Waktu Posting : 14-08-2014 16:22 | Dibaca : 3680x
Kanker liver atau hati merupakan salah satu penyakit umum yang banyak diderita masyarakat dunia. Saat ini penyakit tersebut menempati urutan keenam dari jenis kanker yang paling banyak diderita warga di dunia. Meskipun demikian, penyakit ini menempati urutan ketiga dari jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian. Urutan pertama ditempati kanker paru-paru kemudian diikuti oleh kanker perut. Maka dari itu banyak orang mencari Obat Kanker Hati, terutama Obat Herbal Kanker Hati yang aman dan tanpa efek samping.
Menariknya, bila diklasifikasikan secara gender, kanker hati merupakan kanker kelima bagi wanita dan ketujuh bagi pria yang paling banyak diderita. Berdasarkan penemuan di lapangan, penderita kanker hati memang lebih banyak ditemukan pada pria, bahkan jumlahnya bisa mencapai dua kali lipat dari wanita.
Sebenarnya belum ditemukan hasil penelitian yang menunjukkan pengaruh gender dalam risiko kanker hati. Namun pria lebih berisiko terkena kanker hati. Risiko tersebut disebabkan karena gaya hidup pria pada umumnya cenderung berisiko terhadap kerusakan organ hati. Misalnya, saat ini perokok, terutama di Asia, lebih banyak didominasi kaum pria. Begitu juga dengan budaya minum, ibu rumah tangga jarang melakukannya. Oleh karena itu pakar kesehatan menyarankan batas konsumsi alkohol untuk wanita tidak melebihi satu unit per hari dan pria dua unit per hari. Takaran unit ini berbeda pada setiap jenis minuman. Misalnya saja satu gelas bir sama dengan tiga unit atau 175 ml anggur merah sama dengan dua unit.
Baca juga :Â Pencetus Penyakit DiabetesÂ
Faktor lainnya yang menyebabkan kanker hati adalah oleh jamur dari kacang dan jagung. Kacang yang berisiko biasanya mengandung alga dan itu tidak ditemukan di kacang kedelai meskipun difermentasi. Jadi tempe dan tahu yang kerap dikonsumsi masyarakat Indonesia tidak berisiko menyebabkan kanker hati.
Risiko kanker hati akan meningkat jika seseorang menderita hepatitis B dan C. Hepatitis B tidak hanya disebabkan oleh gaya hidup tetapi juga faktor genetik. Saat ini, diperkirakan sebanyak 6% penduduk Singapura merupakan carrier (pembawa) hepatitis B. Sayangnya, belum ada data berapa banyak kasus serupa terjadi di Indonesia. Khusus untuk carrier hepatitis B disarankan untuk rutin melakukan screening untuk mengetahui kemungkinan adanya gejala awal kanker hati. Begitu juga dengan penderita hepatitis B kronis dan hepatitis C. Carrier hepatitis B disarankan sama sekali tidak boleh meminum alkohol.
Sampai saat ini belum ada standar penyembuhan dari kanker hati. Penyembuhan tergantung pada kondisi masing-masing pasien. Semakin awal kanker hati terdeteksi, peluang sembuhnya semakin besar yaitu 50% sampai 70%. Pendeteksian awal kanker hati bisa dilakukan dengan screening. Proses ini dapat membantu dokter untuk menemukan dan mengobati kanker hati sedini mungkin. Jika kanker hati hanya terjadi di sel hati, maka bisa dilakukan pengangkatan atau transplantasi hati melalui proses bedah. Lain halnya jika sel kanker sudah menyebar ke organ lain seperti pembuluh darah, sudah tidak bisa lagi dilakukan transplantasi hati. Transplantasi bisa berhasil pada 70% pasien yang terjangkit kurang dari lima tahun.
