Waktu Posting : 23-02-2016 06:17 | Dibaca : 3290x
Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, selain sebagai pelindung tubuh pakaian juga dapat mempercantik penampilan pemakainya. Pakaian meliputi baju (sebagai atasan) dan celana (sebagai bawahan). Celana merupakan salah satu jenis pakaian yang berfungsi menutup pinggang sampai mata kaki atau hanya menutup hingga lutut atau paha.
Seiring perkembangan zaman, dunia fashion pun juga mengalami perkembangan. Banyak model pakaian bermunculan, perkembangan model pun mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Munculnya beragam model tersebut menjadi salah satu usaha yang dilakukan oleh para desainer dalam memberikan penampilan yang semakin menarik untuk masyarakat. Beberapa pakaian pun kemudian menjadi trend dan digandrungi oleh sebagian besar masyarakat, salah satunya adalah celana ketat (legging) atau pun jins ketat.
Baca juga : Apakah LGBT Itu Penyakit atau Bukan?
Celana ketat (legging) adalah celana yang di desain sesuai bentuk tubuh pemakainya atau disebut dengan press body. Beberapa wanita beranggapan bahwa menggunakan celana ketat jauh lebih nyaman dibandingkan memakai rok. Bukan hanya wanita ternyata model celana ketat juga digandrungi oleh kaum lelaki. Akan tetapi, jika dilihat dengan jeli penggunaan celana ketat terutama yang berbahan jins, sebenarnya justru mempersulit penggunanya dalam mengenakan serta melepasnya. Selain itu, ternyata celana ketat juga memiliki bahaya lain bagi kesehatan. Apa saja bahayanya, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.
Bahaya Menggunakan Celana Ketat (Legging)
Sirkulasi darah tidak lancar dan menimbulkan penyumbatan. Menggunakan celana ketat (legging) dapat menimbulkan sirkulasi darah jadi terhambat dan terjadi penyumbatan. Hal tersebut karena pembuluh darah kuhususnya di bagian selangkangan, paha serta organ disekitarnya mengalami penekanan. Sirkulasi yang terhambat pada bagian kaki tersebut biasanya disebut dengan varises. Akibat yang ditimbulkan antara lain, darah yang membeku serta dapat menimbulkan pembengkakan.
Menjadi pemicu terjadinya kemandulan. Pada wanita, penggunaan celana ketat (legging) dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan gangguan reproduksi hingga mengalami kemandulan. Hal tersebut dapat terjadi karena tumbuhnya jamur di sekitar organ intim atau organ reproduksi yang kemudian berpengaruh pada prooduktivitas sel telur yang menyebabkan terjadinya kemandulan. Bukan hanya itu saja, pada beberapa kasus juga terjadi gatal-gatal, flek serta keputihan, hingga terjadi iritasi pada area vagina.
Mengalami masalah pada saraf. Penggunaan celana ketat dalam jangka waktu yang lama atau panjang, akan menyebabkan penyakit neuritis. Penyakit neuritis tersebut berasal dari saraf pada bagian paha luar atau disebut dengan sindrom Bernhardt, tidak jarang pemakai celana ketat juga mengalami nyeri hingga kesemutan bahkan mati rasa. Beberapa ahli di bidang kesehatan telah berulang kali memberikan peringatan khususnya pada wanita mengenai bahaya pemakaian celana ketat. Karena wanita jauh lebih rentan mengalami gangguan saraf. Akan tetapi, jika peringatan tersebut diabaikan, maka hal buruk yang mungkin terjadi adalah deformasi kerusakan saraf dan tubuh.
Merusak kulit. Menggunakan celana ketat yang press body tentu akan menyebabkan kulit pemakainya jadi lebih sering bergesekan dengan celana yang digunakan. Hal tersebut membuat kulit akan mengalami masalah kerusakan hingga masalah serius seperti infeksi kulit dan muncul ruam-ruam pada kulit. Biasanya infeksi tersebut muncul di sekitar paha, apalagi jika bahan celana terbuat dari bahan yang kasar.
Infeksi saluran kemih. Diungkapkan oleh dr. Hilarry Jones dari TENA Brand Ambassador bahwa menggunakan celana ketat dalam jangka panjang akan menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika hal tersebut terjadi, maka kandung kemih menjadi terlalu aktif atau mengalami kelemaham. Pada pria, banyak kasus yang terjadi seperti testis yang rentan terkilir.
