Waktu Posting : 14-08-2014 16:22 | Dibaca : 3587x
Kanker liver atau hati merupakan salah satu penyakit umum yang banyak diderita masyarakat dunia. Saat ini penyakit tersebut menempati urutan keenam dari jenis kanker yang paling banyak diderita warga di dunia. Meskipun demikian, penyakit ini menempati urutan ketiga dari jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian. Urutan pertama ditempati kanker paru-paru kemudian diikuti oleh kanker perut. Maka dari itu banyak orang mencari Obat Kanker Hati, terutama Obat Herbal Kanker Hati yang aman dan tanpa efek samping.
Menariknya, bila diklasifikasikan secara gender, kanker hati merupakan kanker kelima bagi wanita dan ketujuh bagi pria yang paling banyak diderita. Berdasarkan penemuan di lapangan, penderita kanker hati memang lebih banyak ditemukan pada pria, bahkan jumlahnya bisa mencapai dua kali lipat dari wanita.
Sebenarnya belum ditemukan hasil penelitian yang menunjukkan pengaruh gender dalam risiko kanker hati. Namun pria lebih berisiko terkena kanker hati. Risiko tersebut disebabkan karena gaya hidup pria pada umumnya cenderung berisiko terhadap kerusakan organ hati. Misalnya, saat ini perokok, terutama di Asia, lebih banyak didominasi kaum pria. Begitu juga dengan budaya minum, ibu rumah tangga jarang melakukannya. Oleh karena itu pakar kesehatan menyarankan batas konsumsi alkohol untuk wanita tidak melebihi satu unit per hari dan pria dua unit per hari. Takaran unit ini berbeda pada setiap jenis minuman. Misalnya saja satu gelas bir sama dengan tiga unit atau 175 ml anggur merah sama dengan dua unit.
Baca juga :Â Pencetus Penyakit DiabetesÂ
Faktor lainnya yang menyebabkan kanker hati adalah oleh jamur dari kacang dan jagung. Kacang yang berisiko biasanya mengandung alga dan itu tidak ditemukan di kacang kedelai meskipun difermentasi. Jadi tempe dan tahu yang kerap dikonsumsi masyarakat Indonesia tidak berisiko menyebabkan kanker hati.
Risiko kanker hati akan meningkat jika seseorang menderita hepatitis B dan C. Hepatitis B tidak hanya disebabkan oleh gaya hidup tetapi juga faktor genetik. Saat ini, diperkirakan sebanyak 6% penduduk Singapura merupakan carrier (pembawa) hepatitis B. Sayangnya, belum ada data berapa banyak kasus serupa terjadi di Indonesia. Khusus untuk carrier hepatitis B disarankan untuk rutin melakukan screening untuk mengetahui kemungkinan adanya gejala awal kanker hati. Begitu juga dengan penderita hepatitis B kronis dan hepatitis C. Carrier hepatitis B disarankan sama sekali tidak boleh meminum alkohol.
Sampai saat ini belum ada standar penyembuhan dari kanker hati. Penyembuhan tergantung pada kondisi masing-masing pasien. Semakin awal kanker hati terdeteksi, peluang sembuhnya semakin besar yaitu 50% sampai 70%. Pendeteksian awal kanker hati bisa dilakukan dengan screening. Proses ini dapat membantu dokter untuk menemukan dan mengobati kanker hati sedini mungkin. Jika kanker hati hanya terjadi di sel hati, maka bisa dilakukan pengangkatan atau transplantasi hati melalui proses bedah. Lain halnya jika sel kanker sudah menyebar ke organ lain seperti pembuluh darah, sudah tidak bisa lagi dilakukan transplantasi hati. Transplantasi bisa berhasil pada 70% pasien yang terjangkit kurang dari lima tahun.
