Waktu Posting : 11-04-2015 21:03 | Dibaca : 2494x
Obat herbal ambeien dewasa ini banyak ditempuh karena takut terhadap operasi atau efek samping obat kimia. Ambeien merupakan jenis penyakit yang menyerang penderitanya di daerah anus. Penyakit ini sangat menganggu, apalagi jika ambeien sudah disertai dengan kelauranya darah di daerah anus. Selanjutnya, selain darah, daerah anus juga akan timbul benjolan yang menganggu. Jika terus dibiarkan, tonjolan tersebut lama-kelamaan akan membesar dan berada di luar anus. Selain itu, bagian anus juga akan mengalami peradangan dan rasa nyeri yang berlebihan. Jika sudah begini, hanya operasi yang bisamenyelamatkan penderita dari serangan ambeien. Namun, dewasa ini, telah banyak penelitian yang menemukan pengobatan ambeien dengan cara herbal. Tidak heran jika kemudian, pengobatan herbal ini diserbu oleh banyak orang. Sebenarnya apa saja jenis herbal yang bisa dimnafaatkan untuk mengobati ambeien?
Baca juga : Obat Kimia Kolesterol dalam Dunia Medis
Kulit Manggis untuk Atasi Ambeien
Kulit manggis ternyata memiliki banyak khasiat. Salah satunya adalah menyembuhkan ambeien secara alami. Mengapa kulit manggis memiliki kemampuan untuk sembuhkan ambeien? Ini karena kulit manggis kaya akan kandungan Xanthone. Xanthone merupakan senyawa polyhenolic yang ampuh meredakan ambeian baik dari dalam maupun luar.
Selain itu, kulit manggis ternyata juga memiliki zat anti inflasi yang bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan peradangan. Jadi bisa dimanfaatkan untuk mengatasi rasa nyeri pada daerah anus yang selalu menimpa penderita ambeien.
Baca juga : Makanan Sehat Penurun Kolesterol Tinggi
Daun Sirsak Ampuh Lawan Infeksi Ambeien
Salah satu obat herbal ambeien adalah daun sirsak. Daun sirsak mengandung antioksidan yang baik digunakan untuk anti inflasi pada tubuh. Jika dikonsumsi secara teratur pada penderita ambeien, daun sirsak akan memberikan manfaat menyembuhkan infeksi pada daerah anus yang diakibatkan ambeien.
Saat ini ada perpaduan herbal menarik dari kulit manggis dan daun sirsak untuk mengatasi ambeien. Ultra Mangosteen dibuat dengan komposisi kulit manggis dan daun sirsak alami. Jadi sangat aman dan berkhasiat untuk obati ambeien.
Selain rutin mengonsumsi obat herbal Ultra Mangosteen, penderita ambeien juga harus mulai mengubah pola hidupnya. Misalnya mengatur pola makannya, pola hidupnya, dan mulai hindari kebiasaan buruk. Mulailah dengan mengonsumsi makanan yang berserat, lakukan aktivitas fisik (jalan kaki, jogging, dll) selama 60 menit per hari, dan hindari konsumsi alkohol serta rokok. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat khasiat dari obat herbal ambeien di atas.
19-10-2021 15:06
Semua orang ingin merasakan pendidikan tinggi alias kuliah di universitas. Namun pada kenyataannya tidak semua orang bisa kuliah dengan alasan yang berbeda-beda, salah satunya karena mereka sudah bekerja dan tidak memiliki waktu luang untuk belajar dari pagi hingga malam. Namun, hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah, karena pekerja kantoran bisa mengikuti kursus di kelas karyawan. Perbedaan antara kuliah biasa dan kelas karyawan hanya pada waktunya. Jika kuliah biasanya penuh dari pagi hingga sore, tetapi kelas staf sebaliknya, proses kegiatan belajar mengajar hanya dimulai pada sore hari dan berakhir pada malam hari. Hal ini tentunya bermanfaat bagi mereka yang bekerja namun tetap ingin mengenyam pendidikan universitas. Faktanya, banyak universitas sekarang menawarkan kursus publik dan swasta untuk pekerja. Oleh karena itu, kuliah khusus bagi karyawan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang sudah bekerja namun ingin terus belajar. Salah satu solusi yang bisa didapatkan adalah dengan mengikuti kelas karyawan yang diadakan oleh beberapa universitas. Kebanyakan sekarang perguruan tinggi atau universitas memang menyediakan kelas karyawan yang dikhususkan bagi mereka para pekerja yang ingin tetap melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Ada banyak perguruan tinggi yang menyediakan kuliah kelas karyawan di Bandung dan beberapa kota besar lainnya. Salah satunya adalah Masoem University. Nah apa saja keuntungan mengikuti kelas karyawan bagi para pekerja? berikut kami jelaskan secara lengkap. 