Waktu Posting : 23-02-2016 06:17 | Dibaca : 3355x
Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, selain sebagai pelindung tubuh pakaian juga dapat mempercantik penampilan pemakainya. Pakaian meliputi baju (sebagai atasan) dan celana (sebagai bawahan). Celana merupakan salah satu jenis pakaian yang berfungsi menutup pinggang sampai mata kaki atau hanya menutup hingga lutut atau paha.
Seiring perkembangan zaman, dunia fashion pun juga mengalami perkembangan. Banyak model pakaian bermunculan, perkembangan model pun mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Munculnya beragam model tersebut menjadi salah satu usaha yang dilakukan oleh para desainer dalam memberikan penampilan yang semakin menarik untuk masyarakat. Beberapa pakaian pun kemudian menjadi trend dan digandrungi oleh sebagian besar masyarakat, salah satunya adalah celana ketat (legging) atau pun jins ketat.
Baca juga : Apakah LGBT Itu Penyakit atau Bukan?
Celana ketat (legging) adalah celana yang di desain sesuai bentuk tubuh pemakainya atau disebut dengan press body. Beberapa wanita beranggapan bahwa menggunakan celana ketat jauh lebih nyaman dibandingkan memakai rok. Bukan hanya wanita ternyata model celana ketat juga digandrungi oleh kaum lelaki. Akan tetapi, jika dilihat dengan jeli penggunaan celana ketat terutama yang berbahan jins, sebenarnya justru mempersulit penggunanya dalam mengenakan serta melepasnya. Selain itu, ternyata celana ketat juga memiliki bahaya lain bagi kesehatan. Apa saja bahayanya, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.
Bahaya Menggunakan Celana Ketat (Legging)
Sirkulasi darah tidak lancar dan menimbulkan penyumbatan. Menggunakan celana ketat (legging) dapat menimbulkan sirkulasi darah jadi terhambat dan terjadi penyumbatan. Hal tersebut karena pembuluh darah kuhususnya di bagian selangkangan, paha serta organ disekitarnya mengalami penekanan. Sirkulasi yang terhambat pada bagian kaki tersebut biasanya disebut dengan varises. Akibat yang ditimbulkan antara lain, darah yang membeku serta dapat menimbulkan pembengkakan.
Menjadi pemicu terjadinya kemandulan. Pada wanita, penggunaan celana ketat (legging) dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan gangguan reproduksi hingga mengalami kemandulan. Hal tersebut dapat terjadi karena tumbuhnya jamur di sekitar organ intim atau organ reproduksi yang kemudian berpengaruh pada prooduktivitas sel telur yang menyebabkan terjadinya kemandulan. Bukan hanya itu saja, pada beberapa kasus juga terjadi gatal-gatal, flek serta keputihan, hingga terjadi iritasi pada area vagina.
Mengalami masalah pada saraf. Penggunaan celana ketat dalam jangka waktu yang lama atau panjang, akan menyebabkan penyakit neuritis. Penyakit neuritis tersebut berasal dari saraf pada bagian paha luar atau disebut dengan sindrom Bernhardt, tidak jarang pemakai celana ketat juga mengalami nyeri hingga kesemutan bahkan mati rasa. Beberapa ahli di bidang kesehatan telah berulang kali memberikan peringatan khususnya pada wanita mengenai bahaya pemakaian celana ketat. Karena wanita jauh lebih rentan mengalami gangguan saraf. Akan tetapi, jika peringatan tersebut diabaikan, maka hal buruk yang mungkin terjadi adalah deformasi kerusakan saraf dan tubuh.
Merusak kulit. Menggunakan celana ketat yang press body tentu akan menyebabkan kulit pemakainya jadi lebih sering bergesekan dengan celana yang digunakan. Hal tersebut membuat kulit akan mengalami masalah kerusakan hingga masalah serius seperti infeksi kulit dan muncul ruam-ruam pada kulit. Biasanya infeksi tersebut muncul di sekitar paha, apalagi jika bahan celana terbuat dari bahan yang kasar.