Menimbulkan iritasi dan jamur. Penggunaan celana ketat, khususnya di Indonesia yang memiliki iklim tropis akan menimbulkan iritasi, menyebabkan kelembaban, dan muncul jamur. Keringat yang terlalu banyak tersebut menjadikan jamur lebih mudah berkembang. Hal yang biasanya akan terjadi adalah gatal-gatal pada kulit. Jamur yang biasanya muncul diantaranya, jamur kurap dengan gejala gatal serta muncul benjolan merah, jamur kandida dengan gejala gatal dan basah, serta jamur panu dengan gejala timbul bercak berwarna putih dan coklat.
Meninggalkan bekas hitam. Pada awalnya mungkin pengguna celana ketat akan merasakan radang ringan. Akan tetapi, jika proses tersebut terjadi dalam jangka waktu lama, maka akan muncul bercak hitam di daerah pangkal paha. Bercak hitam tersebut akan hilang dengan sendirinya jika telah berhenti memakai celana ketat. Namun bekas hitam tersebut tidak akan mudah dihilangkan, memerlukan waktu yang cukup lama.
Menurunkan produksi sperma. Untuk para pria, menggunakan celana ketat dalam jangka waktu yang panjang berakibat pada produksi sperma. Produksi sperma akan menurun, seharusnya produksi sperma pada saat-saat normal adalah sekitar 60 juta per mililiter, karena menggunakan celana ketat sehingga menurunkan produksi sperma menjadi kurang lebih 20 juta per mililiter (jika menggunakan celana ketat secara rutin dan lama).
Menyebabkan penyakit paresthesia. Penyakit Paresthesia merupakan penyakit yang menyebabkan penderitanya merasa kesemutan dan merasa kepanasan hingga seperti merasa terbakar. Hal tersebut karena aliran darah yang tidak lancar sebagai salah satu akibat buruk dari penggunaan celana ketat. Penyakit ini biasanya menyerang bagian pinggul dan paha.
Mengganggu kerja usus. Menurut seorang internis yang berasal dari Stamford Connecticut dr. Octaviano Bessa, mengungkapkan penggunaan celana ketat dapat mengganggu atau menimbulkan hambatan pada mobilitas usus. Hal tersebut menimbulkan rasa sakit pada bagian perut setelah dua hingga tiga jam setelah makan serta merasakan rasa tidak nyaman.
Sesak nafas. Ternyata pemakaian celana ketat juga dapat menimbulkan sesak nafas, hal tersebut karena sirkulasi darah yang terhambat atau tidak berjalan lancar. Akibat paling parah dari sesak nafas ialah mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri.
Menyusahkan diri sendiri. Hal tersebut karena memakai dan melepas celana ketat sangat menyusahkan penggunanya. Berkeringat pada bagian paha dan sekitarnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pemakainya, serta menimbulkan beberapa penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas.
Bahaya Menggunakan Jins Ketat
Menurut ahli bedah Keren Boylem dari Greator Bltimore Medical Center (USA), penggunaan jins ketat dapat memicu penyakit meralgia paresthetica. Penyakit tersebut merupakan suatu kondisi dimana sesuatu (dalam hal ini celana jins ketat) mermas saraf yang melewati paha luar serta mengakibatkan rasa terbakar, kesemutan dan mati rasa. Pemakaian jins ketat tersebut diyakini oleh ahli bedah dapat menimbulkan tekanan yang konstan pada saraf. Hal tersebut disebut dengan sindrom kesemutan paha. Pada wanita penyakit tersebut lebih rentan. Pengguna celana jins ketat akan mengalami rasa geli yang tidak biasa, yang diarasakan turun naik pada sepanjang paha. Semua itu merupakan gejala kerusakan pada saraf. Tekanan pada saraf secara intens dan berulang dapat mengakibatkan kerusakan saraf permanen.
Beberapa akibat di atas dapat disimpulkan bahwa pemakaian celana ketat (legging) maupun jins ketat dapat terjadi pada pria dan wanita.
Setelah mengetahui beberapa akibat yang ditimbulkan karena pemakaian celana ketat (legging) atau pun celana jins ketat, apakah Anda masih ingin terus menggunakannya?
Celana ketat (legging) maupun jins ketat memang salah satu jenis pakaian bagian bawah yang sedang trend serta digandrungi banyak orang. Akan tetapi, kita harus tetap memperhatikan keamanan serata kenyamanannya. Jadi, sebaiknya pilihlah pakaian yang tetap mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan.
