Waktu Posting : 02-06-2014 04:24 | Dibaca : 2544x
Kendati susu memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, sejumlah orang memandang meminum susu berefek samping tubuh jadi gemuk. Benarkah seperti itu?
"Semua pada dasarnya tergantung dari jenis susu yang kita pilih untuk dikonsumsi sehari-hari. Ada beberapa jenis susu berdasarkan komposisi lemak, seperti susu full cream yang mengandung empat persen lemak. Umumnya, susu jenis ini dikonsumsi anak-anak karena membutuhkan kandungan lemak dan vitamin, serta gizi untuk tubuh berkembangnya. Atau bisa dibilang, anak-anak tidak akan gemuk kalau tidak ada faktor genetik dari kecil, karena mereka sedang membutuhkan (tubuh) tumbuh ke atas. Dan akan berbeda cerita lagi kalau orang dewasa yang sudah tidak membutuhkan tumbuh ke atas meminum susu jenis ini," kata Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp. GK, spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam acara bertema “UHT Milk: A World of Benefit and Choicesâ€.
Baca juga :Â Amankah Tren Diet Raw Food?
Selain itu, kata dia, susu jenis low fat yang memiliki lemak yang rendah. Di mana kandungan lemaknya setengah dari susu full cream. Kemudian, ada juga susu skim yang memiliki kandungan lemak lebih sedikit lagi, yaitu hanya satu persen. Menurut dr. Fiastuti, susu jenis ini baik yang menginginkan nutrisi, tapi tak membuatnya gemuk.
Baca juga :Â Fungsi Beberapa Organ yang Terlihat tidak Berguna
"Singkatnya, kalau ingin meminum susu tapi tak gemuk, pilihlah jenis susu yang rendah (kandungan) lemaknya. Namun, kita juga tidak memungkiri setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing dalam kebiasan meminum susu," tutupnya.
28-04-2014 07:01
Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium - Gangguan fisik akibat kekurangan Iodium menimbulkan beberapa dampak kesehatan bagi tubuh terutama untuk pertumbuhan tulang. Kandungan Iodium ini memang merupakan bagian zat gizi mikro bagi tubuh namun jika kebutuhannya tidak diberikan cukup oleh makanan yang dikonsumsi tentunya akan menyebabkan berbagai gangguan berbahaya bagi kesehatan anda. Anda yang sebelumnya kurang memperhatikan pemenuhan zat gizi mikro seperti halnya mineral Iodium ini sebaiknya perlu melakukan pembenahan diri agar terhindar dari berbagai dampak kesehatan akibat kekurangan Iodium. Untuk memenuhi kebutuhan mineral Iodium ini anda dapat memperolehnya melalui konsumsi makanan seperti : a. Makanan laut: ikan-ikan laut ( tongkol, cumi-cumi , dll) b. Makanan hasil fortifikasi: ikan asin, garam, dan lain - lainnya c. Makanan nabati yang mengandung Iodium: bayam, dan lain-lainnya Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya mineral Iodium ini, anda akan terhindar dari bahaya gangguan akibat penyakit kekurangan Iodium seperti halnya : 1. Penyakit gondok Manifestasi klinis akibat kekurangan kandungan Iodium bagi tubuh banyak diungkapkan dengan munculnya gangguan gondok. Penyakit gondok ini menimbulkan pembesaran pada bagian leher yang menyebabkan gangguan pada perputaran kepala anda untuk memandang daerah sekitarnya. Penyakit gondok ini memang terjadi karena kekurangan Iodium yang akut baik sejak anda kecil maupun saat anda beranjak dewasa. Kejadian penyakit gondok yang meningkat membuat pemerintah memberlakukan fortifikasi mineral Iodium pada garam sehingga masyarakat lebih mudah untuk mencukupi kebutuhannya berupa mineral Iodium ini. Kelainan penyakit gondok ini banyak terjadi pada kalangan pedesaan yang banyak mengkonsumsi sayur singkong. Selain kekurangan konsumsi Iodium, zat toksikan daun singkong juga mendukung terjadinya kelainan gondok pada masyarakat sehingga anda perlu melakukan pembatasan terhadap konsumsi daun singkong tersebut. Anda yang sekarang sedang menderita penyakit ini ada baiknya anda memeriksakannya ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang memadai serta menghindarkan diri anda dari kejadian penyakit gondok yang bertambah parah. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah 2. Penyakit kretin (kerdil) Seseorang yang memiliki pertumbuhan terbatas seperti halnya kerdil ini merupakan bagian penyakit yang disebabkan oleh kekurangan mineral Iodium. Dalam ilmu medis, penyakit kerdil sering disebut sebagai penyakit kretin. Penyakit satu ini memang tidak mengganggu fungsional tubuh secara menyeluruh namun ternyata keberadaannya memberikan gangguan anatomi tubuh seperti tinggi tubuh yang terbatas atau pendek. Dengan adanya gangguan ini sudah pasti me nyebabkan seseorang menjadi rendah diri karena postur tubuhnya berbeda dengan yang lainnya. Kelainan ini selain didukung dengan kekurangan Iodium di masa pertumbuhan ataupun dalam masa kandungan, ternyata juga dipengaruhi oleh hubungan genetik dengan keluarganya. Untuk itu, dalam mencegah terjadinya penyakit kretin ini, anda perlu melakukan konsumsi mineral Iodium yang memang memadai serta melihat riwayat kelainan penyakit keluarga agar tidak menimbulkan perasaan rendah diri yang berlarut-larut. 3. Kondisi tulang yang mudah mengeropos Tulang merupakan bagian padat yang menyongkong tubuh seseorang. Dengan adanya tulang ini, anda akan mampu berdiri tegak serta mampu membentuk kerangka tubuh anda. Bagian tulang mengandung kalsium, zat kapur serta Iodium yang membuatnya menjadi keras serta mengalami pertambahan panjang serta besar. Untuk itu, anda yang mengonsumsi mineral Iodium dengan jumlah asupan yang kurang dapat menyebabkan tulang anda menjadi mudah mengeropos karena kandungan tulang yang berisikan zat mineral Iodium juga berada dalam jumlah yang sedikit. Untuk mengatasi hal ini anda perlu melakukan konsumsi makanan yang kaya akan Iodium serta juga bisa ditambahkan dengan suplemen Iodium untuk menjaga asupan Iodium yang memadai jumlahnya sehingga kesehatan tubuh anda tetap terjaga. Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak 4. Kekebalan tubuh yang menurun Berbagai mineral dalam tubuh merupakan nutrisi yang tepat untuk menjaga kekebalan tubuh dalam kondisi yang baik. Contohnya saja yaitu mineral Iodium yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh ini. Untuk itu, meskipun berbagai mineral seperti halnya Iodium ini dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit namun kehadirannya cukup penting untuk memberikan sistem fungsional tubuh yang berjalan lancar.
25-09-2017 00:17
Faktor-faktor Penyebab Penyakit Jantung - Penyakit jantung dapat diderita oleh siapa saja, tidak memandang usia maupum jenis kelamin, dari anak yang masih balita hingga yang sudah lanjut usia dapat terkena penyakit yang satu ini, baik itu laki-laki maupun perempuan semuanya memiliki peluang untuk terkena penyakit jantung. tidaklah heran jika penyakit jantung menduduki peringkat teratas penyakit yang mematikan di dunia. Oleh sebab itu anda perlu menjaga kesehatan jantung yang dimulai dari diri sendiri. Penyakit jantung secara teoritis disebabkan karena tidak lancarnya aliran darah ke jantung. Hal ini membuat kerja jantung jadi terhambat. Walaupun penyakit jantung merupakan jenis penyakit yang berbahaya, namun ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui ataupun menyadari berbagai faktor penyebab penyakit jantung itu sendiri. Secara umum, faktor penyebab penyakit jantung adalah faktor genetik dan juga gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok dan juga terjadinya kegemukan, namun ternyata selain faktor tersebut masih ada faktor penyebab penyakit jantung yang tersembunyi yang dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung . Dengan mengetahui faktor-faktor apa saja penyebab penyakit jantung, maka kita dapat melakukan pencegahan penyakit jantung secara dini, sehingga meminimalisir terjadinya serangan jantung. Faktor-faktor penyebab penyakit jantung adalah : 1. Faktor Keturunan Dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan, terdapat data yang menunjukkan bahwa jika terdapat riwayat gangguan jantung dalam keluarga baik dari keluarga wanita atau keluarga pria, keturunan mereka lebih cenderung mempunyai masalah yang serupa yaitu penyakit jantung. 