Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS

Additional Image

Waktu Posting : 28-04-2014 21:50 | Dibaca : 6115x

Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS  - Respon internasional terhadap penyakit HIV/AIDS ini cukup besar yang dibuktikan dengan program penurunan penyakit seksual ini dalam bentuk program kesehatan WHO yaitu MDG’S 2015 (Millenium Development Government’s 2015). Program ini secara langsung ditujukan untuk mengurangi kesakitan serta kematian akibat penyakit HIV/AIDS. Selain itu, juga diberikan pengarahan terhadap orang – orang disekitar penderita untuk tidak menjauhi serta mengucilkan penderita penyakit HIV/AIDS karena penyakit ini tidak mampu menular hanya dengan sentuhan fisik biasa. Pengarahan yang dilakukan ini tentunya menjadi poin penting para petugas kesehatan untuk mampu memberitahukan kepada masyarakat tentang penyebab penyakit HIV/AIDS, cara penularan penyakit HIV/AIDS, pencegahan penyakit HIV/AIDS serta melakukan pengobatan penyakit HIV/AIDS. Selengkapnya mengenai penyakit HIV/AIDS ini mungkin dapat anda lihat dalam ulasan berikut ini, yaitu :

Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak  

Apa itu penyakit HIV/AIDS?

       Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang terjadi akibat hubungan seksual yang tidak sehat. HIV merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit seksual satu ini. Sedangkan untuk penyakit yang diderita oleh kalangan ODHA( orang dengan HIV/AIDS) ini dinamakan dengan AIDS ( Acquired Immune deficiency Syndrome).  Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa HIV merupakan jenis virusnya sedangkan penyakit seksual ini dinamakan dengan AIDS. Mungkin kedua pengertian ini banyak disalah artikan oleh masyarakat sehingga dengan artikel ini anda dapat memahami dengan mudah mengenai kedua kata ini yang sebenarnya memiliki definisi yang berbeda.

Apa penyebab penyakit seksual ini?

Penyakit seksual yang mematikan serta tidak dapat disembuhkan ini disebabkan oleh beberapa perilaku yang tidak sehat. Diantara beberapa perilaku yang tidak sehat ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini :

1.      Melakukan hubungan seksual yang berganti – ganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman seperti kondom.

2.      Melakukan hubungan seksual yang menyimpang melalui oral maupun anus.

3.      Melakukan injeksi jarum suntik secara bergantian. Hal ini sebenarnya banyak dialami para ODHA ( Orang Dengan HIV/AIDS ) yang melakukan konsumsi narkoba suntik. Oleh sebab itu, anda perlu berhati – hati terhadap penggunaan jarum suntik dengan memastikan terlebih dahulu sterilitas jarum suntik. 

Bagaimana cara penularan penyakit ini?

Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang biasa dikenal dengan penyakit menular seksual yang memiliki masa inkubasi paling lama. Masa inkubasi dalam rentang yang lama ini dikaitkan dengan sistem kerja virus yang memang menyerang sel CD4 yang berperan penting dalam ketahanan atau kekebalam tubuh individu, sehingga apabila virus ini sudah masuk dalam tubuh anda maka anda akan mudah terserang beberapa bibit penyakit lainnya. Untuk itu, anda perlu melakukan pencegahan penularan virus ini. Sebelum melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara penularan virus ini. HIV bisa menular melalui :

Baca juga : Tips Mengatasi Asam Urat dengan Aman dan Nyaman  

a.       Cairan seksual

Dalam berhubungan intim sebaiknya anda tidak melakukannya dengan banyak orang karena kesehatan organ reproduksi seseorang itu tidak bisa dipastikan secara langsung.  Jika anda melakukan hubungan seksual dengan ODHA tanpa alat pengaman maka secara langsung cairan seksual tersebut menular pada anda.

b.      Injeksi narkoba suntikan

Cairan suntikan yang digunakan secara bergantian ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit HIV/AIDS dikarenakan HIV bisa menular melalui darah sehingga ketika anda melakukan injeksi secara langsung dan bergantian maka tentunya anda akan berisiko untuk tertular penyakit satu ini.

c.       Melalui cairan darah

Cairan darah ODHA merupakan perantara yang pasti menyebabkan terjadi penyakit HIV/AIDS. Untuk itu, anda yang sedang ingin melakukan transfuse darah perlu berhati – hati dalam menggunakan darah orang lain tersebut.