16-06-2014 11:13
Pamor minuman berenergi naik daun seiring dengan musim pertandingan Piala Dunia. Alasannya, tentu saja untuk membuat badan tetap bugar saat beraktivitas esok harinya. Namun, adakah dampak buruk untuk kesehatan tubuh? Minuman berenergi diciptakan untuk dikonsumsi agar badan tetap berstamina meski kurang istirahat. Oleh karenanya, jenis minuman ini sering dipilih banyak orang untuk begadang atau memulihkan badan setelah begadang. Kalau dilihat di kemasannya, minuman itu memiliki kandungan yang sebenarnya bisa dikatakan baik. Ada vitamin B Complex, ginseng, dan ada juga yang mengandung despantal. Meski memang ada juga nikotin dan kafeunnya. Vitamin B complex yang juga merupakan vitamin neurotropik, dikatakannya memberikan manfaat pada kesegaran tubuh. Ginseng pun bermanfaat untuk kesegaran tubuh, sementara despantal berfungsi untuk merangsang nafsu makan. Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah Sementara, kafein dalam minuman itu bekerja layaknya kopi. Kafein membuat irama atau frekuensi jantung meningkat sehingga seakan-akan tubuh merasa kuat untuk terus "on" meskipun sudah waktunya untuk istirahat. Begitupun nikotin, ia bekerja seperti kafein yang akhirnya ikut merangsang sistem syaraf dan pembuluh darah ikut meningkat. Apakah lantas minuman itu bisa dikatakan suplemen yang baik? Tentu saja ada risiko kesehatan akibat mengkonsumsi minuman berenergi untuk meningkatkan stamina. Apalagi bila itu dikonsumsi dalam jumlah banyak untuk jangka waktu yang panjang. Minuman itu akan membuat tubuh merasa fit tanpa istirahat. Padahal, seluruh organ tubuh mulai dari otak, jantung, hati, dan semuanya memerlukan istirahat yang wajar untuk pemulihan fungsi selnya. Risikonya, pasti organ tubuh akan terganggu fungsinya kalau dipaksa bekerja keras. Jantung adalah organ yang paling terkena dampaknya. Bila tubuh tidak istirahat dan malah terus beraktivitas, maka kerja jantung akan terganggu. Efek samping ringan yang muncul adalah rasa berdebar-debar, sementara risiko fatalnya adalah serangan jantung. Otak juga akan terganggu karena didorong untuk terus bekerja. Tanda-tanda awal gangguan di kepala adalah dengan munculnya rasa pusing. Selain itu, konsumsi minuman benergi juga bisa mengganggu sistem pencernaan seperti gangguan maag. Bila dikonsumsi sekali-sekali dan amat jarang, dampak negatifnya tidak akan muncul. Namun, yang mengkhawatirkan, di dalam minuman itu ada kafein dan nikotin yang memberikan efek adiktif atau candu. Seseorang akan merasa butuh terus, jadinya minum sangat banyak. Minuman itu bisa menimbulkan ketergantungan. Baca juga : Kiat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan Konsumsi dalam jumlah banyak itu juga akan berisiko penyakit diabetes. Hal itu diakibatkan kandungan gula yang cukup tinggi di dalam minuman tersebut. Kandungannya akan berkali-kali lipat kalau dikonsumsi lebih dari satu botol. Kalaupun boleh dikonsumsi, berapa botol? Minuman itu bukanlah obat yang memiliki takaran konsumsi. Jadi jangan terbuai dengan sensasi rasa segar saat meminumnya, tetapi setelahnya malah menjadi sakit. Dan, yang pasti diingat, seluruh organ tubuh kita membutuhkan istirahat berkualitas supaya memperbaiki sel-selnya. Meminumnya sekali saja demi begadang nonton bola oke-oke saja, asal jangan dijadikan kebiasaan sampai akhirnya tubuh tidak bisa lagi menemukan waktunya untuk beristirahat. Saat minuman berenergi dibutuhkan agar badan tetap fit, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah : Untuk minuman berenergi dalam bentuk botol, saat mengkonsumsinya paling banyak adalah dua botol untuk hari tu saja. Namun, tetap saja jangan dikonsumsi terus-menerus di hari-hari berikutnya. Bila sudah meminum minuman berenergi, pastikan jangan lagi mengkonsumsi kopi dan teh yang mengandung kafein. Bila semua dikonsumsi, risiko jangka panjangnya akan lebih berbahaya bagi tubuh. Bila sudah terasa jantung berdebar, kepala pusing, atau nyeri lambung,berhenti mengkonsumsinya. Setelah mengkonsumsinya, perbanyak minum air putih. Hal ini akan membantu ginjal untuk mengeluarkan hasil dari metabolisme tubuh sehingga diharapkan bisa mengurangi efeknya.