Baca juga :Â Waspadai, Minuman Keras Bisa Butakan Mata Â
Sementara untuk pasien kanker yang sudah menyebar bisa dilakukan perawatan kemoterapi terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan untuk membunuh sel kanker terlebih dan mengontrol pertumbuhan sel kanker. Obat kemoterapi ada dua yaitu melalui infus atau diminum secara langsung. Sayangnya, sel kanker hati sangat pintar dan resisten terhadap obat kemoterapi. Selain itu kemoterapi sangat mahal dan tidak terlalu efektif dalam menangani kanker hati. Di sinilah kehadiran Obat Herbal Kanker Hati sangat begitu berarti bagi masyarakat yang tidak ingin mendapatkan risiko efek samping dari terapi yang berbahankan zat kimia yang umumnya terdapat pada pengobatan medis.
Pencegahan terbaik tertentunya dengan membentuk pola hidup sehat. Misalnya mengkonsumsi ikan serta makanan mengandung lemak omega tiga. Jenis makanan itu dapat mengurangi risiko kanker hati sebanyak 36%. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan unuk mencegah timbulnya kanker hati :
16-10-2018 00:12
Ngemil di malam hari terutama saat jam tidur merupakan salah satu penyebab naiknya berat badan secara drastis karena tubuh akan menyimpan lemak dari pada menyimpan cadangan energi. Namun aktivitas ini sulit dihindari karena biasanya pada malam hari tubuh akan terus menerus menginginkan camilan sebagai pengisi waktu luang saat tidak melakukan aktivitas apapun. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara agar tidak tergoda untuk ngemil di malam hari. Berikut tipsnya : 1. Konsumsi lebih banyak protein Rasa ingin ngemil di malam hari merupakan respon tubuh untuk megatakan jika tidak cukup makan. Konsumsi lebih banyak protein akan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan otomatis akan menghentikan kebiasaan ngemil terutama pada malam hari. 2. Jalan-jalan Saat ingin ngemil di malam hari, cobalah untuk berjalan-jalan keluar rumah menghirup udara segar dan melakukan sedikit olahraga ringan yang dapat membantu memperlancar pencernaan, menjernihkan pikiran serta membuat tidur lebih pulas. 3. Jika benar-benar ingin makan maka makanlah makanan yang sehat Cobalah konsumsi sesuatu yang sehat dan tidak membuat berat badan naik drastis. 4. Pahami apa yang diinginkan Dari pada membeli es krim setiap malam maka tidak ada salahnya untuk memperhatikan waktu dimana sering merasa lapar dan makanan apa yang diinginkan. Semakin menyadari keinginan tersebut maka akan semakin mudah menghentikan kebiasaan ngemil pada malam hari. 5. Minum teh herbal Minum secangkir teh herbal merupakan cara terbaik untuk bersantai sebelum tidur dan menjaga pikiran dari keinginan untuk ngemil.
09-05-2014 08:10
Dalam kehidupan sehari – hari kadang kita mengalami suatu kecelakaan baik kecil maupun besar atau harus menjalani sebuah operasi sehingga di bagian tubuh tertentu ada bekas luka yang sulit sekali dihilangkan. Jika bekas luka tersebut kecil atau berada di bagian yang tersembunyi tentunya seseorang tidak akan terlalu ambil pusing. Namun jika bekas luka tersebut lumayan besar dan berada di beberapa bagian tubuh yang dianggap penting untuk kecantikan seperti leher, wajah, atau tangan, maka bekas luka merupakan sebuah mimpi buruk. Dalam dunia kedokteran modern sendiri sebenarnya sudah ditemukan cara untuk mengatasi bekas luka diantaranya adalah dengan menggunakan metode laser atau dengan menjalani bedah plastik. Namun sayangnya kedua cara tersebut memerlukan biaya yang sangat mahal sehingga tidak semua orang bisa melakukan kedua terapi