Bagaimanakah cara pencegahan penyakit HIV/AIDS?

Untuk mencegah terjadinya angka kesakitan penyakit HIV/AIDS yang meningkat maka anda perlu melakukan beberapa langkah pencegahan diantaranya yaitu

1.      Pastikan anda dan pasangan anda hanya melakukan hubungan seksual dengan satu orang saja atau tidak berganti – ganti pasangan.

2.      Melakukan hubungan seksual yang wajar dengan menghindari seksual melalui oral maupun anus.

3.      Melakukan injeksi suntikan yang steril dan tidak berganti – ganti.

4.      Mendekatkan diri kepada sang khalik untuk mempertebal iman.

5.      Melakukan transfuse darah yang memang sudah di screening dari HIV.

Bagaimana cara pengobatan penyakit HIV/AIDS?

1.      Dengan melakukan VCT atau tes HIV/AIDS secara dini

2.      Melakukan konsumsi ARV untuk mengembalikan efektivitas trombosit anda

3.      Melakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom

4.      Tidak melakukan injeksi suntikan secara bergantian dengan orang lain

5.      Melakukan pengobatan serta konsultasi tentang penyakit HIV/AIDS yang teratur dengan petugas kesehatan


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Waspadai Bronkhitis Pada Balita

29-05-2014 17:04

Bronkitis adalah persoalan infeksi pada pernapasan sisi atas yang berlangsung pada anak-anak. Masalah ini memanglah umum berlangsung pada anak-anak, dan kerapkali mencemaskan orang tua. Tanda-tanda bronkhitis pada anak tampak sangat umum, yakni seperti penyakit biasanya, atau lebih mirip tanda-tanda flu. Bronkhitis pada balita yang tak memperoleh penanganan yang jitu dapat juga jadi kritis. Flu dilangsir jadi pemicu yang paling kerap dari bronkhitis pada balita. Kecuali flu, batuk yang berkelanjutan, juga melebihi 1 bln. lamanya dapat disangka semacam pemicu bronkhitis. Penumpukan lendir pada saluran pernapasan ialah pemicu dari bronkhitis pada balita. Karena itu, bronkhitis ini bakal mereda bila lendir itu sukses dilenyapkan.   Baca juga : Tips Praktis Atasi Sariawan di Mulut Orang tua kerap cemas, seperti apakah batuk yang mengidentifikasikan bronkhitis atau radang pada bronkus ini, lantaran nyaris seluruh balita sempat merasakan batuk serta pilek dalam hidupnya. Tanda-tanda umum yang kerap terlihat di bronkhitis pada balita ialah : Flu serta pilek. Tanda-tanda ini umumnya memulai terjadinya bronkhitis pada balita. Batuk-batuk yang mulannya cuma berlangsung pada malam hari jadi beralih selama hari dengan produksi lendir yang banyak. Lendir yang banyak mengakibatkan anak kerap kesusahan waktu bernapas Kadang-kadang muka anak beralih jadi biru bila kesusahan bernapas makin serius Anak kerap demam serta terlihat lesu Muntah lantaran produksi lender yang banyak Pada bronchitis mudah, penanganan yang paling baik ialah dengan memberikan banyak cairan ke dalam badan anak, Bila anak tetap minum ASI, upayakan berikanlah sesering barangkali. Pengeluaran lendir pada bronkitis pada balita bisa pula dikerjakan dengan menjemur anak dibawah panas matahari pagi. Pemberian obat memanglah belum dianjurkan pada bronkitis mudah, lantaran umumnya bakal pulih dengan sendirinya. Anak cuma butuh konsumsi cairan serta amakan yang bergizi untuk ketahanan badannya. Upayakan juga anak tak terlampau capek serta tak terus-terusan ada ditempat yang banyak angina, terlebih malam hari.   Baca juga : Arti Penting Mengetahui Penggunaan Insulin Bagi Diabetesi Lingkungan tempat anak tinggal, selalu dihindarkan dari asap rokok maupun dari situasi yang terlampau kering. Karena itu bila ada bronktis pada balita dirumah Anda, baiknya AC yang dipakai tak terlampau dingin serta jauhi juga debu yang menyebabkan alergi. Alergi ini dapat juga beresiko serus pada bronchitis. Bila anak makin susah bernapas, apalahi hingga menahan napas serta membiru, maka hubungi selekasnya dokter. Hal semacam ini dapat mengisyaratkan anak kekurangan oksigen, hingga memerlukan pertolongan kelanjutan. Bronkitis pada balita kala ini kerap berlangsung. Ibu tak butuh cemas lantaran dengan memposisikan anak pada lingkungan yang kondusifdan meperbanyak istirahat, umumnya bronkitis bakal pulih dengan sendirinya.