29-05-2014 19:55
Sariawan, siapa yang tak sempat merasakannya. Penyakit mulut ini memanglah tampak kecil serta remeh, namun sesungguhnya benar-benar mengganggu. Seorang yang menanggung derita sariawan, mungkin saja bakal terasa terganggu dalam melakukan aktivitas tiap-tiap harinya. Pasalnya, sariawan dapat mengakibatkan seorang susah berkomunikasi, bau mulut serta susah makan. Terlebih bila sariawan yang terkena memiliki ukuran cukup besar. Untuk menangani sariawan, yang paling utama ialah seorang selalu melindungi kebersihan mulut dengan baik. Anda yang menanggung derita sariawan memanglah tak butuh terlalu berlebih hingga mesti pergi ke dokter. Biasanya sariawan memanglah bakal hilang dengan sendirinya sesudah sekian hari. Nah, yang terutama ialah, bagaimana supaya sistem pengobatan itu dapat berlangsung dengan cepat, hingga Anda tak butuh berlama-lama rasakan perih di mulut. Baca juga : Kenali Gejala, Penyebab Kanker Tenggorokan dan Pengobatannya Terdapat banyak langkah yang dianjurkan untuk menangani sariawan yang mengganggu, yakni : Konsumsi Vitamin C Sariawan kerap nampak umumnya dikarenakan lantaran badan alami penurunan imunitas, yang mengakibatkan mudahnya nampak peradangan pada badan, sariawan satu diantaranya. Karenanya, benar-benar dianjurkan untuk Anda konsumsi vitamin C, untuk menolong kembalikan imunitas badan Anda supaya tambah baik. Tak butuh konsumsi vitamin, Anda cukup menaikkan konsumsi vitamin C alami, dengan konsumsi buah-buahan serta sayur-sayuran. Kecuali faedah vitamin C, Anda juga memperoleh faedah yang lain dari buah serta sayur yang Anda konsumsi. Minum Air Putih yang Banyak Ya, sariawan kerapkali bikin mulut jadi kering. Inilah yang bikin sariawan jadi lebih perih. Untuk menangani sariawan itu, upayakan supaya konsumsi air putih harian Anda tercukupi, supaya mulut tambah nyaman serta sariawanpun tida jadi menyakitkan. Baca juga : Waspadai Bronkhitis Pada Balita Jauhi Konsumsi Makanan Pedas Bila Anda penyuka makanan pedas, sepanjang masa Anda menanggung derita sariawan, jauhi terlebi dulu makanan kesayangan Anda itu. Rasa pedas bakal menyebabkan efek peradangan semakinlebih serius, hingga memperlama pengobatan. Pemakaian Obat Orabase Dapat Membantu Memoleskan obat-obatan seperti orabase memanglah dapat menolong untuk menangani sariawan, bila memanglah jadi benar-benar mengganggu. Pada sariawan yang memiliki ukuran besar serta mengganggu kesibukan harian, barangkali Anda mesti menghubungi dokter. Umum nya dokter bakal berikan obat beri steroid bila di rasa sariawan yang Anda punyai terlampau besar serta jadi tambah luas, untuk mempercepat pemulihan. Dengan membaca kiat untuk menangani sariawan yang kami sajikan, semoga Anda dapat berdamai dengan sariawan Anda.
