Tips Mencegah Diabetes

Additional Image

Waktu Posting : 10-04-2017 18:11 | Dibaca : 1966x

Tips Mencegah Diabetes - Diabetes atau dikenal juga dengan kencing manis adalah suatu penyakit yang dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi  seperti jantung, stroke, kerusakan pada organ kaki, kerusakan saraf, gagal ginjal, kerusakan mata, disfungsi seksual juga rentan terkena infeksi. penyakit diabetes masuk ke dalam daftar penyakit pembunuh manusia terbesar nomor tiga setelah penyakit jantung. Untuk mencegah terkena penyakit diabetes ada beberapa tips, yaitu :

1.Ketahui penyebab diabetes

Pencegahan awal yaitu dengan mengetahui penyebab dari diabetes dimulai dari gaya hidup yang tidak sehat, pola makan dan sebagainya. 

2.Kurangi mengkonsumsi makanan yang mengandung gula

Kurangi konsumsi makanan manis agar menghindari kadar gula yang berlebih dalam tubuh. Makanan dan minuman yang mengandung pemanis cenderung meningkatkan kadar gula darah.

3.Sarapan merupakan hal yang utama

Setiap hari sangat penting untuk sarapan terlebih dahulu. Ini akan mengurangi resiko terkena diabetes. Dengan sarapan yang sehat akan membantu untuk mengontrol nafsu makan juga membantu mengontrol konsumsi kalori.

4.Kurangi makanan yang berlemak

Makanan yang mengandung lemak cenderung dapat mempengaruhi kadar kolesterol jahat dalam tubuh juga tingkat kadar gula dalam tubuh.

5.Perbanyak makan sayuran

Dengan memperbanyak konsumsi sayuran akan membantu untuk mencegah terkena diabetes. 

6.Rutin berolahraga

Dengan berolahraga yang rutin setiap hari dapat menjadi solusi membantu menurunkan kadar gula dalam tubuh dan juga berat badan akan stabil, meningkatkan sensitivitas hormon insulin.

7.Hindari stres

Hindari keadaan stres yang dapat mengakibatkan meningkatnya kadar gula dalam darah.

8.Istirahat yang cukup

Sebaiknya dalam setiap hari istirahat minimal 8 jam sehari, karena dengan cukup tidur maka hormon kirtosol semakin berkurang dan hormon insulin yang berfungsi sebagai pemecah glukosa akan bekerja secara optimal.

9.Kurangi posi makan

menurangi porsi makan dapat membuat orang terkontrol berat badannya, tidak mengalami obesitas. Karena apabila berat badan berlebih maka resiko terserang diabetes lebih rentan.

10.Perbanyak konsumsi air putih

Biasakan diri untuk minum air putih sebanyak 8 gelas sehari.

 

Demikian tips agar mencegah terkena penyakit diabetes. Lakukan sedini mungkin, mulailah hidup sehat. 

 

 

 

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mata Minus Bisa Dicegah Dengan 5 Cara Ini

18-08-2014 23:31

Mata minus ialah satu diantara masalah yang kerap didapati oleh kawula muda sekarang ini. Mereka yang terserang mata minus atau istilah medisnya myopia bakal mempunyai penurunan pandangan. Penderitanya kesusahan untuk memperhatikan objek yang letaknya jauh. Umumnya untuk menangani hal semacam ini dipakai kacamata lensa cekung ataupun menggunakan lensa kontak spesial.  Masalah mata ini sesungguhnya dapat dihindari dengan melaksanakan latihan mata. Menurut buku yang terbit pada tahun 1920 karya Dr Bates menyajikan panduan menarik supaya mata terus mempunyai ketajaman yang akurat. Spesialis mata itu menyajikan arahan sebagaimana tersebut di bawah ini untuk dilaksanakan dengan cara teratur :    Baca juga : Mengenal Kesemutan dan Faktor Penyebabnya   Menyembunyikan mata. Langkahnya, duduk rileks menghadap meja serta tempatkan berbagai bantal hingga mempunyai ketinggian sejajar dengan mata. Simpan siku pada bantal paling atas sambil menutupkan ke dua tangan pada mata. Yakinkan situasi gelap gulita hingga mata tak dapat memperhatikan sebab kedap sinar. Biarlah mata dalam keadaan itu selama sekitar 10 menit serta ulangilah 2-3 kali satu hari. Maksud latihan ini untuk merangsang mata lebih santai.    Menggerakkan bola mata. Manfaat latihan ini untuk melumasi bola mata sekalian membersikannya dengan memakai air mata. Langkahnya, pandang satu diantara objek di titik paling jauh. Ikuti dengan menggerakkan mata kanan-kiri dengan sambil berkedip. Kerjakan kedipan itu sejumlah 100 kali dalam satu hari.    Mengambil keputusan warna tidak sama untuk sehari. Umpamanya, hari ini Anda bakal konsentrasi untuk seringkali memperhatikan objek dengan warna hijau. Besoknya kuning, lusa merah, serta demikian selanjutnya. Latihan seperti ini untuk menolong menajamkan pandangan seorang berkenaan warna.    Baca juga :  Cara Memilih Tas Punggung yang Tepat untuk Anak Supaya Tidak Cedera  Berrjemur. Latihan ini pas dikerjakan waktu cahaya matahari kuat serta cuaca cerah. Tutup mata Anda serta tujukan muka ke matahari. Dalam situasi mata tertutup itu, ikuti dengan menggerakkan kepala ke kanan-kiri hingga posisinya hampir terkena pundak. Satu session latihan lebih kurang 3-5 menit. Maksudnya supaya peredaran darah di ruang leher lebih lancar.    Berpindah pandangan waktu terlampau lama memandang suatu objek. Umpamanya buat Anda yang kerap bekerja di depan computer, luangkan melihat objek lain di dalam aktivitas. Anda bisa melihat objek di sekeliling seperti pohon, poster, jalanan, dsb. Ini mempunyai tujuan supaya menambah kekuatan memperhatikan peripheral serta menghindar rabun jauh ataupun dekat. Dalam berbagai kejadian, diprediksi jadi satu diantara jalan untuk menangani katarak.

