Waktu Posting : 14-06-2014 21:47 | Dibaca : 2520x
Saat serangan vertigo, dunia serasa berputar. Serangan vertigo jelas mengganggu. Namun, dampak yang tak kalah serius adalah penderita yang tiba-tiba jatuh saat terkena serangan. Ada sejumlah tindakan pencegahan yang sebaiknya dilakukan untuk mengurangi keparahan karena terjatuh.
Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) adalah salah satu jenis vertigo yang paling banyak diderita. Penderitanya merasa dunia di sekitarnya berputar atau bagian dalam kepala berputar. Jenis vertigo ini ditandai serangan rasa pening mulai dari ringan sampai berat. Gejalanya dipicu oleh perubahan posisi kepala seperti menunduk atau menengadahkan kepala atau berbaring, berbalik, atau duduk di tempat tidur. Penderitanya bisa juga kehilangan keseimbangan ketika berdiri atau berjalan.
Baca juga : Bedah Plastik Estettik, Sehatkah?
Meskipun pening karena vertigo jenis ini terasa sangat mengganggu, tidak ada akibat serius selain bahaya yang diakibatkan karena jatuh. Vertigo jenis BPPV ini bisa diobati oleh dokter. Meski bisa diobati, vertigo jenis ini bisa kambuh kembali. Kabar baiknya, penyakit ini bisa dikendalikan lewat terapi fisik dan pengobatan di rumah.
Untuk menghindari cedera dan luka karena jatuh akibat serangan vertigo BPPV, disarankan agar penderita menyadari segala kemungkinan untuk kehilangan keseimbangan. Saat dunia tiba-tiba berputar, segeralah duduk. Saat tidur malam, sediakan lampu yang cukup terang untuk dipakai ketika terbangun di tengah malam.
Dalam banyak kasus, serangan vertigo tidak bisa dicegah. Pencegahan yang bisa dilakukan adalah menghindari cedera kepala yang menyebabkan vertigo. Melakukan tindakan-tindakan berikut ini bisa menurunkan cedera kepala penyebab vertigo :
Baca juga : Migrain Lebih Suka Mengincar Perempuan
Buat penderita vertigo, hal berikut bisa dilakukan untuk menghindari terjatuh saat serangan :
21-05-2016 01:51
Cedera pada gigi serta mulut umum berlangsung. Sekitaran 80% cedera gigi terkait dengan satu atau lebih gigi depan serta bisa mengakibatkan rusaknya pada jaringan lunak, seperti lidah, bibir, serta pipi sisi dalam. Pada anak yang amat muda, cedera gigi pada bayi umumnya dikarenakan belajar jalan, serta barangkali pula ada rusaknya pada gigi permanen yang belum tumbuh. Sumber paling utama cedera gigi serta mulut pada remaja serta orang dewasa ialah cedera berolahraga. Hal tersebut lantaran sampai 40% cedera gigi pada remaja serta orang dewasa berlangsung ketika olahraga. Baca juga : 9 Langkah Atasi Mata Kering Berikut ini kami paparkan panduan menghindari cedera gigi serta mulut yang berkaitan dengan olah raga: Pelindung Mulut : Waktu olahraga, jalan paling baik membuat perlindungan gigi serta mulut Anda ialah dengan memakai pelindung mulut. Pelindung Wajah : Peralatan ini membuat perlindungan wajah pada trauma, terlebih saat Anda memegang posisi spesifik dalam berbagai berolahraga seperti penangkap bisbol atau penjaga gawang hoki. Helm : Amat bijaksana untuk kenakan helm yang jitu dengan aktivitas yang bakal Anda kerjakan. Meskipun umumnya helm tak membuat perlindungan gigi serta mulut, tetapi helm bakal membuat perlindungan daerah utama lain, yakni kepala Anda, untuk menolong membuat perlindungan kepala pada gegar otak. Bisakah Gigi Yang Terlepas Diperbaiki? Baca juga : Inilah Risiko Kesehatan untuk Pekerja Shift Malam Ya, gigi yang lepas bisa diperbaiki, serta makin cepat Anda berobat ke dokter gigi bakal makin baik. Peluang penyelamatan paling tinggi dari gigi yang lepas ialah yang diobati dokter serta dikembalikan ke soket gigi dalam kurun waktu satu jam sesudah lepas. Bila gigi lepas, basuh lembut tiap-tiap kotoran dari akar serta upayakan untuk meletakkan kembali gigi kedalam soket. Bila tak mungkin, taruh gigi tersebut di mulut sepanjang perjalanan ke dokter gigi Anda. Bila tak dapat, taruh gigi yang lepas didalam susu sampai Anda tiba ke dokter gigi. Meskipun gigi Anda tak bisa diselamatkan, bukanlah bermakna Anda kehilangan senyum Anda. Perkembangan dalam kedokteran gigi saat ini, alhasil implan gigi tiruan bisa dipasang langsung ke tulang rahang Anda, dengan mahkota gigi dari porselen untuk menolong dalam menggigit, kunyah, maupun estetika.