Featured Image
Manfaat Susu Kambing untuk Kecantikan Kulit

27-09-2018 15:49

Susu kambing memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Susu kambing dipercaya dapat merawat kecantikan kulit dengan sangat baik tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya untuk kulit. Hal ini diperkuat dengan adanya bukti jika perempuan tercantik di Mesir, Cleopatra saja rajin berendam dalam susu agar kulitnya tetap lembut dan terawat. Susu kambing memiliki tekstur yang ringan sehingga mudah diserap oleh kulit. Selain itu susu kambing juga kaya akan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan penuaan kulit. Susu kambing sangat baik dalam membantu proses regenerasi kulit, mengangkat sel kulit mati dan menghaluskan kulit. Lebih hebatnya lagi, susu kambing memiliki kandungan ALpha-hydroxyl Acid (AHA) yang berperan sebagai eksfoliator yang baik sehingga dapat membantu menghilangkan noda dan jerawat pada kulit. Beberapa manfaat lain dari susu kambing untuk kecantikan, yaitu : 1. Digunakan sebagai masker Bisa menggunakan susu kambing bubuk sebagai masker karena tekstur powder akan lebih mudah dicampur dengan bahan lain. Namun bisa juga jika ingin menggunakan susu kambing cair. 2. Mandi susu Perawatan mandi susu dapat ditemukan di salon ataupun spa besar dan sangat bermanfaat untuk kecantikan kulit. 3. Digunakan sebagai pencuci wajah Susu kambing dapat digunakan sebagai pengganti facial wash. Mencuci wajah menggunakan susu kambing secara rutin dapat membuat kulit lebih cantik dan sehat karena susu kambing mengandung anti bakteri dan vitamin yang sangat baik untuk kulit terutama yang memiliki jenis kulit sensitif dan berjerawat. 4. Diminum Susu kambing tak hanya dpaat digunakan untuk perawatan dari luar namun baik juga untuk dikonsumsi. Susu kambing sangat baik untuk merawat kecantikan dan kesehatan tubuh. 5. Digunakan sebagai sabun mandi Sabun susu kambing dikenal sangat baik untuk merawat kecantikan kulit. Sabun susu kambing dapat bermanfaat untuk menghaluskan kulit, mencerahkan kulit, mengobati jerawat ataupun menghilangkan noda pada kulit.