1. Bisa bekerja Sekaligus Kuliah Bagi Anda para pekerja yang bekerja di Bandung dan Sumedang tidak perlu khawatir lagi jika ingin kuliah. karena saat ini tersedia kelas karyawan di Sumedang dan Bandung khusus bagi Anda yang ingin mengikuti program kelas karyawan di Masoem University. Dengan begitu selain Anda berkarya, tapi Anda juga bisa sekaligus kuliah untuk mengasah ilmu dan kemampuan Anda. 2. Lebih Eksklusif dengan Kurikulum Khusus Dengan mengikuti kelas karyawan, pastinya tugas dan pembelajaran akan berbeda dengan kelas reguler. Di kelas karyawan, kegiatan belajar mengajar akan lebih efektif dan profesional. Di samping para mahasiswa kebanyakan mengikuti kuliah setelah selesai bekerja. Maka pada saat perkuliahan, kuliah kaan dipadukan dengan kurikulum yangt bisa diterapkan untuk mahasiswa pekerja yang ada di bandung dan Sumedang. 3. Memperbanyak Relasi dan Peluang Kerja Selain bertujuan untuk menambah ilmu untuk kepentingan pekerjaan Anda, jika Anda mengikuti kelas karyawan di Masoem University maka secara tidak langsung kaan menambah relasi dan peluang kerja yang lebih besar. Karena teman kuliah saat berada di kelas karyawan bisa saja berasal dari instansi atau perusahaan yang sudah besar. Dengan begitu Anda akan lebih memiliki kesempatan besar untuk mempeluar circle pertemanan. 4. Melatih Manajemen waktu Kuliah dan bekerja adalah salah satu hal yang sebenarnya sangat mudah untuk dijalankan secara bersamaan. Banyak orang yang mengatakan bahwa kuliah sambil bekerja akan menyita waktu. Sehingga ilmu dan perkuliahan yang diberikan tidak cepat menempel di otak kita. Semua itu bisa diatasi dengan mengatur manajemen waktu yang baik antara bekerja, kuliah, dan mengerjakan tugas kuliah maupun kantor. Jika waktu bisa dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin Anda akan semakin lihai dalam mengatur waktu di berbagai bidang. Nah, itulah sebagian besar manfaat yang bisa didapatkan jika Anda mengikuti kelas karyawan. Kuliah sambil bekerja itu adalah pilihan, akan tetapi pilihan itu harus Anda tentukan sebelum semuanya terlambat. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di artikel berikutnya.
07-07-2016 03:30
Tak seperti wanita yang punya masa menopause dan mengalami masa di mana tak bisa lagi hamil, pria punya potensi seumur hidup untuk bisa memiliki anak. Ini karena pria bisa tetap menghasilkan sperma sehingga bisa membuahi sel telur. Tapi benarkah pria bisa terus subur seumur hidupnya? Well, ternyata itu tak sepenuhnya benar lho. Umur pria ternyata sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan dan kualitas sperma. Semakin tua, pria cenderung kehilangan kemampuannya untuk memiliki anak.  Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis! Seiring bertambahnya usia, sperma mengalami penurunan pergerakan dan jumlah. Setelah pria mencapai usia 40 tahun ke atas, kualitas sperma juga menurun. Inilah alasan mengapa pria sulit mendapatkan anak ketika usianya sudah di atas 40 tahun. Jika seorang pria muda bisa membuat pasangannya hamil dalam beberapa bulan saja, seorang pria usia 40 tahun ke atas membutuhkan kurang lebih 2 tahun agar istrinya hamil. Itulah mengapa pasangan di atas usia 45 tahun kecil kemungkinan memiliki anak biologis, bukan hanya karena kondisi wanita tapi juga dipengaruhi kondisi pria.  Baca juga : Sepatu Bau Bisa Bikin Kaki Lecet Bukan hanya itu, faktor penurunan kualitas ini ternyata juga berpengaruh pada besarnya potensi istri mengalami keguguran. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa anak yang terlahir dari ayah yang tua kemungkinan memiliki risiko besar mengalami masalah kesehatan mental dan fisik semacam autis, dibanding anak yang lahir dari ayah yang masih muda. Jadi, jika memungkinkan untuk menikah muda dan masih diberi kesempatan untuk memiliki anak, akan lebih baik jika pasangan suami istri memiliki anak sebelum usia mereka di atas 40 tahun. Jadi ingin menikah muda ladies?
