Waktu Posting : 17-06-2014 10:35 | Dibaca : 2506x
Rambut rontok menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang, terutama generasi muda. Mengenali gejala kerontokan rambut adalah penting agar terhindar dari kekhawatiran. Itu berkaitan juga dengan metode penyembuhannya, apakah dibiarkan saja, diobati secara alami, atau harus menjalani pengobatan medis.
Kerontokan rambut (ellogen effluvium) dapat diakibatkan peristiwa alami maupun akibat suatu penyakit. Karenanya, masyarakat harus mengenal dulu siklus pertumbuhan rambut. Siklus pertumbuhan rambut itu dibagi menjadi tiga fase yaitu fase pertumbuhan rambut selama 2-5 tahun, fase transisi atau involusi yang berlangsung beberapa minggu, serta fase istirahat yang berlangsung 2-5 bulan. Pada akhir fase istirahat, rambut akan terlepas dan siklus pertumbuhan rambut baru akan dumulai lagi.
Pada keadaan normal, kerontokan rambut biasa terjadi yaitu pada akhir fase istirahat dengan melepaskan 80-100 helai rambut per hari. Kita harus mulai khawatir bila ada leboh dari 100 helai rambut rontok setiap harinya.
Kerontokan yang mengkhawatirkan ini bisa terjadi karena faktor fisiologis maupun patologis. Contoh faktor fisiologis adalah kerontokan rambut pada bayi baru lahir dan kerontokan rambut pada perempuan setelah melahirkan.
Baca juga : Waspadai Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda
Faktor patologis itu cukup banyak. Misalnya setelah mengalami demam tinggi, infeksi berat akibat jamur, bakteri, dan virus, penyakit kronik seperti HIV dan lupus, stres berat yang berkepanjangan, setelah operasi besar, kemoterapi, radiasi, hipotiroid/hipertiroid, diet, dan kelaparan. Penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa mengakibatkan kerontokan rambut.
Karena itu, untuk mengatasi kerontokan rambut dengan cara yang benar adalah dengan mengetahui dulu secara pasti penyebab kerontokan rambuntnya. Setelah diketahui, maka mulailah menghindari faktor pencetus kerontokan rambut dan mengobati sesuai dengan penyebabnya.
Kerontokan rambut memang membuat perasaan tidak tenang. Berbagai cara mengatasinya dilakukan, mulaii dari mengganti shampo dan menggunakan tonik rambut. Ada juga yang mencari-cari tumbuhan yang bermanfaat seperti lidah buaya, urang aring, ginseng, dan lainnya untuk dioleskan ke kepala.
Terapi menggunakan tumbuh-tumbuhan memang bisa digunakan bila jenis kerontokannya masih normal. Kerontokan itupun bukan karena faktor patologis ataupun hormonal. Kerontokan yang normal memang bisa dipicu akibat kurangnya asupan gizi.
Protein, vitamin, dan zat mineral sangat diperlukan untuk pertumbuhan rambut. Misalnya, vitamin A bermanfaat untuk mencegah kerontokan, vitamin E bisa memperbaiki jaringan rambut, serta vitamin C akan memberikan kekuatan dan kelenturan rambut.
Mineral seperti zat besi diperlukan dalam butir darah merah untuk mengangkut oksigen dan zat makanan ke seluruh jaringan termasuk rambut dan kulit kepada. Sementara zinc atau seng dibutuhkan dalam proses pembangunan protein dalam rambut dan tembaga dibutuhkan dalam membantu pembentukan pigmen rambut.
Pengobatan medis mulai diperlukan pada jenis kerontokan rambut tertentu. Misalnya pada kebotakan rambut oleh sebab hormonal ataupun kebotakan akibat gejala sisa setelah penyembuhan penyakit tertentu seperti infeksi.
Pengobatan medis itu utamanya untuk memperbaiki progresivitas kerontokan rambut, memperbaiki kondisi hormonal, dan lainnya. Pemberian obat-obatan itu bersifat individual tergantung penyebab kerontokannya.
Pola hidup memang memiliki pengaruh pada kondisi rambut sehingga rontok. Beberapa faktor luar tubuh yang mengakibatkan kerontokan rambut dan tips bagaimana untuk mengatasinya.
Baca juga : Mari Mengenal Aneka Penyebab Sinusitis
Karena ingin rambut tampak sempurna, perempuan seringkali menggunakan hairdryer atau alat catok. Hawa panas yang keluar dari alat itu akan menyebabkan kerontokan rambut. Solusinya : Biarkan rambut kering dengan udara, hindari peralatan pengeringan yang dipanaskan.