2. Faktor Penyakit Diabetes Para penderita penyakit diabetes dapat mengalami penyakit jantung akibat adanya komplikasi. Para penderita diabetes harus memperhatikan kesehatan karena dapat berdampak sebagai faktor penyebab penyakit jantung. 3. Faktor Gaya Hidup dan Kurang Olah Raga Orang-orang yang kurang olah raga memiliki resiko serangan jantung yang lebih tinggi. Melakukan olah raga secara teratur dapat meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa dan dapat menurunkan kadar kolesterol serta menurunkan tekanan darah. 4. Faktor Kegemukan atau obesitas Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidak normalan jumlah lemak dalam tubuh. Menghindari atau mengobati obesitas (kegemukan) adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes kemudian akan meningkatkan resiko penyakit jantung koroner. Hati-hati dengan berat badan karena dengan berat badan yang berlebihan akan mudah terkena resiko penyakit jantung. 5. Faktor Stres Kondisi stres dapat menyebabkan penyempitan arteri, kondisi dimana adanya penyempitan pada arteri yang dapat menurunkan tingkat aliran darah. Stres berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang memicu serangan jantung. Itulah beberapa faktor penyebab penyakit jantung yang bisa dijadikan bahan referensi dan juga informasi yang bisa digunakan untuk melakukan pencegahan serangan jantung secara dini. Untuk bisa mencegah penyakit jantung, maka kita harus benar-benar memperhatikan faktor penyebab penyakit jantung tersebut.
09-06-2014 05:12
Jahe ialah satu diantara rempah-rempah yang kaya dengan antioksidan. Adalah agen inflamasi serta anti mikroba yang bisa membantu menolsk peradangan serta bakteri pemicu sejumlah penyakit ringan seperti flu, demam atau sakit perut. Rempah yang satu ini umumnya dipakai semacam agen penyedap rasa makanan, seperti bahan utama permen atau minuman, dan pasta untuk mengobati rasa pegal atau kram di badan. Beberapa malahan memakainya untuk merawat kwalitas nada dan metabolisme badan hingga terus-menerus fit ketika pergantian cuaca atau kelelahan. Nah, di sajikan semacam minuman yang dimaksud adalah wedang jahe, jahe menyumbangkan faedah lainnya untuk badan wanita. Seperti diambil dari boldsky, inilah faedah wedang jahe untuk Anda. Baca juga : Aneka Buah Dan Sayur untuk Masker Wajah Menangani masalah pencernaan Saat Anda terasa mual, sulit buang air besar, dianjurkan untuk mengkonsumsi wedang jahe sesudah makan. Wedang jahe kecuali menambah kembali nafsu makan dapat juga membuat metabolisme pencernaan jadi tambah baik. Menangani sakit perut Sakit perut disebabkan sulit buang angin ini remeh, namun benar-benar mengganggu. Perut jadi begah serta tak nyaman hingga aktivitas Andapun jadi terganggu. Satu diantara langkah ampuh menangani hal semacam ini ialah dengan minum wedang jahe hangat serta tunggulah saja dalam hitungan menit reaksinya bakal instant. Menangani rasa mual Riset menunjukkan bahwasanya jahe bisa membantu meredakan perut yang mual serta terasa tak nyaman. Minum wedang jahe dalam keadaan ini bakal membantu meredakan rasa mual itu serta membuat perut kembali nyaman. Baca juga : Jantung Pisang Kaya Serat dan Tepat untuk Diet Menambah immune badan Sesudah minum wedang jahe umumnya Anda bakal mulai berkeringat. Nah, penambahan suhu badan serta keringat yang dihasilkan ini bakal membantu keluarkan toksin didalam badan hingga badan jadi lebih kebal pada mikroba pemicu demam, batuk, atau flu. Menjauhkan diri dari peradangan Peradangan didalam perut dapat dihindari dengan mengkonsumsi wedang jahe. Kecuali itu, ia juga menyuntikkan daya yang membuat Anda jadi lebih semangat dalam menghadapi hari-hari Anda. Minuman tradisional yang sampai kini diwariskan oleh nenek moyang ini nyatanya tidak bisa disepelekan ya. Mempunyai banyak faedah, ia dapat dipercaya semacam minuman keseharian yang membantu menangani beragam masalah penyakit ringan.