15-08-2025 07:09
Militer seringkali dipandang sebagai institusi yang identik dengan kedisiplinan tinggi, ketegasan, bahkan kekakuan. Namun di tengah pandangan tersebut, muncul sosok yang mampu menghadirkan sisi lain dari kepemimpinan militer Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. Semasa menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), ia memperlihatkan bahwa menjadi seorang jenderal tak hanya soal komando dan strategi, tapi juga soal rasa kemanusiaan, kepedulian, dan keberanian dalam merangkul rakyat.Menjadi Prajurit dan Pemimpin yang MembumiJenderal Dudung berasal dari latar belakang keluarga sederhana dan religius. Ia lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1988 dan meniti karier dari bawah dengan berbagai penugasan di lapangan. Perjalanan panjang itu membentuk kepribadiannya sebagai pemimpin yang paham realitas prajurit, serta dekat dengan kehidupan rakyat kecil.Kedekatannya dengan masyarakat terlihat dari sikapnya yang sering turun langsung ke lapangan, berdialog dengan warga, dan merespons keluhan prajurit maupun masyarakat tanpa sekat. Dalam banyak kesempatan, ia selalu menekankan bahwa TNI bukan hanya pelindung negara, tapi juga pelindung rakyat.TNI harus hadir untuk rakyat, bukan hanya saat perang, tapi juga saat rakyat membutuhkan perlindungan, bantuan, dan perhatian, ungkapnya.Kepemimpinan Tegas, Tapi Tidak KakuKetegasan Jenderal Dudung bukanlah bentuk otoriterisme, tetapi implementasi disiplin yang adil dan rasional. Ia dikenal sebagai sosok yang berani mengambil keputusan sulit, termasuk ketika menjabat sebagai Pangdam Jaya dan memerintahkan penurunan baliho ormas yang dianggap mengganggu ketertiban umum. Tindakan itu menunjukkan bahwa ia tidak gentar menghadapi tekanan demi menjaga wibawa negara dan hukum.Namun di balik semua ketegasan itu, Dudung tetap menunjukkan sikap yang penuh empati. Ia tidak ragu memeluk prajurit yang mengalami masalah, mendengarkan curahan hati anak-anak muda, bahkan bersikap terbuka kepada tokoh-tokoh masyarakat dan agama.Sentuhan Religius dalam KepemimpinanSebagai keturunan dari Sunan Gunung Jati, salah satu tokoh Wali Songo yang menyebarkan Islam dengan pendekatan damai dan kultural, nilai-nilai spiritualitas sangat membentuk cara berpikir Jenderal Dudung. Ia memandang agama sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan perdamaian, bukan sebagai alat untuk mengintimidasi atau membelah masyarakat.Beragama jangan keras. Inti dari semua agama adalah cinta kasih dan perbuatan baik, katanya.Ia aktif membina kehidupan rohani prajurit dan mendorong keberagaman agama di tubuh TNI agar tetap harmonis. Bagi Dudung, iman dan kebangsaan harus berjalan beriringan. Ia konsisten menolak paham radikal dan intoleran, yang kerap menyusup ke berbagai elemen masyarakat.Membangun Citra Baru TNI yang Lebih HumanisKiprah Jenderal Dudung dalam membangun TNI yang humanis dan terbuka mencerminkan arah baru militer Indonesia tidak lagi hanya sebagai kekuatan tempur, tetapi sebagai bagian dari rakyat yang siap mengayomi. Selama masa kepemimpinannya, ia memperkuat program kemanusiaan seperti:Penanganan bencana alamBakti sosial di wilayah terpencilKeterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur desaPembinaan ideologi dan karakter bangsa di kalangan generasi mudaSemua ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan Dudung tidak semata-mata berorientasi pada kekuatan fisik militer, tetapi juga kekuatan moral dan sosial.Warisan Nilai Seorang JenderalJenderal Dudung Abdurachman telah membuktikan bahwa seorang pemimpin militer dapat menjalankan peran sebagai pelindung negara, sekaligus sebagai pengayom rakyat. Kepemimpinannya yang tegas, religius, dan humanis menjadi inspirasi bagi generasi penerus TNI dan masyarakat luas.Dalam dunia yang sering kali diliputi oleh polarisasi dan konflik identitas, pendekatan Dudung menunjukkan bahwa pemimpin tidak harus kaku untuk dihormati, dan bahwa kekuatan justru lahir dari kepedulian.Warisan keteladanan ini diharapkan menjadi cermin bagi pemimpin Indonesia ke depan bahwa keberanian sejati bukan hanya ada di medan perang, tapi juga di medan pengabdian kepada kemanusiaan.