Laki-laki pun sering mengakali rambutnya supaya tampak sempurna dengan menggunakan gel rambut. Terlalu sering memakai zat kimia pada rambut seperti pewarna, gel, hairspray, dan lainnya akan menyebabkan kerusakan akar dan batang rambut sehingga memicu krontokan.
Solusi : Biarkan rambut tertata sesuai bentuk aslinya dan jauhkan dari obat-obatan kimia. Cukup menata rambut dengan menggunakan sisir. Usahakan memakai sisr bergigi jarang berlapis teflon dan tidak menyisir rambut dalam keadaan basah.
Kehidupan zaman sekarang juga erat dengan stres atau depresi. Kondisi stres berkepanjangan akan menyebabkan urat-urat saraf pada akar rambut menjadi lemah.
Solusi : Jagalah kondisi kesehatan jiwa dengan mampu mengatasi rasa stres itu. Hindari pula kebiasaan menggaruk rambut dan kulit kepala di saat stres karena akan membuat rambut semakin mudah rontok.
Beberapa perempuan Muslim secara rutin memakai jilbab selama di luar rumah. Hal ini memang lumrah mengakibatkan kerontokan. Kulit kepala yang lembap akan mengakibatkan ketombe yang akhirnya memicu kerontokan.
Solusi : Lakukan perawatan yang benar dan tepat. Perawatan itu dimulai dengan menjaga kebersihan, keasaman, dan hidrasi kulit kepala. Cucilah rambut menggunakan shampo berbasis asam sesuai dengan pH kulit kepala (pH 4,5 – 5,5). Kondisioner bisa dipakai untuk meningkatkan kilau rambut dan tonik untuk menguatkan akar rambut.
02-07-2014 10:47
Bukan hanya pakaian saja lho yang bisa warna warni, rambut juga saat ini semakin bermacam warnanya. Pewarna rambut saat ini makin akrab serta jadi sisi dari tren fashion terbaru. Tetapi konon kabarnya pemakaian pewarna rambut bisa menyebabkan kanker . Apakah benar? Seluk Beluk Pewarna Rambut Tiap-tiap tahun, mode senantiasa berubah-ubah. Lebih tepaynya lagi berganti. Tidak cuma mode baju, style serta potongan rambut juga turut berganti. Juga bukan hanya potongan rambut saja yang utama, sekarang ini warna rambut juga sering dihubungkan dengan tren saat ini. Walau sebenarnya mulanya, pewarnaan rambut ditujukan untuk menutupi uban yang telah bermunculan di kepala. Dulu saat, pada tahun 1938, FDA (Food & Drug Administration, Badan POM-nya Amerika Serikat) sudah temukan bahwasanya pewarna rambut yang di produksi pada waktu itu, dengan bahan aktif utama coal-tar, dapat dibuktikan mengakibatkan reaksi alergi pada berbagai pemakainya. Tetapi FDA tak melakukan larangan, cuma mensyaratkan ada peringatan alergi pada label. Pada tahun 1978, FDA kembali mensyaratkan ada peringatan pada label pewarna rambut yang memiliki kandungan 4-methoxy-m-phenylenediamine (4MPPD) atau 4-methoxy-m-phenylenediamine sulfate (4MPPD sulfate), yakni dua bahan aktif pewarna rambut yang terhitung kelompok coal-tar. Kriteria peringatan ini semacam tindak lanjut temuan kaum peneliti di National Cancer Institute di Rumah Sakit Bethesda, MD., perihal munculnya kanker pada tikus percobaan yang pakannya digabung dengan ke-2 zat itu. Kaum peneliti itu memanglah berniat mempelajari dampak zat tersebut di pakan tikus serta bukan hanya menerapkannya di kulit, lantaran mereka hendak mempelajari efek zat aktif itu dalam badan (menurut riset, ada beberapa kecil zat aktif yang diterapkan pada rambut dapat terserap ke dalam darah lewat kulit kepala). Tetapi hasil riset ini diragukan oleh peneliti lain yang menyampaikan bahwasanya hasil uji ini tak dapat dengan cara akurat tunjukkan ada jalinan pada zat aktif pewarna rambut itu dengan kemungkinan kanker, lantaran jumlah yang dapat terabsorbsi melalui kulit kepala kecil kemungkinan sekali. Terlebih pada komponen pewarna rambut, tetap ada beragam zat kimia lain yang pula ditambahkan untuk memperoleh 'adonan' pewarna rambut yang di idamkan, serta bukan hanya terbagi dalam zat tunggal semata. Sesudah FDA