Infeksi saluran kemih. Diungkapkan oleh dr. Hilarry Jones dari TENA Brand Ambassador bahwa menggunakan celana ketat dalam jangka panjang akan menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika hal tersebut terjadi, maka kandung kemih menjadi terlalu aktif atau mengalami kelemaham. Pada pria, banyak kasus yang terjadi seperti testis yang rentan terkilir.
Menimbulkan iritasi dan jamur. Penggunaan celana ketat, khususnya di Indonesia yang memiliki iklim tropis akan menimbulkan iritasi, menyebabkan kelembaban, dan muncul jamur. Keringat yang terlalu banyak tersebut menjadikan jamur lebih mudah berkembang. Hal yang biasanya akan terjadi adalah gatal-gatal pada kulit. Jamur yang biasanya muncul diantaranya, jamur kurap dengan gejala gatal serta muncul benjolan merah, jamur kandida dengan gejala gatal dan basah, serta jamur panu dengan gejala timbul bercak berwarna putih dan coklat.
Meninggalkan bekas hitam. Pada awalnya mungkin pengguna celana ketat akan merasakan radang ringan. Akan tetapi, jika proses tersebut terjadi dalam jangka waktu lama, maka akan muncul bercak hitam di daerah pangkal paha. Bercak hitam tersebut akan hilang dengan sendirinya jika telah berhenti memakai celana ketat. Namun bekas hitam tersebut tidak akan mudah dihilangkan, memerlukan waktu yang cukup lama.
Menurunkan produksi sperma. Untuk para pria, menggunakan celana ketat dalam jangka waktu yang panjang berakibat pada produksi sperma. Produksi sperma akan menurun, seharusnya produksi sperma pada saat-saat normal adalah sekitar 60 juta per mililiter, karena menggunakan celana ketat sehingga menurunkan produksi sperma menjadi kurang lebih 20 juta per mililiter (jika menggunakan celana ketat secara rutin dan lama).
Menyebabkan penyakit paresthesia. Penyakit Paresthesia merupakan penyakit yang menyebabkan penderitanya merasa kesemutan dan merasa kepanasan hingga seperti merasa terbakar. Hal tersebut karena aliran darah yang tidak lancar sebagai salah satu akibat buruk dari penggunaan celana ketat. Penyakit ini biasanya menyerang bagian pinggul dan paha.
Mengganggu kerja usus. Menurut seorang internis yang berasal dari Stamford Connecticut dr. Octaviano Bessa, mengungkapkan penggunaan celana ketat dapat mengganggu atau menimbulkan hambatan pada mobilitas usus. Hal tersebut menimbulkan rasa sakit pada bagian perut setelah dua hingga tiga jam setelah makan serta merasakan rasa tidak nyaman.
Sesak nafas. Ternyata pemakaian celana ketat juga dapat menimbulkan sesak nafas, hal tersebut karena sirkulasi darah yang terhambat atau tidak berjalan lancar. Akibat paling parah dari sesak nafas ialah mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri.
Menyusahkan diri sendiri. Hal tersebut karena memakai dan melepas celana ketat sangat menyusahkan penggunanya. Berkeringat pada bagian paha dan sekitarnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pemakainya, serta menimbulkan beberapa penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas.
Bahaya Menggunakan Jins Ketat
Menurut ahli bedah Keren Boylem dari Greator Bltimore Medical Center (USA), penggunaan jins ketat dapat memicu penyakit meralgia paresthetica. Penyakit tersebut merupakan suatu kondisi dimana sesuatu (dalam hal ini celana jins ketat) mermas saraf yang melewati paha luar serta mengakibatkan rasa terbakar, kesemutan dan mati rasa. Pemakaian jins ketat tersebut diyakini oleh ahli bedah dapat menimbulkan tekanan yang konstan pada saraf. Hal tersebut disebut dengan sindrom kesemutan paha. Pada wanita penyakit tersebut lebih rentan. Pengguna celana jins ketat akan mengalami rasa geli yang tidak biasa, yang diarasakan turun naik pada sepanjang paha. Semua itu merupakan gejala kerusakan pada saraf. Tekanan pada saraf secara intens dan berulang dapat mengakibatkan kerusakan saraf permanen.
