Waktu Posting : 04-07-2025 16:42 | Dibaca : 69x
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan organisasi profesi apoteker di Indonesia yang memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. PAFI (https://pafi.id/) memiliki berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi apoteker, mengembangkan praktik kefarmasian yang inovatif, dan memperjuangkan hak-hak apoteker.
Berikut adalah beberapa peran penting PAFI dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan:
1. Meningkatkan Kompetensi Apoteker
PAFI menyelenggarakan berbagai program pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi apoteker. Program-program ini meliputi :
Seminar dan workshop: PAFI mengadakan seminar dan workshop tentang berbagai topik terkait kefarmasian, seperti obat-obatan baru, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kefarmasian, dan pelayanan kefarmasian berbasis bukti.
Pelatihan online: PAFI menyediakan berbagai pelatihan online yang dapat diakses oleh apoteker di seluruh Indonesia. Pelatihan-pelatihan ini meliputi pelatihan tentang penggunaan obat-obatan, pengelolaan penyakit kronis, dan konseling pasien.
Sertifikasi: PAFI menerbitkan sertifikat kompetensi bagi apoteker yang telah mengikuti pelatihan dan memenuhi persyaratan tertentu. Sertifikat kompetensi ini dapat meningkatkan peluang apoteker untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.
2. Mengembangkan Praktik Kefarmasian yang Inovatif
PAFI mendorong apoteker untuk menerapkan praktik kefarmasian yang inovatif dan berkelanjutan. Praktik kefarmasian yang inovatif ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian dan memberikan manfaat bagi pasien. Contoh praktik kefarmasian yang inovatif antara lain:
Pelayanan kefarmasian berbasis bukti: Apoteker menggunakan bukti ilmiah terbaru dalam memberikan pelayanan kefarmasian kepada pasien.
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK): Apoteker menggunakan TIK untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kefarmasian, seperti penggunaan resep elektronik dan sistem informasi obat.
Pelayanan kefarmasian di komunitas: Apoteker memberikan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat di komunitas, seperti edukasi obat dan skrining kesehatan.
3. Memperjuangkan Hak-Hak Apoteker
PAFI memperjuangkan hak-hak apoteker agar mereka dapat memberikan pelayanan kefarmasian yang optimal kepada pasien. Upaya-upaya yang dilakukan PAFI dalam memperjuangkan hak-hak apoteker antara lain:
Advokasi: PAFI melakukan advokasi kepada pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan apoteker dan meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian.
Perlindungan hukum: PAFI memberikan perlindungan hukum kepada apoteker yang mengalami masalah dalam menjalankan profesinya.
Negosiasi: PAFI melakukan negosiasi dengan pihak-pihak terkait, seperti industri farmasi dan asuransi kesehatan, untuk mendapatkan yang lebih baik bagi apoteker.
Kesimpulan
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia ( https://pafi.id/) memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. PAFI terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi apoteker, mengembangkan praktik kefarmasian yang inovatif, dan memperjuangkan hak-hak apoteker. Upaya-upaya PAFI ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasien dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
17-09-2014 00:01
