jadi kajian utama tulisan ini—meminum minuman penurun tekanan darah. Baca juga : Cara Menumpas Bau Mulut dengan Maksimal Memangnya ada? Sudah pasti ada. Tersebut adalah minuman-minuman itu yang dikira besar faedahnya untuk meminimalisir kandungan darah tinggi. Teh Rosella Barangkali ada beberapa di antara pembaca yang telah dengan cara teratur mengkonsumsi teh Rosella yang terasa menyegarkan. Bila telah jadi kebiasaan, maka Anda mesti terus mengerjakannya. Teh bunga Rosella memiliki kandungan phytochemical bioaktif yang disebut inhibitor ACE alami. Sebagian studi sudah memperlihatkan bahwasannya teh Rosella ini benar-benar berguna untuk turunkan tekanan darah seperti kaptopril atau obat yang umumnya dipakai untuk hipertensi. Direferensikan supaya Anda meminum 3 cangkir teh Rosella tiap-tiap hari lantaran menurut suatu riset mengatakan bahwasannya tiga porsi seduhan teh ini bisa turunkan kandungan tekanan darah dengan cara penting. Juice Delima Sama keadaannya dengan teh Rosella, juice buah Delima juga mempunyai manfaat untuk turunkan kandungan tekanan darah. Juice buah Delima berperan semacam inhibitor ACE yang serupa dengan obat-obatan untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi serta sakit jantung. Dalam sebagian riset yang dikerjakan akhir-akhir ini, juga ditemukan bahwasannya juice buah Delima ini benar-benar berguna untuk memperlancar peredaran darah. Jadi, awalilah untuk konsumsi juice buah Delima ini dengan cara berkelanjutan. Susu Rendah Lemak Tekanan darah tinggi juga dihubungkan dengan kekurangan kalsium. Anda mesti memenuhi keperluan kalsium harian lewat cara mengkonsumsi susu yang rendah lemak. Ingat, susu yang rendah lemak, tetapi kaya kalsium tinggi. Nah, jumlah lemak itu bisa menolong mengekang darah tinggi. Banyak pakar kesehatan yang mereferensikan untuk minum 3 porsi susu rendah lemak tiap-tiap harinya. Baca juga : 7 Strategi Tangkal Asma Kambuh Juice Buah Bit Anda kenal buah Bit? Nah, buah ini memiliki kandungan apa yang dikatakan dengan folat serta potasium yang benar-benar utama untuk mengatur tekanan darah dalam badan. Di bagian dalam buah ini pula terdapat senyawa nitrat yang dapat dirubah jadi nitrit serta benar-benar bertindak dalam membuat dan membikin otot jadi rileks. Kecuali itu, Bit dapat juga menentramkan pikiran hingga berimbas pada turunnya tekanan darah. Minum Air Putih Yang perlu Anda kenali bahwasanya kekurangan air (dehidrasi) bisa jadi pemicu pembuluh darah jadi mengkerut hingga akan menyebabkan kerja jantung jadi lebih keras serta mengakibatkan terjadinya kenaikan tekanan darah. Nah, dengan minum air sebanyak-banyaknya, badan takkan terdehidrasi serta tekanan jantung juga bakal jadi normal. Saran kesehatan yang menyebutkan bahwasannya sepantasnya minum air sejumlah 8 gelas/hari dapat Anda praktikkan dalam sehari-harinya Anda. Demikianlah sebagian minuman yang benar-benar berguna untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Selain minuman-minuman tersebut masih ada lagi minuman yang bisa Anda andalkan untuk menurunkan tekanan darah, yakni jus buah naga, jus mengkudu dan jus kulit manggis lus daun sirsak. Ketiga jus herbal ini saat ini sudah tersedia di pasran. Bila Anda tengok minuman-minuman itu, kecuali mempunyai rasa yang enak juga benar-benar bermanfaat serta murah. Untuk mengonsumsinya dengan cara berkelanjutan tak dibutuhkan ongkos yang mahal seperti berobat ke dokter. Maka dari itu, lebih baik mencegah daripada mengobati dengan teratur mengkonsumsi satu diantara minuman serba murah serta nikmat tersebut.