menyebutkan peringatan pada 4MPPD serta 4MPPD sulfat, kaum produsen pewarna rambut menghentikan pemakaian zat-zat kimia itu dalam formula pewarna rambutnya. Semacam penambahan, industri pewarna rambut juga menghentikan pemakaian berbagai zat penambahan lain yang menurut riset menyebabkan kanker pada hewan percobaan. Tetapi berbagai peneliti terus terasa bahwasanya selama zat pengganti untuk zat penambahan itu mempunyai susunan kimia yang serupa, maka potensi pemicu kankernya bakal sama juga dengan zat yang digantikan. Baca juga : Cara Mudah Untuk Hidup Sehat dan Lebih Lama Apakah benar Timbul Kanker? Pada tahun 2004, peneliti dari Yale, Thongzhang Zheng, ScD temukan ada jalinan pada pewarna rambut permanen, terlebih yang berwarna gelap, dengan kanker kandung kemih serta non-Hodgkin's lymphoma. Riset itu menyimpulkan bahwasanya wanita yang memakai pewarna rambut dalam periode panjang sebelum saat tahun 1980 alami penambahan kemungkinan terkena non-Hodgkin's lymphoma dibanding yang tak memberi warna rambutnya atau yang memakai pewarna rambut semi permanen. Mereka yang memberi warna rambut dengan pewarna rambut permanen berwarna gelap lebih dari 25 tahun, juga resikonya meningkat 2 kali lipat. Riset Zheng ini dilaporkan dalam American Journal of Epidemiology edisi 15 Januari 2004. . Tetapi Cosmetic, Toiletry and Fragrance Association di Amerika Serikat mengacu 2000 hasil riset ilmiah perihal jalinan pewarna rambut serta kanker yang dikerjakan oleh kaum peniliti Johns Hopkins. Hasil-hasil riset itu tunjukkan bahwasanya susah untuk menyimpulkan ada jalinan yang pasti, serta perlu riset selanjutnya untuk dapat menunjukkan bahwasanya pewarna rambut dapat mengakibatkan kanker. Lantaran hasil riset yang amat bermacam, Direktur program Pewarna serta Kosmetik FDA, John Bailey, Ph. D menyampaikan bahwasanya FDA tak mempunyai basic yang kuat untuk menyebutkan bahwasanya apakah pewarna rambut memanglah menyebabkan kemungkinan kanker. Pemakai diinginkan mempunyai pertimbangan-pertimbangan yang masak dalam menentukan pewarna rambut, umpamanya dengan menerapkannya dengan cara benar serta sesuai sama panduan yang tercantum pada paket. Kurangi frekuensi pewarnaan (umpamanya, janganlah memberi warna rambut satu minggu sekali) dapat dikerjakan untuk hindari ada kemungkinan kanker disebabkan pewarnaan rambut. Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap sepele Yang 'Alami' Belum Pasti Aman Bila pemakaian pewarna rambut memiliki bahan basic kimia menyajikan keragu-raguan dari segi keamanannya, mengapa tak coba memakai henna? Henna ialah pewarna rambut yang datang dari alam, Lawsonia inermis. Tetapi warna alami henna yang dipakai untuk pewarna rambut ialah merah-jingga, yang bila diterapkan ke rambut warnanya jadi lebih 'transaparan', cuma membuahkan warna rambut asli bersemu merah. Henna yang berwarna-warni seperti blonde, cokelat, mahogany, kemungkinan ada menambahkan garam logam atau juga barangkali ditambah pewarna rambut sintetis. Henna yang mengklaim dapat menyebabkan warna hitam (black henna) besar kemungkinan ialah pencampuran henna dengan para-phenylenediamine (PPD). Henna dengan menambahkan PPD sudah diklaim beresiko di beberapa negara, lantaran senyawa PPD dilaporkan menyebabkan beragam masalah dimulai dari hipersensitivitas hingga kanker. Henna asli tak sempat menyebabkan warna hitam, sedang henna hitam (black henna) yang kerap dipakai untuk rajah atau tato ialah Indigofera tinctoria yang menyebabkan warna indigo (biru tua), serta bukan hanya hitam. Yang Utama : Hati-hati Selanjutnya, apa pun pewarna rambut yang Anda pakai, yakinkan Anda senantiasa waspada dalam pemakaiannya. Selama Anda memakainya sesuai sama panduan, sejauh itu juga pewarna rambut cukup aman untuk Anda pakai. Yang perlu diingat waktu memakai pewarna rambut sintetik ialah : 1. Saat menerapkan pewarna rambut, janganlah membiarkannya ada di rambut anda lebih lama dari saat yang diputuskan dalam paket. 