Banyak riset yang sudah memperlihatkan faedah kesehatan dari mengonsumsi ikan. Serta, pada kesempatan ini nampaknya daftar faedah itu bakal jadi tambah. Pasalnya, suatu studi besar yang beberapa waktu terakhir dikerjakan sudah membuktikan bahwa mengonsumsi ikan bisa menurunkan resiko masalah pendengaran pada wanita. Ikan serta pencegahan masalah pendengaran Kaum peneliti di Brigham and Women’s Hospital di Boston, Amerika Serikat, mendapatkan bahwa mengonsumsi sekurang-kurangnya dua hidangan ikan serta omega-3 (rantai panjang asam lemak tidak jemu ganda omega-3) tiap-tiap minggunya bisa menolong menghindar atau menghalangi terjadinya masalah pendengaran. Baca juga : Cara Membakar Lemak untuk Turunkan Berat Badan Gangguan pendengaran ialah keadaan yang umum berlangsung tetapi sering kali melumpuhkan. Meskipun penurunan pendengaran kerap dikira semacam segi yang tak terelakkan disebabkan penuaan, mengidentifikasi berbagai aspek resiko yang bisa beralih dengan cara mungkin sudah menyajikan wawasan baru pada kemungkinan pencegahan atau penundaan masalah pendengaran yang berlangsung. Riset yang diterbitkan dengan cara on-line pada tanggal 10 September 2014 lantas dalam American Journal of Clinical Nutrition ini melibatkan kian lebih 65. 000 wanita dari th. 1991 sampai 2009. Dari jumlah itu, di ketahui kian lebih 11. 600 wanita alami masalah pendengaran. Baca juga : Menyikat Gigi Sebelum Tidur, Pentingkah? Tetapi wanita-wanita yang makan dua jumlah ikan atau lebih tiap-tiap minggunya di ketahui mempunyai resiko 20 % lebih rendah untuk alami masalah pendengaran dibanding dengan mereka yang tidak sering konsumsi ikan, riset tunjukkan. Semakin khusus lagi, konsumsi semakin banyak konsumsi omega-3 yang umumnya diketemukan pada makanan laut dihubungkan dengan resiko yang lebih rendah untuk masalah pendengaran. Konsumsi ikan seperti tuna, ikan berwarna gelap, ikan berwarna jelas, kerang, serta sejenisnya condong dihubungkan dengan resiko masalah pendengaran yang lebih rendah. Temuan ini tunjukkan bahwa makanan mungkin saja pula mempunyai peran utama pada pencegahan masalah pendengaran yang berlangsung. Sesaat kaum peneliti temukan jalinan pada mengkonsumsi ikan yang semakin besar serta pencegahan masalah pendengaran, riset ini tak menunjukkan jalinan sebab-akibat dengan cara segera.
07-06-2014 03:08
Banyak perbincangan tentang penyembuhan herbal dalam mengobati penyakit di banding dengan penyembuhan dalam dunia kedokteran. Ditambah lagi dengan adanya banyak obat herbal yang belum diuji dengan cara klinis. Penyembuhan herbal bebasis ramuan tradisional yang datang dari tumbuhan alami sudah banyak dipakai dari zaman dulu. Manfaat obat ini sudah diakui menurut fakta empiris sepanjang bertahun-tahun. Hal semacam ini jadi penyebab timbulnya banyak riset pada beragam jenis tanaman untuk tahu kandungannya, dan bagaimana prosesnya dalam mengobati penyakit. Seperti dalam penyembuhan kanker yang bisa ditempuh dengan jalan medis ataupun herbal. Kanker semacam penyakit beresiko serta mematikan pastinya dibutuhkan penanganan serius. Dua tipe Cara penyembuhan dalam menyembuhkan kanker mempunyai konsekwensi sendiri. banyak pakar bedah tumor yang berasumsi bahwasanya pola penyembuhan herbal tak punya pengaruh pada kesembuhan pasien. Sesaat itu, obat kimia dikira bisa punya potensi mengganggu kemampuan kerja obat antikanker yang tengah dikonsumsi. Baca juga : Kulit Manggis dan Jenis Kanker yang Mematikan Walau sekian waktu ini ke-2 tipe penyembuhan itu malah bisa digabungkan, yakni dengan melakukan kemoterapi sekalian penyembuhan herbal. Pada beragam tipe tumbuhan yang digunakan semacam zat antikanker mempunyai kandungan flavonoid yang berguna untuk menyembuhkan kanker. Flavonoid merupakan senyawa yang terbagi dalam 15 atom karbon yang ada pada 2000 lebih tipe tumbuhan yang sudah diidentifikasi. Flavonoid ini terdiri dari tiga grup, yakni antosianin, flavonol, serta flavon. Tetapi dalam tiap-tiap tumbuhan itu mempunyai kandungan flavonoid yang beragam, hingga mempunyai gabungan serta jumlah yang bermacam untuk digunakan semacam obat kanker. Flavonoid mempunyai penyebaran yang luas dan tingakt