22-07-2016 09:33
Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes: 1. Teh manis Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari. 2. Gorengan Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan. Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah. Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri 3. Suka ngemil Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah. Pengganti: Buah potong segar. 4. Kurang tidur. Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari. 5. Malas beraktivitas fisik Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya. Baca Juga: 5 Obat Efektif Untuk Osteoarthritis Solusi: Bersepeda ke kantor. 6. Sering stres Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan. Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat. 7. Kecanduan rokok Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga. Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi. 8. Menggunakan pil kontrasepsi Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik. Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun. Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini) 9. Takut kulit jadi hitam Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit. 10. Keranjingan soda Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. Pengganti: Jus dingin tanpa gula
29-08-2014 08:06
Untuk menambah berat badan, yang Anda perlukan ialah semakin diperbanyak konsumsi kalori. Tak tahu itu dengan makan semakin banyak makanan atau mungkin dengan menaikkan jumlah makan. Dengan kata lain, bila Anda tak punya kebiasaan dengan jumlah makan yang banyak dalam satu hidangan, Anda dapat mensiasatinya dengan konsumsi berbagai makanan ringan sehat di sela-sela saat makan. Pastikan menu makanan yang memiliki nutrisi serta memiliki kandungan kalori tinggi, namun bukanlah tipe kalori yang umumnya didapat dari junk food. Berbagai makanan padat nutrisi tersebut diantaranya produk olahan susu, daging, sea food serta pula unggas, termasuk polong, kacang-kacangan, biji-bijian, olive (zaitun), sampai alpukat. Panduan menaikkan berat badan Banyak langkah yang dapat Anda coba untuk menyelipkan dalam pola makan tiap hari. Seluruhnya terserah Anda, dengan memperhitungkan nutrisi serta konsumsi kalori yang diperlukan untuk meraih maksud Anda. Umpamanya saja : Baca juga : Tips Mengelola Tidur untuk Atasi Insomnia Makan semakin banyak lapis roti dari yang umum Anda makan di waktu sarapan. Mengolesnya dengan selai kacang pasti bakal lebih nikmat serta lebih bergizi tinggi. Imbuhkan ekstra keju di telur dadar Anda. Semakin banyak kalori dengan meminum susu, juice buah murni, sampai juice sayuran. Siapkan tas kecil diisi makanan ringan sehat untuk dibawa kerja atau mungkin saat melakukan aktivitas diluar rumah. Tingkatkan mengkonsumsi sayuran yang memiliki kandungan zat tepung (pati) seperti kentang serta jagung. Rencana menu makanan Lewat panduan pola makan diatas, Anda pasti sudah mempunyai deskripsi tentang menu untuk program diet tingkatkan berat tubuh yang hendak anda lakoni. Hidangan anda mesti disertai dengan jumlah protein, karbohidrat serta lemak yang jitu. Pastikan jumlah besar jumlah daging, ikan, sea-food, kacang-kacangan atau mungkin tahu tempe, serta sajikan dengan beberapa sayuran hijau. Karbohidrat pasti dengan gampang Anda bisa dari nasi, kentang, maupun pasta. Di samping itu Anda pula dapat menaikkan semakin banyak lagi kalori dalam hidangan Anda lewat saus, topping keju tabur, minyak zaitun, maupun mentega. Akhiri menu Anda dengan susu atau mungkin juice fresh. Bila anda lebih pilih makanan ringan dari pada makan dengan jumlah yang banyak, pastikan tipe makanan ringan yang bergizi seperti keripik buah yang dikeringkan, granola, kacang-kacangan maupun biji-bijian. Mengonsumsi nugget ayam dengan kentang serta keju pula amat baik untuk menaikkan protein serta kalori di sela saat makan paling utama. Baca juga : Tips Sehat Dengan Pola HIdup Sehat Minum suplemen? Haruskah memberikan suplemen dalam pola makan Anda? Itu terserah Anda, meskipun hal itu tak terlampau dibutuhkan bila Anda dapat mencukupi konsumsi nutrisi harian yang memenuhi. Berbagai buatan suplemen menjanjikan bisa menaikkan berat tubuh serta menumbuhkan otot. Anda mesti waspada pilih suplemen lantaran mungkin memiliki kandungan bahan tersembunyi yang beresiko atau mungkin tak pas dengan berbagai pasien penyakit spesifik. Cermati label serta pula referensi dari beberapa orang yang dapat Anda yakin. Bila Anda sudah mengambil pola makan seperti diatas tetapi berat tubuh tak pula jadi tambah, baiknya Anda berkonsultasi atau mungkin memeriksakan diri ke dokter sebelum saat konsumsi suplemen-suplemen penambah berat tubuh. Pola makan seperti diatas bakal menyajikan efek tambah baik lagi bila digabungkan dengan angkat beban, supaya massa otot tubuh Anda terbentuk sekalian menaikkan berat tubuh Anda. Pikirkan untuk berhimpun ke club kesehatan atau mungkin gym, dimana mereka bakal sediakan instruktur yang bakal amat menolong program Anda. Berolahraga pula bakal tingkatkan metabolisme tubuh hingga Anda jadi lebih ‘cepat lapar’ dan tingkatkan nafsu makan Anda.