Beberapa akibat di atas dapat disimpulkan bahwa pemakaian celana ketat (legging) maupun jins ketat dapat terjadi pada pria dan wanita.
Setelah mengetahui beberapa akibat yang ditimbulkan karena pemakaian celana ketat (legging) atau pun celana jins ketat, apakah Anda masih ingin terus menggunakannya?
Celana ketat (legging) maupun jins ketat memang salah satu jenis pakaian bagian bawah yang sedang trend serta digandrungi banyak orang. Akan tetapi, kita harus tetap memperhatikan keamanan serata kenyamanannya. Jadi, sebaiknya pilihlah pakaian yang tetap mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan.
06-06-2014 09:20
Perubahan-perubahan kecil di bawah ini nyatanya dapat menolong Anda menjauhi diabetes, atau membuat perlindungan Anda dari efek beresiko penyakit itu. Makan sayuran juga : Waktu mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat (pasta, kentang, nasi), janganlah lupakan salad – serta yakinkan sausnya memiliki kandungan cuka. Riset menemukan, cuma dengan 1,5 sendok teh cuka, kandungan gula darah Anda dapat turun sampai 42%. Masak pasta dengan jitu : Bikin sel badan tetap cepat tanggap pada insulin adalah kunci menjauhkan diri dari diabetes lantaran insulin lah yang mengusir gula dari darah. Ini langkah efisien, sekalian lezat, untuk meyakinkan hal semacam itu : menurut riset, menumis pasta (atau makanan kaya karbohidrat lain) dengan minyak zaitun extra-virgin bakal menambah sensitivitas insulin pada wanita yang berat tubuhnya berlebih. Baca juga : Cara Melancarkan Peredaran Darah Bergeraklah sedikit : Cuma dengan satu session latihan berintensitas cukup, maka kekuatan badan mengontrol kandungan gula juga bakal meningkat sedikit-sedikit, seperti dinyatakan suatu riset, yang sama efektifnya dengan berolahraga terus-menerus. Juga, duduk berjam-jam dalam satu saat bakal menambah resiko Anda terkena bermacam penyakit, walau umumnya Anda terhitung aktif bergerak. Yakinkan diri Anda bergerak sekurang-kurangnya 30-45 menit /hari. Waktu itu dapat dipecah jadi bagian-bagian, umpamanya waktu jeda iklan TV atau saat senggang, Anda lakukan gerakan olahraga. Matikan lampu : Bila Anda tidur kurang dari tujuh atau delapan jam nyaris setiap malam, maka resiko terkena diabetes bakal meningkat – atau untuk diabetisi, bakal memburuk – kira-kira 37-88%, ungkap suatu riset. Untuk tidur lebih lama serta berkwalitas, matikan lampu kamar : juga sinar sekecil apapun waktu tidur bakal memperlambat produksi melatonin, hormon yang bikin Anda mengantuk. Lampu baca atau monitor yang menyala dapat bikin badan terjaga, hingga bila Anda punya niat membaca ditempat tidur, pakai kacamata berlensa kecokelatan – yang bakal memblok gelombang sinar biru yang paling mengganggu melatonin. Untuk pemakai computer, yakinkan Anda mempunyai software penyaring sinar biru yang dapat diperoleh gratis di F. lux. Baca juga : 15 Langkah Memperlambat Proses Penuaan Ubah kentang dengan kacang : Kentang bakal menyebabkan dua persoalan untuk Anda : menambah kandungan gula darah, serta dalam satu tahun lebih bakal bikin bobot Anda jadi tambah, seperti itu terungkap dari suatu riset waktu lama. Kacang-kacang barangkali semakin banyak lemak, namun ngemil semangkuk penuh kacang dari pada keripik kentang bakal menolong Anda turunkan berat tubuh. Serta riset terbaru mengatakan, pistaschio, kenari serta kacang tanah nyatanya berguna melindungi kandungan gula darah tetap normal.