Baca juga :Â Waspadai, Minuman Keras Bisa Butakan Mata Â
Sementara untuk pasien kanker yang sudah menyebar bisa dilakukan perawatan kemoterapi terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan untuk membunuh sel kanker terlebih dan mengontrol pertumbuhan sel kanker. Obat kemoterapi ada dua yaitu melalui infus atau diminum secara langsung. Sayangnya, sel kanker hati sangat pintar dan resisten terhadap obat kemoterapi. Selain itu kemoterapi sangat mahal dan tidak terlalu efektif dalam menangani kanker hati. Di sinilah kehadiran Obat Herbal Kanker Hati sangat begitu berarti bagi masyarakat yang tidak ingin mendapatkan risiko efek samping dari terapi yang berbahankan zat kimia yang umumnya terdapat pada pengobatan medis.
Pencegahan terbaik tertentunya dengan membentuk pola hidup sehat. Misalnya mengkonsumsi ikan serta makanan mengandung lemak omega tiga. Jenis makanan itu dapat mengurangi risiko kanker hati sebanyak 36%. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan unuk mencegah timbulnya kanker hati :
31-03-2026 08:21
Jual beli mobil di zaman modern kini semakin mudah berkat perkembangan teknologi digital. Dulu, proses mencari atau menjual kendaraan membutuhkan waktu lama dan tenaga ekstra, mulai dari mengunjungi showroom hingga memasang iklan di berbagai tempat. Namun sekarang, semua itu bisa dilakukan hanya melalui smartphone. Salah satu segmen yang paling populer adalah mobil bekas, yang menawarkan harga lebih terjangkau dengan pilihan yang sangat beragam.Mobil bekas menjadi solusi ideal bagi banyak orang yang ingin memiliki kendaraan pribadi tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Selain itu, mobil baru biasanya mengalami penurunan nilai yang cukup drastis dalam beberapa tahun pertama. Inilah yang membuat mobil bekas lebih diminati karena harganya sudah relatif stabil dan lebih ramah di kantong.Meski begitu, dalam proses jual beli mobil bekas, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar tidak mengalami kerugian. Bagi pembeli, penting untuk tidak tergiur harga murah tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Pastikan kondisi mobil sesuai dengan deskripsi yang diberikan oleh penjual. Periksa bagian mesin, kaki-kaki, serta interior dan eksterior kendaraan.Selain kondisi fisik, dokumen kendaraan juga harus menjadi perhatian utama. Pastikan STNK dan BPKB asli serta sesuai dengan identitas kendaraan. Hal ini penting untuk menghindari masalah hukum di masa depan. Jika perlu, lakukan pengecekan nomor rangka dan nomor mesin untuk memastikan keabsahannya.Bagi penjual, kunci sukses dalam jual beli mobil adalah kejujuran dan strategi pemasaran yang tepat. Menentukan harga yang sesuai dengan kondisi mobil dan harga pasar akan meningkatkan peluang kendaraan cepat terjual. Jangan lupa untuk membersihkan mobil sebelum difoto, karena tampilan yang menarik dapat memikat calon pembeli.Saat ini, kehadiran platform online sangat membantu dalam proses jual beli mobil bekas. Salah satu situs yang bisa menjadi pilihan adalah https://mobil.id. Melalui platform ini, penjual dapat dengan mudah memasang iklan, sementara pembeli bisa menemukan berbagai pilihan mobil bekas dengan informasi yang lengkap dan terpercaya.Kemudahan lain yang ditawarkan oleh platform digital adalah kemampuan untuk membandingkan berbagai mobil dalam satu waktu. Pembeli dapat melihat harga, spesifikasi, hingga lokasi penjual tanpa harus berpindah tempat. Hal ini tentu sangat menghemat waktu dan tenaga.Namun, meskipun serba online, aspek keamanan tetap harus diperhatikan. Hindari melakukan transaksi tanpa bertemu langsung atau tanpa verifikasi yang jelas. Gunakan metode pembayaran yang aman dan simpan bukti transaksi sebagai antisipasi jika terjadi masalah.Negosiasi juga menjadi bagian penting dalam jual beli mobil bekas. Pembeli biasanya akan mencoba mendapatkan harga terbaik, sementara penjual ingin mendapatkan keuntungan maksimal. Oleh karena itu, penting untuk melakukan komunikasi yang baik agar tercapai kesepakatan yang adil.Pada akhirnya, jual beli mobil bekas bukan hanya soal transaksi, tetapi juga tentang kepercayaan dan ketelitian. Dengan memahami prosesnya, melakukan pengecekan menyeluruh, serta memanfaatkan platform terpercaya seperti mobil.id, Anda bisa mendapatkan pengalaman jual beli yang aman, nyaman, dan menguntungkan. Baik sebagai pembeli maupun penjual, kunci utamanya adalah tidak terburu-buru dan selalu teliti dalam setiap langkah.