Featured Image
Ini 8 Tips Anak Tetap Minat Sekolah Lagi Pasca Liburan

20-05-2020 06:48

Tidak ada satupun orang tua yang tidak mengalami tantangan dalam membimbing anak belajar dari rumah selama masa pandemik Covid-19 selama dua bulan ini. Pada awal pandemik, anak sangat bersemangat karena tidak perlu repot-repot bangun pagi dan sarapan sebelum menempuh kurang lebih 30 menit untuk bersekolah. Tidak hanya itu, waktu mereka untuk mengakses ponsel pintar pun jauh lebih banyak ketimbang saat bersekolah. Seiring berjalannya waktu, mereka pun mulai bosan di rumah dan ingin kembali bertemu teman-temannya. Mereka juga lebih lama bermain dengan gadget ketimbang mengerjakan tugas, karena semua tugas bisa dengan cepat diselesaikan. Orang tua—terutama ibu—pun  tak bisa sepenuhnya fokus dengan proses belajar mengajar, karena beberapa dari mereka tetap harus menjalani rutinitas pekerjaan. Nah, ini tantangan orang tua untuk mengembalikan minat belajar anak sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai lagi di bulan Juli 2020.  Apalagi, selama bulan Juni hingga Juli 2020, kurikulum kegiatan belajar mengajar sudah selesai sehingga anak benar-benar bebas bermain—meski tetap di dalam rumah.  Simak 8 tips mudah ajak anak untuk menyesuaikan diri untuk bersekolah lagi pasca liburan sambil tetap belajar dari rumah. Tetap Bangun Pagi Seperti Masuk Sekolah  Seperti Biasa Butuh kedisiplinan orang tua untuk membangunkan anak di pagi hari—seperti saat mereka bersekolah—lengkap dengan kegiatan mandi dan sarapan. Persiapkan ruangan belajar Lengkapi ruang belajar atau kamar anak dengan sarana belajar yang menarik, sehingga mereka betah untuk tetap belajar dari rumah dengan mengerjakan beberapa latihan soal yang dikemas dengan cara yang tak kalah menarik Persiapkan materi latihan soal semenarik mungkin Lagi-lagi Anda harus menjadi seorang ibu ‘super’ yang dapat memberikan pendidikan terbaik bagi Anak. Kita dimudahkan dengan akses internet yang memberi banyak wawasan tentang metode belajar menarik , sesuai denga n usia tumbuh kembang anak. Jangan Terlalu Lama Tentukan Jam Belajar Metode belajar mengajar secara daring di negara-negara maju hanya membutuhkan waktu 10 jam untuk lima hari belajar. Jangan paksa anak terlalu lama belajar, apalagi dengan bentakan-bentakan karena Anda sudah tidak sabar melakukan rutinitas rumah tangga. Persiapkan Lagi Kelengkapan Sekolah Terkadang orang tua abai dengan hal ini, sehingga saat sekolah benar-benar akan dimulai, keributan terjadi dengan anak karena mencari kelengkapan sekolah. Tetap Berhubungan Intens dengan Pengajar Selama belajar dari rumah, orang tua berkomunikasi rutin dengan guru wali kelas murid. Hal ini harus dipertahankan meskipun anak nantinya akan naik ke kelas yang baru. Hal ini penting karena Anda tetap harus memantau perkembangan terbaru dari Dinas Pendidikan. Olahraga rutin di sekitar rumah Berada di rumah saja bukan berarti tidak keluar rumah untuk melakukan kegiatan olahraga. Jogging di kompleks perumahan atau sekitar rumah saja sudah sangat membantu anak untuk menjaga tubuh tetap bugar. Tentu Anda juga harus konsisten untuk melakukan hal yang sama Konsistensi Pernahkah Anda terpikir bahwa Anda pernah melarang anak mengakses gadget mereka terus menerus, padahal Anda sendiri ‘rajin’ update status? Anak memiliki kecenderungan meniru ketimbang mendengar. Jika Anda ingin memberikan pembelajaran efektif kepada anak, Anda perlu konsisten dan konsekuen dengan peraturan yang Anda buat sendiri. Belajar dari rumah bisa menjadi sangat menarik. Dukungan orang tua sangat penting dalam hal ini, karena Anda dan anak mendapat kesempatan untuk menikmati waktu berkualitas  selama dua bulan. Bukankah sejatinya pendidikan anak yang terbaik adalah dari orang tua?

Featured Image
Amankah Tren Diet Raw Food?

02-06-2014 03:29

Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri. Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path. Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk?   Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker. Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius. Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak  Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng.  Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat. Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi. Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.

...