28-04-2014 21:50
Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS - Respon internasional terhadap penyakit HIV/AIDS ini cukup besar yang dibuktikan dengan program penurunan penyakit seksual ini dalam bentuk program kesehatan WHO yaitu MDG’S 2015 (Millenium Development Government’s 2015). Program ini secara langsung ditujukan untuk mengurangi kesakitan serta kematian akibat penyakit HIV/AIDS. Selain itu, juga diberikan pengarahan terhadap orang – orang disekitar penderita untuk tidak menjauhi serta mengucilkan penderita penyakit HIV/AIDS karena penyakit ini tidak mampu menular hanya dengan sentuhan fisik biasa. Pengarahan yang dilakukan ini tentunya menjadi poin penting para petugas kesehatan untuk mampu memberitahukan kepada masyarakat tentang penyebab penyakit HIV/AIDS, cara penularan penyakit HIV/AIDS, pencegahan penyakit HIV/AIDS serta melakukan pengobatan penyakit HIV/AIDS. Selengkapnya mengenai penyakit HIV/AIDS ini mungkin dapat anda lihat dalam ulasan berikut ini, yaitu : Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak Apa itu penyakit HIV/AIDS? Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang terjadi akibat hubungan seksual yang tidak sehat. HIV merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit seksual satu ini. Sedangkan untuk penyakit yang diderita oleh kalangan ODHA( orang dengan HIV/AIDS) ini dinamakan dengan AIDS ( Acquired Immune deficiency Syndrome). Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa HIV merupakan jenis virusnya sedangkan penyakit seksual ini dinamakan dengan AIDS. Mungkin kedua pengertian ini banyak disalah artikan oleh masyarakat sehingga dengan artikel ini anda dapat memahami dengan mudah mengenai kedua kata ini yang sebenarnya memiliki definisi yang berbeda. Apa penyebab penyakit seksual ini? Penyakit seksual yang mematikan serta tidak dapat disembuhkan ini disebabkan oleh beberapa perilaku yang tidak sehat. Diantara beberapa perilaku yang tidak sehat ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini : 1. Melakukan hubungan seksual yang berganti – ganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman seperti kondom. 2. Melakukan hubungan seksual yang menyimpang melalui oral maupun anus. 3. Melakukan injeksi jarum suntik secara bergantian. Hal ini sebenarnya banyak dialami para ODHA ( Orang Dengan HIV/AIDS ) yang melakukan konsumsi narkoba suntik. Oleh sebab itu, anda perlu berhati – hati terhadap penggunaan jarum suntik dengan memastikan terlebih dahulu sterilitas jarum suntik. Bagaimana cara penularan penyakit ini? Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang biasa dikenal dengan penyakit menular seksual yang memiliki masa inkubasi paling lama. Masa inkubasi dalam rentang yang lama ini dikaitkan dengan sistem kerja virus yang memang menyerang sel CD4 yang berperan penting dalam ketahanan atau kekebalam tubuh individu, sehingga apabila virus ini sudah masuk dalam tubuh anda maka anda akan mudah terserang beberapa bibit penyakit lainnya. Untuk itu, anda perlu melakukan pencegahan penularan virus ini. Sebelum melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara penularan virus ini. HIV bisa menular melalui : Baca juga : Tips Mengatasi Asam Urat dengan Aman dan Nyaman a. Cairan seksual Dalam berhubungan intim sebaiknya anda tidak melakukannya dengan banyak orang karena kesehatan organ reproduksi seseorang itu tidak bisa dipastikan secara langsung. Jika anda melakukan hubungan seksual dengan ODHA tanpa alat pengaman maka secara langsung cairan seksual tersebut menular pada anda. b. Injeksi narkoba suntikan Cairan suntikan yang digunakan secara bergantian ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit HIV/AIDS dikarenakan HIV bisa menular melalui