21-08-2017 10:47
Cara Sederhana Merawat Payudara Sehari-hari - Payudara yang sehat dan kencang dapat meningkatkan penampilan dan harga diri wanita. Untuk mendapatkan payudara yang sehat dan kencang maka harus dijaga serta dirawat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyakit kanker payudara dan masalah kesehatan lainnya. Lalu apa saja ciri-ciri dari payudara yang sehat? Berikut ini beberapa ciri payudara yang sehat, yaitu : Kulit Payudara Lembut dan Tidak Ada Benjolan Pada payudara yang sehat maka kulit akan terasa lembut pada saat diraba dan pada permukaannya tidak terdapat benjolan. Bila terdapat benjolan, jangan dibiarkan agar benjolan tersebut tidak berkembang. Oleh karena itu harus terus diawasi perkembangannya. Puting Payudara Terasa Keras Puting payudara terasa lebih keras bila dibandingkan dengan bagian payudara lainnya. Bagi yang belum menikah maka puting payudara agak pendek dan wajar-wajar saja. Namun bila setelah menikah maka puting payudara akan menyembul lebih tinggi. Ukuran Kedua Bukit Payudara Ukuran payudara biasanya simetris namun ukurannya tidak sama persis. Ukuran bukit yang kiri biasanya lebih besar daripada ukuran bukit payudara yang kanan. Pada masa remaja, ukuran kedua bukit payudara ini simetris dan pada perkembangan usia selanjutnya terlebih setelah menikah serta menggunakan kontrasepsi maka perbedaan ukuran kedua bukit payudara akan semakin terlihat perbedaannya. Saat Ditekan atau Disentuh Tidak Terasa Nyeri Apabila payudara terasa sakit pada saat ditekan secara lembut maka sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Payudara Kencang dan Tidak kendur Payudara yang sehat maka bentuknya akan kencang dan tidak melorot ke bawah. Kulitnya pun terasa lembut dan kenyal bila dipegang atau diremas. Payudara yang kencang dapat menjadi suatu pertanda sebagai kesuburan. Warna Puting Payudara Payudara yang sehat pada wanita yang berkulit putih dan belum melahirkan maka puting payudara berwarna merah muda dan wanita yang memiliki kulit yang agak gelap, puting payudaranya berwarna kecoklatan. Perawatan sehari-hari yang dapat dilakukan agar mendapatkan payudara yang sehat yaitu dengan cara-cara berikut ini : Mengkonsumsi makanan yang sehat, dapat ditambahkan dengan makanan seperti brokoli, minyak zaitun, kopi dan kacang-kacangan. Menggunakan bra yang tepat, gunakan bra yang tidak terlalu ketat dan juga tidak terlalu longgar. Tujuannya agar stabilitas dari bentuk payudara terjaga. Pemijatan rutin pada payudara , dapat membantu untuk mengencangkan payudara. Lakukan pemijatan kurang lebih 15 menit. Bersihkan terlebih dahulu payudara dengan menggunakan handuk basah yang sudah direndam dengan air hangat kemudian usaplah payudara secara pelan dan lembut. Rajin berolahraga, lakukan olahraga berupa gerakan push-up agar payudara menjadi lebih sehat dan kencang. Menggunakan pelembab pada bagian payudara agar kulit payudara tetap lembut dan sehat. Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter sehingga kesehatan payudara dapat terkontrol. Apalagi bila anda telah berusia 40 tahun ke atas.