2. Bersihkan rambut hingga kulit kepala Anda dengan air hingga bersih. 3. Gunakan sarung tangan waktu menerapkan pewarna rambut. 4. Ikuti panduan penggunaan yang tercantum dalam paket dengan jeli. 5. Jangan sempat mencampuradukkan buatan pewarna rambut dengan merk atau tipe buatan yang tidak sama, lantaran dapat menambah kemungkinan terjadinya reaksi kimia yang tak di idamkan. 6. Usahakan tak terus-terusan ganti warna rambut, lantaran makin tidak sering Anda memberi warna rambut Anda, makin kecil juga kemungkinan kanker - atau masalah lain yang terkait dengan pewarnaan rambut - menghantui Anda. 7. Sangat dianjurkan, sebelum saat menerapkannya ke rambut Anda, coba untuk melakukan tes alergi terlebih dulu. Langkahnya dengan tempelkan sedikit saja adonan cat rambut ke daerah belakang telinga Anda, serta janganlah dicuci dahulu hingga 2 hari. Bila tiada rasa gatal, sensasi terbakar, kemerahan atau reaksi-reaksi alergi yang lain, barulah Anda dapat menerapkannya ke rambut Anda.
25-04-2014 03:15
Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke - Seakan sudah dilumrahkan awam kalau setiap tekanan darah atas atau sistolik di atas 120 dan tekanan bawah distolik di atas 80 serta merta dianggap sudah darah tinggi (hipertensi). Tak soal kapan diukur, bagaimana mengukurnya, dan dalam kondisi apa orang diukur. Kita tahu tekanan darah berfluktuasi dari waktu ke waktu, bahkan dari jam ke jam. Emosi, kondisi bergiat, efek hormonal dan faktor stres ikut mempengaruhi tekanan darah. Vonis bahwa seseorang hipertensi tidak dihasilkan oleh keputusan selewat sambil lalu. Sekali seseorang divonis hipertensi, mungkin harus berurusan dengan terus minum obat. Sikap seperti itu tidaklah bijak. Karena bila keputusan itu ternyata tidak tepat, orang merugi karena harus minum obat untuk sesuatu yang belum perlu. Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-buahan Sejatinya, tekanan darah diukur pada saat baru bangun tidur pagi hari. Belum melakukan apa-apa, misal belum mengomel pada pembantu, belum merasa jengkel, dan belum juga bergiat fisik, di saat itulah tekanan darah langsung diukur. Tekanan darah saat itu mencerminkan kondisi semurninya tekanan darah. Tentu akan menjadi berbeda hasilnya bila diukur sudah melakukan aktivitas. Seseorang baru dipastikan hipertensi bila diukur tiga kali berturut-turut selang waktu beberapa hari dengan alat yang sama memberikan hasil yang sama-sama lebih tinggi dari normal. Hanya dari pemeriksaan tensi satu kali saja, dan hanya karena melihat lebih tinggi dari 120/80 mmHg, lalu langsung memastikan kalau itu hipertensi, bisa jadi belum tentu diagnosis yang betul. Optimalnya tekanan darah itu kurang atau sama dengan 120/80 mmHg. Menurut WHO International Society of Hypertension, tensi 130/85 mmHg masih tergolong normal dan 139/89 mmHg tergolong normal atas (high normal). Seseorang baru dikategorikan hipertensi (ringan) setelah tensinya 140/90 mmHg. Tentu dengan catatan, pengukuran dilakukan dengan kondisi seperti sudah disebut di atas dan alat tensimeternya sudah ditera normal. Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi Jadi kalau kondisi pengukuran tidak menghasilkan nilai tensi yang sesungguhnya dan tensinya belum berkategori hipertensi, tak bijak kalau terlalu cepat langsung diintervensi dengan obat. Mengapa? Bila tensi ternyata bukan yang sesungguhnya langsung diberi obat, bisa jadi tensi darah malah jadi anjlok. Kita tahu, tubuh punya mekanisme otoregulasi tekanan darah. Waspadai bila tak ada riwayat darah tidak pernah tinggi mendadak jadi tinggi. Perlu lebih kritis untuk bertanya ulang kalau dokter masih memberi resep, apa obat memang sudah diperlukan. Bila suatu saat tensi meninggi, ada sistem tubuh yang mengatur untuk menurunkannya. Sebaliknya, kalau tensi menurun, tubuh akan menaikkannya. Biarkan dulu mekanisme itu berjalan tanpa perlu diintervensi dengan obat. Kelewat cepat memberi obat, berarti mengacaukan mekanisme otomatisasi tubuh melakukan keseimbangan tekanan darah (homeostasis). Bisa jadi, malah bisa anjlok akibatnya. Kejadian anjloknya tensi darah akibat kelewat cepat atau mungkin kelewat tinggi pemberian dosis obat darah tinggi, bukan peristiwa yang jarang. Acap oleh ulah pasien sendiri yang memutuskan minum obat begitu merasa tekanan darah yang diukurnya sendiri di rumah meningkat, bisa-bisa fatal akibatnya. Baca juga : Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi Tekanan darah yang mendadak anjlok buruk akibatnya pada otak dan jantung, selain ginjal. Pasokan darah ke organ-organ tubuh penting itu mendadak berkurang. Kita tahu otak paling rentan terhadap kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Kasus stroke berisiko terjadi kalau tensi darah mendadak anjlok. Stroke bisa terjadi lantaran tensi darah kelewat tinggi, bisa juga bila kelewat rendah.
26-10-2017 19:47
Obat Kuat Herbal yang Bikin Pria Tambah Perkasa - Menjadi perkasa dalam berhubungan intim merupakan dambaan hampir semua pria. Namun pada kenyataannya, tidak sedikit dari kaum pria yang mengalami rasa malu dan tidak percaya diri karena loyo dan tidak kuat bertahan lama berhubungan intim. Pria lebih mudah mendapatkan orgasme pertamanya dibandingkan wanita. Kalau sudah begini, alat bantu seks dan obat kuat jadi pilihan pria agar bisa menahan lebih lama orgasmenya dan dapat memuaskan pasangannya. Penggunaan obat kuat sebaiknya obat kuat yang berbahan herbal. Efek samping obat kuat berkimia akan merusak organ tubuh yang lain seperti Jantung dan ginjal. Banyak obat kuat berbahan herbal yang bisa direkomendasikan untuk pria yang lemah syahwat. Bahan herbal alami tidak akan menimbulkan efek samping bagi tubuh walaupun dikonsumsi dalam jangka lama. Selain itu, obat kuat berbahan herbal juga tak hanya membuat pria lebih perkasa dalam berhubungan intim, tapi bisa juga memulihkan stamina yang loyo dan menambah gairah dalam berhubungan intim. Bahan-bahan herbal yang diyakini dapat membantu menjaga vitalitas kaum pria, merupakan bahan herbal yang bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan daun, batang, biji, sampai akarnya. Beberapa bahan herbal yang bisa membuat pria perkasa ada pada : Tribulus, Purwoceng, Ginseng dan Pasak Bumi. Tumbuhan herbal ini memang dari dulu sudah digunakan untuk ramuan atau jamu sebagai obat kuat untuk pria. Mengolah bahan-bahan herbal kuat ini sebenarnya mudah sekali, hanya memasak daun, batang atau akarnya kemudian disaring dan diminum. Mendapatkannya pun sangat mudah sekali dengan ke pasar atau toko obat rempah semua bahan herbal ini sudah tersedia. Namun bagi anda yang sangat padat kesibukannya dan tidak dapat mengolahnya sendiri, kini ada obat kuat yang berbahan herbal tadi dan sudah diracik dalam bentuk minuman. Kopi Powerman merupakan kopi kuat yang berbahan Tribulus, Purwoceng, Ginseng dan Pasak Bumi. Kopi Powerman sangat nikmat dan cocok untuk teman para pria perkasa yang sangat mendambakan kekuatan dalam berhubungan intim. Manfaat kopi ini yaitu dapat meningkatkan gairah atau libido, membuat daya tahan dan stamina menjadi terjaga saat berhubungan intim. Kopi kuat ini juga sangat aman diminum dan tidak menimbulkan efek samping walau diminum dalam jangka panjang. Klik website www.powerman.id untuk mendpatkan Kopi Powerman yang sangat berkhasiat meningkatkan libido dan membuat pria perkasa di atas ranjang.