darah sehingga ketika anda melakukan injeksi secara langsung dan bergantian maka tentunya anda akan berisiko untuk tertular penyakit satu ini. c. Melalui cairan darah Cairan darah ODHA merupakan perantara yang pasti menyebabkan terjadi penyakit HIV/AIDS. Untuk itu, anda yang sedang ingin melakukan transfuse darah perlu berhati – hati dalam menggunakan darah orang lain tersebut. Bagaimanakah cara pencegahan penyakit HIV/AIDS? Untuk mencegah terjadinya angka kesakitan penyakit HIV/AIDS yang meningkat maka anda perlu melakukan beberapa langkah pencegahan diantaranya yaitu 1. Pastikan anda dan pasangan anda hanya melakukan hubungan seksual dengan satu orang saja atau tidak berganti – ganti pasangan. 2. Melakukan hubungan seksual yang wajar dengan menghindari seksual melalui oral maupun anus. 3. Melakukan injeksi suntikan yang steril dan tidak berganti – ganti. 4. Mendekatkan diri kepada sang khalik untuk mempertebal iman. 5. Melakukan transfuse darah yang memang sudah di screening dari HIV. Bagaimana cara pengobatan penyakit HIV/AIDS? 1. Dengan melakukan VCT atau tes HIV/AIDS secara dini 2. Melakukan konsumsi ARV untuk mengembalikan efektivitas trombosit anda 3. Melakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom 4. Tidak melakukan injeksi suntikan secara bergantian dengan orang lain 5. Melakukan pengobatan serta konsultasi tentang penyakit HIV/AIDS yang teratur dengan petugas kesehatan
05-07-2024 14:47
Demam merupakan gejala atau respons tubuh terhadap infeksi atau penyakit lain pada tubuh. Penyebab demam pada anak atau orang dewasa bervariasi seperti efek imunisasi, infeksi virus, atau gejala penyakit seperti cacar, tifus, dan lainnya. Demam umumnya tidak harus ditangani dengan obat kecuali bagi anak yang memiliki riwayat kejang. Saat anak mengonsumsi makanan bernutrisi dan istirahat cukup, demam pun dapat ditangani. Konsumsi obat untuk mengatasi demam pada anak perlu diperhatikan. Obat tanpa resep dokter mungkin lebih berisiko untuk anak. Tanpa obat, orang tua dapat memberi penanganan saat anak demam dengan beberapa cara alami. Melansir dari Health Line, berikut ini penjelasannya : Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Saat demam, suhu tubuh akan meningkat. Hal ini menyebabkan tubuh berkeringat dalam upaya untuk mendinginkan. Namun banyaknya keringat yang keluar membuat tubuh kekurangan cairan yang berdampak pada dehidrasi. Untuk itu, penuhi cairan tubuh saat anak demam. Caranya adalah dengan minum banyak air, jus buah, teh, dan mengonsumsi sup sayuran. Istirahat Cukup Demam adalah reaksi tubuh saat melawan virus dan penyakit yang datang. Kurangilah aktivitas anak dan beri mereka istirahat cukup. Bila anak sulit tidur, jangan lakukan aktivitas berat yang membutuhkan banyak tenaga. Bersantai sambil menonton tv juga bisa dilakukan. Konsumsi Obat Herbal Obat herbal biasa menjadi pengobatan alternatif atau tradisional untuk melawan berbagai penyakit. Untuk atasi demam, olah daun kelor menjadi sayur bening dan berikan pada anak. Daun kelor mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan agen antibakteri. Dinginkan Tubuh Daripada membalut tubuh dengan jaket berlapis dan selimut, biarkan tubuh mengenakan pakaian berbahan sejuk dan tidur tanpa selimut. Suhu ruangan dapat membantu suhu tinggi pada tubuh menurun. Untuk memberi hawa sejuk pada ruangan bisa dengan menyalakan kipas angin atau AC pada suhu 20 sampai 25 derajat. Selain itu, hindari mandi dengan air dingin. Air dingin dapat membuat tubuh menghangat dan semakin meningkatkan demam. Saat anak demam, tetap tenang dan tangani tanpa rasa panik. Sebagian besar demam akan sembuh dengan sendirinya. Bila demam tidak membaik, segera temui dokter. https://pafisumberkota.org/