22-07-2016 21:48
Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine dan sebagian kecil lainnya dibuang melalui saluran pencernaan dalam bentuk tinja. Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Ketika kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit. Baca juga : Tips Memilih Aksesoris untuk Kebaya agar Kamu Makin Cantik Ada beberapa faktor yang bisa memicu naiknya kadar asam urat di dalam darah, salah satunya adalah makanan berzat purin tinggi yang kita konsumsi. Contoh-contoh makanan tersebut adalah jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau). Selain makanan, kita juga bisa berisiko mengalami penumpukan sama urat di dalam darah jika mengonsumsi minuman manis (baik gula buatan maupun alami) dan minuman beralkohol secara berlebihan. Risiko terkena penyakit asam urat juga tinggi bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya niacin, aspirin, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), obat penghambat beta (beta blocker), sislosporin, diuretik, dan obat-obatan kemoterapi. Sedangkan jika dipandang sebagai bentuk komplikasi, penyakit asam urat berisiko tinggi dialami oleh orang-orang yang sedang menderita penyakit ginjal kronik, penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi, osteoarthritis, psoriasis, dan sindrom metabolisme. Terlepas dari keempat faktor pemicu di atas, penyakit asam urat juga diduga masuk ke kelompok penyakit turunan alias penyakit genetik. Ini artinya mereka yang memiliki anggota keluarga berpenyakit asam urat berisiko mengalami kondisi yang sama. Menurut penelitian, proporsi dari risiko ini adalah 20 persen. Baca juga : Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat Lebih sedikitnya jumlah perempuan yang terkena penyakit asam urat dibandingkan laki-laki kemungkinan terkait dengan kondisi menopause. Setelah perempuan mengalami menopause, kadar asam urat dapat meningkat dan mulai merasakan gejala-gejala penyakit asam urat. Terlepas dari faktor-faktor di atas, ada juga sebagian orang yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah mereka, namun tidak ditemukan pembentukan kristal-kristal natrium urat pada sendi-sendinya. Selain itu, di antara sebagian orang yang memiliki kadar asam urat yang sama pun, tingkat kerentanan mereka akan berbeda-beda. Mengenai hal tersebut, hingga kini belum ada penjelasan yang pasti.
17-12-2019 16:08
Pastinya pernah mendengar istilah kuretase terutama bagi anda kaum hawa,kata kuret ini berkaitan dengan keguguran. Di mana setelah seorang wanita mengalami kehamilan kemudian keguguran maka ibu ini akan dikerut untuk membersihkan rahim. Agar dapat mengetahui lebih dalam mengenai kuret ini, simak yuk penjelasannya berikut ini. Di dalam bahasa medis kuret yang dikenal dengan nama D&C (dilation and curretage) atau di dalam bahasa Indonesia disebut dengan dilasi dan kuretase. Tindakan kuretase merupakan suatu prosedur operasi dilasi yang dilakukan sesudah wanita mengalami keguguran ketika usia kandungan pada trimester pertama. Kuretase ini mengacu pada pembukaan atau pelebaran leher rahim karena leher rahim tidak dapat trebuka dengan sendirinya setelah mengalami keguguran. Lain halnya ketika proses melahirkan maka tubuh ibu secara otomatis akan merangsang pelebaran leher rahim dan juga dengan bantuan dari dorongan kepala bayi. Tetapi pada saat keguguran tidak mengalami pelebaran leher rahim sehingga perlu adanya tindakan dilasi untuk mebuka leher rahim. Sesudah dilasi tersebut barulah dilakukan tindakan kuretase yang bertujuan untuk membersihkan isi rahim dari jaringan abnormal. Dan ternyata tindakan kuretase tidak hanya dilakukan setelah mengalami keguguran tetapi juga diperlukan pada saat :  Aborsi atau sesudah melahirkan  Tindakan dilasi dan kuretase dibutuhkan untuk membuang jaringan di dalam rahim selama atau setelah terjadinya keguguran atau aborsi. Sedangkan sesudah melahirkan, dilasi serta kuretase perlu dilakukan untuk membuang sisa-sisa dari placenta. Dilakukannya pembersihan ini untuk mencegah infeksi atau pendarahan hebat.  