02-07-2024 04:16
Selain dengan bahan alami, obat demam bayi di bawah 1 tahun dapat Anda dapatkan di apotek terdekat. Memilih obat sesuai dengan usianya memang suatu keharusan, termasuk memilih obat demam bayi di bawah 1 tahun yang tepat. Dengan memberikan obat demam bayi di bawah 1 tahun dengan dosis yang benar kondisi Si Kecil akan segera membaik. Ketika bayi yang masih sangat kecil demam hal ini membuat semua orangtua panik. Pasalnya khawatir untuk memberikan pengobatan yang macam-macam lantaran tubuhnya masih sangat rentan. Demam biasanya terjadi ketika mereka setelah imunisasi maupun indikasi suatu penyakit tertentu. Pada dasarnya demam merupakan bentuk pertahanan dengan cara melawan penyakit lain yang ada di dalam tubuh. Selain mengatasinya dengan obat-obatan yang tersedia, perawatan saat anak demam juga turut diperhatikan. Misalnya, pakaian anak harus lah longgar, berikan lebih banyak cairan untuk dan makanan yang bergizi. Tetapi, bila Anda ingin mempercepat proses penyembuhan, maka bisa memberinya obat-obatan sesuatu dengan dosis usianya. Anda bisa mendapatkan obat demam untuk bayi di bawah satu tahun di apotek. https://pafikotameulaboh.org/ Berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat demam bayi di bawah 1 tahun yang bisa diberikan. 1. Panadol Sirup Drops Panadol sirup drops mengandung kandungan paracetamol yang mampu membantu menurunkan panas pada bayi. Obat ini dapat diberikan untuk bayi usia 0-1 tahun untuk meredakan sakit kepala, nyeri otot dan demam pasca imunisasi. Adapun dosis penggunaan untuk bayi berusia 3-9 bulan adalah 0,8 ml. Obat bisa diberikan sebanyak 3-4 kali sehari. Sementara untuk bayi berusia kurang dari tiga bulan harus sesuai dengan petunjuk dokter. 2. Sanmol Paracetamol Sama seperti obat lainnya, Sanmol aman dikonsumsi untuk anak usia 0-5 tahun. Untuk bayi yang berusia di bawah satu tahun, maka Moms bisa memberikan dosis sebanyak 0,6 mL sebanyak 3-4 kali dalam sehari. Sanmol Sirup 60 ml mengandung Paracetamol yang dapat digunakan untuk meringankan rasa sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam. Sanmol bekerja pada pusat pengatur suhu hipotalamus untuk menurunkan suhu serta menghambat sintesis prostaglandin sehingga dapat mengurangi nyeri ringan sampai sedang. 3. Mirasic Sirup Paracetamol Untuk mendapatkan obat ini, Moms bisa mendapatkannya hanya di apotek. Mirasic juga bisa diberikan untuk anak yang usianya kurang dari 1 tahun dengan dosis 3-4 kali sehari sebanyak 2,5 ml. Anda bisa memberikan Mirasic supaya demam anak setelah imunisasi, maupun perawatan sakit kepala, sakit gigi, maupun kondisi lainnya. 4. Pamol Syrup Obat ini aman juga dikonsumsi untuk anak mulai dari 0-1 tahun dan usia di atasnya, dan diminum sesudah makan. Dosis untuk bayi di bawah 1 tahun adalah 2,5 – 5 ml untuk pemberian tiga kali sehari atau saat benar-benar dibutuhkan. Pamol mengandung bahan aktif Paracetamol yang mengatasi demam dan gejala lainnya seperti nyeri ringan, sakit kepala, hingga nyeri persendian. Sebaiknya hindari penggunaan obat ini secara berlebihan lantaran dapat menyebabkan efek samping seperti muntah, mual, diare, hingga nyeri perut. 5. Tempra Drops Obat penurun demam berikutnya yang bisa diberikan untuk bayi di bawah satu tahun adalah Tempra Drops. Untuk bayi yang berusia di bawah tiga bulan harus mengikuti petunjuk dokter. Obat ini bisa diberikan sehanyak 3-4 kali dalam sehari maupun ketika beanr-benar dibutuhkan.