Featured Image
Kenali Insomnia

23-05-2014 08:38

Kenali Insomnia  - Aktivitas yang kita jalani setiap hari semakin terasa padat. Berbagai pekerjaan sebagai manusia modern yang identik dengan pekerja keras telah membuat banyak waktu kita tersita karenanya. Hal tersebut biasanya akan membuat kita menghabiskan waktu pagi hingga sore untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan. Dan memanfaatkan malam hari sebagai waktu yang tepat untuk mengistirahatkan diri. Namun bagaimana jadinya jika pada saat malam hari yang telah anda persiapkan untuk beristirahat dengan tenang justru tidak dapat anda nikmati, anda mengalami susah tidur atau yang kita kenal dengan insomnia? tentu ini merupakan sebuah problema yang harus segera di atasi. Karena hal tersebutlah maka pada ulasan berikut ini saya sengaja mengajak anda sekalian untuk membicarakan banyak hal tentangnya, jadi karena sedemikian pentingnya ulasan ini, maka wajib bagi ada untuk membaca ulasan berikut dengan seksama. Hal yang pertama kali akan kita bahas pada ulasan berikut ini adalah tentang apa itu insomnia? Insomnia merupakan sebuah gangguan susah tidur di malam hari yang dialami oleh banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk bekerja di siang harinya. Ketika seseorang mengalami insomnia ini maka orang tersebut akan mengalami keadaan di mana ia akan merasa kurang fit dan segar saat bangun di keesokan harinya yang kemudian berdampak pada rasa letih saat tengah menjalani aktivitas seperti bekerja. Jika dibiarkan maka yang terjadi bukan hanya akan menghilangkan kenyamanan anda saja tetapi lebih jauh dari itu, ternyata juga berpotensi menimbulkan penyakit yang terjadi akibat tubuh yang kurang beristirahat.   Baca juga : Mari Olahraga   Mungkin anda masih bingung dengan bagaimana sih keadaan seseorang yang mengalami insomnia? Seseorang dinyatakan insomnia adalah saat orang tidak memiliki kebutuhan tidur yang cukup. Rata-rata kebutuhan setiap manusia dalam hal tidur berkisar antara 7 hingga 8 jam. Nah jika hal ini tidak terpenuhi maka orang tersebut kemungkinan besar mengalami insomnia. Untuk lebih jelasnya tentang insomnia ini. Maka saya akan menjelaskan kepada anda sekalian tentang gejala-gejala yang timbul pada seseorang yang mengalami insomnia yang di antaranya adalah adanya kesulitan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas atau lelap, mengalami gangguan saat tidur seperti waktu tidur yang relatif pendek atau mungkin juga terbangun saat tidur, akan merasa lelah sepanjang hari, melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang sering terjadi, gangguan pencernaan hingga terkadang pada orang tertentu yang kurang waktu tidur akan mengantuk di siang hari dan juga sakit kepala.   Baca juga : Manfaat Puasa Bagi Kesehatan   Seseorang mengalami insomnia ini tidak serta merta terjadi, tetapi ada penyebab yang melatarbelakanginya. Di antaranya adalah sebagai berikut: 1. Stress dan depresi. Orang yang mengalami stress dan depressi akan mengalami keadaan di mana orang tersebut akan mengalami gangguan tidur. Ya pikiran yang sedang kacau menjadi pemicu utama hal ini. 2. Pola hidup yang kurang sehat seperti merokok dan meminum alkohol juga menjadi pemicu utama seseorang akan mengalami insomnia. Jadi dengan demikian maka kebiasaan buruk ini perlu untuk anda kurangi dan bahkan hindari. 3. Perubahan jadwal harian juga akan mengakibatkan sedikit banyak pola tidur akan terganggu. Seperti seseorang yang biasanya mulai beraktivitas pagi hari, karena pekerjaan mewajibkannya berangkat lebih pagi lagi maka hal tersebut membuat terjadinya perubahan pola tidur bagi orang tersebut. Dan dalam keadaan tertentu dapat menyebabkan seseorang untuk terkena insomnia. Dan demikianlah beberapa ulasan penting yang dapat saya sajikan kepada anda tentang penyakit susah tidur atau insomnia ini. Semoga beberapa ulasan yang saya sajikan tentangnya tersebut di atas dapat memberikan banyak manfaatnya bagi anda. Sampai berjumpa di ulasan yang selanjutnya!

...