toksisitasnya yang rendah, berikan keuntungan yang besar dalam badan. Zat ini dapat memodifikasi reaksi badan pada penyakit. Kecuali melawan kanker, flavonoid akan menghimpit peradangan atau inflamasi, mengontrol kandungan gula dalam darah, membuat perlindungan badan dari serangan penyakit jantung, dan melakukan perbaikan system imunitas (kekebalan) pada badan. Baca juga : Wanita Butuh Tidur Cukup dan Berkualitas Dalam pada itu, manfaat flavonoid dalam kemoterapi ialah untuk menambah kemampuan kerja kemoterapi serta turunkan efek toksin atau racun pada sistem kemoterapi. Gabungan ke-2 tipe penyembuhan ini mempunyai kesempatan besar dalam membunuh kanker, lantaran penyembuhan ini mempunyai langkah yang tidak sama dengan fungsinya masing-masing. Kemoterapi bakal membunuh sel kanker, tetapi tak bisa menghindar penyebaran sel kanker ke organ lain. Sesaat flavonoid bakal menghindar penyebaran sel kanker, dan berperan untuk menghimpit ada perkembangan pembuluh darah yang baru serta menghimpit terjadinya metastasis (penyebaran ke organ lain). Karena, kecuali penyembuhan medis, perlu untuk diperhitungkan mengenai konsumsi obat herbal untuk menangani penyakit kanker. Tetapi penting dicermati, penyembuhan mesti dilaksanakan dengan cara berkelanjutan serta persisten untuk kesembuhan Anda.
28-08-2018 15:00
Pada masa kanak-kanak merupakan masa yang rentan terhadap penyakit. Salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak yaitu demam tinggi bahkan hingga mengalami kejang-kejang. Demam kejang kerap kali terjadi pada usia 6 bulan hingga 6 tahun apalagi jika orangtua memiliki riwayat kejang demam saat mereka masih kecil. Anak yang mengalami kejang demam akan membuat orang tua khawatir, oleh karena itu untuk mengantisipasi kejadian kejang demam pada anak lebih baik ketahui langkah yang tepat mengatasi penyakit tersebut. Kejang demam merupakan kejang yang terjadi saat bayi atau anak mengalami demam yang disebabkan bukan dari infeksi sistem saraf pusat. Kejang yang terjadi pada anak harus mendapat perhatian khusus karena kejang dapat terjadi berulang kali yang sangat membahayakan keselamatan anak. Saat anak sering mengalami kejang maka dapat merusak sel-sel otak pada anak. Ada beberapa jenis kejang demam yang perlu diketahui berdasarkan lama dan seberapa sering terjadi, antara lain : 1. Kejang demam sederhana Jenis ini merupakan kejang pada seluruh tubuh yang berlangsung kurang dari 10 menit dan tidak terjadi lagi dalam kurun waktu 24 jam. 2. Kejang demam kompleks Jenis ini merupakan kejang lokal atau tidak terjadi pada seluruh tubuh yang biasa terjadi pada area lengan dan tungkai kaki. Kejang kompleks berlangsung sekitar 10 menit dan terjadi secara berulang lebih dari 1 kali dalam kurun waktu 24 jam. Untuk memastikan apakah anak mengalami kejang demam dapat mengeceknya seperti berikut ini : Jika posisi lengan anak tertekuk pada siku maka cobalah secara perlahan untuk meluruskannya, jika lengan mudah diluruskan maka anak tidak mengalami kejang. Jika posisi lengan anak lurus maka cobalah untuk menekuknya secara perlahan, jika lengan mudah ditekuk maka anak tidak mengalami kejang. Namun jika lengan dulit untuk diluruskan atau ditekuk maka kemungkinan besar anak mengalami kejang. Cara menghadapi saat anak kejang demam : 1. Jangan panik, tenangkan diri saat anak mengalami kejang demam. 2. Jika dalam posisi tidur telentang, maka miringkan tubuh anak. 3. Jika di rumah ada obat untuk pereda kejang maka segera berikan untuk pertolongan pertama. Obat ini biasanya dimasukan melalui dubur. 4. Jangan berikan minuman apapun saat anak sedang kejang karena dapat menyebabkan cairan masuk ke paru-paru. 5. Bawalah segera ke dokter maupun tempat pelayanan kesehatan terdekat agar segera mendapat penanganan yang tepat.