Pengobatan untuk kelainan rahim  Dilasi serta kuretase dapat membantu untuk mendiagnosis dan juga untuk mengobati adanya pertumbuhan kelainan jaringan pada rahim seperti polip, fibroid, endometriosis, ketidakseimbangan hormonal atau[un kanker rahim. Contoh atau sampel dari jaringan rahim tersebut akan diperiksa untuk mengetahui ada atu tidaknya kelainan sel rahim. Tindakan kuretase pada prosedur yang paling awal dilakukan adalah dilasi baru kemudian kuretase. Untuk semua prosedur tersebut pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Langkah-langkah yang dilakukan saat proses kuret biasanya adalah sebagai berikut :  Dilatasi  Yaitu pelebaran yang dilakukan untuk bisa mencapai rahim. Dokter ahli obgyn akan membuka vagina anda dan kemudia melebarkan rahim dengan secara perlahan sehingga dapat mencapai rahim. Setelah leher rahim melebar kemudian diberikan obat agar leher rahim dapat lunak. Dokter juga akan memberikan obat mati rasa agar pasien tidak merasa kesakitan.  Kuretase  Sesudah proses dilasi selesau maka dokter akan mencapai rahim dan melakukan tindakan kuretase yang fungsinya untuk membersihkan rahim. Adakah resiko atau terjadi komplikasi setelah dilakukan kuretase? Kasus terjadinya resiko atau komplikasi setelah kuretase sangat jarang ditemukan namun sekitar 16% wanita yuang pernah menjalani tindakan kuret ini dapat membentuk jaringan parut di dalam rahim atau di sekitar leher rahim. Hal tersebut dikenal sebagai sindrom asherman yang dapat menyebabkan ketidaksuburan serta perubahan siklus menstruasi. Sindrom ini dapat disembuhkan dengan melakukan operasi lagi untuk menghilangkan jaringa parut tersebut. Namun bila mengalami keguguran pada usia kehamilan di atas 20 minggu maka kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi lainnya seperti infeksi, pendarahan berat, perforasi dinding rahim. Ini akibat dari rahim yang mengembang lebih besar dan lebih tipis selama kehamilan.  Tentunya setelah penjelasan di atas, tindakan kuret perlu dilakukan pada klinik yang terjamin legalitasnya. Klinik Raden Saleh  adalah salah satunya, klinik legal yang telah tersertifikasi dan memiliki dokter ahli spesialis kandungan (SP.oG) yang akan membantu proses kuret lebih aman dan meminimalisir dampak dari tindakan kuret tersebut. Apalagi saat ini tersedia informasi mengenai prosedur kuret yang beredar di dunia maya tetapi proses kuret yang salah. Seperti menggunakan obat sebagai cara menggugurkan kandungan  tetapi tidak menggunakan dosis yang tepat, justru tindakan yang demikian dapat berdampak buruk. Karena tidak semua ibu hamil dapat menggunakan metode ini apalagi bila :  Alergi terhadap obat tersebut Mengalami kehamilan ektopik Memiliki gangguan perdarahan Memiliki penyakit ginjal, paru-paru, penyakit hati Sedang menggunakan KB Telah minum obat kortikosteroid  Bahaya dari penggunaan obat tersebut tentunya tidak bisa dianggap sebagai seuatu yang sepele. Maka pertimbangkan dan lakukan dengan cara yang aman dan sempurna agar terhindar dari terjadinya komplikasi atau resiko akibat dari obat tersebut. Selain itu juga dapat menimbulkan resiko seperti pendarahan yang hebat sehingga jika tidak segera ditangai oleh dokter kandungan akan dapat menyebabkan pendarahan dan bahkan kematian akibat kehabisan darah. Jangan gunakan obat aborsi atau jamu aborsi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan dan menimbulkan resiko kesehatan lainnya.    Â