tersebut. Namun bagi Anda yang memiliki bekas luka dan ingin menghilangkannya dengan cara yang alami dan murah, ada solusinya. Dengan memanfaatkan berbagai bahan herbal yang sangat murah dan mudah ditemui, kita bisa menghilangkan bekas luka. Baca juga : Jus Kulit Manggis Obat Alami Atasi Aterosklerosis Bahan herbal yang nantinya akan kita gunakan bisa berguna untuk menghilangkan dan menghaluskan berbagai bekas luka seperti luka bekas benda tajam, luka bekas cacar, luka karena terkena benda kimia, luka bekas jerawat, luka bekas jatuh, luka bekas operasi, dan lain sebagainya. Ada dua cara untuk menyamarkan bekas luka yaitu melalui makanan tertentu dan menggunakan bahan herbal untuk obat luar agar hasilnya bisa maksimal. A. Makanan penghilang bekas luka Bekas luka memang timbul di permukaan kulit, namun bukan berarti tidak ada jenis makanan tertentu yang bisa membantu penyembuhan bekas luka. Pada dasarnya tubuh membutuhkan berbagai macam nutrisi terutama vitamin untuk memperbaharui jaringan tubuh yang rusak karena luka. Saat ini banyak sekali terapi Vitamin C atau suntik Vitamin C yang bertujuan untuk memperhalus kulit dan mengencangkan kulit. Vitamin C merupakan zat yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaharui sel – sel baru dan berguna untuk memperbaiki jaringan. Vitamin C dapat merangsang tubuh untuk meningkatkan produksi kolagen yang berfungsi untuk meremajakan jaringan yang sudah tua atau memperbaiki jaringan yang rusak. Oleh karena itu konsumsi berbagai jenis makanan yang banyak mengandung Vitamin C terutama buah – buahan seperti Jeruk, Mangga, Mentimun, Buah Naga, Mengkudu, atau Anda bisa menambahkannya dengan suplemen Vitamin C yang sekarang banyak tersedia di pasaran. Selain Vitamin C, pemulihan jaringan kulit membutuhkan Vitamin E. Vitamin E bisa Anda peroleh dari suplemen kesehatan atau suplemen kecantikan yang bisa Anda dapatkan dengan petunjuk dokter. B. Pengobatan bekas luka dari luar Untuk menyempurnakan proses penghilangan bekas luka, Anda wajib menggunakan bahan – bahan herbal yang sifatnya untuk obat luar. ada berbagai jenis obat herbal yang bisa Anda jadikan sebagai obat penghilang bekas luka seperti: Buah mengkudu dan berbagai olahannya seperti ekstrak mengkudu atau jus mengkudu merupakan kompres yang paling baik untuk menghilangkan bekas luka bakar atau luka memar. Mengkudu mengandung scopoletin yang merupakan senyawa ampuh untuk anti peradangan. Oleskan mengkudu pada bagian yang luka kemudian biarkan hingga mengering. Diamkan selama 20 menit lalu bilas dengan air hangat. Lakukan pengobatan ini 2 hingga 3 kali sehari untuk mencegah agar luka Anda tidak menimbulkan bekas yang mengganggu. [Baca juga : Pencegahan Kanker Dengan Bahan Herbal Alami] Sama seperti mengkudu, lidah buaya juga memiliki kandungan anti peraangan. Oleskan saja gel lidah buaya untuk mengobati dan mencegah bekas luka pada jerawat, luka bakar, dan memar. Madu juga bisa menjadi kompres yang baik untuk menghilangkan bekas luka gores hingga luka bekas operasi. Oleskan madu pada bekas luka Anda untuk membantu menghaluskan bekas luka dan mengencangkan kulit Anda. Selain dikonsumsi, mentimun bisa menjadi kompres yang baik untuk bekas luka. Mentimun yang sudah dihaluskan bisa dipakai sebagai kompres di malam hari untuk wajah dan beberapa bagian tubuh yang terdapat bekas luka. Lakukan secara rutin agar hasilnya bisa lebih maksimal. Mentimun mengandung silica yang dapat merangsang produksi kolagen dalam tubuh yang berfungsi untuk memperbaiki jaringan rusak.