13-07-2014 19:01
Mengkonsumsi juice menyajikan nutrisi esensial, tetapi bukan hanya cara yang baik untuk detoksifikasi atau diet. Kaum penyuka juice yakini minuman ini ampuh mencegah penyakit serta kurangi berat tubuh. Pasti mengasyikkan dapat mencampurkan brokoli, ketimun, serta memadukannya dengan stroberi. Anda memperoleh konsumsi vitamin tiada mesti mengunyahnya. Apa sesungguhnya keuntungan minum juice? Riset teranyar tunjukkan, makan sampai tujuh porsi buah-buahan serta sayuran dalam satu hari bisa menyajikan efek penting pada kesehatan. Untuk mereka yang tidak mempunyai saat untuk memasak, bikin juice dari buah serta sayur ialah cara paling baik yang praktis. Konsumsi juice, bikin badan memperoleh pasokan vitamin, mineral serta fitonutrien sama sesuai Anda memakannya. Bonusnya, kandungan air di dalamnya bikin Anda terlepas dari dehidrasi. Konsumsi juice pula jalan yang baik untuk mengonsumsi seluruhnya makanan, tak buang berbagai bagiannya. Hingga, sampah makanan dapat dikurangi. Baca juga : Ingin Sehat, Hindarilah Lemak Jahat Apakah juice itu rendah kalori? Tak seutuhnya benar. Dapat benar bila juice dibanding dengan cheeseburger serta kentang goreng. Secangkir potongan nanas, umpamanya, memiliki kandungan 83 kalori, tetapi secangkir juice nanas memiliki kandungan 120 kalori. Sejumlah 8 ons juice jeruk barangkali memiliki kandungan empat buah jeruk sekalian. Apakah orang dapat duduk serta lalu makan empat buah jeruk sekalian? Pasti tak, namun Anda bisa meminum satu gelas juice jeruk kurang dari lima menit. Yang butuh diperhatikan Dalam juice ada konsentrat buah, begitupun kandungan gulanya. Secangkir juice buah delima memiliki kandungan 37 gram gula, sesaat dalam buah delima aslinya, ada 12 gram gula. Aspek yang lain yang butuh diperhitungkan, konsumsi makanan dalam wujud cair pula membuahkan perasaan kurang kenyang. Mengakibatkan, Anda bakal konsumsi kalori semakin banyak dibanding bila mengunyahnya segera dalam wujud makanan, kata Jennifer Nelson, Director Klinik Diet serta Nutrisi Mayo Clinic. Benarkah konsumsi juice dapat berlaku semacam detoksifikasi? Pada mulanya, kenapa Anda memikirkan badan Anda butuh di-detox? Organ badan, terutama hati serta ginjal, serta sistem imun sudah berusaha keras untuk bersihkan badan dari toksin. " Tiada di literatur medis mana juga, yang mengatakan badan membutuhkan pertolongan unsur spesifik untuk bersihkan badannya, " kata ahli diet Deborah Levy. Berbagai orang memanglah menyakini juice bakal bikin dianya lebih sehat, serta itu baik. Tetapi, untuk clientnya yang berkeras konsumsi juice untuk apa yang disebutnya bersihkan badan, Levy mereferensikan, itu tidak dikerjakan lebih dari tiga hari. Dapatkah saya cuma konsumsi juice tiap hari? Mungkin, tetapi itu bukan hanya inspirasi yang bagus. " Anda tak bakal memperoleh diet yang seimbang serta sehat yang memasukkan unsur protein, susu, biji-bijian, buah, sayur and lemak, sekalian dalam satu gelas juice " tutur Nelson. " Berbagai makanan tidak bisa di-jus, seperti ikan serta roti. " Baca juga : Cara Mengatasi Galaktosemia Saat Anda bikin juice dari buah serta sayur, dengan cara mekanis, Anda melakukan proses penghancuran pada keduanya. Nelson menuturkan, mengubahnya ke wujud juice, bakal memisahkan serat dari cairannya. Walau sebenarnya, serat itu yang diperlukan untuk mengatur kandungan gula darah sesudah Anda konsumsi buah. Tiada serat, kandungan gula tak bakal teratasi. " Efek serat yang paling bagus, rasa kenyang, penyusunan kerja gastrointestinal, pengurangan kolesterol jahat serta glukosa badan teratasi. Itu seluruhnya tak terdapat dalam juice, " kata Canfield. Jadi, meskipun melakukan diet cair bakal bikin berat badan menyusut dalam periode pendek, tetapi dengan cara serius bisa mengacaukan metabolisme. Massa otot bakal dirugikan, sesudah diet itu dikerjakan selama berbagai hari, badan malah bakal menghancurkan kalori yang lebih sedikit. " Amat sedikit orang yang dengan cara suka-rela melakukan diet cair selama hidupnya, serta jarum timbangan bakal meningkat cepat saat Anda kembali ke makanan padat, " kata Canfield. Jadi, konsumsi juice ialah jalan untuk bikin Anda memperoleh pasokan nutrisi esensial, tetapi itu bukan hanya cara yang baik untuk melakukan detoksifikasi atau diet.