23-06-2014 13:55
Apendisitis atau yang umum di kenal dengan usus buntu adalah satu diantara penyakit yang membutuhkan operasi atau pembedahan selaku langkah penyembuhannya. Rasa sakit yang terkadang hilang bikin orang kerap menyepelekan penyakit ini, namun rasa sakit yang menyerang bakal bikin orang yang merasakannya mengalami kesakitan yang amat merepotkan. Maka, sebaiknya mengenali gejalanya sebelum saat datang rasa sakit yang mengganggu. Apa pemicu serta tanda-tanda dari usus buntu ini? Pasien dinyatakan usus buntu jika berlangsung penyumbatan keseluruhan di bagian lumen apendix. Hal umum yang kerap didapati penyumbatnya ialah biji-bijian seperti biji jambu, tomat atau cabai. Tanda-tanda Usus Buntu Jika Anda kerap alami sakit pada perut, coba periksa apakah sakit perut Anda sama juga dengan tanda-tanda usus buntu di bawah ini : Rasa sakit di bagian pusar serta ulu hati yang terkadang datang serta terkadang hilang. Setelah itu bakal rasakan sakit di bagian abdomen segi kanan berbagai jam sesudah tanda-tanda pertama. Rasa sakit dengan intesitas yang kuat serta juga dibarengi dengan demam pada penderitanya. Suhu tubuh dapat meraih 39 derajat Celcius serta menetap. Rasa sakit di bagian perut pula dibarengi rasa mual serta kembung. Rasa mual pula dapat mengakibatkan pasien muntah jika lambung terisi makanan. Â Baca juga :Â Pijat yang Tepat, Badan Sehat dan Segar Periksa Usus Buntu Untuk meyakinkan apakah beberapa gejala itu adalah indikasi usus buntu, pihak medis umumnya meakukan kontrol penunjang untuk meyakinkan diagnosanya. Kontrol penunjang yang umum dikerjakan ialah dengan USG di bagian abdomen, kontrol photo radiologic, serta kontrol laboratorium serta urine. Pada kontrol urine, penelusuran dikerjakan dengan memperhatikan apakah jumlah leukosit atau eritrosit pada apendiks melebihi batasan normal atau tak. Keunggulan jumlah eristrosit serta leukosit dapat mengindikasikan ada peradangan pada apendiks. Operasi Usus Buntu Pada masalah usus buntu, penyembuhannya dikerjakan dengan jalan operasi. Ada dua jalan operasi usus buntu yang bisa dikerjakan. Pertama, dikatakan dengan Apendiktomi Konvensional serta yang ke-2 dengan jalan Apendiktomi Laparoskopik. Apendiktomi Kovensional dapat dikerjakan pada pasien dengan berat tubuh normal. Sedang jika pasien mempunyai berat tubuh berlebihan atau obesitas, maka pembedahan dikerjakan dengan Apendiktomi Laparoskopik. Proses pembedahan tak dapat dikerjakan dengan cara segera, lantaran ada prasyarat keadaan tubuh pasien sudah membaik. Prasyarat keadaan pasien sebelum saat dikerjakan pembedahan ialah suhu tubuh pasien tak bisa kian lebih 38 derajat Celcius, pembuangan urine normal yakni 1-2 ml/kg tiap-tiap jam serta denyut nadi di bawah 120 kali/menit. Â Baca juga :Â Jagalah Hati Anda dari Hepatitis Usus Buntu pada Anak Usus buntu dapat juga menimpa anak-anak juga bayi. Pada anak serta bayi diagnosa awal susah dikerjakan, kecuali itu bila menimpa pada anak-anak, resikonya jadi semakin besar lantaran semakin muda umur pasien, semakin kemungkinan besar terjadinya komplikasi pada robekan pembedahan. Maka, bakal amat baik mencegah penyakit ini menimpa anak Anda. Dengan tahu tanda-tanda usus buntu dari awal, Anda bakal lebih gampang bertindak secepatnya supaya penyakit usus buntu itu tak berlarut-larut.